I LOVE YOU FOREVER

I LOVE YOU FOREVER

 

I LOVE YOU FOREVER

Author : Nyetnyet – Aini

Rating : PG-15

Genre : Romance

Length : One Shot

Main Cast        : Kang Min Hyuk

: Park Soo Ra (OCs)

Other Cast       : Kim Myung Soo (INFINITE L)

: Jung So Jung (Krystal)

Desclaimer : Gabungan inspirasi dari beberapa cerita orang, selebihnya jalan cerita punya sendiri

Note : Maaf yah kalo ceritanya agak gaje… Maklum, baru belajar bikin (?) Hehehe

Selamat membaca!!! ^_^

___________________________________________________________________________

Park Soo Ra POV

Aku melangkah masuk ke tempatku bekerja. Setiap melewati pasien, para karyawan dan suster-suster, aku selalu sedikit menundukan wajahku sambil tersenyum ramah. Dan, memang inilah kebiasaanku setiap pagi. Setelah berjalan cukup jauh karena besarnya tempat ini, aku menemukan tempat yang aku tuju. Aku tersenyum dan membuka pintunya. Saat akan memasuki ruangan, aku sangat terkejut ketika menemukan seorang pria berdiri tepat di depan pintu. Itu cukup mengagetkanku, namun juga menyenangkan hatiku. Aku mengelus dada sambil tersenyum tipis. Ia hanya menahan tawa dan mengeluarkan tangan kirinya yang ia masukan ke kantung jas putihnya itu. Aku menerima uluran tangannya dan berjalan bersama, kemudian duduk di sofa.

“Kau darimana? Mengapa baru datang? Aku sudah menunggumu sejak setengah jam yang lalu.” Ujarnya sambil memajukan sedikit bibirnya. Aku tersenyum. “Maaf chagi, aku terlambat. Tapi, mengapa kau berdiri di depan pintu seperti tadi? Kau ini mengagetkanku.” Ujarku sambil memukul lengannya pelan. Ia hanya mengedipkan sebelah matanya, membuatku mendengus. Kemudian, ia menyelipkan jemari-jemari tangannya di tanganku. Ia menggenggamnya dengan sangat erat, seolah takut kehilangan.

Tak lama, pintu diketuk. Aku melirik ke arah pintu, kemudian tertawa. “Aku ada jadwal operasi hari ini. Pasien tersebut mengalami luka bakar di wajahnya, ia ingin bentuk wajahnya dikembalikan seperti semula.” Ujarku cepat-cepat sambil berdiri membukakan pintu. “Usainim, operasi dilakukan 15 menit lagi. Harap bergegas cepat.” Jelas Suster Lee. Aku tersenyum mengangguk. Suster Lee meninggalkan ruanganku. Aku menutup pintu, dan kembali duduk di sebelahnya. “Hyukkie, nanti aku tunggu di taman atap jam 5 sore. Jangan terlambat.” Ia mengangguk. “Ne, chagi.” Ujarnya sambil memelukku dan mecium puncak kepalaku.

___________________________________________________________________________

Kang Min Hyuk POV

Aku bergegas menuju ke taman. Aku sudah terlambat 15 menit, karena ada operasi dadakan. Tiba-tiba saja ada ibu-ibu yang sudah ingin melahirkan, datang sambil menangis-nangis kesakitan. Ia adalah pasienku, jadi mau tidak mau, aku yang harus membantu proses kelahiran anaknya. Untunglah anak itu lahir dengan selamat, meski aku harus mengorbankan waktuku untuk bertemu dengan Soo Ra.

Saat tiba di taman atap, aku mengedarkan pandanganku ke semua sudut untuk mencari Soo Ra. Saat aku tengah sibuk mencari, ada kedua tangan yang menutupi pandanganku. Aku merasakan harum dan kelembutan kulitnya, dan tentu saja aku langsung mengetahuinya. Aku memegang tangan itu dan berbalik menghadapnya. “Maaf chagi, aku terlambat. Tadi ada…” ucapanku terhenti karena bibir mungilnya menahan perkataanku dengan ciuman singkat. “Aku mengerti. Tak apa-apa.” Ujarnya sambil tersenyum riang.

Kami berjalan bergandengan dan duduk di salah satu kursi yang ada. Taman atap berbeda dengan taman utama. Taman atap jarang dikunjungi, karena tak banyak yang mengetahuinya. Aku dan Soo Ra mengetahuinya juga karena tersesat, dan karena tempat ini juga, kami dipertemukan pertama kali.

“Hey, chagi. Lihat bunga itu. Bunga itu mekar dengan sempurna, dan bunga itu juga yang menjadi tempat para kupu-kupu itu bersenandung riang.” Ujarku sambil menunjuk salah satu bunga yang berada tak jauh dari tempat kami duduk. Ake menoleh ke arahnya, sambil memperhatikan wajahnya yang cantik, bibirnya yang mungil, dan rambutnya yang selalu halus dan harum. Ia tersenyum melihat bunga itu, kemudian pandangan kami bertemu. Ia baru menyadari kalau aku memperhatikannya dengan seksama. Ia menunduk malu.

            “Hyukkie, sudah jangan melihatku seperti itu terus.” Ujarnya tersipu dengan pipinya yang sudah merona. Aku tertawa. Kami mulai bercerita tentang kejadian-kejadian hari ini, hingga ia menanyakan pertanyaan yang hampir aku lupakan. “Hyukkie, minggu depan kau bisa kan menemaniku ke acara pernikahan oppa dan eonni?” Aku terdiam sejenak, memikirkan hari apa pernikahan itu dilaksanakan, kemudian mengangguk. “Aku tentu bisa, karena minggu depan, aku sedang mengambil cuti.” Ujarku padanya. Ia tersenyum. “Chagi, ayo pulang, sudah malam. Aku takut oppa marah padaku.” Aku tertawa. “Apa MyungSoo berani memarahimu?” tanyaku menggoda. Ia tertawa. “Untung saja kau teman dekatnya, jika tidak, maka habiskah kau jika beru mengantarku pulang jam segini. Hahaha.” Godanya padaku dengan penuh tawa. Aku mengelitiki pinggangnya, kemudian mengajaknya pulang. “Kajja!”

