Midnight

Midnight

Author                  : Mona

Genre                   : Romance, sad, AU

Length                  : Ficlet

Rating                   : T

Cast                       :

ü  Kang Minhyuk (CCNBLUE)

ü  Park Ri Rin (You)

Other cast           :

ü  Lee Jonghyun (CNBLUE)

Disclaimer           : bisa dilihat sudah ada nama author ya..

~~~~~

                “Yeoboseo,” kata seorang wanita melalui telepon genggamnya.

“Anio.. Aku tak bisa malam ini.. Aku sangat lelah,” jawab wanita itu datar tanpa ekspresi.

“Ne, sabtu besok jam 8, Paii~,”

TIT! Telepon pun terputus. Ririn –nama wanita itu- menghela napas panjang. Lalu membanting tubuhnya ke atas tempat tidurnya. Kisah percintaannya sangatlah menyadihkan. Terlalu menyeihkan. Taklama teleponnya berdering lagi. Ririn pun mengambil handphonenya di nakas.

“Yeoboseo,”

“Chagi, kau benar-benar tak bisa hari ini?,” tanya orang dari seberang sana.

“Ne, kenapa kau tak percaya Hyun-ahh?,” tanya Rin.

“Mianhae.. Baiklah Paii~”

Ririn tak menjawab ucapan perpisahan pria itu di teleponnya. Dia sudah kehilangan modd untuk menjawabnya. Lee Jonghyun, dia adalah pacarnya. Lebih tepatnya pacar pilihan kedua orangtuanya. Dia tak suka dengan pria itu. Sangat tidak suka. Tindakannya yang suka memaksa. Ririn pun mengambil telepon genggamnya. Dan menekan beberapa tombol touchscreen disana. Tak butuh waktu lama, sesorang menjawab dari kejauhan sana.

“Yeoboseo chagi,” sapa Rin dengan senyum terkembang di bibirnya.

“Ririn-ahh! Waeyo?,” tanya seseorang diseberang sana.

“Bisa kau menjemputku tengah malam hari ini? Aku merindukan mu,” kata Rin malu-malu.

“Tentu chagi,”

“Baiklah, paii~”. Kata penutup pun telah dikeluarkan oleh Rin. Artinya pembicaraan pun harus terputus.

Kang Minhyuk. Dia adalah pacar Rin, orang yang sebenarnya sangat dicintai Rin. Tapi karena perjodohan itu, Rin tak bisa bersama dengan Kang Minhyuk. Itu sangat menyedihkan. Setiap akhir pekan, mereka selalu mengendap-endap berkencan ditengah malam. Mereka tak dapat menyebutkan kata-kata mesra di setiap pertemuan tak terduga mereka. Tak jarang, Minhyuk merasa hatinya tersayat, tiap kali dia melihat Ririn bersama Jonghyun. Berjalan berdampingan. Rasanya dia ingin menghajar Jonghyun dan membawa Rin pergi dari tempat itu waktu itu juga. Tapi dia tak bisa, dia tak bisa tak perduli pada kedua orangtua Ririn. Mereka membutuhkan uang, maka dari itu kedua orang tua Rin menerima perjodohan itu.

Tengah malam pun tiba. Sebuah motor ninja berhenti di sebuah rumah megah. Terlihat seorang wanita keluar dari rumah itu. Mengenakan jaket yang menutupi kepalanya. Wanita itu langsung bergegas menaiki motor. Dan melingkarkan tangannya di pinggang pria tersebut.

Ririn dapat merasakan kehangatan Minhyuk yang menjalar ketubuhnya detik itu juga. Sebuah kehangatan yang sangatlah dirindukannya. Sepertinya sudah lama mereka tidak bertemu. Tak butuh waktu lama, cukup 15 menit menuju ke tempat yang selalu mereka kunjungi.

Sebuah taman yang sangatlah jarang dikunjungi, bahkan tak pernah dikunjungi siapapun. Minhyuk dan Rin berjalan sambil bergandengan tangan. Terlihat sebuah senyuman senang yang dipancarkan dari kedua wajah mereka. Mereka sangat senang, bahkan terlalu senang sampai mereka tak bisa menahan senyum sumringah di bibir mereka.

