Wedding Dress [part 3]

Image

Part 1 , Part 2

Author @Eonn1k4D

Rating : PG17

Genre : Romance

Leght : chaptered

Cast :

Kang Min Hyuk

Sarah Hanna Moran

Lee Jung Shin

Note : Sarah menatap pintu ruang make up yang perlahan tertutup menelan tubuh langsing Park Hyera yang berjalan dengan wajah penuh senyum kebahagiaan menuju altar pernikahannya. Sarahpun bergegas membereskan peralatan menjahitnya. Urusannya di sini telah selesai dan lagi Sarah ingin cepat pergi dari gedung  yang makin lama terasa makin membuat sesak nafasnya.

 

Suasana kampus desain cukup lenggang karena sudah mulai jeda semester ganjil. Hanya ada beberapa mahasiswi yang lalu lalang di koridor. Gedung E ini memang biasanya sepi dari hiruk pikuk mahasiswa. Berbeda dengan gedung A hingga D yang selalu ramai karena di situlah tempat jurusan favorit yang banyak peminatnya (mahasiswanya).

Dan diruang praktek inilah  Sarah menghentikan goresan spidolnya di kertas pola dan menatap layar ponselnya yang bergetar perlahan  ,.. terbaca di layar nama Kang Min Hyuk, sengaja ponsel di mode getar karena sedari pagi terus berdering dan memang hanya Kang Min Hyuk yang menelpon terus menerus tanpa henti.

“ Aiisshh untuk apa dia menelponku lagi. Bukankah pernikahannya tempo hari sudah berjalan lancar .” Sarah mereject panggilan MinHyuk.

Dari Ha Sang Baek -nim, Sarah tahu bahwa acara pernikahan nona Hyera berjalan lancar walau sempat ada insiden koyak sedikit di kebayanya. Tapi pada intinya acara itu berlangsung sukses dan berkat itu pula kini Sarah banyak mendapat job membuat kebaya. Memang benar promosi dari mulut ke mulut lebih manjur dari pada iklan di Koran. Karena orang akan lebih percaya apa yang di katakan teman atau sahabatnya. Apalagi sesame perempuan dan lagi ini soal baju  ..

Tuutt … Tuutt .. 

Kau ada dimana ? .. bisakah kita bertemu.

Ada yang ingin kubicarakan denganmu

Sarah menghela nafas panjang membaca sms yang lagi2 dari MinHyuk.  Sebenarnya tangannya juga gatal ingin membalas sms itu , tak di pungkiri Sarah juga ingin bertemu dengan MinHyuk. Tapi ucapan Kanti eonni selalu terngiang di telinga.

“ Boleh saja kau punya pacar toh kau sudah dewasa dan kakak nggak mengharuskan dia itu orang sesuku atau orang Indonesia. Tapi jangan sekali-kali kau merusak pagar ayu  orang lain. Titik !!!. “ begitu kata eonni saat Sarah curhat kalau saat ini sepertinya naksir seseorang. (pagar ayu = rumah tangga )

Terbayang kembali di benak Sarah saat MinHyuk menciumnya tempo hari. Dan itu hanya berselang satu minggu sebelum upacara pernikahannya. Perasaan bersalah terhadap Hyera terus menggayuti Sarah walaupun bukan dia yang memulai ciuman itu.

Sarah menghela nafas panjang dan kemudian membereskannya alat tulis dan bergegas keluar  ruang paktek. Suasana hatinya tak mendukung untuk menyelesaikan tugas dari dosen.

Semilir angin dingin menerpa halus wajah Sarah saat menyusuri koridor kampus. Ahh ternyata menyukai orang yang telah menjadi milik orang lain sungguh menyakitkan. Kenapa juga aku harus jatuh cinta pada Kang Min Hyuk keluh Sarah dalam hati.

“ Mungkin beginilah perasaan JungShin oppa saat jatuh cinta pada kakak …” guman Sarah perlahan.

“ Akuu .. ? .. kenapa dengan aku ?” tegur seseorang dan itu langsung menghentikan langkah Sarah.

“ Oppaa .. JungShin oppa ?. Ngapain disini .. ?.” terbengong Sarah melihat JungShin bersandar di pilar seolah menunggu seseorang.

