Fake Life

fake life

 

Title: Fake Life

Author: nyimasRDA as Kim Momo

Rating: G

Genre: Idol Life, Romance, Sad Friendship

Length: OneShoot

Main Cast:

– Jung Yong Hwa

– Park Shin Hye

Other Cast:

– Lee Jong Hyun

– Kang Min Hyuk

– Lee Jung Shin

– other

Note: cerita ini hanya khayalanku saja, dan semua yang aku tulis adalah murni hasil pemikiranku. Mohon commentnya. FF ini juga udah pernah aku publish di blog pribadi aku. maaf untuk banyaknya typo dan salah penulisan serta gramar dalam percakapan bahasa inggrisnya, gomawo ^^.

-oOo-

~Sampai kapan aku menjalani kehidupan seperti ini? Menyembunyikan cintaku, dan terus berpura-pura di depan publik.

Berkali-kali aku mengatakan tidak untuk segala pemberitaan yang ada di media.

Beribu-ribu kebohongan harus aku ucapkan untuk menjaga keselamatan cintaku, calon pendamping hidupku.

Tuhan, aku hanya ingin mengatakan pada dunia kalau di hatiku sudah ada seseorang yang mengisinya.

Tuhan, aku mencintainya, aku sangat mencintainya.~ JYH

-oOo-

 

Jung Yong Hwa pov

Ddrrttt drrrttt aku merasakan ponselku bergetar beberapa kali, namun mata ini enggan sekali untuk terbuka dan melihat siapa yang mencoba menghubungiku. Rasanya aku benar-benar lelah karena baru kemarin kami memberikan pengumuman resmi tentang peluncuran single Jepang terbaru kami. Aku merasakan ponselku tak lagi bergetar dan kini aku bisa tidur lebih tenang, namun sayang semua keinginanku itu harus ku kubur karena tiba-tiba si bocah sipit itu sudah menerobos masuk ke dalam kamarku.

“Hyung, iroena.”bisik namja yang ku tahu adalah Min Hyuk itu sambil terus mengguncangkan tubuhku.

“Aku masih mengantuk.”lirihku pelan, namun namja ini tidak berhenti begitu saja.

“Jung Yong Hwa bangun!”teriak seorang wanita yang sangat ku kenal suaranya.

“Omo, Shin Hye? Shin Hye, kau disini?”ujarku cepat saat mendengar suara seorang gadis, namun apa ini? Aku tidak melihat siapapun di kamarku ini, hanya ada Min Hyuk yang berdiri sabil memamerkan giginya yang rata dan mata sipitnya terlihat menghilang saat dia cengengesan begitu.

Aku melirik kesal ke arah Min Hyuk yang sudah cengengesan, rasanya ingin sekali aku membunuh namja ini jika bukan dialah yang selalu menjadi tempat ceritaku jika aku sedang bertengkar dengan uri Shin Hye.

“Jung Yong Hwa, berani sekali kau tidak menjawab telphone ku!”teriak suara itu lagi dan aku sangat yakin kalau itu suara Shin Hye.

“Shin Hye, bagaimana bisa aku mendengar suaranya tapi aku tidak melihat wujudnya? Apa aku berhalusinasi? Ah benar, mungkin ini karena aku terlalu merindukannya.”lirihku pelan namun Min Hyuk justru terkekeh karena ucapanku itu.

“Yya Hyung, apa kau tidak tahu kalau di dunia ini ada fasilitas telphone? Dan apa kau juga tidak tahu kalau ponselku ini ada vitur loudspeaker? Aish jinjja, bagaimana bisa seorang leader band terkenal sangat bodoh sepertimu.”gerutu Min Hyuk justru membuatku sebal.

Ya itu benar, mari ku perjelas siapa aku ini dan silahkan dengarkan ah ani, maksudku baca perkenalan diriku ini. Namaku adalah Jung Yong Hwa, aku biasa dipanggil sikarismatik Yong Hwa, aku merupakan leader dari band terkenal CN BLUE, aku lahir pada tanggal 22 juni 23 tahun silam – sebentar lagi akan berusia 24 tahun – di Yeoksamdong Korea Selatan, aku dibesarkan di Busan, aku sangat pintar matematika dan bahasa inggris, aku juga pernah bercita-cita mwnjadi dokter sampai saat SMP aku mengganti cita-citaku menjadi penyanyi dan kini aku bisa mewujudkannya, dan satu lagi hal yang tak boleh terlewat dari perkenalanku ini, kalian ingin tahu? Ah kalian pasti ingin tahu, aku Jung Yong Hwa, leader dari CN BLUE yang merupakan namja paling berkharismatik saat ini ah ani maksudku selamanya akan mencintai Park Shin Hye, seorang aktris terkenal. Kalian tahu? Pasti tahu, aku yakin kalian tahu yeojaku itu.

Seperti yang sudah ku kemukakan tadi, aku saat ini sedang menjalin hubungan khusus dengan yeoja mungil dan mempesona itu. Park Shin Hye, yeoja yang bisa meluluhkan hati namja dingin sepertiku. Banyak berita yang mengatakan kalau aku adalah namja es, karena tidak bisa dekat dengan banyak yeoja di awal karirku, namun Shin Hye berbeda. Yeoja itu bisa dengan mudah menjalin hubungan denganku, emm maksudku bisa dengan mudah untuk dekat denganku bahkan dia – Shin Hye – juga dekat dengan anggota bandku.

