Appa .. Oppa I Love You (Part 2)

Part 1 

Author @Eonn1k4D

Rating : PG17

Genre : Romance

Leght : chaptered

Cast :

Lee Jong Hyun

Kwon Min Ah

Note  : Lama ya eon nggak posting …, moga terhibur dgn FF ini dan jangan lupa koment ya BOICE

Matahari telah lama pulang ke peraduan namun semburat jingganya masih terbias di ufuk barat. Jarum jam hampir menunjukkan angka 7 malam saat JongHyun memarkir mobil di univ Seoul yang sudah sepi. Mina belum juga pulang hingga eomma menyuruhnya menyusul ke kampus, ..

“ Coba kau cari di kampusnya Hyun,….”

“ Nanti kan juga pulang sendiri. Mina kan sudah besar eomma, lagian dia kan menyetir mobil sendiri .” sudah sebulan ini Mina bawa mobil sendiri.

“ Mobil eomma masuk bengkel tadi pagi dan eomma pinjam mobil Mina. Hari ini dia naik bis ke kampus. Pokokya kau harus cari dia. Jangan pulang kalau kau tak bersama cucuku yang manis itu. Siapa tau dia tersesat .” begitu ancam eomma sebelum JongHyun berangkat tadi. Jam segini mana ada kegiatan di kampus. Ngelayap kemana anak satu ini mana ponselnya tidak aktif pula gerutu JongHyun.

“ Anyeong .. bukankah anda oppa Mina ?.” tegur seorang yeoja saat JongHyun baru saja menutup pintu mobil.

“ Ehh benar .. agassi teman Mina ?.”

“ Ne, SeolHyun imnida … Mina satu kelas denganku. Anda mencari Mina ?.” JongHyun anggukkan kepala mengiyakan. Teman Mina masih ada disini berarti memang masih ada kegiatan di kampus jam segini guman JongHyun sedikit lega. Ucapan eomma tentang anak tersesat  dan hilang sedikit konyol ternyata.

“ Dia masih di ruang musik gedung B bersama SeungHo dan anak2 band Pasta. “

“ Hmm aku tahu tempatnya. Gumawo .” JongHyun cepat menuju gedung B. Ruang musik atau lebih tepatnya studio mini tempat ngumpulnya mahasiswa yang hobi ngeband itu sangat di hapalnya. Setiap lorong gedung ini menyimpan kenangan tersendiri karena dari sinilah awal persahabatannya dengan YongHwa dan dua teman lainnya.

“ SeungHo ?… siapa lagi dia .. baru sebulan kuliah sudah punya teman kencan. Argghh .”

Derai tawa ceria di ujung lorong membuyarkan lamunan JongHyun. Dari jauhpun sudah dapat dikenali jika yang tertawa itu adalah Mina. Di depan sana Mina berjalan dengan beberapa teman menuju ke arahnya

“ Kau ini kenapa ponselmu dimatikan. Halmeoni kawatir tau .. “ tegur JongHyun membuat Mina yang asyik ngobrol dengan teman2nya terlonjak kaget.

“  Huaahh kau menjemputku ? .. Ponsel ?.” buru2 Mina mengaduk isi tasnya dan menemukan ponselnya lowbat.

“ Mati .. miaannn .”

“ Nuguyo Mina .. ? kakakmu ya .” tanya namja di sebelah Mina.

“ Ehh iya .. oppaku Lee Jong Hyun. “ Mina gelagapan mendengar pertanyaan SeungHo. JongHyun hanya nyenggir mendengar jawaban Mina.

“ Lee Jong Hyun ? … Lee Jong Hyun mantan member CNBLUE itu ?.” SeungHo menegaskan.

“ Kau tau juga band kami Nak .” kata JongHyun seraya tersenyum lebar.

“ Huaaa .. kenapa kau tak bilang pada kami Mina jika oppamu adalah anggota band CNBLUE yang terkenal itu. Kalau tahu kan kita bisa minta bimbingan senior .” kata SeungHo senang sementara Mina bingung. Band CNBLUE ? …. rasanya pernah dengar … Haaahhh ….. band CNBLUE yang itu ?

“ Salam kenal senior. SeungHo imnida seniornya Mina, anggota band Pasta…. “ namja tampan itu mengulurkan tangan pada JongHyun. Yang lainpun mengikutinya.

“ Waa .. kapan2 kami boleh minta bimbinganmu ya senior .” kata SeungHo sebelum berpisah.

