Rain of Blessing (Yongshin Couple Story)

tumblr_lmahk9uVLT1qcrsn7o1_500

 

Title: Rain of Blessing (Yongshin Couple Story)

Author: Han Seo Ra (@burningbuzz)

Casts:

-Jung Yong Hwa (CNBLUE)

-Park Shin Hye

Other Casts:

-Lee Jonghyun (CNBLUE)

-Bae Soo Ji a.k.a Suzy (Miss A)

-Kang Min Hyuk (CNBLUE)

-Lee Jungshin (CNBLUE)

-Lee Dong Wook (OC)

Genre:

AU, Romance, Drama

Length:

One Shoot

Rating:

T/G

Disclaimer: Terinspirasi dari lagu CNBLUE berjudul Rain of Blessing *j-pop* dan Heartsrings. Gak tahu deh ini termasuk songfic apa enggak yang jelas the story is pure based on my imagination. J

A/N: Annyeong ^^ *bow* Karena di blog ini FF tentang yongshin jarang, jadinya aku berniat untuk membuat fanfic spesial yongshin couple! Buat yongshin shipper, siap-siap merapat. Kkkk~ Okay, sebelumnya mian T,T padahal FFku yang sebelumnya belum selesai tapi malah udah buat baru.. Gak apalah ya, selagi nunggu ide. Oya, biar dapet feelnya, bayangin aja suasana tempatnya itu seperti di heartstings ya😀 Oke semoga readers suka, dan jangan lupa RCL❤

——————————————————————————————————————————————

K-Art University, Seoul-Spring 2011

Author POV

“Yonghwa-ya, ini untukmu. Semoga kau suka.” Ucap seorang gadis berambut lurus hitam panjang sebahu kepada seorang lelaki di hadapannya. Ia terlihat malu-malu saat menyerahkan sebuah kotak berisi coklat buatannya kepada lelaki yang bernama Yonghwa itu. Namun lelaki yang hendak dikasihnya itu hanya menatapnya dingin dan justru terkesan mengabaikannya. Terdengar suara riuh para mahasiswa lain yang sedang menonton adegan itu. Gadis itu masih tersenyum malu-malu berharap Yonghwa yang belum bereaksi itu akan menerima coklat pemberian darinya.

“Untukmu saja. Aku tak butuh. Lagipula itu bisa membuatku sakit gigi,” ujar Yonghwa yang terang-terangan menolak coklat dari gadis itu. Semuanya pun menjadi hening seketika saat lelaki paling popular di kampus itu akhirnya mengatakan sesuatu. Tanpa berpikir panjang Yonghwa langsung pergi meninggalkan gadis yang sekarang mulai menangis karena malu. Dan mungkin sakit hati. Teman-teman gadis itupun langsung mendekatinya. Berusaha menghiburnya. Sementara mahasiswa lain yang tadi menyaksikan adegan itu mulai berangsur-angsur pergi.

“Aissh, dia memang menyebalkan!” ucap salah seorang gadis, ia menatap kesal ke arah Yonghwa yang sekarang sudah tidak terlihat lagi di koridor.

“Hiks,” Gadis itu masih menangis.

¯

Jung Yonghwa POV

Aku membuang napas kesal. aku bosan, kenapa kejadian itu selalu terulang-ulang hampir tiap hari. Memangnya gadis-gadis itu tidak bosan kutolak dan memberiku sesuatu hal yang tidak berguna? Aku paling benci itu. mereka justru terkesan terlalu berlebihan. Aku ini kan bukan siapa-siapa. Memangnya dengan coklat, itu bisa membuatku langsung jatuh cinta? Hhhh… aku lupa, aku juga pernah merasakan hal seperti itu… Merasakan sakit hati yang kini masih membekas.

Aku kini berjalan menuju lantai atap, tempat biasa aku menenangkan diri. Hanya tempat itu yang paling sepi dari keramaian dan juga tenang. Tempat yang paling kusukai. Aku bisa dengan bebas menatap langit biru dari atas sini. Dan juga memandangi keadaan sekitar di bawah sana. Seketika, semua beban yang kurasakan hilang saat berada di tempat ini. Yah, hanya sementara.

“Hyung! Kau disini? Hosh.. Hoshh..” seru Minhyuk dari arah belakang dan membuatku menoleh ke arahnya. Ia terlihat seperti habis berlari mengejarku.

“Eo. Wae?” tanyaku singkat dan kembali menatap langit.