Pertemuan awalku dengan Shin Hye terjadi saat aku setuju untuk membintangi sebuah drama terkenal yang berhasil membuat namaku melambung tinggi, You’re Beautiful. Pertama kali aku melihatnya, jujur aku tidak pernah berfikir ataupun berharap apalagi membayangkan kalau aku bisa jatuh cinta dengan Shin Hyeku ini. Shin Hye yang ceria mampu membuatku terpukau, senyum dan juga candaannya selalu saja mengisi hari-hariku selama syuting. Disela-sela syuting aku diminta produser untuk membuatkan sebuah lagu yang akan dinyanyikan Kang Shin Woo – peranku dalam drama You’re Beatuful – dan dalam waktu singkat aku berhasil membuatnya.

Aku membayangkan kalau diriku sedang menyanyikan lagu indah itu untuk Shin Hye, bukan untuk Go Mi Nam. Ah lihat ini, aku selalu tersenyum setiap kali membayangkan kejadian itu. Tanpa terasa dramaku itu berakhir dan aku terfikir untuk membuatkan satu lagu untuk mengungkapkan isi hatiku, kemudian aku membuat lagu Y, Why. Lagu itu adalah isi hatiku untuk Shin Hye, kekasih dan juga calon istriku.

Hubunganku dengan Shin Hye tak terputus meskipun drama yang mempertemukan kami telah berakhir. Aku dan Shin Hye masih terus berkomunikasi, terbukti dengan datangnya gadis manis itu ke konser pertama CN BLUE di Korea. Bahkan Shin Hye sengaja datang lebih awal dan menemuiku di ruang ganti CN BLUE, dari situlah Shin Hye mendekatkan diri dengan member CN BLUE yang lain. Shin Hye adalah satu-satunya gadis yang mendukungku, ia selalu berada disisiku meski kami baru pertama kali bertemu dan saat aku terlibat satu acara dengan seorang member girlband, aku diharuskan membuat lagu – yang katanya – untuk wanita itu. Tapi kalian ingat, aku justru menelphone Shin Hye untuk memperdengarkan laguku itu. Aku ingin Shin Hye yang menjadi pendengar pertama, karena apa? Karena Shin Hye lah yang menginspirasiku untuk membuatnya. For the first time atau yang lebih dikenal dengan sebutan banmal song, adalah lagu kedua yang aku ciptakan untuk Shin Hye ku, meskipun aku tidak bisa mengatakannya karena aku terlalu malu juga takut kalau aku akan di tolak oleh gadisku ini.

Disatu acara fanmeet drama You’re Beautiful, aku tidak bisa hadir karena jadwalku bersama CN BLUE yang sudah mulai padat. Aku mengirimkan pesan yang akan dibacakan di depan umum, pesan itu seharusnya untuk Geun Suk Hyung juga Hongki, namun isi pesannya justru lebih tertuju untuk Shin Hye. Rasanya malu sekali, aku mengungkapkan rasa terima kasihku dan dukunganku secara penuh untuknya di depan umum, aku juga menuliskan keinginanku untuk bermain drama kembali bersamanya, rasa malu dan juga bangga karena aku bisa bersikap sebegitu gentle, haha. Aku pernah mengatakan ingin kembali beradu akting dengannya, dan keinginanku terkabul. Aku ditawari bermain sebagai peran utama di drama Heartstrings dan kalian pasti tahu, lawan mainku adalah Shin Hye. Aku melompat-lompat sangking senangnya.

Dan karena drama itulah yang membuatku kini bisa menjalin hubungan lebih dengan Shin Hye. Kedektanku dengannya semakin menjadi saja dan aku juga mulai berani memberi sinyal kalau aku menyukainya. dan seperti sebelum-sebelumnya, aku membuatkan lagu untuknya. Lagu yang akhirnya membuatnya tahu akan perasaanku, lagu yang sampai sekarang selalu kunyanyikan disetiap konserku. You’ve fallen for me, lagu itu benar-benar mengisahkan perasaanku dengannya. Aku yang tak pernah menyangka akan jatuh hati padanya, kini justru tak bisa hidup tanpanya. Aku, benar-benar mencintai kekasihku ini.

Dan kembali pada masalah utama pagi ini, eemm apa tadi Min Hyuk mengataiku bodoh? Yya! Kenapa namja ini berani mengataiku, aish jinjja, aku akan membunuhmu Kang Min Hyuk.

Jung Yong Hwa pov end

-oOo-

 

“Mwo? Kau mengataiku bodoh?”tanya Yong Hwa keras saat dirinya sudah menyadari apa yang baru dikatakan oleh Min Hyuk.

“Yong Hwa! Kau berani memarahi Min Hyuk? Tsk!”ujar yeoja yang selalu mengisi hati namja bergingsul itu.

“Shin Hye-ya, kenapa kau membela Min Hyuk, eoh? Aku selalu merasa kau tidak mencintaiku setiap kali kita bertengkar dan Min Hyuk ada di antara kita.”

“Aigoo, kau yang memarahi Min Hyuk, kau juga menyalahkannya, padahal Min Hyuk sudah berbaik hati mau memberikan ponselnya agar aku bisa bicara padamu.”jelas yeoja bernama Shin Hye itu lembut dan langsung membuat Yong Hwa tersenyum, inilah yang membuat Yong Hwa jatuh hati, Shin Hye selalu bersikap lembut padanya.