“ Oke .. kapan2 kita ngejams bareng .” jawab JongHyun menyangupi permintaan teman2 Mina.

“ Kenapa kau melihatku seperti itu ?.” tanya JongHyun merasa risi sedari tadi sejak di mobil hingga sampai restoran Mina terus menatapnya dengan tatapan aneh. Potongan daging yang di bakar dalam wajan pipih di hadapan mereka tak mengalihkan tatapan yeoja itu darinya.

“ Appa anggota band CNBLUE yang terkenal itu … benarkah ? .. Yang bersama Jung Yong Hwa , Kang MinHyuk dan Lee JungShin itu … benarkah ?.” tanya Mina tak yakin.

“ Hmm .. kau tak bisa mengenalinya ya ?.”

“ Huaaa pantas saja sejak aku pertama kali bertemu appa, ku kira aku pernah melihatmu dimana . Ternyata kau member CNBLUE yang itu ya…. Ckckck kau berubah terlalu banyak Appa , jadi aku tak mengenalimu .”

“ Lalu yang lain sekarang ada dimana sejak kalian memutuskan bubar … huaaa .. aku tak menyangka ternyata appaku orang hebat .” Mina nerocos nggak ketulungan dan JongHyun hanya senyam senyum aja.

“ Nih makan saja ..” JongHyun menyodorkan daging sapi terbungkus selada ke mulut Mina yang tak bisa diam.

“ Aku dulu pernah sangat ngefans dengan Jung YongHwa .. apakah dia sudah menikah ? ah iyaa .. dia belum menikah tapi masih berpacaran dengan SeoHyun eonni SNSD .. Goguma couple paling daebaakk .” JongHyun hanya tersenyum, siapa sih yang nggak ngefans dengan hyung.

“ Tapi aku akhirnya sadar bahwa biasku paling tercinta adalah Lee JungShin. ” senyum tipis JongHyun tersemat dibibir … Bias tercinta ? … JungShin ?

“ Kau tidak ngefans padaku ?.” tanya JongHyun sedikit kekhi.

“ Ani .. appa dulu terlihat berandalan, walau itu settingan dari FnC sih. Tapi tetep saja menurutku waktu itu appa berandalan. Aku nggak tertarik.” jawab Mina ceplas ceplos. Huaaa berandalan katanya gerutu JongHyun dalam hati.

“ Lalu MinHyuk dan JungShin dimana mereka sekarang ?. Appa tak pernah ngumpul lagi kah dengan mereka ?.”

“ Aisshh cerewet amat sih anak ini. Mereka baik2 saja semua dan kami masih sering bertemu. Puas … “

“ Appa .. nanti kalau kau akan bertemu dengan mereka aku boleh ikut ya. Plisss .. oke .. oke.” JongHyun hanya menghela nafas panjang. Mulai dech kalau sudah merajuk begini.

“ Lihat ntar gimana .. Nih makan .” JongHyun menyumpalkan lagi bungkusan daging ke mulut Mina dan karena yeoja itu makan sambil terus berbicara maka tanpa sadar saus daging meleleh di sudur bibir Mina. Spontan JongHyun mengusap sudut bibir Mina dengan ibu jarinya.

Cleep .. suasana langsung hening. Bibir Mina setengah terbuka namun tanpa suara. Tatapan keduanya terkunci satu dengan yang lain. Atmosfir spontan berubah hangat dan hanya suara percikan arang yang memanaskan wajan pipih mengelilingi alam pikran mereka berdua.

“ Makan seperti anak kecil saja, belepotan sana sini .” guman JongHyun mencairkan suasana.

“ He he he “ Mina hanya terkekeh menyambut perubahan suasana yang di tawarkan JongHyun.

“ Ngomong2 tadi kau dikampus memanggilku oppa  ? “ dengan cengiran lebar Mina menjawab.

“ Masa harus kukenalkan pd mereka kau appa angkatku , nanti mereka banyak bertanya dan aku malas menjawabnya. Lebih simple kalau kukatakan kau oppaku . hehehe … Appa keberatan ya ?.”

“ Enggak juga, lalu namja yang bernama SeungHo tadi pacarmu ya ?.”

“ Ani .. dia seniorku di desain. Drumer band Pasta  … “

“ Oh drumer .. lalu ngapain kau ikut mereka latihan ?.”

“ Aku melamar jadi bassist mereka , posisi itu sedang kosong .” JongHyun tersedak mendengar  jawaban Mina.