“ Nungguin kamu … “

“ Jeongmalll .. kok tahu aku kuliah disini … “ Sarah heran melihat JungShin, seingatnya Sarah tak pernah menyebutkan universitas mana dia kuliah.

“ Aku menelpon noonna ,.. karena tempo hari aku lupa tanya kau kuliah dimana … “

“ Oppa menelpon kakak ? .. kok dia nggak cerita padaku kalau kau pernah menelponnya. Padahal kami komunikasi tiap hari tuh .”

“ Noona lupa kali nggak ngasi tau kamu . .. Kau mau kemana sekarang ?.” tanya JungShin mengalihkan pembicaraan. Keduanya beriringan keluar gedung.

“ Entahlah ,.. aku udah nggak ada kuliah hari ini. Dan sore ini pun aku nggak ada kerjaan di butik.” Jawab Sarah singkat.

“ Hmm kalau begitu keliling kota yuk , ntar kuajak ke namsan tower dech. Kau  pasti belum pernah kesana .” jantung Sarah seakan berhenti sejenak mendengar Namsan Tower.

“ Ee .. benernya aku sudah pernah kesana kok oppa … “

“ Benarkah … dengan siapa ?.”

“ Dengan temanku ….. “ Sarah tak hendak menjelaskan secara detail .

“ OPPAAAA ….. JungShin OPPAAA … “ sebuah teriakan menghentikan pertanyaan JungShin yang ingin tahu dengan siapa Sarah pergi ke Namsan Tower tempo hari ..

Sarah menatap seorang yeoja yang berjalan tergesa menghampiri mereka berdua. Paras yeoaja itu manis menurut Sarah. Rambut panjangnya diikat asal2an dan yang paling menarik perhatian Sarah, yeoja itu menenteng box besar yang kelihatannya lumayan berat.

“ Hai Mina sayang … “ JungShin langsung memeluk yeoja itu begitu dia tiba di depan mereka.

“ Oppa … apaan sih .. Malu tau di lihat orang, aku kan bukan anak kecil lagi .” Sarah tersenyum simpul melihat keduanya. Pacar JungShin oppakah dia ?

“ Anii … aniii .. aku bukan pacar oppa ,.. aku keponakannya. Kau jangan salah sangka yach .” tiba2 yeoja manis itu nyletuk seolah tahu apa yang ada di pikian Sarah..

“ Hai .. aku Mina .. keponakan JungShin oppa. Kau ..”

“ Sarah .. .”

“ Huaahh kau bukan orang korea kan ?.” tanya yeoja itu setelah sesaat mengamati paras wajah Sarah yang berbeda.

“ Ne,.. aku dari Indonesia.”

“ Huaaa …  Negara yang punya pulau Bali itu kan. Huaahh DAEBAK .. Huaahh.” Cerocos Mina yang mau tak mau menbuat senyum Sarah terkembang lebar.

“ Bawaain yach oppa … “ Mina menyodorkan box besarnya ke tangan JungShin dan langsung mengamit lengan Sarah .

“ Ceritakan padaku tentang Bali … plisss Sarah. Aku ingin sekali kesana.” Mina langsung menyeret Sarah sementara JungShin manyun  yang mau tak mau harus menerima box besar milik Mina.

 

“ Oppaaaa … paliwaa …” panggil Mina setelah beberapa saat menunggu JungShin yang lambat berjalan.

“ Ini berat tau … “ JungShin mengacungkan box besar Mina. Yeoja itu hanya tersekekeh geli.

“ Emang itu isinya apa ? .. gitar ya ?.” tebak Sarah setelah melihat lebih seksama bentuk box besar itu.

“ Haallaahhh lebay amat nih oppa, dulu kan juga biasanya nenteng box begituan .” kata Mina

“ Iya .. itu bass gitarku .. “ lanjut Mina menjawab pertanyaan Sarah.

“ Oppa juga bisa main bass ?.” tanya Sarah takjub,..

“ Laahh memangnya kau tidak tahu siapa JungShin oppa ?.” tanya Mina makin heran, masa Sarah nggak mengenal JungShin yang member CNBLUE itu. Sarah hanya gelengkan kepala karena memang benar tidak tahu.

