FNC, I’m in Love (Part 2)

 

Title : FNC, I’m in Love (Part 2)

Author : Na Ah Ra

Length : Chaptered

Genre : Romance

Rating : G

Casts :

CNBLUE’s Lee JongHyun

AOA’s Youkyung/Y

Yoon Jin Yi

FNC Family

 

Disclaimer : My own plot!’Tulisan ini fiksi, jadi apabila ada adegan2 atau deskripsi yang tidak berkenan tentang bias reader, author mohon maaf sebelumnya.

 

Note : Have you watched A Gentleman’s Dignity? I like the Meahri-Collin scenes, so I give effort to write this inspiring those scenes. So, happy reading! I hope your critics and comments to write the story better.

 

♪ Youkyung POV ♪

 

“Mwo?”

 

Jonghyun oppa melihat Yuna eonni dengan terkejut. Aduh, kenapa Yuna eonni bilang padanya soal itu? Kusangka dia tidak melihatnya. Awalnya hantaman gitar Jonghyun oppa memang tidak sakit. Kupikir tak akan sampai memar seperti ini. Aku pun tak ingin mengungkitnya, apalagi di depan orangnya langsung. Huh.

 

“Ah, iya. Tadi Martin-ku memang seperti membentur sesuatu. Jadi itu tanganmu?” tanyanya tepat di depan mukaku dengan ekspresi aneh. “Kau terbuat dari besi, ya? Aku hampir terjungkal tadi gara-gara Martin-ku ditabrak olehmu.”

 

What? Dia bilang apa? Bukannya minta maaf malah mencecar. “Mwo? Oppa itu yang jalannya tanpa mata! Gitarnya sampai keluar dari garis orbit, nyelakain orang lagi!” sunggutku kesal. Aku memberikan death glare padanya.

 

“Aissh, jinjja. Yeoja satu ini,” gerutunya. Tiba-tiba dia menarik tangan kiriku dan menyeretku paksa keluar dari studio.

 

“Lee Jonghyun-ssi!”  teriakku sambil berusaha melepaskan tangan kiriku dari genggamannya.

 

Ia membalik badannya. “Wae, Seo Youkyung?” tanyanya dengan suara yang tak kalah keras denganku. “Tidak perlu teriak. Ikuti saja aku.” Ia kembali menarik tanganku.

 

“Jonghyun hyung!” panggil seseorang yang keluar dari Studio A. Aku melihatnya sekilas, FT Island’s Seunghyun. Jonghyun oppa tak menggubrisnya dan malah mempercepat langkahnya.

“Awas kau Lee Jonghyun!” Seunghyun oppa berteriak. “Diablo III-mu tak akan kukembalikan!” serunya, tapi Jonghyun oppa keburu menutup pintu elevator.

 

Di dalam elevator harusnya aku mencari kesempatan untuk melepaskan tanganku, tetapi waktu terasa begitu cepat. Tanpa kusadari elevator sudah terbuka dan Jonghyun oppa kembali menarikku. Kali ini keluar dari gedung F&C Academy. Tiba-tiba ia melepas tanganku dan mengeluarka kunci mobil. Namun, ia kembali menarikku dan memaksaku duduk di dalam mobilnya itu. Dengan sekali sentak pun mobil hitam itu melaju kencang.

 

Aku benar-benar kehilangan kata-kata. Apa coba maksudnya ini? Menyeret-nyeretku dengan gaya diktatornya. Sebegitu marahkah ia saat gitar kesayangannya lecet? Eh, tunggu dulu! Di sini aku yang luka, bukan pacarnya itu. Toh, Martin HD itu terbungkus hardcase yang membuat tanganku biru-biru ini. Hhhh… Namja ini! Aku tak boleh tinggal diam.

 

Kubalikkan badanku ke kiri untuk menatapnya tajam. “Kau sebenarnya mau…?”

Ucapanku terhenti saat ia mengerem mobilnya mendadak. Hampir saja kepalaku terkena dashboard. “Hei, kau mau menyelakaiku?” sungutku. Namun, ia langsung membuka pintu mobil di sebelahnya.

 

“Turun!” perintahnya.

