She Is My Life [Part 2]

she is my life part 2

 

Title: She Is My Life Part 2

Author : Febry

Rating: PG 15

Genre: Romance

Length: Chaptered

Main Cast:

Jung Yonghwa (CN Blue)

Sandara Park (2NE1)

Other Cast:

 Ibu Yonghwa

Ayah Yonghwa

Lee Min Ho (Kakak Yonghwa)

Yoona (SNSD)

2NE1 Members

CN Blue Members

Disclaimer: Asli buatan sendiri

Note: Ini lanjutan dari part 1.. Selamat membaca ^^

 

 

-Sandara POV-

 

Cuaca yang panas, membuat segalanya lemas! Ya, aku Sandara biasa orang memanggil aku dara. Aku anak ke 2 dari 4 bersaudara. Mempunyai kakak dan adik perempuan. Hidupku sangat sederhana, tepatnya jauh dari kemewahan yang aku punya. Setiap harinya aku menjalani aktivitas dengan kuliah dan bekerja sebagai kasir di restaurant sushi. Itu semua aku lakukan demi meringankan biaya pengeluaran kakak ku yang setiap hari bekerja demi mengobati sakit stroke ibuku yang sudah di derita satu tahun lalu akibat kematian Ayahku.

 

-Rumah Sandara Seoul-

 

“Dara, kapan kau akan berangkat ke Busan?” Park Bom memulai pembicaraan

 

“Sekarang oni”

 

“Ha? Mendadak sekali kau pergi? bukannya besok?”

 

“Ani, sepertinya aku bilang hari ini deh..”

 

“Iya, dara onni bilangnya hari ini kok” Timpal CL

 

“Mungkin pendengaranku agak sedikit berkurang, efek umur yang semakin menua hmmm. Lalu berapa lama kau disana?”

“hanya Sebulan hehehe.. jangan rindukan aku ya bom oni, CL” Jawab dara jahil.

 

“Ya! Lama sekali kamu disana? Untuk apa lama2 dibusan? Lalu siapa yang akan merawat eomma jika kau pergi?!” Jawab Bom kesal

 

“ini semua demi pendidikan dan masa depanku oni, lagi pula ini adalah permintaan kepala kampusku untuk mengirim aku pergi kesana. Jika aku pergi kana da CL dan Minzy bisa secara bergantian merawat eomma! Aku sudah mengajari mereka semua kok. Tenang saja oke!” Sahut Dara.

 

“Baiklah, sesuka hatimu saja, yang penting kau bahagia dengan hidup dan masa depanmu!

 

“Siap laksanakan Oni! hehehe.. dan tolong titip salamku untuk Minzy, bilang padanya maaf aku tidak bisa menunggu ia pulang sekolah!”

 

“Baiklah akan ku sampaikan jika nanti pulang, hati-hati kau dijalan, jaga dirimu baik-baik! Arassho!” Jawab Bom sambil menjitak kepala dara

 

“Arassho Oni aku akan mengingatnya di memoriku!” Jawab Dara semangat

 

Setelah berbicara dengan Bom dan CL, dara langsung bergegas mengeluarkan barang-barang yang akan dibawanya dan langsung menuju kamar ibunya.

 

“Eomma, hari ini aku akan berangkat ke Busan untuk pertukaran Mahasiswa di kampusku. Selama aku pergi, Bom Onni, CL dan Minzy yang akan bergantian menjagamu. Jaga kesehatanmu ya eomma. Dan aku pasti akan sangat merindukanmu selama aku pergi ke Busan.”

Lalu Dara mencium kening ibunya dan memeluknya ibunya. Nyonya Park tidak dapat berbicara, ia hanya bisa menganggukan kepalanya memberi tanda bahwa ia merestui kepergian anaknya tersebut. Lalu Dara pun bergegas Pergi menuju Busan.

