Lagu Itu Berjudul My Love [part 3]

Lagu Itu Berjudul My Love [part 3]

 

Author: Lee Orinjoo

Rating: G

Genre: AU, Romance, Family

Length: Short Story

Main Cast:

Lee Jong Hyun

Hwang Mi Young

Other Cast:

Jung Yong Hwa

Kang Min Hyuk

Lee Jung Shin

Hwang Min Jeong (OC)

Disclaimer: Semua cast belongs to Allah SWT sebagai Sang pencipta dan tentunya CNBLUE sendiri plus Tiffany (kecuali Hwang Min Jeong karena hanya cast fiksi). Oia ff ini terinspirasi dari lagu My Love  yang belong to my LJH. *sebenarnya bukan terinspirasi dari makna lagunya tapi lebih ke cara jong hyun nyanyiin lagunya yang ngebuat lagu ini jadi manis banget.

Note:

 

Kamsahamnida chingudeul keurigo saranghae CNBLUE .

 

 

 

 

 

Lee Jong Hyun POV

Akhirnya selesai juga penampilan tunggalku. Tanpa dikomando serentak penonton bertepuk tangan dengan heboh. Suasana tenang dan mellow selama lagu My Love mendadak hilang dan digantikan dengan teriakan penonton. Di antara teriakan-teriakan tersebut, ada sebuah teriakan yang cukup jelas terdengar.

 

“Jong Hyun oppa moshidaaaaaa, uwaaaaah. We are Burning Soul love you. Saranghamnida oppaaaaa” teriaknya dengan sangat heboh dan seketika kami berempat tertawa.

 

Dikarenakan posisinya yang cukup dekat dengan kami, sehingga dengan mudah aku dapat menemukan sang pemilik teriakan. Ia adalah seorang gadis yang kutaksir berusia sekitar 15 tahun. Hal itu terlihat dari wajahnya yang masih sangat muda dan imut-imut. Ia membawa “perlengkapan perang” yang cukup lengkap. Dimulai dari baju yang bergambar semua member CNBLUE, hand banner yang bertuliskan I ♥ CNBLUE serta sebuah benda bercahaya sejenis bando  bertuliskan namaku di kepalanya. Ia berteriak dengan sangat bersemangat. Tepat di sebelah gadis itu, mataku menemukan sosok yang tidak asing. Ia adalah gadis yang berwajah cemberut yang tadi menarik perhatianku di awal konser. Jika tadi gerak-geriknya menunjukkan bahwa ia tidak sedang menikmati konser ini dan selalu saja mengalihkan pandangannya ke arah lain seolah tidak mau melihat kami bernyanyi. Tapi kini yang terlihat adalah sebaliknya. Ia memang tidak menunjukkan reaksi seheboh penonton yang lain. Ia tidak berteriak. Ia hanya berdiri diam di tempat seperti sebelumnya. Tapi yang membedakan adalah ia tersenyum. Mata dan bibirnya tersenyum. Benar-benar sebuah senyuman yang sangat indah bagiku.

——————————

 

Hwang Mi Young POV

Ternyata dia adalah Lee Jong Hyun. Dialah member CNBLUE yang selalu diceritakan oleh Min Jeong selama 2,5 jam perjalanan kami. Dialah sang member favorit itu. Dialah member paling tampan versi Min Jeong. Dan dia jugalah yang secara tidak langsung membuatku berada di tengah-tengah konser ini. Ya, dia adalah Lee Jong Hyun. Seorang lelaki tampan bersuara malaikat yang baru saja menyanyikan sebuah lagu. Sebuah lagu yang membuatku tertegun. Sebuah lagu yang membuatku tidak dapat mengalihkan mataku dari lelaki ini. Lelaki dan lagu magiknya itu membuatku tanpa sadar mengucapkan sebuah kata sakti “Moshiseo”. Mereka (Lee Jong Hyun dan lagunya) membuatku setidaknya dapat menikmati konser ini selama kurang lebih 4 menit. Walaupun sangat singkat, tapi aku benar-benar sangat menikmatinya.