“Kenapa kau tidak menelphone ke ponselku saja, kenapa justru menelphone ke Min Hyuk?”

“Ya Tuhan, Yong coba kau lihat ponselmu dan sudah berapa kali aku coba untuk menghubungimu.”

Yong Hwa lalu mengambil ponselnya dengan cepat dan melihat sudah berapa panggilan yang dilakukan oleh kekasihnya ini. Mata namja ini membesar ketika melihat angka yang tertera di layar ponselnya.

“Mianhe chagi, aku sangat lelah dan tidak tahu kau yang menghubungiku.”lirih Yong Hwa ketika menyadari dirinya lah yang salah.

Min Hyuk yang melihat perubahan sikap hyungnya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan dan melirik sekilas ke arah ponsel namja itu. Mata Min Hyuk ikut membesar, meskipun tak bisa sebesar mata Yong Hwa. “67 panggilan tak terjawab? Dan itu semua dari Shin Hye Noona?”gumam Min Hyuk yang berhasil mengintip ponsel Yong Hwa.

“Kalau begitu aku akan menghubungi ke ponselmu saja.”ujar Shin Hye akhirnya. “Hyukkie, gomawo sudah membangunkan Yong Hwa, ne. Aku tutup telphonenya.“lanjut yeoja ini ramah.

“Ne Noona.”jawab Min Hyuk lalu mematikan ponselnya. “Tsk, kau seharusnya berterima kasih padaku, Hyung.”ujar namja ini yang memperhatikan wajah Min Hyuk.

“Mwo?”

“Sudahlah, lebih baik aku keluar, aku lapar.”ujar Min Hyuk lalu keluar dari kamar Yong Hwa.

Tak lama dari sepeninggalan Min Hyuk, ponsel Yong Hwa kembali bergetar. Namja ini dengan cepat menggeser tombol hijau diponselnya untuk mengangkat panggilan. “Yeoboseyo chagi.”sapa Yong Hwa senang.

“Yeoboseyo.”sapa seseorang riang.

“Wae? Kenapa kau riang sekali?”tanya Yong Hwa pada yeoja itu, namja tampan ini tersenyum manis, hal yang selalu dilakukannya setiap kali mendengar suara kekasihnya.

“Yong, aku ditawari untuk bermain drama lagi.”ujar Shin Hye senang.

“Mwo? Bahkan drama terakhirmu itu belum lama berakhir.”ujar Yong Hwa lesu.

“Wae? Kau tidak suka kalau aku bermain drama lagi?”

“Anniyo, bukan begitu maksudku hanya saja aku tidak suka melihat kau berdekatan dengan namja lain. Kau pasti akan beradegan ppoppo.”ambek Yong Hwa.

“Aigoo Yong, kau tahu kan kalau itu hanya sebuah adegan? Aku tidak mempunyai perasaan apapun terhadap mereka.”jelas Shin Hye.

“Ne, aku tahu. Tapi mereka? Apa kau bisa memastikan kalau mereka tidak merasakan apapun terhadapmu?”

“Ckckck, wae? Cemburu lagi? Aku tidak peduli dengan perasaan mereka dan kau juga seharusnya seperti itu. Kau tidak perlu memperdulikan mereka, yang harus kau lihat hanya bagaimana perasaanku padamu. Arrachi?”

“Hmm, arra.”

“Saranghae Yong.”ujar Shin Hye lembut dan sontak membuat pipi Yong Hwa bersemu.

“Hmm, nado saranghae Park Shin Hye-ssi. Jadi, kau akan berperan dengan siapa?”tanya Yong Hwa akhirnya.

“Dengan Minho Oppa, dan juga..”

“Dan juga?”

“Kau.”

“Mwo? Aku? Maksudmu aku akan bermain drama denganmu lagi? Ah senangnya.”Yong Hwa berkata riang, sangat kontras dengan nada bicaranya tadi.

“Hmm, aku dengar dari managerku kalau produser dan sutradara menginginkanmu untuk mengambil peran denganku, karena itulah aku menerima peran itu.”jelas Shin Hye.

“Jinjja? Ah aku senang sekali, akhirnya aku bisa bertemu denganmu setiap hari.”

“Tapi Yong..”ucapan Shin Hye terputus.

“Tapi apa?”

“Kau menjadi second lead, bukan lead actor di drama ini. Apa kau tidak masalah? Maksudku, kau adalah namja terkenal. Bagaimana bisa kau berperan sebagai second lead.”lirih Shin Hye, ia benar-benar memikirkan kekasihnya itu.

“Apa kau tidak ingin aku mengambil peran itu?”tanya Yong Hwa yang langsung dijawab Shin Hye cepat.

“Anni, bukan begitu maksudku. Aku sangat ingin bermain drama lagi denganmu, tapi aku memikirkan imagemu nantinya. Kau mendapat peran kedua, kau mendapat peran namja kedua dalam hidupku dan aku tidak ingin kau merasakannya lagi, cukup saat You’re Beautiful saja. Aku tidak ingin lagi membuatmu menjadi yang kedua, meskipun itu hanya kehidupanku di drama.”jelas Shin Hye dengan suara pelan.

Yong Hwa tersenyum mendengar penjelasan Shin Hye, ia benar-benar senang saat tahu Shin Hye sangat memikirkan karirnya. Baginya Shin Hye adalah yeoja yang sangat baik dan sangat pengertian, gadisnya ini selalu saja memikirkan bagaimana karirnya nanti. “Aku akan mengambil peran itu.”jawab Yong Hwa cepat.