“ Kau melamar jadi bassist ? .. memang kau bisa ?.” JongHyun sangsi.

“ Bisa .. aku punya gitar bass di kamarku. Hanya saja jika aku sedang berlatih tak kucolokkan pada speaker takut halmeoni dan appa terganggu .” JongHyun menatap yeoja dihadapannya dengan takjub.

Ternyata masih banyak yang tak diketahuinya tentang diri anak angkatnya ini. Tiap hari mereka bertemu, tinggal satu rumah dan bahkan kamar mereka berhadapan tapi JongHyun hampir tak menyadari hobby Mina.

“ Selain bass alat musik apalagi yang kau kuasai ?.”

“ Aku bisa main piano , sedikit rythem dan drum. Tapi aku paling mahir bass .. “ JongHyun berOh tanpa suara. Pantas saja dia memuja JungShin , pasti karena menguasai alat musik yang sama.

Benar2 yeoja yang menarik … matanya besar, hidungnya mancung , kulitnya bersih dan rambut panjangnya hanya diikat asal semakin membuat yeoja ini terlihat cantik di mata JongHyun.

Sejenak JongHyun tersentak dengan apa yang ada dalam pikirannya matanya tajam menatap yeoja yang sedang asik meneguk cola didepannya. Lehernya yang jenjang dialiri cola yang lolos dari bibir mungilnya nyaris membuat otak JongHyun malam ini jadi tak waras.

“ Hmm kau belum pernah bercerita bagaimana orangtuamu meninggal. Ah tapi kalau kau keberatan cerita lain kali juga nggak apa2. Aku hanya ingin tahu saja .” JongHyun mencoba mencari bahan pembicaraan lain, Mina memutar2 sumpit dan sesaat matanya meredup membuat JongHyun tak enak hati.

“ Aku kurang begitu ingat, hanya saja waktu itu hujan dan appa menyetir mobil terlalu cepat karena halmeoni masuk rumah sakit. Appa ingin kami cepat sampai … mungkin karena licin mobil kami selip…,” Mina menerawang dan mengingat

“ Aku tidak ingat bagaimana kami kecelakaan waktu itu entah bertabrakan dengan kendaraan lain atau bagaimana , tak ada yang memberitahuku. Tapi yang kuingat saat tersadar aku sudah di rumah sakit ditemani pengacara Kim. Dan saat aku keluar dari rumah sakit sudah bersama keluarga Han, keluarga angkatku yang pertama….”

“ Eomma appaku tidak selamat, begitu juga halmeoni yang akhirnya meninggal karena serangan jantung … “ Mina termenung sejenak membuat JongHyun merasa bersalah mengungkit kesedihan yeoja itu.

“ Mianata .. aku hanya ingin tahu .” JongHyun menepuk jemari Mina yang lemah.

“ Dan satu lagi yang kuingat .. salah satu suster yang pernah merawatku ketakutan jika menatapku. Katanya dalam diriku bersemayam hantu pembuat sial, siapapun orang yang dekat denganku akan mengalami kecelaaan hingga kematian. Dan ternyata hal itu memang benar terjadi… “

“ Ahh itu omong kosong saja .” tukas JongHyun.

“ Tidak .. kuaras itu memang benar. Keluarga Han .. keluarga angkatku yang pertama mengalami kecelakaan kapal saat kami berlibur. Appa meningggal sedangkan eomma lumpuh permanen. Saat itu aku hanya berpikir itu bagian dari takdir ….”

“ Tapi saat bersama keluarga Kang Do Jun hal itu terulang lagi, anak mereka MinJung oppa meninggal kecelakaan motor. Appa sangat sedih hingga kemudian serangan jatung dan kemudian meninggal …  Begitu juga keluarga angkatku selanjutnya, appa meninggal padahal aku belum ada satu tahun bersama keluarga mereka …. “ Mina menarik nafas panjang

“ Makanya aku sudah tak mau lagi jadi anak angkat siapapun. Aku tak ingin terjadi hal buruk dengan keluargaku. Aku sangat menyayangi mereka…. Aku menyayangi halmeoni dan juga kau appa… “ airmata merebak di pelupuk mata namun Mina cepat berkedip dekip tak ingin terlihat JongHyun.