 

-End Dara POV-

 

-Busan-

-Kediaman Keluarga Jung-

 

“hmm.. kemana aku harus mencari wanita yang mau menjadi istri yonghwa sekaligus bisa mengurus dan merawatnya” Pikir Nyonya Jung

 

“Omonim, sedang apa dirimu? Kenapa gelisah sekali?” Kedatangan Yoona membuyarkan lamunan Nyonya Jung

 

“Oh, yoona, ani omma sedang berpikir, kemana aku harus mencari wanita untuk istri yonghwa yang mau menerima yonghwa dengan keadaan seperti itu” Pikir Nyonya Jung

 

“Omma sudah menawarkan kepada teman-teman omma?” Tanya Yoona

 

“Sudah, namun tidak ada yang mau. Karena mereka sudah mengetahui kondisi yonghwa walapun dulunya yonghwa artis sekalipun. Dan aku pun tidak bisa mengelak dengan kenyataan yang ada.” Jawab Nyonya Jung sedih.

 

“Bersabarlah omma, pasti kita akan menemukan gadis yang mau menerima yonghwa tanpa melihat sisi keartisan yonghwa. Aku akan membantu mencari untuk adik iparku.” Jawab Yoona semangat.

“Gomawo Yoona kau memang menantu yang berbakti. Seandainya yonghwa juga sudah mempunyai istri, semakin lengkap keluarga kita.

 

“Jangan bersedih omma, aku tidak ingin melihatmu sedih. Masih ada aku, minho oppa, dan hana cucu kesayanganmu yang selalu menemanimu. Aku berjanji akan menemukan wanita yang menerima yonghwa dan membawanya kerumah.” Jawab Yoona semangat.

 

“Arrasho, gomawo yoona” Jawab Nyonya Jung senyum.

 

-Ditempat berbeda (Stasiun Kereta Api)-

 

“akhirnyaaaaaaaaa.. sampai juga di Busan!!” Teriak Dara kencang

 

“Kemana aku harus pergi? kata Mr. Jinwoon aku akan dijemput oleh Mahasiswa Busan, untuk diantar ketempat tinggal ku hmmm…”

 

Tiba-Tiba

 

“maaf saya mau tanya, kamu Sandara Park?” Tanya seseorang

 

“De, Aku Sandara park?” Jawab Dara

 

“De, Anyeong Haseyo, perkenalkan namaku Suzy mahasiswa dari Busan University” Jawab Suzy

 

“Oh de, Anyeong Haseyo, namaku Sandara Park dari Seoul University”

“Baiklah kalau begitu aku akan mengantar mu ketempat tinggal mu selama sebulan disini dengan menggunakan taksi.”

“de! Gomawo Suzy” Jawab dara semangat

 

Selama diperjalanan menuju apartemennya dara menikmati pemandangan di Busan. Benar-benar sangat indah dan natural disini. Gumam Dara. Selama menikmati perjalanannya tiba-tiba Dara memulai pembicaraan dengan Suzy.

 

“Suzy-ah, selama aku menjalani pertukaran pelajar disini tentunya aku harus bekerja untuk menghidupi diriku dan apartemen yang aku tempati. Bagaimana caranya agar aku bisa mendapatkan pekerjaan di Busan? Tanya Dara

 

“Hmm.. untuk mencari pekerjaan disini agak sedikit lebih susah dibandingkan mencari pekerjaan di Seoul, Tapi coba saja kamu melamar di restoran-restoran biasanya mereka menerima untuk mahasiswa partime.” Jawab Suzy

 

“oh.. begitu, apakah tempat tinggalku jauh dari kampus dan restoran-restoran?”

 

“Ani, tempat tinggal mu cukup strategis, bahkan kau hamper mendekati tinggal ditempat orang-orang kaya hahaha” Jawab Suzy

 

“Seriusan? Lalu bagaimana aku membayar biaya sewa apartement ku?”

 

“Tenang saja, kan kau hanya membayar 50% dari harga sewa apartement mu kan? Sisanya kampusmu yang membayar?”

 

“Oh iya, benar juga kau. Aku hamper lupa tentang itu. Gomawo suzy sudah diingatkan.”