“Apa kau tahu dimana Jonghyun Hyung?” tanyanya kemudian.

Aku lantas menggelengkan kepala, karena aku memang belum melihatnya hari ini.

“Aigoo~ Lalu dia kemana?” Minhyuk kini terlihat panik. Namu ia justru terlihat lucu karena wajahnya yang seperti anak kecil itu.

“Paling dia ada di perpustakaan.” Jawabku asal berusaha menenangkan bocah itu.

“Ani, aku sudah kesana tadi. Tapi Hyung juga tidak ada.”

“Memangnya kenapa sih?” tanyaku penasaran. Aku pun mendekatinya.

“Hmmm… Keunyang!” jawab Minhyuk cepat, seperti ada sesuatu yang disembunyikan.

Aku pura-pura tak peduli padahal aku tahu Minhyuk pasti berbohong. Jujur saja, akhir-akhir ini aku sedang kesal dengan Jonghyun. Walaupun sebenarnya tidak terjadi apa-apa diantara kami berdua. Akunya saja yang menjauh darinya, lebih tepatnya kecewa secara sepihak. Karena, suatu alasan.

“Ah, apa dia sedang berkencan dengan Suzy ya?” sahut Minhyuk tiba-tiba yang langsung membuatku tidak nyaman ketika ia menyebut kata  ‘suzy’. Tiba-tiba ponsel Minhyuk berdering.

“Yeoboseyo, Oh! Hyung, eodi-ya?” katanya. Aku yakin itu pasti Jonghyun yang menelponnya. Suaranya terdengar samar-samar dari ponsel Hyuk.

“Eo, aku akan segera kesana.” Ucap Minhyuk lagi dan dengan cepat menutup telponnya.

“Hyung, aku pergi dulu. Nanti kita semua bertemu di café, ok?” ucapnya seraya berlari meninggalkanku.

Aku mendesah pelan ketika Minhyuk sudah tidak terlihat lagi. Entah kenapa, sekarang dadaku terasa sesak dan sakit. Karena mengingat kejadian itu.

¯

A week ago.

Author POV

Gangnam , Seoul

At the ….. café 21.45 KST

CNBLUE baru saja selesai tampil malam ini. para pengunjung café yang menyaksikan aksi panggung mereka, satu persatu telah pergi meninggalkan café. Begitu juga dengan Lee Dong Wook si pemilik café yang sekarang sedang pergi keluar bersama Minhyuk dan Jungshin untuk membeli persediaan soju di café itu. menyisakan Jonghyun dan Yonghwa di café yang kini sedang merapihkan alat-alat musik mereka di atas panggung.

“Oppa, saranghae.” Kata seorang gadis lembut. Entah kepada siapa kalimat maut itu ditujukan, karena ada dua lelaki di hadapannya. Yonghwa dan Jonghyun. Keduanya pun sama-sama menoleh ke arah gadis itu yang tak lain adalah Bae Soo JI- Suzy. Gadis itu tersenyum manis, membuatnya terlihat semakin cantik. Membuat siapa saja pasti akan meleleh saat melihat senyum manis itu. tak terkecuali Jonghyun dan Yonghwa yang kini membeku.

“Suzy-ah,” seru keduanya nyaris bersamaan memanggil gadis itu. Mereka kini saling bertatapan canggung. Gadis itu pun langsung mendekati ke arah mereka berdua. Lebih tepatnya ke arah Jonghyun yang sedang merapihkan kabel-kabel gitar listriknya.

Cup.

Suzy mencium pipi kanan Jonghyun lembut. Membuat Jonghyun membeku kembali dan tak berkedip sedikit pun. Ia bahkan terlihat seakan tidak melihat sosok Yonghwa sama sekali yang sekarang menatapnya nanar.

“Oh, Yongie oppa! Annyeong,” sapa Suzy kemudian kepada Yonghwa. Lelaki itu hanya mengangguk singkat, wajahnya kini terlihat murung dari sebelumnya. Dan ia pun memilih untuk pergi meninggalkan dari sana. Terlihat sangat jelas kalau Yonghwa kecewa. Karena kalimat itu bukan untuknya, melainkan untuk Jonghyun. Dia merasa bodoh pada dirinya sendiri.Telah mengira kalau Suzy mengatakan itu untuknya.

