My handsome Playboy [chapter 4]

JEDHBC

My handsome Playboy chapter 4

Author : otreh

Rating : PG-15

Length : chaptered

Genre : romance

Cast :

Kang Minhyuk

Kristal

Suzy

Other cast

Other CNBLUE members

Disclaimer : do not be plagiat .. okay? 100% original berasal dari imajinasi saya. ^_^, cerita ini sudah ada versi bahasa inggrisnya di aff atas nama author smiledream.

Note : author baca di komentar yang chapter 1 ada yang nyebutin nama Jiyeon, jadi author memasukan karakter dia di chapter ini. Happy reading!!

 

Gadis itu terdiam di depan pintu studio, dia nampak ragu untuk sekedar mengetuk pintu. Jonghyun dan Yonghwa melihat gelagat gadis itu dengan seksama dan terus berjalan mendekatinya.

“Jiyeon, apa yang kau lakukan disini?”

“Yonghwa oppa, Jonghyun, aku ingin bertemu Minhyuk.”

“Lebih baik kau tidak usah menemuinya lagi Jiyeon.”, Yonghwa berkata dengan sangat hati – hati, dia tidak ingin menyakiti hati gadis itu.

“Tapi oppa .. aku harus bertemu dengannya sudah 3 bulan dia tidak ingin bicara denganku, dia pergi begitu saja dari kehidupanku.”, Jiyeon mulai menitikan air mata, hal itu membuat Yonghwa menjadi iba.

“Bukannya kau dan Minhyuk sudah putus?”, ucap Jonghyun yang tidak tahu permasalahan yang terjadi.

“Jonghyun aku ingin bicara empat dengan Jiyeon, jika Jungshin dan Minhyuk bertanya bilang saja aku sedang rapat.

“Baiklah, tapi kau harus janji menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.”

~~

Minhyuk pov

Aku masih tidak mengerti maksud perkataan Suzy, kalau dia memang cinta padaku aku pasti dengan senang hati mau menjadi pacarnya tapi dia malah ingin menjadi sahabatku. Sebenarnya apa yang terjadi sih, setelah bertemu Kristal dan Suzy aku semakin tidak mengerti apa maunya perempuan.

None POV

Tiba – tiba pikiran Minhyuk melayang jauh dia teringat sosok gadis yang sangat ia cintai dulu. Seorang gadis yang selalu mengisi harinya kala suka maupun duka. Namun kenangan indah itupun sirna hanya dalam sekejap, pikiran dan hatinya telah dipenuhi rasa benci, rasa benci yang teramat sangat. Berbagai macam cara telah dia lakukan untuk menghilangkan kenangan pahit itu termasuk memacari banyak wanita.

~~

Yonghwa – Jiyeon

“Yong oppa aku …..”, Jiyeon memulai pembicaraan empat mata tersebut, “Aku benar – benar merasa bersalah terhadap Minhyuk.”

“Aku tahu tapi yang kau lakukan padanya itu salah.”, Yonghwa berusaha menahan emosinya, bagaimanapun dia tidak tega melihat keadaan Jiyeon yang sangat menyesal.

“Oppa, aku ingin Minhyuk memaafkan aku!”

“Apa kau yakin dengan perkataanmu setelah apa yang kau perbuat padanya.”

“Aku menyayanginya oppa, bukan keinginanku untuk meninggalkannya begitu saja aku benar – benar gadis bodoh.”, Jiyeon mulai menitikkan air matanya.

“Maaf Jiyeon aku tidak bisa membantumu, aku pergi ….”, ketika Yonghwa mulai melangkah, Jiyeon menahannya untuk pergi dari pembicaraan mereka.

“Oppa aku mohon, walaupun aku tahu ini hal yang mustahil tidak bisakah kau membujuk Minhyuk untuk memaafkanku?”

“Jiyeon maaf,  akan aku pikirkan terlebih dahulu sebaiknya kau pulang.”