“Tapi Yong, bagaimana karirmu?”

“Aku akan tetap mengambil peran itu meskipun akan menghancurkan pamor dan karirku. Bagiku bisa menghabiskan waktu bersamamu sudah lebih dari cukup.”ujar Yong Hwa lembut yang sukses membuat Shin Hye menitikan air mata.

“Tapi perannya?”

“Aku hanya menjadi yang kedua dalam drama, bukankah yang terpenting aku selalu menjadi yang pertama di kehidupan nyata?”

“Yong..”

“Jangan khawatir. Tidak masalah jika aku harus menjadi namja kedua bahkan keseribu dalam dramamu, aku akan menjalaninya asalkan kita bisa sering bertemu. Meskipun aku hanya menjadi comeo, pasti akan aku lakukan, walaupun aku harus berperan sebagai pengemis atau menjadi seseorang yang hanya lewat di depan kamera, aku akan melakukan itu. Aku akan melakukan apa saja untuk membuatmu bahagia, kau tau karena apa?”ujar Yong Hwa penuh kelembutan.

“Karena kau mencintaiku.”jawab Shin Hye yang sudah sangat tahu apa yang selalu diucapkan namjanya itu, suara yeoja ini terdengar bergetar.

“Hmm, karena aku mencintaimu. Jangan fikirkan aku, ambillah peran itu dan kita akan syuting bersama.”ujar Yong Hwa.

“Ne, aku akan mengambil peran itu, gomawo Yong.”

-oOo-

 

Park Shin Hye pov

“Kau menjadi second lead, bukan lead actor di drama ini. Apa kau tidak masalah? Maksudku, kau adalah namja terkenal. Bagaimana bisa kau berperan sebagai second lead.”ujarku saat memberitahu Yong Hwa kalau ia akan menjadi lawan mainku di drama terbaru, itu kalau dia menerima drama ini.

“Apa kau tidak ingin aku mengambil peran itu?”tanya namja ini, terdengar dari suaranya kalau ia benar-benar kecewa dengan yang aku katakan.

“Anni, bukan begitu maksudku. Aku sangat ingin bermain drama lagi denganmu, tapi aku memikirkan imagemu nantinya. Kau mendapat peran kedua, kau mendapat peran namja kedua dalam hidupku dan aku tidak ingin kau merasakannya lagi, cukup saat You’re Beautiful saja. Aku tidak ingin lagi membuatmu menjadi yang kedua, meskipun itu hanya kehidupanku di drama.”jelasku cepat, tidak ingin namja ini salah paham dengan maksudku.

Aku benar-benar tidak ingin dia mendapat image jelek di mata dunia, aku tidak ingin karir yang telah lama dibangunnya akhirnya tercoreng karena ia mendapat peran kedua lagi. Ia sudah bersusah payah untuk mencapai puncak seperti saat ini, Yong Hwaku sudah menguras tenaganya agar bisa membuktikan kalau dia bisa berakting. Aku hanya ingin menjaga namja yang kucintai ini.

“Aku akan tetap mengambil peran itu meskipun akan menghancurkan pamor dan karirku. Bagiku bisa menghabiskan waktu bersamamu sudah lebih dari cukup.”ujar Yong Hwa membuatku terharu dan tanpa terasa air mata kini sudah meluncur deras di pipiku.

“Jangan khawatir. Tidak masalah jika aku harus menjadi namja kedua bahkan keseribu dalam dramamu, aku akan menjalaninya asalkan kita bisa sering bertemu. Meskipun aku hanya menjadi comeo, pasti akan aku lakukan, walaupun aku harus berperan sebagai pengemis atau menjadi seseorang yang hanya lewat di depan kamera, aku akan melakukan itu. Aku akan melakukan apa saja untuk membuatmu bahagia, kau tau karena apa?”Yong Hwa mencoba meyakinkanku, namja ini benar-benar menjagaku meskipun aku tak pernah melakukan sesuatu yang berharga untuknya.

Aku tersedu mendengar perkataan namja ini, aku benar-benar bersyukur karena Yong Hwa yang menjadi kekasihku. Namja ini selalu menjagaku, ia berhasil membuatku tersadar kalau aku membutuhkan tempat bersandar. Selama ini banyak namja yang digosipkan dekat denganku, namun tak satu juga dapat menarik hatiku. Berbeda dengan namja ini, kedekatan kami sudah terjalin sejak drama pertama Yong Hwa. Banyak sekali potongan-potongan behind the scene yang ada di youtube, dan semua potongan-potongan itu memperlihatkan kedekatanku.

Aku sendiri heran kenapa bisa sedekat itu dengannya. Aku memang mudah dekat dengan seseorang, banyak aktris dan aktor lain yang mengatakan kalau aku bisa berbaur dengan mudah di tempat baru, mungkin itulah yang membuatku dekat dengan namjachinguku ini. Yong Hwa memang lebih banyak beradu akting denganku, ada sekitar 70 lebih scene yang kami perankan bersama dan itu membuat kami semakin dekat. Bahkan aku lebih dekat dengannya dibanding dengan Geun Suk Oppa yang notabennya adalah lawan mainku di drama itu.

