[FF CONTEST] IMAGINE

Ini tentang duniaku,Tentang cinta yang tumbuh bersama salju yang turun dari langit
Tentang pelangi yang jatuh seraya tetesan air hujan yang menangis melihatku.

Cuaca sore ini cukup membuat moodku buruk.Hujan dan air dimana-mana,aku sedikit tidak menyukai hujan,Sepatu dan bajuku akan basah terkena hujan.Apalagi semua kegiatanku akan berantakan karena hujan.
Tapi..dari ketidak sukaanku ini,aku selalu menunggu hujan ini turun,karena hujan,yang selalu membuat kita bertemu.

Aku berlari kecil menuju halte diujung jalan,jadwal kuliahku hari ini membuatku harus stay dikampus sampai sore.
“haish..jinjja,kenapa harus hujan sih?Kukira sudah mulai musim panas.”Gumamku pelan sambil terus melangkah kecil kehalte.
“ji yoo-ya?”teriak eseorang dibelakangku.
Aku menoleh kebelakang,namja itu lagi.Aku berbalik menghadapnya dan tersenyum kecil.
“oppa.”seruku ,dia terlihat berlari kecil kearahku tanpa membawa paying.
“Omo..apa yang kau lakukan tanpa membawa payung oppa.kau basah.”ucapku prihatin.
Kulihat dia tersenyum dan mendekat kearahku.aku cepat-cepat berbagi payung dengannya.
“jiyoo-ya,ah..akhirnya aku bisa bertemu denganmu.”
“hm?Waeyo?Tanyaku.
“ya..apa seperti itu responmu saat bertemu denganku?Kita sudah lama tidak bertemu yoo-ya.”
“ne..ne..Aku senang melihatmu oppa.”ucapku sambil tersenyum.
“sudah lama tidak bertemu denganmu,bagaimana kalau kutraktir makan.Otte?”
“mm….”Ucapku mengambang.
“ayolah,jarang-jarang aku pulang kebusan jiyoo-ya.”
“arra-arra.kajja.”ucapku kemudian

Aku melangkahkan kakiku sedikit berat,sosok disebelahku ini,dia,salah satu teman dari seseorang yang sampai saat ini selalu mengisi hatiku.Langkahku terhenti saat yonghwa oppa,ya,namja yang bertemu denganku baru saja,menghentikan langkahnya.
Aku menengok kearahnya,didepanku,terpampang jelas,sebuah café dengan suasana yang sangat tenang dan hangat.
“kalau…kesini tidak papa kan?”ucapnya ragu.
“ah kita cari café lain saja deh.”Ucapnya sambil melangkah.
“chankamman!Kita kesini saja.”sergahku cepat.
“apa…tidak papa?”tanyanya ragu sekali lagi.
“gwencana.kajja.”aku menarik lengan yonghwa oppa masuk kedalam café ini.

“omo..tempat ini masih tidak berubah ya.”Ucapku mencairkan suasana.
Terlihat yonghwa oppa melihat kesekeliling dan kemudian melihatku.Aku kemudian menatap buku menu ditanganku kemudian memesan segelas coffeelate.
“bagaimana kabarmu?”Tanyanya mencairkan suasana.
“masih sama oppa.”Ucapku dengan tersenyum kecil.
“Apa kau makan dengan baik?apa kau mengalami kesulitan selama ini?”
“hya..tentu saja aku makan dengan baik,jika tidak aku tidak akan bertemu denganmu hari ini.”
“haha..arra-arra.”

Dreeett…dreeettt…
Kulihat yonghwa merogoh sakunya dan melihat layar ponselnya.wajahnya sedikit berubah dan kemudian melihatku sekilas dan tersenyum kaku.
“yaebosaeyo jong.”Serunya pelan.Aku menoleh kearahnya cepat.
“jong”,itu adalah panggilan yonghwa oppa ke namja itu.Namja yang selalu berusaha kuhindari hingga saat ini.