 

Setelah selesai dengan lagu magiknya itu (iya, aku menyebutnya lagu magik karena lagu itu mampu menyihirku), ia dan semua teman-temannya kembali dengan identitas mereka sebagai grup band rock. Begitu juga dengan lagu-lagu yang dinyanyikan. Hampir semua bertempo cepat. Meskipun aku tidak terlalu menikmati persembahan ini, tapi setidaknya aku juga tidak terlalu membencinya. Entah mengapa, lelaki itu terlihat berbeda sekarang. Dari caranya bermain gitar, caranya bernyanyi, dia terlebih lebih keren dan tampan tentu saja. Aku rasa penampilan ajaibnya tadi meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagiku sehingga membuatku terus memandanginya hingga konser ini berakhir.

——————————

 

Selama kurang lebih 4,5 jam berlangsung, akhirnya konser ini berakhir. Antara perasaan lega dan sedih menggelayuti hatiku. Aku lega setidaknya sekarang suasana berisik dan sangat panas di dalam venue telah berakhir. Begitu juga dengan kakiku yang terasa sakit dan sangat lelah karena harus berdiri selama itu. Tapi aku juga merasa sedih, karena sepertinya aku tak bisa melihat dia lagi, Lee Jong Hyun.

 

“Eonni, cepat telpon ahjussi supir taksi tadi” ucap Min Jeong membuyarkan lamunanku.

 

“Ah, mworago?”

 

“Aku bilang cepat eonni telpon ahjussi supir taksi tadi. Bukannya eonni tadi sudah menyimpan nomor ahjussi itu? Dan sudah janjian jugakan agar dia bisa menjemput kita?”

 

“Eo” balasku. Tapi belum juga bergerak untuk mengeluarkan ponsel dari dalam tas dan membuat Min Jeong harus kembali mengingatkanku.

 

“Eonni, ppalli. Jangan bengong aja. Ya ampun eonni sebegitu tidak sukanya ya dengan konser ini sampai membuat eonni seperti orang yang tak sadarkan diri”.

 

“Eo, arasso”.

 

Tak lama kemudian, sesuai janjinya ahjussi itu datang.  Ia akan mengantarkan kami kembali ke Stasiun Busan, tempat awal kami bertemu dengannya. Aku dan Min Jeong akan pulang ke Seoul malam ini juga. Sebenarnya orangtuaku sudah menyuruh kami untuk pulang besok pagi saja karena akan berbahaya bila dua orang gadis muda berada di stasiun pada waktu selarut ini. Ia malah berpesan untuk mencari penginapan sementara. Tapi tadi sewaktu di rumah, aku bersikeras untuk pulang malam ini juga. Mungkin karena diliputi perasaan kesal sehingga aku justru melakukan hal-hal yang bertentangan dengan keinginan orangtuaku.

 

Dan kini, akupun menyesalinya. Suasana Busan yang sangat dingin pada malam hari ditambah juga dengan aku yang sudah sangat lelah, maka akan lebih baik bila langsung tidur. Ya sudahlah nasi telah menjadi bubur. Kini kami telah berada di Stasiun Busan, aku sudah bersiap untuk membeli tiket pulang ke Seoul.

 

Akhirnya dua tiket kini berada ditanganku. Setelah menunggu selama 30 menit, KTX inipun mulai bergerak. Karena diliputi oleh rasa kantuk dan lelah yang luar biasa, aku dan Min Jeongpun tertidur selama perjalanan ini.