Aku terpukau dengan tatapan namja ini, terkagum ketika tahu bahwa pria berkharismatik ini mampu memainkan banyak alat musik. Yong Hwa pernah menunjukkan kemampuannya bermain gitar dan aku terpesona dengannya, aku tersenyum setiap kali namja ini sedang berkutat dengan gitarnya. Yong Hwa juga pernah memukul-mukul drum di depanku, dan itu membuatku semakin mengaguminya. Dan Yong Hwa juga pernah memainkan sebuah lagu dengan piano, hal yang seharusnya Geun Suk Oppa lah yang melakukannya. Yong Hwa menarikan jemarinya diatas tuts-tuts piano itu dengan lancar, namja tampan ini mengajari Geun Suk Oppa caranya memainkan lagu yang akan dibawakan oleh Tae Kyung di scene selanjutnya. Mataku, mataku tak pernah berpaling darinya ketika melihatnya dengan wajah tenangnya sedang memainkan piano itu, dan sepertinya karena itulah aku jatuh hati.

Yong Hwa menyanyikan sebuah lagu saat drama YB – singkatan untuk drama You’re Beautiful – dan kru-kru mengatakan lagu itu Yong Hwa sendirilah yang menciptakannya. Aku terkejut karena waktu istirahat kami di scene itu hanya 30 menit dan Yong Hwa berhasil membuat lagu dalam waktu sesingkat itu. Setelah drama kami berakhir, aku terus memberi dukungan pada Yong Hwa dan bandnya CN BLUE, aku bahkan datang ke konser pertama mereka dan aku mendapatkan tiket VIP yang sengaja Yong Hwa berikan untukku, aku duduk disamping keluarga Yong Hwa, aku juga memberikan dukungan eksklusifku untuk Yong Hwa dengan mendatanginnya di ruangan CN BLUE di belakang panggung, dan sejak saat itu aku menjadi member ke lima bagi empat namja itu.

Saat Yong Hwa terlibat suatu acara dengan seorang gadis, sungguh aku merasa sedih. Namun siapalah aku ini sampai harus menyuruhnya menghentikan acara itu, namun lagi-lagi Yong Hwa mampu membuatku tenang dan bahagia. Malam itu, Yong Hwa menelphoneku dan memperdengarkan lagu yang ia buat untuk gadis itu. Yong Hwa menjadikanku orang pertama yang mendengarkan lagu buatannya dan itu membuatku spesial. Dan dua tahun lalu, dua tahun lalu kami kembali beradu akting dan itu membuatku dan namja ini bersatu, drama itu membuatku menyadari perasaan Yong Hwa dan juga perasaanku.

Park Shin Hye pov end

-oOo-

 

“Hyung, aku dengar kau mendapat tawaran bermain drama lagi bersama Shin Hye Noona?”tanya namja bermata sipit pada namja lain.

“Hmm, aku bersyukur bisa mendapatkan tawaran itu.”jawab namja yang ditanyai itu dengan senyum yang mengembang di wajahnya.

“Akhirnya kau bisa beradu akting lagi dengan Shin Hye Noona.”ujar namja itu lagi membuat namja yang dipanggil Hyung itu tersenyum.

“Ah, aku ikut senang, hyung.”timpal namja lain dengan wajah tak kalah sumringah.

“Ne, hyung. Dengan begitu kau bisa bertemu terus dengan Shin Hye.”namja berkulit putih yang lain ikut memberikan suaranya.

“Ne, kalian benar.”jawab namja bergigi gingsul itu pelan.

Kali ini Yong Hwa benar-benar tidak bisa menutupi kebahagiaannya, namja ini terus tersenyum sejak sarapan bersama. Ia telah menerima perannya di drama terbaru bersama Shin Hye, beribu-ribu bayangan tentangnya dan Shin Hye yang akan kembali beradu akting serta merta memenuhi fikirannya, dan itu membuatnya semakin terlihat tidak waras.

“Hyung, aku tahu kau bahagia, tapi kau jangan tersenyum terus.”ujar namja sipit itu menggerutu.

“Aku tersenyum bahagia, apa kau tidak senang? Ckckck.”

“Aku tahu tapi itu justru menakuti kami, Hyung.”ujar namja yang berkulit paling putih itu.

“Lee Jong Hyun, Kang Min Hyuk, kalian benar-benar membuatku kesal.”gerutu Yong Hwa sebal.

“Hyung, kau dipanggil manager.”ujar namja tinggi saat memasuki ruangan khusus CN BLUE di kantor agensinya.

“Ada apa, tumben sekali Hyung memanggilku.”ujar Yong Hwa pelan, namun namja ini tetap pergi untuk menemui managernya.

Yong Hwa keluar dari ruangan CN BLUE dan berjalan santai menuju ruang managernya. Namja ini sedikit bingung kenapa managernya memanggil dan tidak menemuinya saja di dorm atau di ruangan CN BLUE, namun karena hatinya sedang senang, maka Yong Hwa tidak menghiraukannya.

Toktoktok, namja ini mengetuk pintu ruangan managernya dan masuk ketika sebuah suara mengizinkan. Yong Hwa tersenyum saat melihat seorang namja sedang berdiri menatap jendela ruangan yang memperlihatkan pemandangan kota Seoul.

“Wae Hyung, kenapa memanggilku?”tanya Yong Hwa masih tersenyum.

“Kau tidak tahu kenapa aku memanggilmu?”tanya namja itu tanpa memperhatikan Yong Hwa.

“Anni, Jung Shin tidak mengatakan apa-apa.”jawab namja gingsul ini polos.