“ Aku tidak percaya dengan adanya kutukan. Kau tak usah kawatir Mina, jika kau tidak percaya maka hal itu tak akan terjadi. Kau tahu, aku masih muda .. dan halmeoni juga masih muda .. eh sedikit muda. Jadi kami berdua tak akan mati secepat itu. “ JongHyun mencoba bercanda dan berhasil. Senyum Mina mengembang di sudut bibirnya. Huufftt JongHyun lega melihatnya.

“ Ayo habiskan, setelah ini kita pulang. Halmeonimu pasti tak akan tidur jika kita berdua belum muncul di rumah .” kata JongHyun menyemangati Mina. Begitu tragis perjalanan hidup gadis ini tapi dia mampu menyembunyikan perasaan sedihnya dengan baik. Kau gadis yang tegar Mina, aku salut padamu guman JongHyun menatap Mina yang kembali ceria itu.

***

Mina sedang asyik tidur2 ayam kursi ayunan halaman belakang kala sesosok tubuh tiba2 menghalangi sinar matahari yang membelai tubuhnya. Spontan matanya terbuka dan menatap sosok tubuh yang menjulang tinggi didepannya.

“ Anyeong anak manis .” sapa namja tampan itu. Mina seketika duduk tegak seraya mengerjapkan mata karena silau

“ Anyeong ahjussi ……eehh kau .. Lee Jung Shin ?.” kata Mina sedikit tergagap mengenali siapa namja dihadapannya itu.

“ Kau kenal aku rupanya … “ senyum JungShin mengembang lebar.

“ Huaaahhh tentu saja aku mengenalimu oppa. Kau bassist CNBLUE .. huaa akhirnya aku bisa bertemu dengan biasku. Huaaaa …” Mina spontan berjingkrak2 dan memeluk erat JungShin sambil tertawa senang.

“ Ya yaaa .. kalian ini sedang apa ?.” tegur seseorang dibelakang mereka. Mina melepaskan pelukan JungShin dan berbalik mendapati dua namja tampan bersedekap memandangi dirinya dan JungShin dengan tatapan geli.

“ KAUU … YONGHWA oppa .. dan KAU MINHYUK oppa ?.” seru Mina, kedua namja itu anggukkan kepala mengiyakan.

“ HUAAAA oppaaaa .” Mina menghambur kearah YongHwa dan MinHyuk dan bergantian memeluk dua namja itu. Adegan itulah yang dilihat JongHyun saat menghampiri mereka.

“ Appa … mereka CNBLUE idolaku .” JongHyun tersenyum kecut melihat Mina bergitu senang bertemu dengan para sahabatnya.

“ Mantan … “

“ Kita belum bubar hyung … “ sergah JungShin mendengar jawaban JongHyun. Sementara MinHyuk terkikik geli.

“ A P P A … hua ha ha ha .. “ tawa MinHyuk akhirnya lepas juga diikuti YongHwa dan JungShin.

“ Kau harus menepati janji kita  hyung. Jangan lupa.” timpal JungShin, mereka berempat pernah bersumpah siapapun yang punya anak terlebih dulu akan mentraktir makan sepuasnya. Bukan siapa yang lebih dulu menikah, karena menikah belum tentu cepat punya anak. Ini adalah pembuktian seorang laki2 sejati.

“ Ini tak masuk hitungan Shin.” elak JongHyun .

“ Hyung … dia menolak tuh. Bukankah kau pengacara .. aku menuntutnya .” ujar MinHyuk pada YongHwa yang sedari tadi hanya senyam senyum saja.

“ Tidak disebutkan anak itu harus anak kandung Hyun. Kami menagih janji itu .” Mina hanya bengong nggak mengerti arah pembicaraan 4 namja ini.

“ Appa .. kalian sedang membicarakan apa ?.”

“ Hessstt .. anak kecil nggak usah tahu. Sana masuk temani halmeoni .”

“ Nanti ah .. aku belum puas ketemu biasku .” tolak Mina.

“ Memangnya bias kamu siapa diantara kami berempat ?.” tanya JungShin ingin tahu. JongHyun hanya mencibir kesal melihat ulah ketiga sahabatnya itu.

“ Biasku JungShin oppa … “ jawab Mina malu2.

“ Benarkah ? … bukannya aku ?  Oohhh …” kata MinHyuk pura2 kecewa.