——————————

 

Two Weeks Later……

Seoul National University,  Seoul

Lee Jong Hyun POV

Sudah tepat 2 minggu sejak konser Blue Moon di Busan kemarin, dan akupun telah kembali  ke aktivitas seperti biasanya. Recording, syuting pembuatan MV dan CF, tampil di berbagai acara musik dan variety show serta diselingi oleh latihan untuk persiapan konser Blue Moon di Indonesia pada bulan May nanti. Termasuk hari ini, setelah 3 kali tampil, kali ini aku kembali di undang sebagai bintang tamu di acara  Running Man. Lokasi untuk RM kali ini mengambil tempat di sebuah universitas paling prestisius se Korea Selatan, yaitu Universitas Seoul atau lebih akrab disebut Seouldae.

 

Jika pada kesempatan pertama dan kedua aku datang bersama Yong Hwa hyung dan kesempatan ketiga aku tampil sendiri, tapi kali ini aku datang bersama member CNBLUE yang lain yaitu Min Hyuk. Selain aku dan Min Hyuk, ada bintang tamu idol lainnya yaitu Soo Young dari SNSD, Woo Young hyung dari 2PM, dan Seung Ho hyung dari MBLAQ.

 

Baru saja mobil kami melewati gerbang masuk menuju Seouldae, ketika tanpa sengaja mataku menangkap sosok yang kukenal. Tanpa babibu lagi, ku tepuk pundak manajer hyung yang sedang mengemudikan mobil sambil memintanya berhenti.

 

“Hyung, stop”teriakku.

 

“Wae Geurae, Jong Hyun-ah”, ujarnya sambil menunjukkan ekspresi wajah terkejut. Min Hyuk yang berada di sebelahku juga ikut terkejut. Mungkin aku dianggap mengganggu aktivitasnya yang sedang mengamati pemandangan mahasiswa yang hilir mudik di dalam kampus Seouldae.

 

“Hyung, jebal stop”lagi-lagi aku meminta manajerku untuk menghentikan mobil.

 

Lalu mobilpun berhenti. Dan tepat pada saat mobil ini berhenti sosok yang kukenal tadi melewati mobil kami dan berjalan terus menuju gerbang kampus. Mataku terus saja mengikuti sosok itu hingga Min Hyuk mencolek bahuku sambil berkata

 

“Hyung, wae geurae ? Hyung mengenalnya ?” tanya Min Hyuk to the point karena tahu bahwa dari tadi arah pandangku terus saja mengikuti gadis itu.

 

Pertanyaan Min Hyuk itu baru  kujawab ketika aku memastikan sosok gadis itu hilang di balik gerbang. “Ani, geunyang keunyeo ka” ucapku menggantung. Masih berpikir apakah aku harus mengatakannya pada Min Hyuk. “Anida” lanjutku setelah memutuskan untuk tidak memberitahu Min Hyuk.

 

“Boleh aku jalankan lagi  mobil ini? Aku takut nanti kita ditegur oleh satpam karena berhenti di sembarang tempat” ujar manajer hyung.

 

“Ne, hyung”.

 

“Keunde Jong Hyun-ah, kenyeo ka nugunde? Kau mengenalnyakan” tambah manajer hyung tiba-tiba.

 

“Ah, aniya. Nan meolla”.

 

“Jinjja?” lagi-lagi manajer hyung bertanya seolah tak percaya padaku.

 

“Jinjjaro, hyung” jawabku tegas. Ya, aku tak berbohong karena aku memang tak mengenal gadis itu. Bahkan namanya saja aku tidak tahu. Aku hanya pernah bertemu dengannya sekali. Dan kali ini adalah yang kedua. Tapi senyumannya waktu itu terus membekas di hati dan ingatanku hingga kini. Sehingga ketika tadi aku kembali bertemu dengannya, hatiku rasanya ingin meledak saking bahagianya hingga tanpa sadar aku berteriak pada manajer hyung agar ia menghentikan mobil.

 

Ah, ternyata dia kuliah di sini, pikirku. Tak tahukah dia bahwa aku akan syuting di sini ? Tidakkah seharusnya dia menonton bukan malah berjalan keluar area kampus seperti tadi ? Begitu banyak pertanyaan yang muncul di benakku.