Mereka pun memutuskan untuk duduk di bangku taman yang mulai berkarat itu. Dinginnya besi bangku taman itu, sama sekali tak dapat mereka rasakan. ereka sudah buta dengan kehangatan cinta.

Sekali lagi, Rin menyandarkan kepalanya di bahu Minhyuk, entah sudah berapakali dia melakukannya dengan Minhyuk. Mungkin sudah ratusan kali. Terang bulan malam ini sangatlah terang. Menerangi kedua kekasih yang sedang duduk mesra di taman itu. Seakan hanya menerangi mereka berdua.

Minyuk menggenggam tangan Rin hangat menggenggam kedua telapan tangan Rin yang mulai dingin. Rakus, itulah yang dapat dikatakan untuk Minhyuk. Tapi dia menjadi rakus karena tak bisa setiap saat bersama dengan Rin. Dia sangat ingin bersama Rin setiap detik, menit dan jam yang dilaluinya. Menjadikan Rin sebagai oksigennya untuk bernapas. Tapi tak bisa sama sekali tak bisa.

“Kau akan selalu bersama ku kan?,” tanya Rin sambil memejamkan matanya.

“Aku selalu ada disini untuk mu,” kata Minhyuk pasti sambil melihat wajah gadisnya yang menyandar dibahunya.

Minhyuk mendaratkan sebuah kecupan singkat dibibir Rin, kecupan hangat yang sangat jarang diberikannya. Ririn mulai membuka matanya, setelah bibir Minhyuk menjauh.

“Aku lelah dengan semua ke palsuan ini,” kata Rin sambil mendesah panjang.

“Aku juga,” kata Minhyuk sambil menatap langit gelap. Sepertinya hujan akan segera turun.

Mereka terlalu lelah untuk menjalani semua ini. Terlalu lelah. Tapi apa yang bisa mereka lakukan? Hanya sebuah senyum kepalsuan yang mereka lakukan.

“Bagaimana kalau kita pergi?,” tanya Rin

Minhyuk tersenyum mendengar ide gadisnya. Dia telah berulang kali mengeluarkan ide itu disetiap kencan mereka.

“Tidak,” jawab Minhyuk.

Jawaban yang sama, selalu didengar Rin tiap kali bertanya pada Minyuk.

Rin mennghela napas kasar. Dia ingin pergi dari tempat ini jauh bersama Minhyuk. Tapi tak bisa. Detik itu juga Rin dapat merasakan angin malam yang mulai bertiup kencang. Pukul 12 malam. Waktu yang tak pernah digunakan sepasang kekasih untuk berkencan. Hanya mereka berdua yang melakukannya.

“Ayo pulang,” kata Minhyuk yang mulai khawatir dengan angin malam yang bertiup.

Tapi tangan mungil Ririn menahannya. Dia masih ingin di sini. Berduaan dengan Minhyuk. Dibawah terang bulan yang selalu menemani mereka. Menikmati hembusan angin malam yang dingin diantara kehangatan mereka berdua.

Selalu seperti ini. Dan akan terus sampai seperti ini. Bersamanya akan membuatnya tenang.

 

END

~~~~~

Notes: huwa…. hiks.. hiks.. mianhae reader atas ke gaje-an fanfic ini.. Fanfic ini dibuat ditengah sebuah perasaan aneh di hati saya.. Haduh saya jadi curhat.. Yasudah.. Tolong Commentnya ya reader.. ^^

6 thoughts on “Midnight

    • Hahaha.. iya soal’a dibuat ditengah kegalauan saya tanpa sebab.. tolong dimaafkan..
      Sequel? belum kepikiran..😀 saya rasa sampe disini aja😀 masih ada beberapa ff yang belum beres soal’a..😀 Gomawo dah baca.. ^^

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s