“ Apakah JungShin oppa orang terkenal ?..”

“ Aiigoooo …. Paarraaahh. Kemana aja kau selama ini ,.. padahal JungShin oppa terkenal juga lho di Indonesia … aaiisshhh ..” Mina gelengkan kepala . Sarah hanya angkat bahu ,.. dari dulu dia memang tidak begitu terpengaruh hallyu kpop seperti teman2nya yang lain.

“ Aahh sudahlah .. lagian itu masa lalu kok. Kajja pulang …” JungShin menengahi.

“ Oppaa … masih jam segini masa pulang sih. Ke kafe  dulu yuk , .. apalagi kan aku punya teman baru. Kau mau ikut kami kan Sarah … “

“ Ehh .. “

“ Ikutlah .. daripada dia merongrongmu dengan rengekannya ..” kata JungShin sambil tersenyum. Dan Sarahpun akhirnya ikut bersama mereka toh senja juga baru saja turun.

 

***

 

Kafe yang mereka datangi ternyata kafe yang menyajikan kopi .. Dream Coffe Shop. Aroma harum kopi langsung tercium begitu ketiganya masuk kafe. 

“ Anyeong .. Hyun .” sapa JungShin pada barista yang membelakangi meja bar.

“ Hai Mina .. seperti biasa ?.” tanya yeoja itu tanpa menghiraukan sapaan JungShin.

“ He eh .. seperti biasa Hyun-ah. Tapi ngomong2 kalian sedang bertengkar  ya ?.” Mina menatap SeolHyun sahabatnya dan JungShin secara bergantian.

“ Aku sih tidak, entahlah kalau dia … “ guman JungShin lirih sambil tersenyum sementara yeoja yang sedang mereka bicarakan pura2 sibuk menyeduh kopi.

“ Oppa .. emm kalian sering kemari ya . Kafe ini bagus dan interiornya klasik sekali .” tanya Sarah mengedarkan pandangannya kesegala penjuru ruangan.

“ Kafe ini milik sahabatku .. Dia SeolHyun .” tunjuk Mina pada SeolHyun.

“ Bukan milikku seorang , .. milik dua orang .” kata SeolHyun seraya meletakkan cangkir2 kopi di depan mereka.

“ Anggap saja milikmu…, toh orang yang satunya juga nggak peduli dengan kelangsungan kafe ini.” Ujar Mina sedikit keras. Sarah hanya bengong mendengar percakapan yang cukup aneh disekitarnya.

“ Aku mendengar itu Mina … “ tegur JungShin dan Sarahpun paham percakapan barusan. Ternyata kafe ini juga milik JungShin.

“ Ah iyaa … kenalkan dia sahabatku SeolHyun dan ini Sarah , orang Indonesia. Dia kuliah di tempat kita jurusan desain .”

“ Anyeong .. “ SeolHyun dan Sarah saling berjabar tangan hangat.

“ Dan dia calon pacarku juga … “ celetuk JungShin tiba2.

“ OPPPAAA …” Sarah dan Mina kompak bersuara.

“ Jeongmalyoo … Benarkah itu Sarah .”

“ Iya benaarr .. aku cuman belum nembak dia aja .” kata JungShin.

“ Oppaaa … “ pipi Sarah bersemu merah mendengar ucapan JungShin. Sarah tahu JungShin hanya bercanda namun sepertinya Mina dan SeolHyun menganggap serius ucapan JungShin.

“ Aiishh kita ngobrol di meja lain Sarah, biarkan dua orang cerewet ini bicara urusan mereka sendiri .” JungShin mengamit lengan Sarah menjauh dari meja bar diiringi tatapan penuh tanya baik dari Mina ataupun SeolHyun.

“ Oppa … kau ini jangan bercanda ah seperti tadi. Apa jadinya kalau Mina dan SeolHyun menganggap hal itu serius .” kata Sarah setelah mereka pindah di meja pojok kafe.

“ Gwencanayoo .. biarkan mereka berdua menganggap hal itu serius. Aku kadang capek direcoki usulan2 mereka tentang sudah waktunya aku punya pacar karena aku sudah tua. Hiihh tua mereka bilang .. menyebalkan sekali .”

