For Best Friend (Chapter 1)

For Best Friends [chapther 1]

Title: FOR BEST FRIENDS [chapther 1]

Author: Lee-Lee

Rating: PG-15

Genre: Friendship, Romance, AU

Length: Chaptered

Main Cast:

All Personil CN Blue

Lee Jung In (OCs)

 

Other Cast:

Bae Suzy Miss A

Cho Kyu Hyun Super Junior

 

Disclaimer: Ini hasil dari fikiranku sendiri lho, dengan bantuan beberapa teman aku bisa menyelesaikan chapter 1.

Note: Walaupun sedikit membosankan, tolong dibaca ya, and jang lupa RCL. Happy reading! Okey!! J

 

 

Universitas Kyung Hee, Seoul

Authors POV

Dia menyusuri koridor kampus, tujuannya tak menentu, dia hanya ingin berjalan-jalan melupakan rasa sakit di hatinya, ia mengikuti langkah kakinya. Dia menaiki tangga dari lantai satu sampai atas, tanpa merasa lelah. Pada akhirnya dia sampai di atap kampusnya. Dia menghirup udara dalam-dalam lalu menghembuskannya perlahan-lahan. Dia merasakan sesuatu bergetar di saku celananya, ia pun mengambilnya dan melihat siapa yang telah mengganggu waktunya, setelah tahu siapa orangnya, dia tersenyum lalu menjawab telfonnya.

“Yeoboseo,”

“Yaaaa, kau dimana? Cepat ke lapangan basket, mereka akan segera bertanding, palli ke sini!!” teriakan yoeja dari seberang mengagetkannya, dia pun tersadar dari lamunan singkatnya dan segera berlari menuju ke tepi atap kampusnya.

“Aku sedang melihatnya kok, tenang saja, katakan pada Junghyun oppa kalau aku melihatnya dari atas gedung, okee!!” ujarnya.

Tuut..Tuuutt..Tuutt

Tanpa menunggu persetujuan temannya dia segera mematikan telfonnya

—–

“Aissh apa yang dia katakan dia melihatnya dari atas gedung??” gumam yoeja bernama Suzy, setelah merasa hubungan telfon antara dia dan temannya telah terputus.

Junghyun yang sedang pemanasan tiba-tiba menghentikan kegiatannya lalu menghampiri Suzy dkk.

“Di mana dia?” tanya JungHyun.

“Katanya dia melihat dari atas gedung,” ujar Suzy sambil menunjukkan jari telunjuknya ke atas.

Junghyun hanya mengangguk tanda dia telah mengerti, lalu meningggalkan Suzy dkk, lalu melanjutkan kegiatannya yang akan segera dimulai. Pertandingan basket akan segera  dimulai, antara tim cn BLUE dan tim SHINee, mungkin jumlah memang tidak sebanding tapi tim SHINee telah berkuang satu orang, menjadi seimbang sekarang. Ini cuma pertandingan persahabatan jadi jangan khawatir ya –heheh-. Anggota SHINee yang tidak ikut serta adalah Key, semua orang juga tahu kenapa Key tidak ikut -karena kakinya cidera kok tenang ya-.

Priiitttt

Tanda pertandingan telah dimulai.

 

Bola pertama berada pada tim Cn BLUE. Ini pertama kalinya Cn BLUE berhadapan dengan tim SHINee. Banyak orang sering mengatakan SHINee disebut sebagai Thunderflash karena kecepatan dan ketepatannya. Tapi tim cn BLUE tidak peduli! SHINee, sehebat apapun mereka, mereka harus kalah di tangan cn BLUE –hehe-. Mereka bermain cukup gesit. Bola bola emas Cn BLUE dengan mudah diraih oleh JJong. JungShin mencegahnya masuk ke ring basket tim mereka. Benar mereka sangat Hebat. Mereka brilian harus diakui. Hingga pertengahan pertandingan, cn BLUE dan SHINee seimbang. Pemain meminta waktu untuk break.

 

Pertandingan dilanjutkan. Kali ini tim cn BLUE lebih baik dari sebelumnya. Mereka lebih cepat. Koordinasi mereka juga sangat baik. Banyak sekali tri poin yang terjadi.Tapi SHINee tak begitu saja menyerah. Mereka juga membalas dan mengejar ketinggalan.