“Suzy-ah, kapan kau datang? Aku bahkan tidak melihatmu tadi.” Jonghyun mulai bersuara, pipinya kini memerah setelah gadis itu mencium pipinya di hadapan Yonghwa. Suzy menarik lengan Jonghyun agar turun dari atas panggung kecil di café itu. “Jinjjayo? Mungkin karena aku memakai jaketmu yang gelap ini, jadi aku tidak kelihatan, hehe,,” ujar Suzy sambil menunjukkan setelan jaket kulit berwarna hitam milik Jonghyun dengan satu tangannya yang lain masih menggenggam tangan lelaki itu erat.  Jonghyun kini melihat jaketnya yang terlihat sedikit kebesaran di tubuh Suzy. Ia lupa kalau telah meminjamkan jaket itu padanya waktu itu. Saat ia mengantarkan Suzy pulang ke rumahnya.

Ia pun tersenyum ke arah Suzy yang kini terlihat sedang mengeluarkan sesuatu dari kantong dibalik jaketnya. Sebuah kertas surat berwarna pink muda! Jonghyun lupa telah menyimpan surat cinta itu di dalam kantungnya untuk Suzy. Astaga, Jonghyun langsung salah tingkah. Sementara Suzy tersenyum jahil menggoda ke arahnya.

“Oppa, nado saranghae,” ucap Suzy seperti menjelaskan jawaban dari semua isi surat Jonghyun. Gadis itu pun langsung memeluknya erat. Perlahan, Jonghyun juga mulai mendekap punggung gadis itu. ia tak menyangka akan berakhir seperti ini. Suzy yang ternyata juga mencintainya.

“Ya! Kau belum mengatakan cinta padaku!” seru Suzy setengah merajuk. Jonghyun terkekeh pelan, ia lupa saking senangnya. “Yeongwonhi saranghae, nae yeoja chingu.” Ucap Jonghyun kemudian. Kini keduanya saling menatap satu sama lain dari jarak yang sangat dekat.

Keadaan café yang remang-remang hanya diterangi satu lampu neon berwarna kuning membuat keduanya terbawa suasana romantis. Suzy sekarang sudah menutup matanya, menandakan kalau ia siap dicium oleh Jonghyun. Seperti telepati, Jonghyun pun perlahan mencium bibir gadis itu lembut. Ciuman pertama diantara keduanya.

Tanpa mereka tahu, di sudut lain, sepasang mata sedang memperhatikan kejadian itu dengan tatapan nanar. Jung Yong Hwa yang ternyata bersembunyi dibalik pintu kaca depan café. Ia mengepal telapak tangan kanannya kencang, menahan emosi. Ia pun tak dapat menahan air matanya lagi yang kini sudah jatuh membasahi wajahnya. Tak seharusnya Yonghwa bertahan dan bersembunyi disitu. Ia menyesali tindakan bodohnya itu. Ia pun pergi, benar-benar pergi dari café itu.

 

 

Sementara, kedua pasangan kekasih baru itu masih berada di tempatnya. Keduanya masih belum bisa melepas ciuman yang terasa hangat bagi keduanya. Sampai-sampai mereka juga tidak menyadari kalau Dongwook, Minhyuk dan juga Jungshin telah sampai di depan café itu. Menyaksikan keduanya saling bercumbu mesra.

“Eoh!!! Sedang apa mereka?” seru Minhyuk yang terdengar sangat polos. Ia menoleh ke arah Dongwook dan Jungshin yang sedang menyaksikan adegan itu dengan seksama. “YA!!” teriak Minhyuk kencang tanpa sadar bermaksud untuk memanggil Jungshin dan Dongwook tapi malah membuat Suzy serta Jonghyun terkejut dan langsung menghentikan ciuman mereka. Keduanya jelas-jelas salah tingkah. Jonghyun yang kini menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal serta Suzy yang menunduk malu.

“Kalian….. berpacaran?” serang Minhyuk langsung saat ketiga lelaki itu sudah berada di dalam café. Jonghyun menggeleng tersipu malu. “Ahhh, itu…” jawabnya gelagapan.  Dong Wook tersenyum jahil ke arahnya. “Ya, lanjutkan saja ciuman kalian. Anggap kami hanya angin malam,” celetuk Dongwook.  Jungshin terkekeh geli mendengarnya, tapi ia sadar kalau Yonghwa sudah tidak ada di tempat itu. “Ya, Yonghwa Hyung mana? Dia sudah pulang?” tanyanya. Jonghyun dan Suzy bahkan tidak menyadari hal itu.

