They Love Us

They Love Us

Author: mmmpeb

Rating: T

Length: Ficlet

Cast: Lee Jonghyun and an OCs

Disclaimer: based on what i feel hehehehe

*********************************************

 

Benar dugaan Jonghyun. Sooyeon yang ia cari sejak satu jam yang lalu ternyata berada di dalam pipa besar tak terpakai yang terletak di belakang taman. Tempat favorit mereka untuk bersembunyi. Jonghyun mendesah lega saat melihat sosok gadis itu di kegelapan.

“Sooyeon-ah, kapan sih kau mau berhenti bertingkah seperti anak kecil begini? Ayo, pulang!”

Jonghyun menarik tangan Sooyeon agar keluar, tapi gadis itu enggan sehingga ia berusaha melepas tangannya.

“Ayolah! Aku sedang sibuk sekarang. Gara-gara kau, aku sampai tidak ikut latihan.”

“Tidak mau! Kalian tidak pernah peduli padaku! Pergi saja sana! Jangan sampai penerbangan oppa besok batal karena aku. Aku baik-baik saja! Aku gadis yang kuat!”

Jonghyun terenyuh begitu mendengar gadis itu mulai terisak. Jonghyunpun merangkak masuk ke dalam pipa besar itu dan duduk tepat di samping Sooyeon. Ia memeluk gadis itu begitu erat, sehingga getaran tubuh gadis itupun bisa ia rasakan.

“Sooyeon-ah, aku tidak pernah melihatmu nangis begini. Kau kenapa? Cerita padaku!”

Sooyeon lantas memeluk tubuh kekar Jonghyun. Ia sendiri lupa kapan terakhir kali ia bisa sedekat ini pada sosok laki-laki yang umurnya terpaut lima tahun itu.

“Oppa!” lirih gadis itu.

Sengaja Jonghyun tidak menyahut. Mendengar isakan gadis itu yang justru semakin keras, menimbulkan rasa penyesalan di diri Jonghyun. Pekerjaannya sebagai anggota band terkenal sangat menyita waktunya dengan keluarga, termasuk Sooyeon.

Jonghyun mendekapnya begitu lama sampai Sooyeon berhenti menangis. Kausnya sampai basah karena air mata gadis itu.

“Sudah tenang?”

Sooyeon mengangguk dalam keheningan.

“Ceritakan padaku. Mumpung sekarang aku ada di sini.”

Sooyeon mengambil nafas dalam-dalam sebelum ia menceritakan masalah yang ia hadapi.

“Aku benci pada eomma dan appa. Dan aku paling benci pada Jonggun!”

Kening Jonghyun mengerut.

“Eomma dan appa selalu saja memedulikan Jonggun. Mereka tidak peduli padaku. Mereka lebih memilih membantu pr Jonggun ketimbang membantu mengerjakan pr-ku. Aku minta mereka menemaniku ke perpustakaan, eomma tidak mau dengan alasan harus mengantar Jonggun ke tempat les. Apa-apa serba Jonggun, apa-apa karena Lee Jonggun! Mereka tidak pernah peduli padaku!”

Jonghyun lantas menoyor kepala Sooyeon dengan tulunjuknya, menimbulkan dua gembungin besar di pipi putih Sooyeon.

“Kau ingat dulu saat eomma dan appa membantumu mengerjakan pr-mu, sedangkan aku duduk di kamar mengerjakan pr-ku sendirian?”

Jonghyun menoyornya lagi.

“Kau ingat saat aku harus pergi ke Seoul karena audisi, appa tidak mengantarku hanya karena harus mengantarmu beli buku?”

Jonghyun kembali menoyor kepala gadis itu berkali-kali. “Kau ingat tidak, Lee Sooyeon?”

“Aish!! Aku ingat!” katanya sembari menepis tangan Jonghyun.