 

Tim Cn BLUE menang… walau perbedaan angka sangat tipis 50-52 tapi SHINee kalah.

 

Tim Cn BLUE dan SHINee saling berjabat tangan, lalu pergi ke pinggir lapangan. Cahaya matahari sore membuat Junghyun, Minhyuk, Yonghwa dan Jungshin merasa haus, mereka pun meminum air mineral yang dingin dan segar yang telah disediakan oleh  yoeja-yoeja fans mereka.

Jungin yang melihat tim kakaknya menang melawan tim SHINee hanya tersenyum tipis karena dia tahu kalau Cn BLUE akan menang.

Jungin menuruni tangga dari atas sampai bawah, baru kali ini Jungin merasa kelelahan. Jungin pun duduk sebentar di salah satu anak tangga. Suasana kampus masih ramai karena ada juga yang mengambil kelas malam.

Tiba-tiba ada seseorang menyodorkan sebuah botol berisi air mineral pada Jungin. Jungin mendongak, melihat seorang namja dengan air mineralnya.

“Mau apa kau menemuiku?” tanya Jungin tanpa melihat wajah namja itu lagi.

Minhyuk duduk di samping Jungin, “Tentu saja aku, mau menagih janji,” ujarnya tersenyum lebar.

“Hah, kau memang tak pernah melupakan makanan ya,” Jungin beranjak dari duduknya.

“Minumnya mau tidak??” Minhyuk menyodorkan air mineralnya tadi.

“No, thanks,” Jungin berjalan meninggalkan Minhyuk.

Minhyuk pun mengekor di belakang Jungin. Mereka berjalan dalam keheningan, tak ada memulai pembicaraan, baru kali ini Minhyuk merasa canggung dengan Jungin. Minhyuk melihat Jungin yang tak seceria biasanya, apa karena dia? Fikir MinHyuk.

“Segitu galaunya-kah kau diputuskan oleh Cho Kyu Hyun?” tanya Minhyuk memecah keheningan.

Jungin berbalik dan menatap mata Minhyuk tajam, “apa yang kau tahu tentang perasaanku?”

Minhyuk terdiam mendengar perkataan Jungin. Jungin membalikan badannya dan ketika dia menghadap ke depan dia melihat Kyuhyun (mantannya) dengan seorang yoeja, yoeja itu adalah Shin Ji Kyung, teman sekelasnya. Jungin merasa sesak melihat mereka. Tiba-tiba Jungin merasa ada yang menggenggam tangannya. Ternyata Minhyuk yang menggenggam tangannya untuk menguatkannya. Jungin mencoba tersenyum pada Minhyuk tapi gagal dan dia hanya bisa menundukkan kepalanya. Kyuhyun yang melihat mereka berdua menghentikan langkahnya.

“Oh Lee Jung In, baru tadi pagi kau putus denganku, tapi kau sudah dapat namjachingu baru, kau hebat Lee Jung In,” ejek Kyuhyun. Minhyuk semakin menggenggam tangan Jungin. Jungin mencoba untuk tersenyum dan berhasil. Dia mengumpulkan seluruh keberaniannya untuk menjawab Kyuhyun.

“Mianh, nuguya? Apa aku mengenalmu?” tanya Jungin.

“Oh, segitu mudahnya kau melupakan aku Lee Jung In?”

“Mianhaeyo, tapi aku benar-benar tak mengenalmu, kau siapa ya?” kata Jungin berakting.

“Ya~, Kang Min Hyuk, katakan pada yoejachingu-mu ini, jangan terlalu sombong karena telah memilikimu, kau tak jauh lebih baik dari pada aku,” kata Kyuhyun mulai terpancing emosi.

“Chagi-ah, apa kau mengenalnya?” tanya Jungin pada Minhyuk sambil memberikan tanda pada Minhyuk untuk ikut dalam aktingnya ini.

“Ani aku tak mengenalnya, seingatku kau juga tak punya mantan seperti dia,” kata Minhyuk, “dan untukmu orang sok kenal jangan ganggu pacarku lagi, juga untukmu nona, kau harus berhati-hati pada namjachingu-mu ini karena sepertinya dia buaya,” tambah Minhyuk. Lalu Minhyuk segera menarik tangan Jungin menjauh dari Kyuhyun. Jungin tak kuasa menahan air matanya, dan akhirnya air mata itu mengalir dengan derasnya. Jungin semakin terisak. Minhyuk memeluk Jungin, dan Jungin semakin menangis sampai membasahi kaos basket Minhyuk.