“ Gumawo …. Aku sangat tersanjung … maukah kau kupeluk lagi ?.” tawar JungShin sengaja melirik JongHyun yang mukanya sudah ditekuk kesal apalagi melihat Mina langsung menghambur kepelukan JungShin sambil tertawa senang. (bagian ini bikin authornya ngiri berat)

“ Sudah sana … bantuin halmeoni menyiapkan makan malam kita .” usir JongHyun menarik Mina dari pelukan JungShin.

“ Iya yaaa … nanti ngobrol lagi ya oppa. Aisshh appa menyebalkan sekali … “ Mina beranjak kedalam rumah sementara JungShin melambaikan tangan senang.

“ Anakmu cantik sekali. Begitu kau bilang cuma lumayan .. “ kata YongHwa pelan.

“ Kalian ngapain datang kemari tanpa pemberitahuan dulu. “ tanya JongHyun blak2an.

“ Kami sudah telpon eomma kok, ya Hyung .. “ jawab MinHyuk menyikut lengan YongHwa.

“ Awas kalau kalian macam2 … !! “ desis JongHyun entah pada siapa kalimat itu ditujukan.

“ Hmmm .. dia bagai berlian yang belum diasah … “ kata MinHyuk tak menggubris ucapan JongHyun barusan..

“ Boleh aku jadi pacarnya hyung ?.” kali ini JungShin ikut berkomentar. JongHyun mendelikkan matanya dan ketiga namja itu langsung tertawa terbahak melihat JongHyun kesal setengah mati.

Dan hari2 selanjutnya makin membuat JongHyun kesal, karena secara bergantian ketiga sahabatnya itu rajin berkunjung kerumah. Padahal bisanya mereka hanya satu bulan sekali bertemu kecuali YongHwa yang memang sering berjumpa di kantor Miracle. Dan siapa lagi yang mereka kunjungi kalau bukan Mina.

Deru suara mobil berhenti di depan rumah membuat JongHyun mengalihkan pandangannya dari buku ke jendela kamar. Dilihatnya Mina baru saja turun dari mobil Jungshin, sesaat kemudian mobil sahabatnya itupun pergi.  JongHyun melirik jam di pergelangan tangan belum jam 12 malam. Anak itu mentaati juga aturan rumah ini guman JongHyun beranjak keluar kamar.

Senandung lirih di anak tangga dan langkah ringan Mina menegaskan suasana hatinya yang sedang senang.

“ Darimana saja kalian ?.” tegur JongHyun saat Mina hendak membuka pintu kamarnya.

“ Astaga appa … kukira appa belum pulang ke rumah.” Mina berlalu masuk kekamarnya diikuti JongHyun

“ Dari mana kalian ?.” ulang JongHyun.

“ Dari nonton film lalu makan seafood trus langsung pulang , Cuma itu aja ….. kenapa ? Aku tidak melanggar jam malam kan appa ?.”  ucap Mina pelan.

“ Tolong jaga sikapmu saat bersama teman2 appa. Mereka sahabat baikku .. dan kau adalah anakku.”

“ Memangnya aku berbuat apa sih dengan mereka. Para oppa hanya mengajakku makan atau menemaniku nonton. Mereka tahu aku orang udik dari kampung dan mereka hanya mengenalkanku kota Seoul ini aja kok. Karena mereka tahu kau sangat2 sibuk hingga tak sempat menemaniku. Itu saja ko .” jawab Mina sedikit kesal dan sengaja menekan kata Sibuk karena sejak awal dia sudah meminta JongHyun agar mengenalkan kota ini padanya tapi JongHyun selalu mengelak dengan alasan sibuk.

“ Kau jangan membuat affair dengan salah satu dari mereka .”

“ Memangnya aku ini cewek apaan ? …Appa jangan sembarangan menuduhku seperti itu dong .”

“… Dan kalaupun aku menjalin affair dengan salah satu dari mereka kan tidak apa2, mereka single dan aku juga …. Aku sudah dewasa bukan anak kecil lagi … cisss kau ini menyebalkan sekali .” JongHyun hanya terdiam mendengar ucapan Mina barusan.

Bukti apa yang dia punya hingga menuduh Mina seperti itu apalagi dia juga tahu bagaimana sifat ketiga sahabatnya. Tak mungkin mereka berbuat yang aneh2 terhadap Mina.

JongHyun menatap yeoja yang kini berbalik membelakanginya pura2 sibuk membereskan barang di meja belajarnya. Mina memang sudah dewasa tapi kenapa aku jadi seperti ini ya, dia kan hanya anak angkatku saja guman JongHyun merasa bersalah.