“Kondisi kita tidak berbeda, kan? Mereka bukannya tidak peduli padamu, hanya saja kau sudah dianggap cukup besar untuk melakukan segalanya sendiri. Apa lagi Jonggun memang sedang butuh perhatian ekstra. Kau tahu sendirikan adik kita lahir tidak seperti kita. Sebesar apapun tubuhnya, isinya akan selalu seperti bocah berumur lima tahun. Kau yang harusnya lebih mengerti itu.”

Sooyeon termenung mendengar ucapan Jonghyun. Sedikit demi sedikit ia mulai bisa menerima kata-kata Jonghyun yang secara logis memang benar adanya.

“Lagipula kau beruntung terlahir sebagai adik. Kau masih punya aku. Kalau ada apa-apa, cerita padaku, jangan main kabur seperti ini.”

Sooyeon mendelik pada Jonghyun. Walaupun gelap, Jonghyun bisa melihat mata tajam gadis itu terarah padanya.

“Kau jarang mengangkat telepon dariku setiap aku sedang membutuhkan seseorang sebagai tempat cerita.”

Untuk yang satu itu, Jonghyun tidak bisa berkata-kata. Semua dilakukan karena terpaksa, sebab Sooyeon sering sekali menghubunginya di saat ia sedang tidak boleh mempergunakan telepon genggamnya.

“Oke, aku salah! Aku minta maaf. Lain kali aku akan mengangkatnya selagi aku bisa. Tapi kau juga harus mengirim pesan jika memang penting. Aku kira kau hanya ingin mengobrol biasa, makanya tidak aku telepon balik.”

Sooyeon mengacungkan kelingkingnya pada Jonghyun.

“Janji?”

Jonghyunpun menyambut kelingking gadis itu dengan kelingkingnya, serta menempelkan jempol mereka sebagai tanda persetujuan.

“Aku janji! Dan kau berjanji tidak melakukan hal-hal semacam ini?”

Sooyeon menekan jempolnya pada Jonghyun sebagai tanda ia setuju.

“Aku janji!”

“Kalau begitu ayo pulang! Kau harus berkemas.”

“Eoh? Kenapa?”

“Ada satu staff yang tidak bisa ikut besok ke Singapura. Aku sudah bilang pada atasanku kalau aku mau mengajakmu.”

“KYAAAA!”

Lengkingan dahsyat itu mampu memecah kesunyian malam.

Merekapun kembali ke rumah. Ibu mereka sempat memarahi Sooyeon, dan setelahnya memeluk anak gadisnya begitu erat karena terlalu mengkhawatirkannya. Lagi pula Sooyeon tidak terlalu menggubris amarah ibunya saat matanya menangkap sosok Minhyuk berdiri di belakang ayahnya. Sibuk terpaku memandangi orang yang ia anggap bias.

END!!

 

Sebenarnya ini cerita AU (Alternative Universe) kkkk satu-satunya fakta cuma status dia sebagai anggota band. Jonghyun kan anak ketiga, mana punya adek. Eh, kaget loh aku waktu belakangan saturnkr (tau kan siapa?) bilang kalo Jonghyun anak bungsu dari 3 bersaudara (katanya Jonghyun has two elder sisters). Terus siapa yang bilang kalo dia cuma 2 bersaudara????

 

10 thoughts on “They Love Us

  1. hahaha critanya mengharukan, tp bgt liat kata ‘menoyor’ jd g sweet lg dah. malah jd pgn ktawa.
    tp itu jd ciri khas tulisanmu yg aku suka thor. hhehe

  2. nice story,kak. Btw bukannya kakaknya JH emang cm 1 ya?Kyknya tu saturnkr bilang kakaknya JH emang cm 1,perempuan. Yg bilang punya 2 saudara perempuan tu JH, dan wktu itu sbnrnya sih bukan kakak, tp dia sendiri. Dulu JH pernah di make up sm unni nya jd cewek,trus JH cantik bgt. Jd seolah2 mereka kakak adik cewek bersudara gitu.hehehehe.aku ngeh nya sih gitu, kak🙂

  3. Ah keren bgt ffx noona oh iya skrangkn ff contest noona ikut gak kyax lw noona ikut bkalan kren bgt th ffx gomawo dah comeback by yongjun(98line)

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s