——-
“jiyooooo…lee jiyooo…”
Aku menoleh malas dan kulihat jonghyun berteriak dan berlari cepat kearahku dan tersenyum bahagia.
“jiyoo-lee jiyoo.”Ucapnya lagi sambil tersenyum merekah dihadapanku.
“ada apa?kenapa kau bahagia sekali?”
“aku punya berita bagus.”Ucapnya riang.
“Apa?”tanyaku penasaran.
“aku diterima diFnC Entertaintmen.”Teriaknya keras.
“m-mwo?”
“ne..Aku diterima,aku diterima ji yoo –ya,aku akan training mulai minggu depan.”
“jin-jinjja???”tanyaku lagi tidak percaya.
Kulihat dia mengangguk cepat.
Aku terdiam sesaat,berusaha mencerna apa yang dia katakan,FnC,minggu depan,jepang..
“hei..gwencana?”Ucapnya sambil melambai-lambaikan tangannya didepan wajahku.
Aku tersadar dari lamunanku,berusaha mengembalikan wajah normalku.
“Chukkaeeeee!!”Ucapku tak kalah semangat.Aku melonjak lonjak berusaha girang didepannya.
“ya-ya-ya!!Jangan terlalu bersemangat begitu.”ucapnya sambil menepuk kepalaku pelan.
“ahh….kau tahu,akhirnya doaku terkabul,melihatmu diatas panggung dan dinonton berjuta-juta fans.Waaahhh…daebak jonghyun-ah.”Ucapku sambil mengacungkan kedua jempolku semangat.
“hah..dasar..!?Kau pasti sedih akan kutinggal sendirian?”ucapnya sambil cemberut.
“Hya!!Tentu saja aku sedih,tapi impianmu lebih penting!?”Ucapku sambil menepuk kedua bahunya bersamaan dan tersenyum.
“Hish..kajja,ikut aku!?”Ucapnya sambil menyeretku.
“eh?mau kemana?Kita akan pulangkan?”Tanyaku saat dia berbelok kearah lain.
“ini..kau tidak mau kutraktir?”Ucapnya sambil menunjuk cafe makan langganan kami.
“Omo..kau mentraktirku..Ahh…jonghyun-ah…gomawoyo…”Ucapku riang sambil mendekap lengannya erat-erat.

__
1 year latter..

“Jiyoo…kemari,kukenalkan pada teman-teman 1 band ku”Ucapnya melambai dari kejauhan.Aku tersenyum kemudian berlari pelan kearahnya.
“jiyoo-ya,ini yonghwa hyung,kemudian minhyuk,kemudian dia sitinggi junghin.”
Aku menundukkan badanku kemudian tersenyum kearah mereka semua.
“Aku lee jiyoo,kenalkan.”Ucapku tersenyum kecil.
“Waahhh…kau tidak cerita kalau dia secantik ini hyung.”Celetuk pria yg berdiri didepanku dengan mata sipitnya.
“kau ini,seperti ini lumayan?lalu yang cantik seperti apa sih hyung?”Ucap pria yang paling tinggi tak lain adalah jungshin.
“haishh..dia ini tidak ada manis-manisnya,apanya yang cantik sih?”Ucapnya sambil menjitak kepalaku pelan dengan telunjuknya.
Aku mengerucutkan bibirku dan mendengus kecil.
__
“oppa..apa jonghyun ada didalam?”Tanyaku pada yonghwa oppa yang kebetulan lewat .
“ah?ehm..sepertinya…”Ucapnya sambil menggaruk-garuk pipinya.
“mwo?Adakan?”Tanyaku kemudian sambil membuka ruangan yang dipakai untuk ruang tunggu para artis.
“tunggu hyun…”
Kurasakan dadaku mataku sedikit panas saat aku melihat pemandangan yang menurutku sangat – sangat tidak ingin kulihat.
“Ak-aku pergi.”Ucapku lirih kemudian menyerahkan sebuah kotak roti ketangan yonghwa oppa.
Aku berjalan cepat,langkahku berubah menjadi berlari cepat saat kurasakan setetes air mengalir dipipiku.Melihat seseorang yang sangat kusukai,sedang memeluk seorang yeoja lain.Selama ini aku menutu diriku untuk tahu jika dia menyukai orang lain.Tapi malam ini berbeda,inilah kenyataan hidup.
Sakit..tentu,dadaku terasa sangat sakit.Aku masih saja berlari saat tiba-tiba seseorang menarik tanganku.
“jihyun-ah berhenti.”Ucapnya.
Ternyata yonghwa oppa yang mengejarku,
“ak-aku..ingin pulang oppa.”Ucapku sambil menunduk dan sedikit menghapus air mataku.Aku berusaha melepaskan tangannya yang memegang lengan kiriku.
“ck..kau ini.”Ucapnya,kemudian sedetik kemudian,kurasakan dekapannya yang membuatku seakan ingin menangis kencang.
“menangislah.”Ucapnya sambil mengusap usap pelan punggungku.
“hish..dasar jonghyun bodoh!?”Gumamnya pelan.
Tetesan air mata inipun mengalir begitu saja saat kurasakan dekapan yonghwa oppa semakin erat.
Hidupku..bukan berakhir disini,tapi..inilah awal hidupku.