“ Sudahlah .. kau istirahat saja .. “ Mina menghembuskan nafas panjang setelah terdengar bunyi pintu tertutup. Ada apa dengan JongHyun appa hingga berpikir seperti itu. Rasa cemas menyusup di batin Mina.

“ Mina sakit kah Hyun ?.” tanya YongHwa saat keduanya menikmati kopi di kafe depan gedung Miracle selepas jam kantor.

“ Tidak .. dia baik2 saja.”

“ Atau sibuk kuliahnya ?.”

“ Kelihatannya kuliahnya biasa saja. Waeyo kau menanyakan Mina ?.”

“ Hanya ingin tahu saja. Soalnya beberapa hari ini dia selalu menolak ajakanku keluar. Ajakan JungShin dan MinHyukpun di tolaknya. Padahal kami sudah punya jadwal masing2 untuk mengajaknya keliling Seoul .”

“ Kalian punya jadwal ?.” tanya JongHyun heran

“ Sebenarnya Mina yang punya daftar tempat mana saja yang ingin dia datangi. Dan kami bertiga secara bergantian menemaninya. Kami kan paman yang baik … katanya sih agar tidak bingung jika kelak harus hidup sendiri di kota sebesar ini. ”

“ Dia tak akan hidup sendiri hyung, dia tinggal bersama kami .”

“ Itu kan tak lama Hyun, setelah umurnya 21 tahun dia sudah tak menjadi tanggung jawabmu lagi. Dia sedang bersiap untuk hidup mandiri begitu katanya .” JongHyun terhenyak mendengar ucapan YongHwa barusan. Mina bersiap hidup mandiri ,.. tapi itu memang benar jika umur gadis itu sudah 21 tahun dia tak lagi menjadi tanggung jawabku lagi guman JongHyun.

“ Aku sebenarnya juga nggak yakin dia bisa hidup mandiri. Walau punya uang tapi apa bisa dia hidup sendiri, menurut pengacara Kim selama ini dia selalu dilindungi oleh orangtua2 angkatnya. Aku sudah meneliti semua latar belakang mereka, dan mereka semua keluaraga angkat yang baik untuk Mina ….” kata YongHwa panjang lebar.

“ Aku tahu keluarga angkat terdahulu semua baik, karena mereka sahabat2 ayahku .” kata JongHyun

“  Tapi aku tak bisa membayangkan kalau mimpi buruknya datang, dia pasti butuh orang lain disisinya. Mungkin nanti kalau dia ingin hidup mandiri akan kusarankan tinggal bersama satu atau dua orang temannya .” tukas YongHwa.

“ Mimpi buruk ?.”

“ Mina pernah bilang kadang dia sering bermimpi buruk jika hujan beserta petir datang, dia tak menjelaskan alasannya hanya dia bilang tak akan penah mau tidur jika hujan datang. Aku sudah konfirmasi pada dokter  pribadinya. Mina tidak ada gejala sakit khusus hanya kemungkinan besar dia pernah trauma akan sesuatu. Tapi aku tak tahu apa itu .” JongHyun paham apa yang dibicarakan YongHwa tapi dia tetap bungkam tak ingin memberitahu hyungnya ini.

Percakapan dengan YongHwa tempo hari masih terngiang di telinga JongHyun. Mina memang tak pernah lagi jalan dengan ketiga sahabatnya, apakah karena kata2ku yang keras padanya tempo hari jadi dia menjaga jarak dengan mereka ?. Ah sebenarnya aku tak boleh terlalu kerasa pada anak itu guman JongHyun. Dan kini saat makan malam tiba pandangan JongHyun tak lepas dari Mina. Namun yeoja itu nampak biasa saja, tetap ceria dengan celoteh panjangnya di meja makan.

“ Hyun tadi eomma bertemu nyonya Jung istri teman ayahmu dulu.., kau di suruh mampir kerumahnya kalau senggang. Krystal kau ingat … Anak itu baru pulang dari London setelah menyelesaikan kuliahnya ..”

“ Hmm berhasil lulus juga dia .” kata JongHyun santai.

“ Huss jangan sembarang. Krystal lulus dengan predikat terbaik lho. Cantik, pintar dan belum punya pacar ….” kata eomma lagi sementara Mina hanya mendengarkan percakapan itu dengan diam.

“ Aku tahu apa maksud eomma .. andweee .”

