[Ficlet] Two Cup of Love

jonghyun yoonjin

Title: Two Cup of Love

Author:  Rachma Lestari

Rating: G

Genre: Romance

Length: Ficlet

Main Cast:

Lee Jonghyun CNBLUE

Yoon Jin Yi

Other Cast:

Kim Woobin

 

Disclaimer: Sebagian besar Imajinasi yang terinspirasi dari pertemuan dengan temen lama di minimart. :p

 

Note: Cerita pertama setelah sidang skripsi. Yeay! Juga diposting di blog pribadi: http://heyyoujonghyunie.wordpress.com/

Two Cup of Love

Rabu, 23 Juli 2013. 01:02

“Langsung pulang?”

“Mampir ke minimart deket apartemen dulu deh, mau beli sesuatu,” jawabku.

“Camilan?”

Aku terkekeh. Woobin memarkir mobilnya di depan minimart. Meski sudah jam 1 pagi, tapi masih banyak orang yang ada di minimart ini. Maklum, minimart ini juga menyediakan tempat makan untuk pelanggannya. Jadi ya, tinggal beli ramyun instan, seduh dengan air hangat yang disediakan minimart, lalu tinggal memilih tempat yang kamu enak untuk menghabiskan ramyun-mu. Sayang, Woobin bukan tipe orang yang suka diajak makan makanan instan. Dengan profesinya sebagai model, dia sangat menjaga bentuk tubuhnya, salah satunya ya dengan menjaga asupan makannya. Herannya, dia mau berpacaran denganku yang sangat-sangat doyan sekali makan. Hate me, tapi meski makanku sama dengan kuli bangunan, timbanganku tidak akan pernah melebihi 44 kg. Envy?

Aku pernah iseng bertanya kepada Woobin alasan dia berpacaran denganku. Dia harus menemani dan melihatku memakan apapun dengan lahapnya. Dia menjawab, “Melihatmu makan dengan lahapnya sudah membuatku kenyang kok. Dari ekspresi wajahmu, aku sudah tahu bagaimana rasa makanan yang kamu makan.”

Seharusnya aku melamar jadi bintang iklan aja kalo gitu.

“Banyak amat. Mau begadang lagi?” tanya Woobin saat melihat keranjang belanjaanku.

Aku mengangguk.

“Ada dua deadline nulis. Besok dan lusa. Aaah, kill me kill me,” ucapku sambil memukul-mukul dadaku, berakting dramatis. Woobin hanya tertawa.

Tawaku berhenti, dan Woobin berlalu meninggalkanku ke arah lemari pendingin. Mataku teralihkan oleh sosok laki-laki yang dulu pernah mengisi halaman-halaman buku diary milikku. Jonghyun. Dia berjalan ke arahku. Kugenggam erat keranjangku seiring langkah kakinya yang semakin mendekat. Jonghyun berhenti di hadapanku dan mengambil dua buah ramyun instan. Gerakan tangannya berhenti di atas rak saat melihatku, yang berdiri mematung di sampingnya. Dia tersenyum.

Kill me.

 

Kamis, 24 Juli 2013. 01:01.

“Kamu mau cari apa di sini? Stok camilanmu kemarin sudah habis?” tanya Woobin saat aku memintanya berhenti di minimart dekat apartemenku lagi.

Aku menggeleng.

“Masih ada. Tapi apa salahnya sedia payung sebelum hujan. Jadi, sedia makanan cadangan sebelum makanan pokok habis,” jawabku sambil tersenyum lebar. Apeu? Itu alasan terbaikmu?

Kupilih camilan dengan asal-asalan. Kata-kata yang keluar dari mulut Woobin pun hanya selintas dengar di telingaku. Mataku mengamati pintu masuk minimart ini, berharap lelaki yang kemarin membuatku terlihat bodoh karena tak membalas senyumannya. Lelaki yang langsung pergi meninggalkanku, menyisakan aroma wangi tubuhnya di sekitarku.

“Yoonjin-ah.”

Aku tersadar dari lamunanku.

“Apa?”

Woobin menatapku heran.