“Tak seharusnya kau menangis untuk orang seperti Kyuhyun,” kata Minhyuk.

Jungin melepaskan pelukan Minhyuk. Lalu menghapus air matanya menggunakan punggung tangannya, “cepat kau mandi sana, katanya kau mau kutraktir spagheti, aku tunggu kau di taman belakang kampus,” tanpa menunggu persetujuan Minhyuk, Jungin segera berlari menuju taman belakang kampus. Minhyuk memperhatikan punggung Jungin yang menjauh dan menghilang dibalik pintu. Minhyuk tersadar setelah Junghyun mengagetkannya.

“Woii, melamun saja kau ini,”

“Hyuung, kau mengagetkanku tahu,” kata Minhyuk terkejut.

“Jungin mana?”

“Dia pergi ke taman belakang sekolah….. Hibur dia hyung sepertinya dia sangat galau,”

“Aku tahu apa yang harus aku lakukan, cepat kau mandi sana, baumu sudah menyebar, kekeke,” Junghyun terkekeh, lalu pergi meninggalkan Minhyuk.

—-

Jung In POV

Aku berlari menuju taman belakang kampus, taman ini memang agak sepi, jadi aku bisa menangis sepuasnya di sini. Aku duduk dibangku kecil. Aku menutup wajahku menggunakan kedua telapak tanganku. Aku merasa betapa bodohnya aku harus jatuh cinta pada Cho Kyu Hyun. Apa bagusnya sih Kyuhyun itu?

“Jungin babo hiks..hiks.. Jungin babo hiks..hiks..hiks” aku mengatakan hal itu berulang kali sambil memukul kepalaku sendiri. Tiba-tiba ada yang menahan tanganku untuk memukul kepalaku lagi.

“Aku-kan sudah bilang Kyuhyun itu buaya, kau sih tak percaya padaku,”

“Aku menyesal oppa, aku sangat menyesal,” kataku terisak. Junghyun oppa memlukku, akupun menangis sejadi-jadiku dalam pelukannya.

“Sudahlah uljima, tak ada gunanya kau menangis seperti ini, seharusnya kau senang karena telah terbebas dari si buaya itu,” kata Junghyun oppa. Aku berfikir apa yang dikatakan Junghyun oppa adalah benar, aku melepaskan pelukan oppa dan menghapus air mataku, “oppa benar, air mataku terlalu berharga kalau hanya untuk menangisi buaya itu. Mulai sekarang aku berjanji aku tidak akan menangis untuk Cho Kyu Hyun lagi,” kataku penuh semangat.

Junghyun oppa mengusap ujung kepalaku, “itu baru adikku,” kata JungHyun oppa sambil memamerkan senyumannya. Aku juga membalasnya dengan senyum termanisku.

Dialah kakakku JungHyun oppa. Orang yang selalu membuatku tersenyum disaat aku bersedih, orang yang selalu ada disaat aku membutuhkannya, orang yang selalu melindungi dan menjagaku.

—-

Authors POV

Minhyuk datang menghampiri Jungin dan Junghyun bersama Yonghwa serta Jungshin.

“Sepertinya kau sudah tidak galau lagi?” kata Minhyuk.

“Sejak kapan aku galau? Aku nggak pernah galau karena Kyuhyun aku justru senang bisa putus dengannya,” kata Jungin sambil memamerkan senyum manisnya.

“Hyung, kau kasih mantra apa ke dia? Kenapa bisa seperti ini?” tanya Jungshin.

“Aku hanya bilang simsalabim abaracadabrak, dia sudah jadi seperti ini, kekeke,”  Junghyun terkekeh.

“Oppa fikir aku, burung merpati yang keluar dari topi apa?” Jungin mengerucutkan bibirnya.

“Jungin-ah, kau jadi mentraktirku tidak?” tanya Minhyuk.

