I don’t Want Lost The Time

kryshyuk

 

Title : I don’t Want Lost The Time

Author : @febianaNS

Genre : Romance

Rating : PG13

Cats : Minhyuk dan Krystal serta Choi Jun Hee (Juniel) sebagai cameo.

Disclaimer : awalnya author berniat untuk bikin drabbel, tapi karena keceplosan cerita jadi ficlet deh. Maaf kalau ffnya abal-abal dan mungkin ada beberapa bagian yang menyerupai dan sering reader lihat atau baca didrama lainnya. Tapi ini ff murni karyaku tanpa menyontek. #suerrr. Oke dari pada kebablasan curhat lagi mending nikmati saja ff gak jebo ini. J

—–

Aku membuka mataku, meraba disekitar tempat tidur berukuran king size yang kutempati. Kosong. Tentu saja karena krystal tidak pernah menempatinya selama kita tinggal bersama, dia tidur dikamarnya sendiri. Tapi biasanya dia akan datang untuk membangunkanku kalau aku belum juga bangun sementara aku harus berangkat kekantor.

“Minhyuk-ssi Irona! Kau harus berangkat kerja” dia berteriak didepanku, tapi aku hanya menutup wajahku dengan selimut dan kembali tidur.

“Minhyuk bangun atau kau akan kusiram?” dia kemudian menarik selimutku dan akhirnya aku bangun dengan wajah suntukku.

“Kau pikir, kau eommamu?” aku menyenggol bahunya sebelum menuju kamar mandi.

Dia tidak menyahut, mencoba menahan emosinya.

Aku tersenyum. Memori itu kebiasaan yang dilakukannya setiap pagi kembali memenuhi pikiranku hari ini. Ini sudah seminggu semenjak Krystal meninggalkan rumah dan aku mulai merasakan sesuatu yang menghilang didalam keseharianku.

“Ige!” Krystal menyerahkan sepiring roti lengkap dengan keju dan coklat parut didalamnya serta segelas susu hangat kehadapanku, ada ekspresi kesal diwajahnya.

“Mwoya? Roti lagi? Kau pikir ini dimana? Mana mungkin aku bisa kenyang hanya dengan sepotong roti dan susu!” aku menatapnya sinis.

“Yak! Sadarkah kau Minhyuk-ssi? Aku harus kerja, membersihkan rumah dan mengurusmu sendirian. Aku juga harus harus belanja sendiri hampir setiap malam setelah pulang kerja! Apa kau pikir aku ini robot?!” Krystal melempar celemeknya asal dan berangkat pertama.

Aku menatap lirih kursi dihadapanku yang kosong, kini tidak ada seseorang yang menyiapkan makananku dan membuatku marah sepagi ini.

Aku sadar bahwa selama lima bulan menikah, aku belum memberikan apapun kepadanya. Krystal selalu menyiapkan semuanya sendirian dan pergi belanja sendiri di malam hari. Padahal seharusnya sebagai seorang suami, aku tidak seharusnya membiarkan istriku keluar malam-malam sendiri. Dan aku lebih menyesalinya lagi bahwa aku tidak pernah mengantarnya ke tempat kerja.

“Yak dari mana saja kau jam segini baru pulang?”

“Tentu saja belanja! Apa kau tidak melihatnya?” dia menatapku sinis.

“Mwoya? Kau mengkhawatirkanku?” lanjutnya, dan kemudian segera menuju kearah dapur meninggalkanku yang masih duduk diruang tamu.

Aku berjalan kearah pintu, kenop pintu itu sudah lama tidak disentuhnya. Tidak ada tatapan sinis yang kudapatkan setelah seseorang memutar dan membukanya.  Mataku berkaca, setidaknya pada saat-saat itulah aku mengkhawatirkannya.

“Kau pikir kau siapa? Apa dengan menjadi istriku, kau bisa mengatur-ngatur hidupku?!”

“kau pikir aku mencintaimu?!” aku berteriak didepannya.

 “CUKUP!”

“Gereom, kenapa kau mau menikah denganku? Apa kau kasihan kepadaku atau karena ayahku?” Ekspresinya berganti, dari datar kini ia terlihat sedih dan setetes air matanya jatuh kepipinya.

“Kenapa kau tidak lari bersama Junheemu itu hah?!”

PLAKK! Tanpa sadar aku manampar pipinya.

Krystal menyentuh pipinya yang tadi kutampar. Dia menangis dan tanpa mengatakan apapun dia pergi.

Air mataku terjatuh. Itu adalah terakhir kalinya aku melihatnya.

“chamkamman!” aku menahan pintu yang akan segera ditutup oleh pemiliknya kembali.

“Mwoya?”

“Kau mau menceraikanku hah?!”

“Dengarkan aku dulu”

Aku terdiam, bingung mau memulainya dari mana.

“Mi mianhae” ucapku

“hanya itu?” dia menutup hendak menutup kembali, aku langsung menahannya.

“Aku tahu aku salah, tapi tidak bisakah kau memberiku kesempatan?!” aku mulai menangis dan dia akhirnya membiarkan pintunya terbuka.

“awalnya aku memang tidak terima aku dijodohkan denganmu. Tapi aku merasakan ada sesuatu yang berbeda saat pertama melihatmu, kurasa aku jatuh cita padamu saat itu.”

“kau tahu saat itu aku masih bersama Junhee dan aku tidak mau menghianatinya, karena itu aku mengelaknya.”

“saat Junhee mengetahuinya, dia melepaskanku. Dia bilang aku bisa mencintaimu dan aku akan bahagia bersamamu, karena itu aku menerimanya.”

“selama kau pergi, aku merasa ada sesuatu yang hilang dikehidupanku. Kau tahu? merindukan saat-saat aku bertengkar denganmu dan saat-saat kau mengomeliku.” Aku mencoba tertawa dan memberikan senyumanku.

“Mianhae Krystal-ah. Mau kah kau kembali bersamaku? Aku akan memperbaiki sikap-sikapku”

Kulihat dia menangis, tapi ada semburat senyuman diwajahnya. “Nde, aku mau oppa”

Aku memeluknya dan dia membalasnya “Saranghae” ucapku

“Nado”

Krystal awalnya aku memang tidak mengharapkanmu, tapi aku membutuhkanmu lebih dari aku membutuhkan hidupku.

-end-

 

Huh akhirnya selesai juga. Cerita yang simple bukan?. Tapi engga papa deh, karena ide ini juga sepontan muncul dari tidur tengah malamku. Oiya ff ini juga dibuat disela-sela proyek (?) ff lain yang belum author selesaikan, jadi ya engga bisa panjang-panjang. # curhat ^_^

Oke, gomawo reader udah mau membacanya. Dimohon untuk komen dan ingat No Bashing.

13 thoughts on “I don’t Want Lost The Time

  1. ia. stelah author teliti lg trnyata brantakan. mian lupa engga diedit lg.

    ia. itu yang huruf miring flasback, dan setelah minhyuk sadar dia pergi kerumah ortunya krystal.
    sekali lg mian. author janji gak diulangn lg.

  2. ia. stelah author teliti lg trnyata brantakan. mian lupa engga diedit lg.

    ia. itu yang huruf miring flasback, dan setelah minhyuk sadar dia pergi kerumah ortunya krystal.
    sekali lg mian. author janji gak diulangin lg.

  3. ia. stelah author teliti lg trnyata brantakan. mian lupa engga diedit lg.

    ia. itu yang huruf miring flasback, dan setelah minhyuk sadar dia pergi kerumah ortunya krystal.
    sekali lg mian. author janji gak bkal diulangin lg.

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s