 

Aku melihat di mana kami berada sekarang. Ha? Klinik? Mukaku memerah seketika. Malu sekali telah berpikiran buruk padanya. Dengan lunglai karena malu, aku membuka pintu di sampingku dan mengikuti langkahnya ke dalam klinik itu. Aishh, jinjja! Seo Youkyung, baboya!

 

♪ Youkyung POV End♪

 

♪Jonghyun POV♪

 

Mobil hitamku berhenti di depan dorm AOA. Sejak pulang dari klinik tadi Youkyung tidak mengucap sepatah kata pun. Aku pun juga tidak ada niatan untuk berbicara. Awkward. Untunglah tadi kata dokter tangannya tidak terluka begitu parah. Hanya memerlukan obat luar sampai beberapa waktu. Bagi musisi seperti kami, tangan memang aset yang paling berharga. Makanya, aku sangat khawatir, apalagi aku yang membuatnya seperti itu. Apa kata-kataku di studio tadi terlalu kasar padanya? Aku hanya kesal pada cewek yang seolah kuat, tapi sebenarnya manja! Kalau dia peduli sama teman-temannya, harusnya dia cepat ke dokter. Bukan menyembunyikan lukanya seperti itu.

 

“Lee Jonghyun-ssi…” panggilnya perlahan, memecah keheningan. “Kkamsahamnida,” ucapnya sambil membungkukkan badan, lalu membuka pintu di sampingnya.

 

“Kyungi,” panggilku membuat gerakannya terhenti. “Mian ne yo.”

 

Ia kembali membungkukkan badannya dan tersenyum. “Hati-hati di jalan!” ucapnya sambil menutup pintu mobilku dan melambaikan tangan. Aku membalas anggukkannya dan segera membawa mobilku menjauh dari dorm AOA.

 

~Seminggu kemudian~

 

Sudah seminggu sejak aku mengantarkan Youkyung pulang ke dorm. Apa kabarnya? Aku tak pernah menemuinya karena dua hari setelah itu aku pergi ke London untuk konser CNBLUE in London. Selama dua hari itu, aku masih terus memikirkannya karena sangat merasa bersalah. Sayang, aku tidak dapat menemuinya karena aku sibuk mengurus keberangkatan kami ke London. AOA sedang mempersiapkan single kedua mereka, pasti keadaannya dapat berakibat buruk jika ia belum sembuh.

 

Selama lima hari di London aku benar-benar lupa dengan semuanya. Aku terlalu terlena dengan negeri Eric Clapton itu. Hm, sayang aku tidak dapat bertemu dengannya. Kalau tidak diingatkan Yonghwa hyung tentang Japan Tour bulan depan, aku pasti masih di London untuk menemui Eric Clapton. Namun, kenangan indah di London seketika lenyap ketika sampai di F&C Academy. Aku kembali teringat kejahatanku dan Martin.:-/

 

Aku pun langsung melihat time line board FNC yang berisi schedule artis-artisnya. Lucky! Sekarang AOA sedang latihan. Segera, aku pun mempercepat langkah menuju tempat latihan mereka, meninggalkan Yonghwa hyung dan dua dongsaengku. Namun, entah mengapa setiap di elevator aku harus bertemu makhluk ini. Seunghyun. Ya, Seunghyun muncul dari dalam elevator yang akan kunaiki.

 

“Hyung!” sapanya sumringah seperti biasa. “Mana oleh-oleh untukku?” tagihnya.

 

“Ya! Minggir, aku sedang terburu-buru,” jawabku ketus. Jangan salah paham, hubungan kami baik-baik saja. Hanya saja, aku tidak sedang ingin waktuku diperlambat saat ini.

 

“Kau kenapa, sih, hyung? Dari sebelum berangkat ke London kau sinis terus padaku,” ujarnya sambil memble. “Kau marah, ya, Diablo III-mu kuambil?”

 

Ah, ya! Diablo III-ku! Aku lupa sama sekali. “Sudah, itu buatmu saja,” ujarku akhirnya. “Aku sedang tergesa-gesa. Oleh-olehmu bisa kauambil nati malam di dorm. Arasso?” Aku mengakhiri perkataanku dengan menutup pintu elevator, tanpa menunggu sahutan dari Seunghyun.