__
“yoo-jiyoo-ya..?”
“ah..ne oppa.Miyan.”Ucapku sambil membetulkan dudukku.
“kau melamun.”
“ah ani..”Ucapku lagi.
“makanan sudah datang,ayo kita makan.”
“ne oppa.”Aku segera menyesap secangkir coffeelate didepanku.
“kami akan konser besok,kau mau lihatkan?”
“konser?”
“kau tidak tahu?Kami akan ditokyo dorm besok.”
“ah..ye..aku melihatnya.”gumamku pelan.
“apa…kau tidak merindukannya?”
Aku mendongak,kulihat raut wajah yonghwa oppa yang serius menunggu jawabanku.Aku tersenyum kecil,dan menghela nafas pelan.
“merindukannya?Tentu…sangat merindukannya.”Ucapku sambil tertawa getir.
“jinjja?”Tanya yonghwa oppa  semangat.
Aku mengangguk pelan.
“Bagaimana kabarmu oppa?Masih dengan seo eonni?”Tanyaku mengalihkan perhatian.
“Ah..itu..”Raut wajahnya sedikit malu-malu dan menggaruk pipinya pelan.
“Aku siap mendengarkan.”Ucapku sambil melipat tanganku didepan dada dan tersenyum kecil.
Kulihat yonghwa oppa sedikit salah tingkah,dan akhirnya dia menceritakan bagaimana dia bisa menjalin hubungan dengan seo eonni.
Pasangan yang sangat serasi,sejak mereka menjalani acara WGM,mereka semakin dekat satu sama lainnya.
Aku mendengarkan yonghwa oppa mengoceh tentang seo eonni,bagaimana dia bangga dengan seorang seohyun.Tentu saja,cantik,terkenal,baik,penyabar.Tidak akan ada laki-laki yang akan menolaknya.
Aku menundukkan kepalaku,mengingat bagaimana hidupku semenjak aku lari,lari dari cintaku.Bukan lari,tapi mundur karena aku melihatnya tidak melihatku sama sekali.
__
“Jihyun-ah..benarkah kau akan pergi dari jepang?”Tanya minhyuk sambil memegang tanganku erat.
“ne..wae?”tanyaku berusaha berekpresi biasa.
“haish..jinjja?Waeeyoooo?”Tanyanya lagi.
Aku tersenyum,kemudian mengajaknya duduk disalah satu bangku diruangan ini.
“Minhyuk-ah..kau tahu,sejak saat ini,hidupku berawal.Saat seseorang yang selalu berusaha kujaga akhirnya bisa dengan sendirinya bangkit tanpa perlu pertolonganku lagi,tentu saja aku harus pergi dari hidupnya kan?Aku punya kehidupan sendiri,dan aku..ingin melupakan sesuatu.”
“sesuatu apa?Kenapa dilupakan?”
“aku harus!Aku tidak sanggup jika harus melihatnya setiap hari disetiap kehidupanku minhyuk-ah.”
“jonghyun hyung?”Tanyanya sambil menatapku tidak percaya.
Aku menoleh kearahnya,kulihat dia tidak percaya dan menunggu jawabanku.
“Hm..aku akan pergi.Dia sudah memiliki seseorang yang mampu membuatnya bahagia.Jadi tugasku sudah selesai.”Ucapku sambil mengendikkan bahuku.
“hya!!Karena dia?Jinjja?W-wae?Kau menyukainya kan?Kenapa pergi meninggalkannya?”
“Hah??Apa terlihat jelas?”Ucapku malu.
“tentu saja.igo-igo.”Ucapnya sambil menunjuk nunjuk kedua mataku.
“m-mwo?”
“matamu akan berbinar seperti ada cahayanya jika bertemu dan berbicara dengannya.”Ucapnya sambil melebarkan matanya yang sipit.
Aku tertawa renyah memandangnya.
“Aigo-aigo..kalian akrab sekali.”Aku menoleh,dan kulihat jonghyun berjalan pelan kearahku.Perhatianku teralih pada tangan yang berpautan dengan erat.
Aku menunduk,kemudian tersenyum kecil.
Kurasakan minhyuk menepuk pundakku dan mengusapnya pelan.Aku menoleh kearahnya,dan namja dengan julukan smilling eyesnya ini sedang menunjukkan aegyonya kearahku.
“sedang apa kalian?”Tanyanya sambil duduk didepan kami.
“hanya mengobrol.Kau tidak liat hyung?Kami akrab sekali kan.”Ucap minhyuk sambil merangkul bahuku.Aku menoleh kearahnya dan menunjukkan wajah “akan kubunuh kau jika tanganmu tidak menyingkir”
“Ahh..kalian cocok,sangat serasi.Jihyun-ah,apa kau tidak mau punya pacar?”
“mm?Ani..”Ucapku kemudian mengutak atik hpku.
“carilah pacar jihyun-ah,kau tidak mungkin sendirian terus seperti ini.Apa kau menyukai seseorang?”
Aku mendongak sedikit,kemudian menghembuskan nafas pelan.Aku akan menjawab ada jika bukan kau yang bertanya jonghyun-ah.
“ne.”bibirku secara gamblang berbicara ya saat ini.
“jinjja?Dugu?Siapa dia?Ceritakan,aku akan membantumu.”Ucap jonghyun antusias.Aku tersenyum kecil dan kulihat minhyuk memperhatikanku penuh tanda tanya.
“kau tidak akan bisa membantu jonghyun-ah.”
“Mwo?Kau meremehkanku jiyoo ya.”Ucapnya tidak terima.
“cepat katakan siapa dia?Palli,akan kubuktikan kalau aku bisa membantumu.”
Aku tersenyum kecil.
“kalau…”Kata-kataku terhenti,mungkin aku gila saat ini karena bisa saja aku mengungkapkan siapa orang itu.
“kalau..seandainya kau bisa membuatku bersamanya,aku akan benar-benar berterima kasih padamu jonghyun-ah.”
Kulihat raut wajah jonghyun sedikit berubah.
“apa..kau benar-benar mencintainya sampai seperti ini jiyoo-ya?”
Aku terkekeh pelan.Kemudian aku beranjak ingin keluar dari sini.
“hya..odiga?”teriak jonghyun.
Aku menghentikan langkahku.
“ah ya..kalau kau mau tahu siapa orangnya,ikut denganku.Sekarang!?”Ucapku tegas diakhir.
Sebelum aku keluar,aku melihat kearah minhyuk,dia mengernyitkan dahinya,aku tersenyum kecil kearahnya dan melambai.