Park Soo Ra POV

Min Hyuk mengantarku pulang ke rumah. Ia menepikan mobilnya sebelum tiba di depan pagar, agar ia bisa memarkir mobilnya dengan lebih mudah. “Besok aku tidak akan berangkat sendiri. Oppa akan mengantarku, karena ia juga ada urusan pagi dengan eonni. Lagipula, aku bosan jika harus berjalan kaki terus.” Ia mengangguk. “Hmmm, well, aku punya berita bagus untukmu.” Katanya. Aku memiringkan kepalaku, tanda menanyakan apa. Ia tertawa, kemudian menyerahkan amplop dari rumah sakit tempat kami bekerja. Surat itu ditulis atas nama Min Hyuk, jadi tentu saja surat itu untuk Min Hyuk. Ku ambil, lalu ku buka perlahan. Setelah membaca isinya dengan seksama, aku tersenyum senang. “Woahh, Hyukkie, chukkae! Kau telah berhasil dinobatkan menjadi dokter kandungan dengan pasien terbanyak di bulan ini.” Ia tersenyum.

Aku melirik jam tanganku. “Sudah hampir jam 10. Aku masuk yah.” Aku hendak membuka pintu mobil, tapi tangan Min Hyuk menahannya. Aku menoleh. Ia mendekati wajahku, kemudian mencium bibirku. Semakin lama, ciumannya semakin dalam. Aku menikmatinya. Sangat menikmatinya, karena kami jarang berudaan seperti ini. Ia melepaskannya perlahan, kemudian menatap mataku dalam-dalam. “Saranghae”. Aku tersenyum. Ia mengecup dahiku, kemudian mengacak rambutku pelan. Aku turun dari mobil, dan masuk ke dalam rumah setelah melambaikan tangan padanya.

___________________________________________________________________________

1 minggu kemudian

Author’s POV

Hari ini adalah hari yang sangat menegangkan bagi Min Hyuk. Ia akan menemani Soo Ra ke acara pernikahan Myung Soo dan Krystal. Namun, yang menegangkan bukanlah hal tersebut, melainkan ia akan melamar Soo Ra di acara pernikahan Myung Soo. Myung Soo dan Krystal sudah mengetahui hal ini, dan mereka mendukung Min Hyuk.

Min Hyuk menjemput Soo Ra dirumahnya. Soo Ra terlihat sangat cantik dengan gaun putih selutut dan sepatu high heels putih. Rambutnya yang di blow, memberikan kesan yang lebih menarik lagi bagi Min Hyuk. “Sudah siap?” tanya Min Hyuk pada Soo Ra. Ia mengangguk mantap. Min Hyuk menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang, agar dapat tiba tepat waktu.

Setelah Min Hyuk memarkir mobilnya, ia turun dengan Soo Ra sambil bergandengan tangan. Mereka memasuki gedung pernikahan sambil tersenyum manis. Saat Soo Ra harus berdiri di panggung pelaminan untuk berfoto bersama, Min Hyuk berjalan ke arah panggung musik untuk membisikan sesuatu pada pemain drumnya. Dengan sedikit bujukan, Min Hyuk dapat memegang kendali drumnya. Myung Soo dan Krystal sudah melirik Min Hyuk dengan senyuman yang ditahan-tahan, sedangkan Soo Ra yang melihatnya hanya kebingungan.

Krystal meminjam mic MC untuk membicarakn sesuatu kepada para pengunjung yang hadir. “Perhatian semuanya. Disini kita kedatangan tamu istimewa yang sekarang sedang duduk di belakang drum itu.” Ujar Krystal sambil menunjuk ke arah Min Hyuk. “Pria tersebut akan melakukan sesuatu yang sangat romantis untuk pasangannya. Mohon perhatiannya.” Krystal tersenyum, dan mengembalikan mic yang ia pinjam.

Soo Ra bingung dengan apa yang ia lakukan di balik perangkat drum tersebut. Bukan karena tidak tahu kalau Min Hyuk mahir bermain drum, tetapi Soo Ra bingung dengan maksud Min Hyuk melakukan semua ini.

Min Hyuk mulai memainkan drumnya sambil menyanyikan lagu “STAR”. Semua yang mendengarkan, tampak sangat menikmati. Saat permainan MinHyuk selesai, ia mendekati Soo Ra, kemudian berlutut di hadapannya. Soo Ra yang terkejut, agak panik dengan yang Min Hyuk lakukan. “Would you marry me, Park Soo Ra?” tanya Min Hyuk dengan hati-hati sambil menyodorkan setangkai bunga mawar. Jantung Min Hyuk berdegup kencang, sama halnya dengan Soo Ra. Semua yang menyaksikan, mulai meneriakan kata-kata “TERIMA” kepada Soo Ra. Soo Ra tidak bisa berkata apa-apa. Ia sangat terharu, sampai-sampai ia menangis. Yang dapat ia lakukan hanya mengangguk, menerima bunganya dan memeluk Min Hyuk. Myung Soo, Krystal dan para pengunjung lainnya berteriak  kegirangan sambil bertepuk tangan.

Min Hyuk membisikan Soo Ra sesuatu yang membuatnya semakin bahagia dan perasaannnya tak karuan. “Saranghae. I love you forever”.

 

THE END

4 thoughts on “I LOVE YOU FOREVER

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s