 

Pintu elevator kembali terbuka di lantai 3. Aku langsung menuju ke Studio D. Kuintip sedikit dari kaca pintu. AOA sedang latihan koreografi. Youkyung ‘kan tidak latihan dance. Di mana dia? Hmmm… sayup-sayup kudengar suara solo drum. Studio C? Aku bertolak ke Studio C. Kuintip lagi. Aha! Itu dia!

 

Perlahan kubuka pintu Studio C. Ia masih nampak asyik bersolo drum. Kedatanganku sepertinya tidak ia ketahui. Aku pun langsung mengambil kursi untuk duduk dan mengambil gitar milik Choa. Kustel gitar itu agar sesuai dengan nada dasar suaraku. Jreng… Jreng…

 

“Lee Jonghyun-ssi.”

 

Aku melihat ke arah datangnya suara. Youkyung nampak kaget melihatku sudah duduk manis dengan gitar Choa. “Anyong!” sapaku dengan dimple smile terbaikku. “Sudah baikan?”

 

“Ne, Lee Jonghyun-ssi,” jawabnya dengan nada bingung.

 

Aku meletakkan kembali gitar Choa di stander-nya dan melipat kedua tanganku di dada. “Am I not an oppa to you?” tanyaku sedikit protes.

 

“Ah, bukan begitu,” sergahnya.

 

“Makanya panggil aku oppa seperti yang lain memanggilku,” tuntutku. Gitar Choa kuabil lagi dan mulai aku memetik beberapa kunci dasar.

 

“Mau latihan bersama?” tawarku. Tanpa mendengar persetujuan dahulu darinya, aku langsung mengambil intro These Days.

 

asu wo nugutte shimai sou nakurayami no naka mieta mono

In the darkness, which could easily be forgotten tomorrow, I saw something

sotto fureta hoho tsutau namida

The tears running down on the cheeks I softly touched

kizamu toki no iro

The color (sense) of ticking time

soko ni kimi ga ita

You were there

 

Setelah intro, ia pun langsung memulai gebugan drumnya. Dalam hati aku tertawa geli, tahu juga dia lagu ini. Aku lho yang menciptakannya. Hahaha… Narsis sedikit, lah. Lagu ini bukan lagu upbeat, jadi gebugan drumnya juga tidak seberapa energik. Kupikir itu pas untuk kembali melatih tangannya yang habis cedera itu. Kami pun menikmati lagi bertempo sedang ini. Karena lagu ini tidak selama lagu klasik (ya, iyalah!), tanpa terasa sudah sampai koda saja.

 

shinjitai ima wo

I want to believe the present

kimi to mita hibi wo

And those days I dreamed with you

 

(Romanji and English Translation, These Days – CNBLUE)

 

Clap, clap, clap!

 

“Sugoi desu, ne!” seru Hyejeong.

 

“Daebak! Daebak!” sahut yang lainnya.

 

Aku meletakkan gitar Choa ke tempat semula dan berdiri menyambut mereka.

 

“Wai… You are back!” seru Mina langsung menyongsong ke arah Youkyung dan memeluknya.

 

“Wai eonni dari tadi ‘kan di sini. Yang back dari London ‘kan Jonghyun oppa,” sergah Chanmi dengan aegyonya.

 

Choa merangkul Chanmi dari belakang, mengusap rambutnya. “Bukan itu yang dimaksud Mina, Chanmi~ah,” ujarnya lembut.

 

Aku hanya tertawa melihat percakapan mereka. Senang sekali melihat dongsaeng-dongsaeng yang rukun begini. Sebenarnya, aku juga tidak begitu mengerti apa yang dimaksud back oleh Mina tadi. “Kalau begitu aku duluan, ya!” pamitku. “Eh, ada pesan dari Composer Jung. Jangan lupa untuk datang ke party nanti malam. See ya!”

 

♪ Jonghyun POV End ♪

 

♪ Youkyung POV ♪

 

Aku mengetuk-ngetukkan sepatu di depan pintu dorm AOA dengan tidak sabar. Sudah waktunya kami berangkat ke acara Welcoming CNBLUE Back From London. Namun, groupmate-ku belum selesai bersolek, lama sekali. Ya, tadi yang Jonghyun oppa maksud dengan pesta kecil undangan dari Composer Jung adalah acara ini. Yonghwa oppa memang membuat salah satu single debut kami sama seperti hadiahnya untuk debut Juniel. Oleh karena itu, kami terkadang memanggilnya Composer Jung.