“Kalau begitu duduklah dulu, Yong.”suruh managernya dan Yong Hwa hanya menurut.

“Jadi, ada apa Hyung?”tanya Yong Hwa ketika dia sudah duduk di atas sofa mewah itu.

“Kau benar-benar tidak tahu?”

“Aku tidak tahu, memangnya ada apa?”

“Yya Jung Yong Hwa, apa yang ada di fikiranmu, eoh?”tanya seseorang dengan suara keras.

“Wae? Kenapa kau marah-marah begitu?”tanya namja bernama Yong Hwa dengan wajah tak bersalah.

“Lihat ini, apa maksud dari pemberitaan ini!”lanjut seseorang tadi sambil melemparkan sebuah surat kabar ke atas meja di depan Yong Hwa.

LEADER SEKALIGUS AKTOR JUNG YONGHWA DIKABARKAN TELAH MENYETUJUI UNTUK MENGAMBIL PERAN DALAM DRAMA TERBARU ‘HEIRS’

“Wae? Apa yang salah dengan peran ini?”tanya Yong Hwa bingung.

“Kau bertanya apa yang salah? Apa kau benar-benar sudah gila?”

“Aku hanya menerima peran di drama itu Hyung, kenapa kau jadi sepanik ini?”

“Baca artikel itu!”perintah namja di depannya dengan wajah garang.

Yong Hwa mengambil majalah itu lalu membacanya, namja ini mengerutkan keningnya merasa tidak ada yang aneh dengan artikel di majalah itu. “Tidak ada yang aneh disini.”gumam Yong Hwa.

“Tidak ada yang aneh? Matamu rabun atau apa?”

“Wae? Kenapa kau seperti ini, dalam artikel ini tidak ada yang aneh Hyung.”

“Kau berperan kembali dengan Shin Hye?”

“Hmm, memangnya kenapa kalau aku mengambil peran dengannya?”

“Kau bilang tidak ada yang salah?”

“Hmm, aku hanya mengambil peran di drama yang sama dengan kekasihku, apa salahnya.”ujar Yong Hwa enteng.

“Justru itu yang menjadi masalah! Kau akan berperan lagi dengan Shin Hye, dan itu akan membuat rumor tentang hubungan kalian kembali beredar.”

“Apa salahnya? Kami memang berkencan, aku bahkan berniat untuk menceritakan yang sesungguhnya.”

“Yya! Jangan sembarangan bicara!”

“Waeyo? Aku hanya tidak ingin terus berbohong.”

“Ini belum saatnya, Yong!”

“Kalau begitu kapan saatnya? Saat nanti Shin Hye sudah tidak lagi tahan dengan tekanan-tekanan dari pihak managemenku? Saat yeoja yang ku cintai itu memilih untuk pergi?”

“Kalau dia mencintaimu, dia akan bertahan dan tidak akan pernah berniat meninggalkanmu!”

“Sungguh mudah mengatakannya saat tidak merasakan hal yang sama. Aku sendiri bahkan berkali-kali berfikir untuk meninggalkan kehidupanku sebagai artis untuk bersama Shin Hye.”ketus Yong Hwa.

“Baiklah-baiklah jika kau memang ingin mengambil peran di drama ini, tapi apa tidak masalah dengan karaktermu? Kau akan menjadi lelaki kedua bagi Shin Hye, dan ini sama dengan peranmu dulu. Apa kau tidak masalah?”

“Tidak masalah, selama aku bisa bersama Shin Hye. Bukankah sudahku katakan di depan umum kalau aku bahkan akan menerima peran sekalipun itu tidak menjadi kekasih Shin Hye, meskipun aku harus berperan sebagai pengawal, supir ataupun perampok dalam dramanya.”Yong Hwa berkata mantap, membuat manajernya menghela nafas.

“Baiklah kalau begitu, aku akan membiarkanmu menerima peran di drama ini tapi aku harus menawar karakter yang kau perankan.”

“Gomawo Hyung.”jawab Yong Hwa lalu meninggalkan managernya.

-oOo-

 

“Yong, gwaenchanha?”tanya seorang yeoja saat menghubungi Yong Hwa.

Yong Hwa terdiam ketika sebuah suara itu menanyakan keadaannya. Yong Hwa yakin benar bahwa Shin Hye sudah tahu masalahnya dengan manager CN BLUE, Yong Hwa tahu pasti anak-anak CN BLUE telah memberitahu gadisnya ini.

“Gwaenchanha, Shin. Kau jangan terlalu mengkhawatirkan keadaanku.”ujar namja bernama Yong Hwa berusaha menenangkan hati kekasihnya.

Yong Hwa berusaha keras meyakinkan Shin Hye bahwa dirinya baik-baik saja, ia benar-benar tidak mau Shin Hye terus merasa khawatrir.

“Kau yakin?”

“Hmm, aku yakin. Shin, kau jangan dengarkan media yang memberitakan tentang hubungan kita, ne? Jangan pernah fikirkan para haters. Kau tak perlu takut, karena aku akan selalu menjagamu.”

“Gomawo Yong.”

“Saranghae.”ujar Yong Hwa lalu menutup ponselnya dan kembali melanjutkan aktifitasnya yang sempat terhenti tadi.