Aku melangkahkan kakiku ringan.Kemudian berbalik dan melihat jonghyun yang mengikutiku dengan mengerucutkan bibirnya.
Aku tersenyum melihatnya,dia akan selalu seperti itu jika sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya.
“kenapa kemari?”tanya jonghyun sambil memasukkan kedua tangannya kedalam saku.
Kami memasuki rung latihan cnblue,Aku berjalan dan mengambil sebuah gitar akustik disudut ruangan.Kemudian mulai menjentikkan jariku.

“Perhatikan”ucapku kemudian.

“Kubahagia..Kau telah terlahir didunia..
Dan kau ada..Diantara milyaran manusia…
Dan kubisa..dengan radarku,menemukanmu…” ~~( perahu kertas )

Suasana hening saat aku menghentikan jentikan gitarku.Aku melihat jonghyun terpana melihatku bernyanyi.
“Berbaliklah.”Ucapku padanya.
Dia berbalik,dan kemudian menoleh kearahku lagi.
“wae?”tanyanya penuh tanya.
“Dia..Dialah orangnya.”Ucapku.
Dia menoleh cepat,kemudian aku tersenyum getir dan meletakkan gitar disudut ruangan.
“aku pergi.Sampai jumpa.”ucapku sambil beranjak pergi keluar dari ruangan ini.