“ OO begitu yaa … “

“ Yak .. memang begitulah dua anak jahil itu .” Sarah hanya bisa tersenyum mendengar jawaban JungShin. Sementara dari jauh Mina dan SeolHyun masih menatap mereka berdua dengan tatapan penasaran berat.

 

“ Jadi .. siapa yang pernah mengajakmu ke Naman Tower ?.” tanya JungShin tiba2 menghentikan bibir Sarah yang hendak menyesap kopinya.

“ Ahh .. itu … temanku yang mengajakku tempo hari .” jawab Sarah singkat , kok masih ingat juga namja ini jika tadi Sarah belum menjawab dengan jelas.

“ Namja .. special namja ?.” kejar JungShin lagi sambil senyam senyum.

“ Oppaaa … dia hanya temanku saja kok. Kenapa oppa ingin tahu sih ?.” pipi Sarah bersemu merah.

“ Nonna yang menyuruhku untuk menjagamu dari cowok2 usil Korea .”

“ HHAAAHH … benarkah . Ckckck eonni kurang kerjaan banget sih , aku kan sudah dewasa.” Gerutu Sarah kesal. JungShin hanya terkekeh geli melihatnya.

“ Jadiii … nuguyo ?.”

“ Dia customer butik tempatku magang, dan karena beberapa kali bertemu untuk urusan kerjaan yah kami jadi akrab. Tapi sih sekarang tidak lagi …”

“ Waeyoo … dia sudah punya yeojacingu ?.” tebak JungShin jitu.

“ Sekarang lebih tepatnya istri …. “

“ Huaaahhh … kau naksir suami orang ?… Waahhh eonimu bisa pingsan kalau mendengar hal ini .. “

“ Oppaaa … sekarang aku tidak lagi naksir dia. Kan tadi kau hanya tanya dengan siapa aku pernah ke Namsan Tower… Awas kalau kau mengadu pada eonni .”

“ Ani .. aku tak akan mengadu pada eonnimu. Dia sangat temperamental, bisa2 kau langsung di suruh pulang ke Bandung kalau berita ini terdengar olehnya. Mulutku terkunci rapat. OKE .. “ jari JungShin bergerak di mulutnya seolah menutup mulutnya punya resliting. Sarah tersenyum lebar melihatnya

Drrrttt rrrttt …. Rrrttt … rrrrtttt Sarah meraih ponsel dan kemudian mereject panggilan yg baru saja masuk. Tapi tak lama kemudian ponsel itu berbunyi lagi …

“ Namja itu ya … ?.” tebak JungShin.

“ Kemarikan ponselmu …”

“ Yeobseyo … Ini benar ponsel Sarah .. aaahh dia sedang di toilet. Kurasa kau tak perlu menghubungi Sarah lagi, karena dia adalah kekasihku. Arachi .. .” JungShin menutup sambungan telpon bersamaan dengan SeolHyun yang datang mengantarkan spaghetti pesanan mereka.

“ Silahkan … “

“ Gumawo Hyun-ah … “kata JungShin tapi  tak ada jawaban ataupun senyum di bibir SeolHyun dan yeoja itupun segera berlalu.

“ Oppaa … kenapa kau bilang padanya kalau kau adalah kekasihku… ?.”

“ Biar dia nggak nelponin kamu lagi. Lagian kan dia udah punya istri, bagaimana kalau tiba2 istrinya melabrakmu. Bisa repot kan …. “ jawab JungShin santai.

“ Achh terserah kau sajalah oppa .. “ kata Sarah masgul. Sementara di belahan kota yang lain MinHyuk menatap layar ponselnya yang telah padam

“ Sarah sudah punya kekasih … ? Tidak mungkin … tidak mungkin dia secepat itu melupakan aku .”

“ Siapa namja itu … sepertinya aku mengenal suaranya … Acchh Saraah … “ keluh MinHyuk menatap kerlip lampu gedung seberang dari balik jendela apartemennya.

 

***

 

“ Yaa Kang Min Hyuk .. kau benar2 kurang ajar .” MinHyuk menatap pintu kantornya yang tiba2 terbuka dan berdiri di depan sana hyungnya dengan muka nampak kesal.