Hari-hari dilalui Yong Hwa dengan penuh kegelisahan, padahal baru beberapa hari lalu namja ini mendapatkan kebahagiaan. Lagi-lagi Yong Hwa terdiam, membaca komentar-komentar yang banyak orang berikan di artikel berita dirinya dan Shin Hye akan kembali beradu akting. Namja ini sangat penasaran dengan segala apa yang dibicarakan oleh shipper dan juga haters yonghin – sebutan untuk couple Yong Hwa dan Shin Hye – bahkan namja ini dengan tidak ada kerjaannya mau mengartikan semua artikel dari bahasa asing yang tidak ia ketahui. Terkadang namja ini tersenyum dan mendengus sebal ketika membaca komentar-komentar itu, bahkan tak jarang Yong Hwa tertawa dan berjingkrak-jingkrak setiap kalo ada komentar yang bersikukuh kalau ia dan Shin Hye sedang berkencan. Namja ini benar-benar tidak menyangka bahwa ada beberapa kelompok yang tahu kebenaran tentang hidupnya meskipun ia dan Shin Hye sudah beribu kali menyangkalnya.

“Aku tidak tahu kalau ada orang-orang tidak percaya dengan ucapanku selama ini. Omo! Apa mereka bisa membaca fikiran orang lain? Sehingga mereka tidak pernah percaya dengan semua sangkalan yang aku dan Shin Hye ucapkan? Mungkin saja, kan?”gumam Yong Hwa setiap kali ia membaca tulisan-tulisan netizen yang tetap mengatakan kalau ia dan Shin Hye berkencan.

“Hyung selalu gila setiap kali sudah membaca komentar-komentar.”bisik Jung Shin pada Min Hyuk yang sedang memperhatikan Yong Hwa.

“Kenapa mata mereka jeli sekali? Bahkan mereka sampai menyadari setiap inci persamaanku dan Shin Hye. Ckck.”gumam namja itu lagi semakin membuat kedua member bandnya geleng-geleng kepala.

“Kau benar, aku rasa Hyung memang sudah gila.”angguk Min Hyuk membenarkan perkataan Jung Shin.

“Wae? Kenapa kalian menatapku begitu?”tanya Yong Hwa yang kini sudah melihat Min Hyuk dan Jung Shin berdiri di depannya.

“A-anni, kami hanya ingin kedapur untuk makan.”jawab Min Hyuk cepat.

“Iss, apa hanya itu yang bisa kau jadikan alasan?”gerutu Jung Shin kesal.

“Hyukkie, Jung Shin-ah.”panggil Yong Hwa membuat keduanya menatap Yong Hwa lekat. “Apa aku harus menemui mereka?”lanjut namja ini semakin membuat Jung Shin dan Min Hyuk bingung.

“Menemui siapa? Apa kau ingin menemui produser dan sutradara? Memintanya untuk memberikanmu peran utama?”tanya Min Hyuk dengan mata membesar (bayangin Min Hyuk matanya gede).

“Atau kau ingin menemui Minho Hyung? Ingin memintanya mundur dari peran utama dan membiarkanmu yang mengambil alih perannya?”tanya Jung Shin yang tak kalah ngaco dibanding Min Hyuk.

“Aish, bukan!”

“Lalu?”

“Menemui para netizen.”jawab Yong Hwa polos.

“Mwo?!”tanya suara lain dari arah belakang Yong Hwa, membuat ketiga namja ini terkejut.

“Omona! Yya Lee Jong Hyun, kau membuatku terkejut.”omel Yong Hwa sambil menatap Jong Hyun.

“Kau lebih membuatku terkejut, Yong. Bagaimana bisa kau berfikir untuk menemui netizen.”Jong Hyun tak malu kalah.

“Ne Hyung, aku fikir kau sudah bosan hidup.”Min Hyuk menimpali.

“Aku setuju dengan Min Hyuk, kau pasti akan mati jika bertemu dengan mereka.”Jung Shin juga mengiyakan perkataan Min Hyuk.

“Wae? Kenapa kau mendramatisir begitu.”

“Apa kau tidak tahu seberapa besar mereka mengidolakanmu? Mereka bisa langsung mengerubungimu dan itu bisa membuatmu kehabisan nafas lalu mati.”ujar Jong Hyun.

“Aku hanya ingin berterima kasih.”lirih Yong Hwa pelan.

“Berterima kasih? Untuk apa?”tanya Min Hyuk bingung.

“Untuk tetap mempercayai kalau aku dan Shin Hye memang menjalin hubungan.”polos Yong Hwa membuat ketiga namja di ruangan itu melongo.

“Aku rasa kau memang benar-benar sudah gila.”lirih Jong Hyun kembali lagi ke kamarnya, sementara Jung Shin dan Min Hyuk sudah lebih dulu menghilang.

“Wae? Aku hanya ingin menunjukkan rasa terima kasihku.”gerutu Yong Hwa dengan memajukan bibirnya.

-oOo-

 

Yong Hwa berjalan terburu-buru dan menggedor dengan kasar pintu rumah seseorang, namja ini terlihat sangat marah pagi ini. Dengan nafas memburu Yong Hwa terus menggedor pintu itu sampai seorang namja membukakannya.

“Eoh, Yong. Wae? Kenapa ke rumahku sepagi ini.”tanya namja itu sambil mengucek-ngucek kedua matanya.

Yong Hwa mendorng tubuh namja itu dan langsung menerobos masuk ke dalam rumah bergaya minimalis itu. Biasanya Yong Hwa selalu senang ketika ia berada disini, namun kali ini ia benar-benar ingin menyelesaikan masalahnya dan segera enyah dari ruangan ini.