“Ah, sepertinya.” Jawab Jonghyun dengan wajah yang masih merah padam.  “Ehmm, kalau begitu aku pulang duluan. Sampai jumpa semuanya,” lanjut Jonghyun kemudian sambil menggandeng Suzy disampingnya. “Ne! Hati-hati Jonghyunnie! Kalau tidak nanti kurebut gadismu itu!” celetuk Dongwook lagi. “Chukkae, SuJong Couple! Hwaiting!” sorak Minhyuk heboh kepada pasangan baru itu. Jungshin dan Dongwool hanya bisa tertawa geli mendengarnya. Minhyuk memang masih seperti anak kecil, sangat polos!

¯

Yonghwa berjalan tak tentu arah menuju jalan rumahnya. Ia bahkan sekarang tak tahu sudah sampai dimana karena melamun dari tadi. Tatapannya kosong, tidak memandang jalan lurus ke depan melainkan ke setiap aspal jalanan yang dilewatinya. Ia sudah tidak menangis lagi, tapi tentu saja rasa sakit itu masih membekas terlalu dalam dihatinya.

Sekarang ia baru merasakan, apa itu sakit hati. Selama ini ia sendiri yang selalu mematahkan hati setiap gadis yang menyatakan cinta padanya lewat benda-benda yang dianggap Yonghwa tak penting.

¯Rain of Blessing – CNBLUE

Tanpa sadar, hujan rintik-rintik mulai turun membasahi kawasan jalanan Gangnam yang kini nampak sepi. Yonghwa membiarkan dirinya larut bersama air hujan yang turun semakin  deras. Membuatnya menangis kembali, menangis samar-samar dibalik hujan. Tubuhnya serta rambutnya sudah terlihat sangat basah. Matanya juga mulai memerah. Ia lalu menghempaskan tubuhnya di tepi jalan. Ia berlutut kemudian berteriak kencang, meraung-raung seolah menyampaikan seluruh perasaan sakit hatinya malam ini.

“WAE!! Kenapa bukan aku Suzy-ah!!” serunya kencang.  Tangisnya pecah semakin deras sama seperti hujan yang juga turun semakin deras. Yonghwa terisak-isak. Ini pertama kalinya ia menangis hanya karena masalah cinta. Cinta yang dengan cepat merubahnya menjadi rapuh malam ini.

Tiba-tiba sepasang sepatu gadis berwarna biru muda lembut muncul di hadapan Yonghwa. Tapi Yonghwa tak begitu peduli. Ia masih menundukkan kepalanya tanpa melihat seseorang yang sekarang sudah ada di hadapannya.

“Yonghwa-ssi,” panggil gadis itu lirih, suaranya hampir tenggelam karena derasnya air hujan. Namun, Yonghwa bisa mendengar suara itu dengan jelas dan perlahan mulai membangkitkan kepalanya untuk melihat gadis itu. Park Shin Hye, yang tak lain adalah sahabat Bae Soo Ji. Shin Hye yang cukup dekat dengan CNBLUE, karena ia merupakan sahabat Suzy yang sekarang telah resmi menjadi kekasih Jonghyun. Begitu juga dengan Yonghwa. Hubungan di antaranya cukup baik, hanya saja tidak lebih dari sekedar teman biasa.

“Yonghwa-ssi,” ulang gadis itu memanggil Yonghwa kembali yang masih terdiam menatapnya. “Uljima, aku tak mau melihatmu rapuh seperti ini.” ucap Shin Hye yang terdengar khawatir terhadap lelaki itu. Yonghwa pun segera bangkit berdiri, dan sekarang ia telah berada di hadapan gadis itu. Shin Hye yang ternyata juga terlihat sedih saat menatapnya. Tapi Yonghwa tak menyadarinya.Ia justru berteriak emosi ke arah Shin Hye. Tanpa sadar.

“Apa pedulimu hah!?? Kau pikir aku tidak boleh menangis? Kalau begitu apa yang harus kulakukan, HAAHH!!!”  Shin Hye memejamkan matanya saat Yonghwa berteriak kencang ke arahnya. Suaranya terdengar sangat marah, seperti Shin Hye yang telah berbuat salah padanya.

“Aku,, hanya mengkhawatirkanmu!!” sahut Shin Hye sedikit berteriak, tangisnya pecah seketika. Yonghwa pun terdiam, merasa bersalah telah membentak gadis itu. “Aku tahu kau mencintai Suzy! Aku juga tahu kalau malam ini ia akan menyatakan cinta pada Jonghyun, karena itu aku kesini mencarimu. Aku tahu kau pasti sakit hati. Aku,,, aku…….”