“Terima kasih Yong oppa!”

~~

Jungshin, Minhyuk, dan Jonghyun semuanya sudah berkumpul di studio, mereka memulai latihan meskipun Yonghwa belum datang. Semuanya berjalan sesuai rencana, Jonghyun mengatakan bahwa Yonghwa sedang rapat dan diapun sama sekali tidak menyebutkan nama Jiyeon.

Lima belas menit kemudian Yonghwa datang dan mereka memulai latihan dengan formasi lengkap. Di sela – sela waktu istirahat Yonghwa mengobrol dengan Jonghyun, dia berjanji untuk menceritakan permasalahan yang sebenarnya terjadi antara Minhyuk dan Jiyeon.

Merekapun mengobrol dengan  sedikit berbisik, untungnya pada saat itu Minhyuk dan Jungshin sedang asyik dengan dunianya sendiri.

“Jonghyun, kau tahu kan kalau Minhyuk memiliki seorang kakak yang sekarang kerja di Jepang.”

“Iya aku tahu, lalu apa hubungannya Jiyoen dengan Dojin Hyung?”

“Minhyuk melihat Dojin dan Jiyeon sedang berciuman di kamar Dojin Hyung.”

“Apa? Aku tidak menyangka Jiyeon tega melakukan hal seperti itu.”

“Ya, dan parahnya lagi sekarang Jiyeon dan Dojin sudah merencanakan pernikahan.”

“Pantas saja Minhyuk menjadi seperti ini, aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku jika Yoona berhubungan dengan pria lain di belakangku.

“Aku tahu, tapi tadi Jiyeon memintaku untuk membantu dia meminta maaf pada Minhyuk.”

“Yonghwa sepertinya itu akan sulit.”, Jonghyun menepuk pundak Yonghwa, “Aku akan membantumu sahabat.”

“Thanks Jonghyun ah.”

~~

Tak terasa waktu berlalu dengan cepat sampai dengan waktu pulang, Yonghwa membereskan gitarnya sampai seseorang memeluknya dari belakang.

“Yong oppa ….”, Yonghwa kaget dengan suara yang dikenalnya itu, buat apa gadis itu datang kemari dia kan tidak suka.

“Kristal apa yang kau lakukan disini? Kau menungguku?”

“Yup aku menunggu oppa, aku tahu Chaewon Unnie tidak datang jadi aku ingin pulang bersama oppa boleh kan.”

Yonghwa mengelus rambut Kristal, “Tentu adikku…..”,

Kristal menggandeng lengan Yonghwa dan menariknya keluar dari studio,

“Teman – teman aku pulang duluan.”, Ucap Yonghwa, dan Kristalpun tersenyum.