“ Jangan begitu .. kau sudah cukkup umur untuk menikah. Eomma rasa Krystal adalah calon menantu yang baik. Bukankah Krystal cantik ya Mina ? ”

“ Ehh  ee iya halmeoni …. Krystal eonni cantik .” jawab Mina gelagapan membuat JongHyun menatap heran keduanya.

“ Kapan kau bertemu dengan Krystal ?.”

“ Ee .. anu .. lihat fotonya saja kok appa. Krystal eonni memang cantik .” jawab Mina perlahan tanpa berani menatap mata JongHyun.

“ Aku bisa cari istri sendiri .” kata JongHyun akhirnya.

“ Eomma tidak memaksamu kok. Hanya menyarankan saja … “ JongHyun tak menanggapi ucapan ibunya. Sementara Mina tetap asyik dengan sup di hadapannya tidak ikut berkomentar lagi. JongHyun menatap yeoja didepannya dengan heran, biasanya anak satu ini cerewet tapi kali ini kenapa diam saja. Lagi sariawan kali guman JongHyun.

Mina mencorat coret kertas kalkirnya dengan gambar desain rumah yang nggak jelas. Pikirannya masih terbawa dengan percakapan di meja makan tadi. Jadi halmeoni akan menjodohkan JongHyun appa dengan Krystal eonni ?

Mereka berdua memang cocok satu dengan yang lain. Appa ganteng .. sementara dari fotonya terlihat jelas Krystal eonni cantik sekali. Sedangkan aku … Ohh apa yang aku pikirkan. Mina mengacak2 rambut tebalnya.

“ Kau punya kutu rambut ya ?.” tegur JongHyun yang sudah ada di belakang Mina.

“ Haahh .. kau membuatku kaget setengah mati .” Mina terlonjak dari kursinya.

“ KAU .. ? .. “ alis JongHyun naik mendengar Mina memanggilnya hanya sebutan kau …

“ Ehh mian .. maksudku appa . Aku tidak berkutu suer .. “ Mina cepat2 merapikan rambut dengan jemarinya.

“ Aku tidak percaya .. coba kulihat.” JongHyun menekan kepala Mina dan menyusupkan jemarinya di rambut yeoja itu memilah helai rambut tebalnya. Tubuh JongHyun condong ke depan seolah memang memeriksa kutu kepala Mina sedangkan yeoja itu hanya bisa diam duduk tegang di kursinya.

“ Ck ck ck .. rambutmu banyak sekali ketombenya .” guman JongHyun.

“ Tidak mungkiiiiinn .. aku baru saja krimbat di salon .” Mina geleng2kan kepalanya  tapi jemari JongHyun menekan lagi kepalanya agar tak bergerak. Semula jari itu hanya sekedar asal menyisir namun lama2 tekanan di kulit kepala Mina terasa makin melembut. Mina memejamkan mata menikmati pijatan JongHyun.

“ Rambutmu harum sekali … “ guman JongHyun membuat mata yeoja itu spontan terbuka merasakan kehangatan nafas di sisi telinganya.

“ E ee .. “

“ Jangan tidur malam2 ya .” bisik JongHyun seraya mengecup kepala Mina sebelum berbalik keluar.

“ Ahh .. huaahh jantungku .. “ Mina menekan dadanya yang berdebar keras.

“ Dia … dia … “ tanpa sadar Mina membelai rambutnya sendiri menyusuri jejak jemari JongHyun yang tertinggal disana. Sementara di bagian kamar yang lain JongHyun menegak sedikit alkohol berusaha mengusir pikiran aneh yang tiba2 menyusup di otaknya.

“ Anak itu benar2 membuatku hilang kendali. Arrghh tidak boleh .. ini tak boleh terjadi .”

tbc

11 thoughts on “Appa .. Oppa I Love You (Part 2)

  1. aduhhhhhhhhhh
    mau dong dipeluk jungshin jg!!!!
    sumpah bahagia bgt sih jadi mina
    punya appa ganteng aja udah anugrah ditambah lagi punya paman2 yg g kalah ganteng,,,lengkap lah sudah

    tp ending’a bikin deg2’an nih,,,,,,,,apa yg akan terjadi ya
    eonni lanjuttttttttttttttttttttttttttttt

  2. Enak banget jadi mina!
    Udahlah punya appa yg gantengnya pake banget, eh ahjussi2nya yg tampannya selangit juga pada ngantri buat nganterin dia jalan2 x_x
    Ffnya daebak banget eonni!
    Lanjuuuut xD

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s