__

“jiyoo-ya..ayo kita bernyanyi,tempatnya kosong.Kajja!?”
Yonghwa oppa menarik tanganku kemudian mendudukkanku dibangku sebelah keyboard.
“oppa..kau gila,aku tidak bisa bernyanyi.”
“ya…kau lupa,dulu kau pernah menyanyi.Sekarang kita mulai..Mm…lagu apa ya?Ah aku tahu.”
Dentingan demi dentingan mengalun pelan.
Aku mengernyitkan dahiku,
“op-oppa..kau..”
Kulihat yonghwa oppa hanya mengendikkan bahunya kemudian tersenyum.
“ayo bernyanyilah.”Ucapnya lembut.

Even if my heart..
Still beating just for you
I really know you are
Not feeling like i do
And event if the sky
Shinning over me..
How come i still freeze….
No one ever sees..No one feel the pain…I said tears drop in the rain…~ (Tears drop in the rain-Lee jonghyun )

 

Aku menghentikan nyanyianku saat sosok itu,sosok itu datang dihadapanku.Sosok yang selalu kuhindari,sosok yang selalu tidak ingin kulihat.Aku berusaha keras untuk itu.
Dia berdiri tepat dihadapanku.Tanganku bergetar dan menjatuhkan mig yang kupegang.
Aku melihatnya kembali..Sosok burning itu..Sosok yang selalu kuat melekat dihatiku.
“ji-jiyoo?lee jiyoo?”Tanyanya.
Aku menoleh cepat kearah yonghwa oppa.Kulihat yonghwa oppa berjalan mendekat kearahku.
“katamu kau merindukannya,jadi aku memanggilnya kesini.”
“Ap-apa?”Aku mengerjab tidak percaya kearah yonghwa oppa.

__
“bagaimana keadaanmu?”
“Hm..seperti kau lihat,aku baik.”Ucapku berusaha santai.
“Aku…aku harus pergi.”Ucapku cepat.Aku beranjak cepat keluar dari cafe ini.
“chakkaman.”Ucapnya sambil memegang pergelangan tanganku didepan cafe.
“Aku…ingin minta maaf.”Ucapnya lagi tanpa melepaskan tanganku.
“lepaskan jonghyun-ah.”
“Shireo-shireo-shireo!?”Ucapnya mantap.
“w-wae?”tanyaku tidak mengerti.
“Mi-miyane.”Ucapnya lagi.
“un…tuk?”tanyaku tak kalah gagap karena mendengarnya minta maaf.
“jong…jonghyun-ah..sudahlah,lepaskan.Aku harus pergi.”Ucapku lagi sambil berusaha melepaskan genggamannya.aku masih belum siap bertemu langsung dengannya.
“shireo!!Aku tidak akan melepaskanmu kali ini.”Ucapnya sambil menggeretku masuk kedalam café lagi.
“jonghyun-ah,apa yang kau lakukan,cepat lepaskan aku!?”Teriakku sambil berusaha menahan langkahnya yang menyeretku kedepan panggung dicafe ini.
“duduk dan dengarkan!?”Ucapnya pasti sambil mendudukkanku dibangku paling depan.
“hish..”aku mengendik kemudian melihat kearah yonghwa oppa yang tersenyum-senyum tidak jelas kearahku.Aku membelalakkan mataku kearahnya,dan kulihat dia mengatupkan kedua tangannya dan “miyane” ucapnya tanpa suara.

“okey,kenalkan,saya lee jonghyun cnblue,hari ini hari yang sangat special untukku,karena aku bertemu dengan seseorang yang sangat-sangat kurindukan.”itulah kata-kata pembuka keseluruh pengunjung cafe ini.
Deg…ucapannya..mampu membuat duniaku berhenti saat ini.Aku merasa disekelilingku dingin,hanya ada aku dan jonghyun dihadapanku.tatapan kami bertemu,dia tersenyum,dan kemudian mulai menjentikkan tangannya diatas gitar.