Minhyuk melihat semua kejadian itu, entah mengapa dia merasa apa yang dilakukan Kristal pada Yonghwa bukanlah perlakuan seorang adik terhadap kakaknya. Hatinya merasa tidak senang melihat perlakuan Kristal terhadap Yonghwa.

~~~~~~it’s just a feeling ???~~~~~~~~~

~~

Yonghwa-Kristal

Yonghwa pov

Ada apa dengan Kristal hari ini? Dia terus menempel padaku semenjak pulang sampai waktunya makan malam, malam ini orang tua kami sedang makan malam diuar jadi kami hanya makan berduaan.

Kristal terus memaksa agar dapat meyuapiku, apa sebenarnya yang diinginkan anak ini?

“Aaaaa, oppa cepat buka mulutmu?”

“Apa yang kau lakukan Kristal? aku bisa makan sendiri.”

“Tapi .. oppa.”

Kristal terus memaksaku sampai akhirnya aku terjatuh dari kursi karena dorongan dari tubuh Kristal yang hampir terjatuh.  Sekarang Kristal berada di atas tubuhku, kami saling bertatapan. Aku merasakan tetesan air mata yang mendarat di wajahku. Kristal sedang menangis dihadapanku, dia  mulai mengatakan hal – hal yang tidak ingin aku dengar lagi dari mulutnya.

“Oppa aku bohong … aku bohong oppa … aku masih sangat suka padamu.”

Kata – kata itu menusuk hatiku, ingin aku memeluknya tapi aku tidak ingin membuat Kristal berharap padaku, Kristal adalah adikku yang paling berharga meskipun dia bukan adik kandungku.

None POV

Tiba – tiba terdengar suara pintu terbuka, seorang gadis masuk ke rumah dimana posisi Kristal dan Yonghwa sedang dalam keadaan yang dapat menimbulkan salah sangka.

“Apa yang kalian berdua lakukan?”

“Chaewon, ini tidak seperti yang kau pikirkan!”

“Unni?!!!!”, Kristal segera beranjak dari tubuh Yonghwa.

“Aku … aku pulang dulu.”

“Chaewon tunggu!”

Disaat Yonghwa beranjak untuk mengejarnya Kristal menahan Yonghwa untuk pergi.

“Oppa, sudah lupakan saja Chaewon Unni.”

“Apa yang kau pikirkan Kristal? Kau sudah benar – benar mengecewakanku,,, aku sama sekali tidak mencintaimu Kristal, kau hanya seorang adik bagiku tidak lebih jadi cepat lepaskan aku.’’

“Oppa …. Maafkan aku.”

Kristal menangis dia hanya dapat melihat punggung Yonghwa yang semakin menjauh, Kristal pun memutuskan untuk mencari udara segar keluar rumah dan pergi ke taman dia ingin meneriakkan segala keluh kesahnya.

-Minhyuk-Kristal-

Malam itu Minhyuk sedang berjalan di taman sekitar rumahnya, sampai ia bertabrakan dengan seorang gadis yang sedang menangis.

“Kristal?”

“Minhyuk, oh God mengapa aku harus selalu bertemu denganmu.. aku … aku …”

“Kristal, kau menangis?”, Minhyuk menyentuh pipinya mencoba mengelap butiran air mata yang mengalir di pipinya.

“Minhyuk … hiks … aku.”, Kristal memeluk Minhyuk dan menangis di pundaknya.

“Kristal, ada apa denganmu? My ice princess please don’t cry!”, Minhyuk mengusap rambut belakang Kristal.

Sampai terdengar suara lembut Kristal yang menusuk hatinya.

“Minhyuk, aku patah hati.”

~~

Suzy—–

“Suzy, kau sudah minum obat?”

“Sudah bu …”

“Istirahatlah, ibu dengar tadi kau pingsan lagi di kampus.”

“Ia bu …”

Pada saat itu Suzy sedang menulis di buku diary nya

Dear diary

Aku menemukan pria yang aku sukai di usiaku yang ke 20 tahun ini. Pria itu sangat tampan hanya saja dia seorang playboy. Aku tahu, aku tidak akan memiliki kesempatan untuk mencintainya.

Diary, aku meminta pria itu menjadi sahabatku dan dia mengabulkannya!! Aku sangat senang : )) Sebenarnya ada satu permintaan lagi yang ingin aku minta padanya, tapi aku takut dan malu untuk mengatakannya.

Di usiaku yang mungkin sudah tidak lama lagi, aku ingin merasakan indahnya cinta pertama. Aku harap pria itu mau berada disampingku meskipun hanya sebagai seorang sahabat.

Suzy

 

Maaf banget kalau cerita ini ngebuat bingung klian semua : (( Intinya Minhyuk bakal berada di posisi dimana dia harus memilih? Oh yah sampai dua minggu ke depan author ga bisa update cerita ini, jadi harap sabar yah. Maaf banget kalau ada kata – kata yang ga nyambung atau salah ngetik, purely itu salah author, baik di chapter ini ataupun yang sebelumnya.

 

 

 

 

10 thoughts on “My handsome Playboy [chapter 4]

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s