“ Ada apa sih, pagi2 gini udah rebut .” jawab MinHyuk dengan nada datar padahal kepalanya saat ini pusing karena semalam hampir tak bisa memejamkan mata barang sedikit.

“ Kenapa kau menjual apartemen pada Mina ?. Kembalikan uangnya … “

“ Lho kok hyung marahnya sama aku sih,.. Aku kan hanya penjual apartemen ,.. Harusnya kau marah sama YongHwa hyung dong. Dia yang melakukan pembelian atas nama Mina. Dan lagi katanya kau sudah menandatangani surat persetujuan. Gimana sih ini ceritanya .. “

“ Apaa aku sudah menyetujuinya ? .. Aniyo !! akau tak pernah menyetujui apapun .. Dan YongHwa hyung yang melakukan pembeliannya ? Aiishh …” JongHyun garuk2 kepalanya dengan kesal.

“ Apa hyung memang tak mengijinkan Mina beli apartemen sendiri , dia bilang untuk investasi aja kok. “ kata MinHyuk.

“ Bukan untuk investasi … tapi lebih tepatnya dia ingiin keluar dari rumahku .”

“ Kenapa harus keluar dari rumahmu ? Kan dia anakmu ..”

“ Tinggal 2 bulan lagi dia sudah bukan anakku Hyuk. Umurnya segera 21 dan bukan kewajibanku lagi untuk jadi ayah angkatnya…”

“ Tapi kan nggak harus keluar dari rumahmu kan hyung … “

“ Mina bilang dia ingin hidup mandiri. Dan gara2 kau dia mendapatkan apartemen dengan cepat sebelum aku mencegahnya ..”

“ Laahh .. kok salahku lagi sih. Sana2 kau urus dengan YongHwa hyung aja….”

“ Soal pembatalan pembelian apartemen, aku bersedia mengembalikan uang Mina kok. Lagian dia keponakanku tersayang .. “ usir MinHyuk sambil mendorong tubuh JongHyun keluar dari kantornya. Kepalanya makin bertambah pusing dengan kedatangan JongHyun. (baca Appa .. Oppa I Love You )

Dasar hyung ,.. tidak sadar ya kalau dia jatuh cinta pada anak angkatnya sendiri guman MinHyuk geli,.. namun sesaat kemudian senyum dibibirnya lenyap saat menyadari bahwa dirinya sendiri juga sedang jatuh cinta.

“ Ahh  … kurasa aku memang jatuh cinta padanya … “

 

– tbc –

10 thoughts on “Wedding Dress [part 3]

  1. Eonniiiii akhirnya keluar juga ini lanjutannya, setelah nungguin sekian lama….

    Aduh ini kyanya hyera nikahnya bukan sama minhyuk ya, aishh penasaran eon…

    Next part jgn kelamaan eon, sampe ubanan nih nunggunya *lebay*

  2. onn, serius ini bikin penasaran. part minhyuk di sini sedikit tapi itu yang bikin penasaran, dan bikin mikir “si hyera sama minhyuk beneran nikah apa nggak, nih?” trus makin dibaca makin suka ma nih FF sampe akhirnya nemu tulisan “TBC” tuuuuuh ya geregetan napa ga lebih panjang, pinter banget onn nempatin tulisan “TBC” pas lagi penasaran akut:/ . yang aku suka lagi dari cerita buatan onni itu selalu bersambung (misal cerita mh ma cerita jh ada alur yang nyambung)
    naaaah part 4 cepetan ya onn… beneran ini penasaran bgt bukan karena nama cast cewenya itu nama aku tapi emang alur ceritanya bagus makannya pengen terus baca n baca. part 4 minhyuknya munculin agak banyak ya onn😀

  3. Lama ditunggu akhirnya publish juga. Jadi ini ceritanya sebelum mina jadian sama jonghyun ya. Sebenarnya yg nikah tu minhyuk ato kakaknya se. Penasaran banget ma story ini. Dan kyknya seolhyun naksir ma jungsin. Ckp jadi oppa aj ya si jungshin jgn beneran jd namjachingu sarah, tapi hyuk tu nikah ma sapa

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s