Nae sarangah sarangah bogopeun naeui sarangah
My love, my love, my love who I miss

Geudae ireumaneurodo bein deut apeun sarangah nae sarangah
Just your name alone cuts me, my painful love, my love

Uri hamkke useum jieotdeon sungan
The moments we laughed together

uri hamkke nunmul heulryeotdeon sungan
The moments we shed tears together

ije geuman bonaejiman-
Now I let it go but-

Nae sarangah sarangah gomaun naeui sarangah
My love, my love, love I am grateful for

nae jeonbu dasi undaedo gaseume namgyeojil sarang
My love, that stays even if I erase everything

Nae sarangah sarangah sojunghan naeui sarangah
My love, my love, my precious love

nae sumi da hal ddaekaji ganjikhal naeui sarangah nae sarangah
I will cherish you until my breath runs out, my love, my love ~( My love-Lee jonghyun)

Aku mengamati setiap lekuk wajahnya,tidak ada yang berubah.Dan satu kata yang selalu aku katakana dalam hatiku tentang namja didepanku ini..”Sempurna”.
“Untuk seorang yeoja,yang selama ini selalu mngisi relung hatiku..”ucap jonghyun dihadapanku sambil tersenyum menunjukkan lesung pipinya.
“untuk seorang yeoja yang sudah mau menjadi pelangi dihatiku,dan untuk seorang yeoja,yang berada dihadapanku…..Saranghae..”ucapnya kemudian menyanyikan kembali lagu miliknya.
Aku menutup mulutku dengan kedua tanganku.Air mataku menetes karena dia..akhirnya…dia menyukaiku.

__

Tanpamu…Seperti gitar tanpa senarnya…
Seperti Drum tanpa sticknya,
dan seperti aku….dengan dirimu…
Karena tanpamu..oksigen hidupku hilang…

“jiyoo-ya…jiyoo-ya…irona?”Aku merasakan seseorang memanggil manggil namaku..
Aku membuka mataku perlahan,Seorang namja,dengan senyum hangatnya membuka tirai kamar apartementku.
“Selamat pagi jagi.”Ucapnya dengan kecupan ringannya dikeningku.
Aku tersenyum,dan kemudian duduk disisi ranjangku.
“cepat mandi kemudian turun,eomma sudah menunggu kita untuk sarapan.”Ucapnya sambil mengerling dan berlalu dibalik pintu kamarku.
Aku tersenyum kecil dan mengusap wajahku pelan.
“mimpi lagi.”gumamku pelan.
Aku kemudian beranjak kekamar mandi dan mendinginkan kepalaku.

“hya!!jagiyaaaa….!!Kau ini mandi atau berendam atau apa sih?kenapa lama sekali..!?”teriak namja dibalik pintu sambil menggedor pintu kamar mandiku.
Aku berdecak kesal sebentar kemudian tidak menggubrisnya sama sekali.
“jagiya…!!Jika kau tidak menyahut,aku akan masuk dan menyeretmu keluar.Itu hidup atau mati!?”Teriaknya lagi.
Aku membuka kasar pintu kamar mandi kemudian keluar melewatinya tanpa sedikitpun menggubrisnya.
‘ya-ya-ya..jagiya…kau menghiraukanku?”
“mm…”Ucapku kemudian menyisir rambutku dan melangkah keluar.
“jagiyaaaaa…”Rengeknya sambil membuntutiku.
“jagiyyaaaaa….”rengeknya lagi tepat ditelingaku.
“hya!!Lee donghaeeeeee…..mati kau….!!!”ucapku sambil mengejarnya.

__

Inilah hidupKu..
Setiap orang akan berkata jika hidup adalah pilihan.
Dan inilah pilihanku..
Terkadang diluar batas kemampuan kita
Dan kemampuanku,adalah melupakanmu dan memilih jalan berbelok meninggalkanmu.