“Ehmm, begini Minhyuk, kau minta traktir Yonghwa oppa saja ya……”

Yonghwa memotong kata-kata Jungin, “Lhoh, kok aku sih??”

“Tunggu dulu oppa, dengarkan aku dulu, waktu itukan Yonghwa oppa berjanji mentraktirku kalau cnblue menang melawan shinee dan aku juga berjanji untuk mentraktir Minhyuk kalau cnblue menang, jadi Yonghwa oppa saja yang menraktir Minhyuk sebagai ganti mentraktirku, bagaimana?”

“Kapan aku berjanji mentraktirmu?”

“Waktu itu…………

-Flashback

Authors POV

Sore ini cn blue latihan basket karena besok mereka akan tanding melawan shinee. Yonghwa dkk berlatih dengan keras, setelah kira-kira latihan ½ jam Yonghwa dkk istirahat sebentar, ketika itu Jungin dkk menghampiri mereka.

“Annyeong,” sapa Suzy. Semua membalas sapaan Suzy dengan senyuman.

Jungin menghampiri Yonghwa, “Yonghwa oppa, kau terlihat tidak bersemangat?” tanya Jungin.

“Benarkah??”

“Hmmm, ada apa denganmu? Katakan padaku!!”

“Jungin-ah, apa tim kita kan menang?” tanya Yonghwa serius.

Mendengar kata-kata Yonghwa, membuat Jungin tertawa, “hahahaha, jadi kau khawatir kalau kalah, omo Yong oppa, biasanya kau-kan selalu percaya diri kenapa sekarang jadi putus asa begini sih?”

“Kau tak tahu sih, kalau shinee itu tim yang hebat,” kata Yonghwa kesal.

“Sehebat apa sih mereka? Sampai membuatmu kahilangan rasa percaya diri, seperti ini.”

“………….” Yonghwa hanya diam.

“Sudah begini saja, kalau cn blue menang melawan shinee kau hars mentraktirku makan spagheti dan kalau shinee kalah kau juga harus mentraktirku, bagaimana?”

Yonghwa berfikir sejenak… “cn blue menang aku mentraktirmu, shinee kalah aku juga mentraktirmu, itu-kan sama saja, kalau cnblue menang ya shinee pasti kalah, kau ini bagaimana sih??”

“Hahahahaha, itu memang sama oppa, karena cnblue memang harus menang, jadi bagaimana kau akan mentraktirku-kan??” tanya Jungin memastikan.

“………” Yonghwa masih diam tak yakin.

“Diam artinya iya, Yonghwa oppa fighting, hahahah,” kata Jungin, berlalu meninggalkan Yonghwa.

Ketika Jungin akan menghampiri teman-temannya, Minhyuk memanggilnya.

“Jungin-ah…”

Jungin menghentikan langkahnya, “ada apa?”

“Aku mau buat perjanjian denganmu,”

“Mwo, perjanjian apa?”

“Kalau tim kita menang besok, kau harus traktir aku makan spagheti, gimana?”

“Mwo, kenapa harus aku?”

“Karena kau tak pernah mentraktirku, hehe”

“Hah, baiklah tapi kau saja ya Minhyuk, kalau tambah yang lainnya nanti uangku bisa habis,”

“Sejak kapan kau kehabisan uang jajan?? Kekeke”

Flashback end-

Authors POV

“Oh itu, aku ingat sekarang,” kata Yonghwa setelah mengingat-ingat tadi.

“Kalau begitu Yong oppa kau mentraktir Minhyuk, sebagai gantai mentraktir aku, okey?”

“Tak bisa begitu dong, kau yang harus tetap mentraktirku Jungin, aku tidak mau tahu, kajja,” kata Minhyuk sambil menarik pergelangan tangan Jungin, dengan sangat terpaksa Jungin pun mengikuti Minhyuk.

“Ya~, kau mau bawa kemana adikku??” teriak Junghyun, tapi Minhyuk tak memperdulikannya sama sekali. Ia tetap menarik Jungin menuju tempat di mana dia memarkir mobilnya. Sesampainya disana Minhyuk membuka pintu mobil bagian penumpang dan mempersilahkan Jungin untuk masuk.

“Minhyuk-ah tidak bisa-kah besok saja?”

Minhyuk menggeleng, “andwe.”