 

“Wai…” panggil Mina melengking. “Kau mau pakai baju itu saja? Kau ‘kan akan bertemu Jonghyun oppa.”

 

“Ha? Memang kenapa?” Pertanyaan dan pernyataan yang tidak ada sintesanya! Apa hubungannya Jonghyun oppa dengan penampilanku? Lalu, memang ada yang salah dengan penampilanku? Aku lebih nyaman seperti ini.

 

“Kau jangan membunuh karakter Kyungi, Mina. Ayo kita berangkat!” Jimin eonni memimpin keberangkatan kami.

 

Kami pun segera pergi menuju dorm CNBLUE yang dari dorm kami hanya membutuhkan waktu 10 menit menggunakan mobil. Hyejeong menekan bel dorm mereka dan luckyly Hongki oppa yang membukanya. (Ehm, ada kabar-kabar, sih, tentang mereka.😄 #author sok jodoh2in *plak*) FT Island sudah datangkah? Dari sepatu yang ada nampaknya sudah banyak yang datang. Kusapu pandangan ke dorm yang luas ini, lebih luas dari dorm kami yang ditempati delapan orang. Mereka memang baru pindah ke mari, dorm ini hadiah dari FNC atas kesuksesan Japan major debut mereka. Di dalam kulihat memang FT Island sudah lengkap. Juniel, Oh Wonbin, dan M-Signal, bahkan CEO FNC–Han Seung Ho–pun ada.

 

Mereka menyediakan perlengkapan akustik untuk memeriahkan pesta. Nampak Jonghoon oppa dan Jonghyun oppa sedang berduet menyanyikan lagu Ain’t no sunshine-nya Daniel Schumacher diiringi gitar mereka masing-masing. Kami menghampiri CEO-nim untuk memberi salam. Tentu saja pada CNBLUE minus Jonghyun oppa, sekaligus memberi selamat kepada mereka. Kami berbincang sedikit sambil Yonghwa oppa menunjukkan letak makanan dan minuman. Kami pun mengambil tempat masing-masing untuk duduk menikmati penampilan duo Jong itu.

 

Tak lama setelah kami duduk penampilan keduanya berakhir bersamaan dengan bunyi bel. Aku yang duduk paling dekat dengan pintu depan merasa bertanggung jawab untuk membukakan pintu. Namun, sebelum aku melihat ke intercom, tiba-tiba ada yang menyalipku.

 

“Biar aku saja!” seru Jonghyun oppa yang tiba-tiba sudah sampai di depan pintu. Aku mematung karena kaget bercampur heran. Pintu pun ia buka tanpa melihat intercom.

 

“Im Meahri!”

 

“Collin!”

 

Kulihat seorang yeoja cantik dan bermuka ramah masuk. Yoon Jini, lawan main Jonghyun oppa di A Gentleman’s Diginity. Bahkan, mereka masih saling memanggil nama karakter mereka di drama itu.

 

“Kukira kau hanya bercanda ketika mengatakan akan ke mari,” ujar Jonghyun oppa. Akrab sekali mereka.

 

“Mana mungkin aku bercanda? Aku khawatir setengah mati apa kau membelikan pesananku dengan benar,” jawabnya sambil melepas sepatu. “Ah, anyonghaseo!” sapanya ketika melihatku masih berdiri di depan intercom. Aku membalasnya dengan kikuk.

 

“Ah, Kyungi,”  Jonghyun oppa sepertinya baru sadar aku masih ada di sni, “Meahri, kenalkan ini Youkyung atau Wai, drummer AOA. Kyungi, ini Yoon Jini alias Im Meahri, hahaha.”

 

Kami saling memberi salam.

 

Am I the eonni or she is?” tanya Yoon Jini pada Jonghyun oppa.

 

Of course, she is… She is the DONGSAENG, babo-ya! Have you losen your mind?” jawab Jonghyun oppa dengan muka gemas sambil menjitak kepalanya.