“Kamu kenapa? Sepertinya sedang memikirkan sesuatu. Kamu tidak fokus denganku sejak tadi,” jawabnya khawatir.

Aku menggeleng.

“Gakpapa. Sedikit memikirkan deadline-ku buat besok. Hehehe,” jawabku sambil terkekeh.

“Sudah semua yang kamu beli?”

Aku mengangguk pelan, sedikit ragu. Enggan untuk pulang. Aku belum bertemu Jonghyun.

“Aku tunggu di mobil ya?”

Aku mengangguk.

Saat petugas kasir sedang menghitung satu per satu belanjaanku, seseorang meletakkan dua buah cup ramyun di sebelahku. Bersamaan dengan itu, aku dapat mencium aroma wangi yang baru kemarin kuhirup. Jonghyun.

Mata kami bertemu.

Dia tersenyum.

Aku terpaku.

“Lama tidak bertemu, Yoonjin-ssi.”

Karna panik, aku segera membayar belanjaanku dan meninggalkan Jonghyun begitu saja. Bodoh. Bukankah dia alasan kenapa kamu pergi ke minimart yang sama dalam dua hari? Yoon Jin Yi!

 

Jumat, 25 Juli 2013. 01:00.

 

“Ternyata kamu hobi sekali makan ya?”

Sebuah suara yang baru kemarin menyapaku, kembali terdengar. Jonghyun.

Aku menoleh ke sampingku, dengan jemariku yang mempererat genggaman di keranjang belanjaanku.

“Ah, itu, untuk membuatku tetap terjaga di malam hari,” jawabku terbata-bata.

Jonghyun mengambil satu cup ramyun instan di dekatnya.

“Pernah mencoba makan ini? Entah kenapa, makan ramyun hangat di malam hari lebih menggiurkan dibandingkan jika kamu memakannya di siang hari,” kata Jonghyun sambil meletakkan ramyun tersebut di keranjangku.

Aku tersenyum.

“Kamu pendiam sekali, Yoonjin-ssi. Pantas kita jarang bertegur sapa sewaktu di sekolah dulu,” komentarnya.

Aku tersenyum malu.

“Itu…karena…ya, emh, kita belum terlalu kenal aja. Jika sudah mengenal satu sama lain, aku tidak sependiam ini kok,” ucapku membela diri.

Jonghyun terkekeh.

“Ya, aku dapat melihatnya sekarang kamu mulai membuka diri denganku.”

Benar.

“Mau makan denganku?”

Aku diam terpaku. Dia…mengajakku…makan?

“Ayo.”

Tangannya menarik tanganku, setelah sebelumnya dia mengambil alih keranjang belanjaanku. Jonghyun membantuku menuang air panas di ramyun-ku, lalu kami memilih meja makan di sudut depan minimart.

“Bagaimana kabarmu sekarang, Yoonjin- ssi? Apa pekerjaanmu?”

“Aku menulis satu rubrik di sebuah majalah.”

“Oh ya. Siapa laki-laki yang kemarin bersamamu?” tanya Jonghyun.

Emh. Woobin. Emh. Aku harus jawab apa?

“Oh. Dia sepupuku.”

Yoon Jin Yi!

                “Kalo kamu? Apa pekerjaanmu, Jonghyun-ssi?”

Part time atau yang full time?”

“Dua-duanya.”

Part time, aku seorang auditor.”

Keren.

                Full time, aku seorang penunggu,” lanjutnya.

“Penunggu?” tanyaku bingung.

Jonghyun mengangguk.

“Menunggu apa?”

Jonghyun menggeleng.

“Bukan apa.”

“Lalu, siapa?”

“Kamu.”

Tunggu.

“Kamu?” tanyaku bingung.

Jonghyun mengangguk.

Yoonjin-ssi, akhirnya aku menemukanmu.”

 

-END-

6 thoughts on “[Ficlet] Two Cup of Love

  1. jadi sebenernya itu si Woobin itu sepupunya atau pacarnya? atau mantannya(?)?
    TOLONG JONGHYUN JANGAN GOMBAL (?)
    Daebak seaklipun pendek hehehe ._.v

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s