DDUAAARRR

Terdengar suara gemuruh petir yang sangat dahsyat, angin juga berhembus semakin kencang. Dengan reflesks, Yonghwa langsung memeluk Shin Hye, seakan melindungi gadis itu dari petir dan kilat yang menyambar menyeramkan.

Suara isak tangis Shin Hye kini terdengar jelas di telinga Yonghwa, ia tidak tahu kenapa gadis itu menangis. Atau memang dia saja yang selama ini tidak peka? Yang terus memeluk Shin Hye semakin erat.

“Gomawo, sudah mengkhawatirkanku Shin Hye-ya,” ucap Yonghwa yang terdengar tulus. Ini pertama kalinya ia memanggil Shin Hye dengan sebutan informal. “Gomawo,” ucapnya lagi. Tangisan Shin Hye mulai mereda, ia mengangguk-angguk pelan di dalam pelukan Yonghwa yang terasa hangat meski hujan turun seperti badai. Pelukan yang menenangkan hatinya.

“Saranghae, Yong….” Kata Shin Hye dalam hatinya.

¯

Hujan memang belum berhenti, tapi sudah mulai mereda, dan kini Yonghwa dan Shin Hye sudah berada di depan sebuah toko musik yang sudah tutup. Mereka berteduh di teras depan etalase toko. Waktu sudah menjelang tengah malam, tetapi mereka memilih untuk berteduh sejenak.

Suasana menjadi canggung setelah pelukan itu. Kini keduanya berdiri kaku sambil menatap jalanan yang sepi. Yonghwa mengadahkan tangan kanannya luar melewati batas atap teras, menampung air hujan di tangannya. Titik-titik hujan satu persatu turun membasahi telapak tangannya. Ia merasa,setiap tetes air hujan yang jatuh itu adalah air matanya. Shin Hye terhanyut melihatnya, dan tertarik untuk mencoba melakukan hal yang sama seperti Yonghwa.

“Aku lupa, ternyata hujan juga ada manfaatnya.” Shin Hye mencoba untuk mencairkan suasana. Seketika Yonghwa menoleh ke arahnya. “Hujan, bisa membuat tumbuhan dan manusia tetap hidup secara tidak langsung. Bisa menyembunyikan tangisanmu.” Yonghwa mulai tersenyum tipis. “Eo, kau benar.”  Keduanya kembali hening, sama-sama menatap langit malam sambil tetap mengadahkan tangannya masing-masing. Dan hujan pun akhirnya berhenti.

¯

Jung Yong Hwa POV

Aku kembali tersadar dari lamunanku. Kejadian seminggu lalu memang benar-benar membuatku sakit hati. Tetapi entah kenapa aku ingin melupakannya. Aku memang masih belum bisa melupakan Suzy, tapi setidaknya aku ingin menghilangkan rasa sakit hatiku. Aku harus bisa melepasnya dan merelakannya bersama Jonghyun. Lagi pula Jonghyun adalah sahabatku sendiri yang sudah kuanggap sebagai saudaraku. Tak seharusnya aku seperti ini, menjauhinya secara diam-diam karena gadis yang kucintai ternyata lebih memilih lelaki lain daripada aku. Cinta tak harus memiliki kan? Aku percaya itu. Mungkin saja, Suzy memang bukan takdirku. Dan aku harus merelakannya. Lagipula ini juga salahku yang diam-diam mencintai Suzy. Aku juga sudah tahu duluan kalau Jonghyun juga menyukai Suzy. Jadi memang tak seharusnya aku membenci Jonghyun.

“Ya! Kau melamun lagi?” Tiba-tiba Shin Hye sudah ada disampingku sambil membawakan segelas kopi  dan menyerahkannya untukku. “Ani, aku sedang memikirkanmu.” Kataku sedikit menggodanya. Ya, selama ini aku bodoh. Aku sudah menutup mataku dan hanya melihat Suzy seorang yang padahal tidak menyukaiku. Seharusnya aku tahu kalau ada seseorang yang mencintaiku dengan tulus. Semenjak hari itu aku baru menyadari kalau ada Shin Hye yang ternyata menyukaiku. Sebenarnya sih itu baru perasaanku saja kalau Shin Hye menyukaiku. Tapi aku rasa aku benar, karena sekarang wajah Shin Hye berubah menjadi merah padam. Ia jauh terlihat lebih cantik dari Suzy.

Mungkin perasaan ini muncul terlalu cepat tapi aku juga tidak bisa menolaknya.