Jungin masuk ke dalam mobil Minhyuk dengan bibirnya yang mengerucut. Mereka pun segera menuju restoran yang menyediakan spageti.

Di Restoran Italia, Seoul

Minhyuk POV

Sesampainya kami di restoran, kami segera turun dan masuk ke dalam restoran, kami memesan 2 spagheti dan 2 orange juice. Selama menunggu pesanan kami hanya diam. Tapi aku mencoba untuk memulai pembicaraan.

“Jungin-ah, kau masih kesal ya?” tanyaku.

“………….” Jungin tak menjawab.

“Mianhe Jungin-ah, habis aku sangat lapar, kalau aku ditraktir Yonghwa hyung pasti tidak sekarang, dia pasti akan mengulur-ulur waktu sampai entah kapan dia mentraktirku.” Kataku dengan gaya manja yang aku buat-buat.

Jungin menatapku dengan pandangan aneh lalu, “….hahahahaha, kau lucu sekali Minhyuk, jangan lakukan itu lagi, kau tampak seperti perempuan kalau melakukan itu, kekeke,”

Jungin tertawa karena aku, wah rasanya jantungku sudah tak terkendali lagi.

“………….”

“Minhyuk-ah kenapa kau diam saja?”

Authors POV

“Minhyuk-ah kenapa kau diam saja?” Jungin melambaikan tangannya di depan wajah Minhyuk, karena Minhyuk masih belum merespon, akhirnya Jungin menjitak kepala Minhyuk.

PLETAKK…

“Awww, Jungin kau ini kenapa sih?”

“Kau yang kenapa? Diajak ngomong malah bengong,”

Minhyuk tak menjawab, dia diam karena memperhatikan Jungin, masak Minhyuk mau mengatakan yang sebenarnya pada Jungin, bisa gagar otak dia kalau mengatakannya –hehe- tak lama kemudian pesanan datang.

—-

Di taman belakang kampus

Authors POV

Sejak perginya Jungin bersama Minhyuk, ketiga namja masih di taman belakang kampus.

Jungshin duduk dibangku yang tadi diduduki Jungin, “sepertinya Minhyuk ada sesuatu,” katanya.

“Sesuatu apa maksudmu?” tanya Yonghwa penasaran.

“Hyung, masak kau tidak tahu sih kenapa Minhyuk seperti ini?” balas Junghyun.

“Maksudmu Minhyuk menyukai Jungin?” tanya Yonghwa ragu.

“Aduh hyung kenapa kau malah berfikir begitu? Kekeke,” kekeh Jungshin.

“Masak kau tak tahu sih, Minhyuk seperti ini karena apa?” kata Junghyun lalu merangkul Yonghwa dari sebelah kanan.

“Mungkin karena dia menyukai Jungin,” kata Yonghwa masih ngotot.

“Aduh hyung, kau ini pikun atau memang tidak tahu Minhyuk sih?” tanya Jungshin.

“Minhyuk seperti ini karena dia LAPAAR, oke, kekeke” kata Jungshin lalu merangkul Yonghwa dari kiri. “kajja…” ajak Junghyun lalu mereka berjalan pergi dari taman, dengan wajah Yonghwa yamg masih kebingungan. –bingung nggak? Aku aja bingung, hehehe *halah-

Di restoran

Jung In POV

“Hah kenyang…” kataku setelah kusantap habis spagheti milikku.

“Iya nie, ya udah kita pulang yuk..”

“Hah pulang, baru juga jam 7, kita pergi kemana dulu yuk,” ajakku.

“Tadi nggak mau sekarang ngajak..”

“Ayolah Minhyuk please,,” rengekku dengan manja.

“Ya sudah, bayar dulu sana, aku tunggu di mobil ya”

“Oke..” aku pun segera menuju kasir dan membayar lalu aku pergi ke tempat Minhyuk memarkir mobilnya. Aku melihat banyak orang berkerumuun di dekat mobil Minhyuk, aku masuk ke tengah-tengah orang sampai aku bisa melihat apa yang terjadi, aku melihat Kyuhyun dan Minhyuk sedang…..

“Omo, STOP….”

TBC

 

Note: maaf ya kalau kurang bagus, makannya coment supaya aku bisa tahu kurangnya apa, coment ya please.!! J

 

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s