“Aku akan menjawab ‘nado’ jonghyun-ah.”
“Aku tahu.”ucapnya sambil meletakkan kedua tangannya dipipiku.
“Jika kau mengatakannya 5thn yang lalu.”ucapku lagi.
Kulihat raut wajahnya berubah,senggurat rasa bersalah ada diwajahnya saat ini.
“It’s too late.ini hanya imaginasiku untuk mendapatkanmu.Dan aku harus bangun dari imaginasiku sekarang,setelah sekian tahun aku berusaha bangun,dan akhirnya kau ingin menidurkanku lagi?Aku hanya berharap aku dapat tidur dan bermimpi indah lagi.tapi tidak untuk sekarang.Aku bangun,dan aku harus menjalani hidupku secara nyata.Kau terlambat.”Ucapku dengan nada bergetar menahan tangis.Kedua tangannya melepaskan pipiku secara perlahan.Matanya menatapku tidak percaya,ada semburat kekecewaan lagi diwajahnya.
“miyan..Miyane..”ucapnya lagi.
“arra..Aku tahu kau bersalah jonghyun-ah.”ucapku sambil tersenyum.
“gomawo..”Ucapku sambil menggenggam tangannya yang terkulai lemas.
Dia menatapku penuh Tanya,
“terima kasih karena sudah mencintaiku jonghyun-ah,terima kasih karena mau merasakan cinta yang sama sepertiku..”ucapku sambil memamerkan senyum manisku kearahnya.
“so?kau juga masih mencintaiku kan?”tanyanya.
“hm..tentu saja.”Ucapku mantap sambil menggenggam tangannya.
“sangat-sangat mencintaimu..Perasaanku masih sama jonghyun-ah.”
“kau menerimaku!?”ucapnya sedikit sumringah.
“aku akan menerimamu,jika itu 5thn yang lalu.”Ucapku masih dengan senyumku.
“jika 5thn yang lalu kau mau mengejarku,aku akan menerimamu.tapi itu sudah berlalu.Dan aku…Sudah memiliki pendamping lain.”Ucapku lagi dengan lirih.
“m-mwo?Dugu?”tanyanya cepat.
“kau mengenalnya.”ucapku sambil menepuk pelan pipik kirinya.
Aku kemudian melangkahkan kakiku dan kulihat yonghwa oppa berdiri dari duduknya dan menatapku penuh Tanya.
Aku menghampirinya dan tersenyum,.
“gomawo oppa.Aku berhutang padamu.”Ucapku sambil mengerling dan kemudian beranjak pergi.

Hembusan angin malam ini membuatku merapatkan cardigan biruku.langkahku terasa ringan kali ini.
Aku,tidak akan melupakanmu,sungguh..karena kau..Imaginasi hidupku…

__
“hei jagiya,akan ada cnblue nanti di music bank,kau akan ikut menontonkan?”
“ne..tentu saja!?”Ucapku mantab.
Sejak kejadian itu,aku tidak pernah menutup diri dari jonghyun lagi.namja chinguku yang tak lain juga seorang artis pun tidak pernah melarangku bertemu dengan jonghyun.
Jonghyun sejak itu semakin dekat denganku,kami sering bertemu dan makan sehabis mereka konser.
__
“jonghyunnnn-aahh….sini-sini..!?”Aku berteriak kencang disisi kanan panggung.
Selama 3 tahun ini,aku selalu melihat konser konser mereka.
Jonghyun menoleh kearahku,dan kemudian,dengan wajah sok tampannya,dia mencium ibu jarinya dan tangannya mengarah lurus kearahku.Aku tertawa melihatnya,kemudian aku membentuk tanda Love dengan kedua tanganku kearahnya.Dia tersenyum renyah kemudian mengacungkan jempolnya kearahku lagi,dan kemudian,suara gemuruh dimulai.

Kisahku..berakhir disini sekarang…Pena lamaku telah habis.
Mulai sekarang,aku akan mengambil pena baru,dan membuka selembar kertas putih,dan akan menulis kisahku lagi.
Kisah dimana hanya ada kamu,aku,dan dunia..

_End_

4 thoughts on “[FF CONTEST] IMAGINE

  1. Waduh, author-nim, maaf sebelumnya. Author nampknya tidak memperhatikan dengan baik cara penulisan yang benar. Setelah tanda baca, seharusnya, author membubuhkan spasi agar tulisan tidak terlihat padat dan tidak rapi. Tanpa membubuhkan spasi berarti dua kata di antara tanda baca tersebut menjadi satu kata. Apakah ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “melihatnya,kemudian”? Tolong perhatikan lagi, ya, author-nim. Fighting! ^^

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s