“Ya! Untuk apa kau memikirkanku?” tanya Shin Hye sedikit salah tingkah. Aku tak tahan untuk tidak mencubit pipinya yang sedikit chubby itu. “Ehmmm… Saranghanikka?(Because I love You?)” kataku tanpa sadar.

“YAA!! Jangan bercanda!” Shin Hye kini memukul-mukul bahuku. Ia benar-benar salah tingkah karena ia kira aku menggodanya, padahal aku serius. Sekarang aku sadar bahwa mencintai seseorang itu jauh lebih bermakna dengan seseorang yang mencintaimu tulus, ketimbang seseorang yang hanya berpura-pura mencintaimu itu justru lebih menyakitkan bukan?

“Aku serius.” Sahutku mantap membuat Shin Hye menghentikan pukulannya ke arahku dan menatapku dengan matanya yang membesar. “Saranghandago. Aku bilang aku mencintaimu.” Ujarku sambil melemparkan senyum termanisku ke arahnya yang sekarang mematung dihadapanku.

Aku langsung mengambil kesempatan untuk mencium pipi kanannya. “Saranghae”

-FIN-

Otthae? Jelek ya? ;__; dapet gak feelnya? Semoga kalian suka deh walaupun FF ini masih banyak kekurangannya. Pokoknya Yongshin Couple, jjang! ^^b oke silahkan kalau ada yang mau kritik.. saya terima dengan lapangan bola. (?) lapang dada maksudnya.. *apa sih* -_-  hahahaah xD

 

 

 

37 thoughts on “Rain of Blessing (Yongshin Couple Story)

  1. suka…suka bget…
    apalagi castnya ăϑα̲ suzynya ama yoyong oppa…hoho
    suka bget ama YongZy couple…meski d akhir mereka gk bersatu…hehe
    gomawo author :))

  2. aigoooo! mianhae~ sumpah itu salah cover T-T aku salah ngirim… mianhae… wkwkwk bukan itu sebenarnya covernya aku salah ngirim.. itu cover ffku yang sebelumnya.. :’)

  3. Kebetulan lagi NP Naran namja haha.. *pelanggaran* tapi sumpah kerasa bgt feel-nya pas dengerin naran namja haha *pelanggaran lagi* … ^^ aku Doolier.. suka bgt deh bertepatan petir

    DUARRRR haha *plakkkk

    Fanfic yang kerennn.. sering-sering buat fanfic Yongshin iya hehe pasti aku baca…

  4. Huwaaa finally nemu YongShin couple disini😀
    Lanjut thor, bikin ff YongShin yg lain. Kkkk

    Story nya bagus, cuma kecepetan aja.. Ada moment2 yg pengen diexplore, kenapa Shin Hye suka Yong Hwa, & gmn YongShin kedepannya., kalo jd Shin Hye, aku ga akan nerima langsung sampe yakin. Kkkk
    Bikin sequelnya thor (maksa :p)

    • iya aku setuju sama kamu!! hahahaha ini kekurangan ff ku.. alurnya emang abstrak dan kecepatan soalnya ini dibuat malem-malem setengah sadar (?) jadi hasilnya sperti ini.. dimaklumi yaah😀 gomawo udh baca.. sequel? oke diusahakan ^^

  5. Ahaha.. Pertama kalinya aku baca ff dg couple YongShin. Padahal saya termasuk shipper mereka TT
    like it so much eonni ^^
    keep writing for them, dong…😀
    fanfic mereka langka sekali😦
    btw, daebak FFnya. Emg jd keinget Heartstring, sih..🙂
    i’m really waiting for next YongShin fanfic eon..

  6. anyeong author..
    aku suka YongShin couple, suka banget malah, thanks for this fanfic.
    aku pengen keluarin sdikit unek2 aku setelah baca ff ini, boleh ya thor? boleh dong authornya kan baik.
    menurut aku ffnya brkesan trlalu panjang di part flashback kali ya, dan di sini gak ada shinhye pov jd reader gak tau detail sejak kpan dan bagaimana shinhye mulai suka sama yong. initinya part shinhye-nya kurang thor..
    oke itu aja author yg baik, teruslah berkarya buat ff yongshin yg lain ya, yg lebih keren pastinya, aku tunggu. fighting author!!🙂

  7. Aku suka author ceritanya….
    Feelnya dapat meskipun kurang panjang…kkkk
    Dan juga Yongshin momentnya kurang banyak…ha(?) Reader pemaksa niihh#abaikan….

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s