 

Geurejyo? Kyungi, kau boleh memanggilku eonni kalau begitu. Jini eonni,” ujarnya padaku. Aku hanya menjawabnya dengan senyum.

 

Mereka berdua pun masuk ke tempat pesta, aku mengikuti di belakang mereka. FNC’ers lain nampak kaget melihat kedatangannya. Ini dapat dikatakan acara keluarga, selain Shinhye eonni anggota trio choding (Shinhye eonni, Hongki oppa, Yonghwa oppa), tidak ada artis dari management lain yang ikut dalam acara keluarga seperti ini. Bahkan hari ini nampaknya tidak ada tanda-tanda Shinhye eonni akan datang. Kedatangan Yoon Jini nampak disambut dengan sangat hangat oleh member CNBLUE lain.

 

“Ah, Jini eonni! Selamat datang!” ucap Juniel yang baru selesai membawakan lagu persembahannya ketika melihat kedatangan Yoon Jini. Kurasa mereka saling mengenal juga ketika syuting di AGD karena Juniel pernah sekali menjadi cameo dalam drama itu. Yoon Jini melambaikan tangan padanya dan mengambil duduk di barisan paling depan bersama Jonghyun oppa.

 

“Baiklah. Karena Yoon Jini sudah datang, akan kupersembahkan a memorable song, special for Jini eonni and Jonghyun oppa. This is it, Illa-Illa.” Juniel pun memulai intro dengan petikan gitarnya. Ya, lagu debut Juniel ini memang pernah dibawakan oleh Jonghyun oppa saat berakting di AGD. Tepatnya oleh Collin ketika Im Meahri menikah dengan Choi Yoon.

 

When the stars drawn out on the night sky bring up your memories

I take you out of my old diaries

My baby illa illa illa, baby illa illa illa, baby illa illa illa

Never forget love

Because first love is beautiful, a first love is a flower

Blooming widely when spring comes – dazzling like a flower

Like a young child, a first love is inexperienced

Because you can’t unconditionally give and take love

 

(English Translation, Illa Illa by Juniel)

 

“Illa illa illa… Illa illa illa… Illa illa illa…”

 

Koor rusuh mulai terdengar. Juniel seharusnya sudah sampai akhir lagu, tapi namja-namja itu terus saja menyanyi illa illa illa. Juniel nampak kewalahan dengan petikan gitarnya yang tak henti-henti itu. Seunghyun oppa bahkan mengambil gitar satu lagi untuk membantu Juniel. Kerusuhan itu nampaknya dipimpin oleh CNBoys minus Jonghyun oppa. Dari ekspresi mereka, sih, sepertinya itu teasing mereka pada Yoon Jini dan Lee Jonghyun. Are they in a relationship? Hm, who’s care?

 

♪ Youkyung POV E  End ♪

 

Ada yang ingin dilontarkan? Tolong tulis di bawah ini. Thanks for reading! ^.^

 

16 thoughts on “FNC, I’m in Love (Part 2)

  1. Hwaaa akhirnya lanjutannya diposting juga🙂
    Aih jonghyun gentle banget deh ah, mau tanggung jawab nganterin youkyoung ke klinik🙂
    Aku suka sama cara dia narik2 (?) youkyoung dari studio. Kesannya melindungi banget ^^ #plak
    Tapi adegan youkyoung-jonghyun waktu mereka latihan kurang panjang authorr…. Coba dipanjangin dikit lagi deh pasti keren hehe..
    Terus part yg ini kependekan deh, eh apa perasaanku doang ya ._.
    Hahaha btw seunghyun masiiih aja rebutan diablo III dasar😀

  2. sebenernya youkyung nya awalnya manggil jonghyun ‘sunbae’ apa ‘-ssi’, thor?

    wah….ada meahri ya? hmm jadi penasaran sama lanjutannya (dalem hati berdoa biar collin ga jadian sama meahri. kan dia udah married sama yoon *malah ngomongin AGD jadinya -,-)

  3. berasa cepet bgt neh bca’y, udh slese za. sking seru’y ni cerita.
    aihh,,,,, da meahri, d AGD g jdi couple d ff gmna y!!???🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s