“De, baiklah kita sudah sampai Dara” Jawan suzy senyum

 

Ketika sudah sampai di apartemennya dan memasuki tempat tinggalnya, dara melihat dan dapat menyimpulkan bahwa tempat yang ditinggalinya tidak terlalu buruk. Lalu suzy memulai pertanyaan.

 

“Bagaimana dara dengan tempat tinggalmu?”

 

“De, tempat ini sudah cukup bagus dan nyaman untuk ditempati. Gomawo suzy-ah” Jawab Dara

 

“Baguslah jika kamu suka, kamu hanya tinggal memasukkan pakaianmu saja kedalam lemari karena segalanya sudah dibersihkan dan dirapihkan.”

 

“De, gomawo Suzy-ah sudah banyak membantuku di sini.” Jawab Dara Senyum

 

“De, sama-sama. Semoga kamu betah tinggal disni. Kalau begitu aku tinggal ya. Sampai bertemu minggu depan dikampus.”

 

“Mwo? Minggu depan? Bukannya besok aku sudah memulai hariku di kampus kalian?” Tanya Dara

 

“Mr. Jinwoon tidak memberitahu mu jika, disini akan libur seminggu setelah kami ujian tengah semester?” Tanya Suzy bingung

 

“Tidak, dia hanya bilang hari ini aku harus sudah tiba di Busan hari ini” jawab Dara bingung

 

“hahaha.. baiklah itu berarti Mr. jinwoon ingin kau menikmati pemandangan dan transportasi di Busan”

“hmm.. Baiklah, setidaknya aku bisa sambil beristirahat dan sambil mencari pekerjaan disni.” Jawab Dara semangat

“Good! Kalau begitu aku duluan ya! Bye-bye”

 

“Bye Suzy, Gomawo”

 

Setelah sepeninggalnya Suzy, dara langsung membereskan pakaiannya kedalam lemari dan merapikan apartemennya. Setelah itu ia merasa lapar. Tanpa disadari sudah menjelang sore hari, ia merasakan perutnya lapar. Ketika ia menuju kearah kulkas (berharap ada satu butir telor tertinggal disana) namun ternyata isi kulkas benar-benar kosong.

 

“Huaaaa.. aku benar-benar laparr..! dan aku lupa menanyakan kepada suzy, dimana supermarket terdekat disini?” Grutu Dara

 

Tanpa menunggu lama, ia membersihkan dirinya dan langsung mengambil jaket dan segera keluar dari apartement untuk membeli makanan di supermarket.

 

-Supermarket-

 

“Gomawo Ajushhii!” Teriak Dara

 

Tanpa disadari, Hujan turun derasnya.

 

“Yah, Hujannya deras sekali, dan aku lupa membawa payung! Mau sampai kapan aku menunggu hujan? Mana sudah mandi argghhhh.. sial sekali aku hari ini!”

 

Tanpa berfikir panjang, Dara langsung menerobos hujan, karena perutnya sudah lapar. Ia hanya berfikir ia ingin cepat kembali ke apartementnya untuk memasak dan langsung tidur untuk mengakhiri hari panjangnya ini. Dara terus berlari tanpa melihat sekelilingnya. Dan tiba-tiba dari kejauhan muncul mobil sedan melaju dengan kencang.

Tiiinnnn…. Tiiinnnn….

 

Mobil itu memberi tanda agar dara menyingkir, kewtika dara hendak menghindar ia tidak sengaja menginjak batu dan terjatuh lalu semuanya gelap. Hujan masih terus turun dengan derasnya. Tanpa berfikir panjang seseorang turun dari mobil sambil sambil memanggil sandara.

 

“Nona!! Nona, Sadarlah! Haduuh, apa yang harus aku lakukan terhadap wanita ini?”

 

“Nona, Aku mohon sadarlah!”

 

-TBC-

Akhirnya Part 2 nya selese juga.. mohon maaf ya jika kurang bagus..

Mohon di comment ya teman-teman. Gomawo ^^

 

2 thoughts on “She Is My Life [Part 2]

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s