 

Ah, mada. Jika ternyata dia kuliah di sini berarti dia adalah orang Seoul ? Bukan Busan seperti yang selama ini aku pikir ? Kalo memang begitu, kemungkinan aku akan bertemu dengannya lagi lebih besar, mengingat aku dan dia berada di kota yang sama. Dan aku juga sudah tahu bahwa ternyata dia berkuliah di Seouldae. Hahaha, tawaku senang.

 

Ah, jam, bagaimana jika dia tidak berkuliah di sini ? Bagaimana jika ternyata dia ke sini hanya karena ada suatu urusan ? Makanya begitu telah selesai dengan urusan itu, dia langsung pulang. Sehingga dia tidak ikut menonton syuting karena dia tidak tahu bahwa kami akan syuting di sini. Ah, jeongmal. Kesempatan yang ada di depan mata seketika menghilang begitu pikiran tadi terbersit di kepalaku. Ah, tiba-tiba aku menjadi galau lagi. Gadis itu benar-benar telah menguras hati dan pikiranku.

——————————

 

Kami telah sampai ke tempat yang akan dijadikan lokasi untuk syuting RM. Setelah turun dari mobil, Min Hyuk berbisik padaku

 

“Hyung”.

 

“Wae?” balasku.

 

“Hyung benar-benar tak mengenal gadis tadi?”

 

“Wae? Neo ddo munmido?”

 

“Ani, geunyang. Dari reaksi yang hyung tunjukkan ketika meminta Shin hyung menghentikan mobil membuatku sedikit curiga”.

 

“Ya!! neo jeongmal. Bagaimana mungkin kau tidak percaya padaku. Pernahkah kau melihat aku berbohong ? Bukankah selalu kukatakan bahwa lelaki sejati itu adalah …”

 

“Lelaki yang jujur. Ne, ne, hyung. Aku selalu mengingat motto hyung itu” potong Min Hyuk.

 

“Charesso uri Min Hyuk-i. Jeongmalya, nan meolla. Ah, keunde Min Hyuk-ah, apa kau masih ingat tentang gadis yang kuceritakan sewaktu konser di Busan 2 minggu lalu ?”

 

 

“Gadis di Busan? Eum, Gadis di Busan? Ah,ah, arata. Kyeongna hyung. Gadis yang memiliki senyum yang indah itu kan? “

 

“Eo, maja. Gadis itu. Gadis yang berwajah cemberut pada saat awal konser tapi voila setelah itu aku melihatnya tersenyum. Setelah aku selesai menyanyikan My Love, aku melihatnya tersenyum” ujarku bersemangat.

 

“Senyum yang sangat indah. Entah sejak kapan dia mulai tersenyum. Apakah setelah dia melihat penampilan soloku ? Ah, membayangkannya saja membuatku senang” ucapku pelan seolah berbicara pada diri sendiri. Entah Min Hyuk mendengarnya atau tidak.

 

“Keunde hyung, apa hubungannya dengan gadis tadi?”.

 

“Mereka adalah orang yang sama. Gadis yang kulihat di Busan 2 minggu yang lalu dan gadis tadi adalah orang yang sama”.

 

“Jinjja hyung? Hyung yakin ?”

 

“Eo”.

 

“Wah daebak-ida jeongmal”.

 

“Maja, daebak”.

——————————

 

To Be Continue…….

12 thoughts on “Lagu Itu Berjudul My Love [part 3]

  1. Terima kasih banyak sudah bersedia ninggalin komen. Respon dari readers sekalian bikin saya jadi tambah semangat nih, hehehe
    Silahkan ditunggu next part nya ya, oiya sama yang belum baca part sebelumnya monggo dibaca🙂

    • Terima kasih banyak sudah bersedia ninggalin komen. Respon dari readers sekalian bikin saya jadi tambah semangat nih, hehehe
      Silahkan ditunggu next part nya ya, oiya sama yang belum baca part sebelumnya monggo dibaca🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s