“Hyung! Apa maksud semua ini?!”teriak Yong Hwa saat mendengar berita terbaru tentang dirinya.

Yong Hwa melemparkan tabnya dengan sembarang, membuat benda itu membentur lantai dengan cukup keras namun masih menyala. Namja yang dipanggil Hyung itu hanya mampu memungut tab itu untuk melihat apa yang membuat artisnya itu marah.

“Wae? Aku hanya ingin menyelamatkanmu dari pemberitaan media.”jawab seorang namja pelan.

“Kau tak berhak memutuskan semua hal dalam hidupku!”

“Tentu aku berhak, aku manajermu, Yong.”jawab namja tadi dengan tenang.

“Kau memang managermu tapi kau tidak berhak mengatur hidupku, bahkan kedua orang tuaku tidak pernah menyuruhku berhenti melakukan pekerjaanku.”

Yong Hwa mengepalkan tangannya, ia benar-benar tidak habis bagaimana bisa managernya ini melakukan ini padanya. Membatalkan perannya di drama terbarunya bersama Shin Hye, bahkan tanpa persetujuan dengannya. Mata namja ini berkilat mengisyaratkan ia benar-benar sedang marah. Yong Hwa mengambil tabnya dari tangan sang manager dan membantingnya lagi kelantai, lebih keras sehingga tab itu hancur berantakan, namja tampan ini juga memukul meja yang tergeletak manis disampingnya, tak kalah keras membuat meja kaca itu terpecah membuat beberapa pecahannya menancap manis di buku-buku jarinya. Setelah itu Yong Hwa berjalan keluar, meninggalkan managernya yang berdiri mematung, mengendari mobil dengan kecepatan penuh dan meluapkan semua emosinya.

Yong Hwa mendengar suara manis Shin Hye menyanyikan sebuah lagu yang menjadi soundtrack drama mereka, masih dengan konsentrasi penuh Yong Hwa mengambil ponselnya dan menjawab panggilan Shin Hye setelah sebelumnya menghubungkan ponsel itu dengan speaker mobilnya, sehingga ia bisa leluasa menyetir.

“Yeoboseyo, Yong eodisseo?”tanya suara lembut itu, Yong Hwa tahu benar siapa yang menelphonenya karena ia sengaja menyetel nada dering khusus untuk kontak Shin Hye. “Yong?”panggil suara itu lagi menyadarkan Yong Hwa dari lamunannya.

“Aku di depan rumahmu.”ujar Yong Hwa yang kini sudah berdiri di depan rumah Shin Hye.

Shin Hye yang terkejut mendengarnya langsung berlari keluar rumah tanpa menghiraukan dirinya yang baru saja bangun tidur dan masih mengenakan piyama, bahkan yeoja ini belum menggosok giginya. Shin Hye benar-benar mengkhawatirkan keadaan Yong Hwa ketika Min Hyuk menghubunginya dan meminta Shin Hye untuk memeriksa berita di media internet. Min Hyuk mengatakan kalau Yong Hwa keluar dorm dengan wajah penuh emosi sambil membawa tab mereka.

“Yong.”panggil Shin Hye membuat namja yang kini sedang duduk di atas kap mobil itu menoleh ke arahnya.

“Shin, bogoshippo.”ujar Yong Hwa langsung memeluk kekasihnya itu.

“Yya, jangan memelukku!”

“Wae? Kau tidak rindu padaku? Tidak ingin dipeluk kekasihmu yang paling tampan ini?”

“Aku belum mandi.”ujar Shin Hye lalu menundukkan kepalanya karena malu.

“Aigoo, wajahmu sangat lucu saat sedang malu begini.”Yong Hwa menggoda Shin Hye.

“Masuklah, kau mau minum kopi?”tanya Shin Hye yang dijawab anggukan oleh Yong Hwa. “tunggu sebentar, aku akan membuatkan kopi kesukaanmu.”lanjut gadis ini lalu meninggalkan Yong Hwa.

“Bagaimana jika Shin Hye kecewa mendengar berita itu? Bagaimana kalau Shin Hye sakit hati melihat perkataan para haters itu?”bisik Yong Hwa dalam hatinya.

Shin Hye kembali dengan membawa dua gelas kopi di tangannya, tak lupa gadis ini menggosok gigi dan memakai parfum dulu sebelum kembali menemui Yong Hwa. Yong Hwa tersenyum yang melihat perubahan di diri Shin Hye, kemudian berfikir untuk menggoda gadis itu.

“Aigoo, kau cantik sekali. Seperti seorang istri yang menyiapkan suaminya kopi.”ujar Yong Hwa dengan senyum mengembang, namja ini benar-benar lupa dengan permasalahan yang tadi membuatnya emosi saat melihat Shin Hye.

“Iss babo!”gerutu Shin Hye namun gadis ini tersipu malu, wajah merona merah membuat Yong Hwa semakin gemas.

“Yeobo, kemari. Kenapa kau menjauh dari suamimu yang tampan ini, eoh?”lanjut Yong Hwa.

“Yya Jung Yong Hwa!”

“Haha, aku selalu senang melihat wajahmu yang bersemu merah itu Shin.”

“Napeun namja.”gerutu Shin Hye. “Yong, neo gwaenchanha?”lanjut Shin Hye yang tahu Yong Hwa sedang menutupi sesuatu darinya.

Yong Hwa terdiam, menatap manik mata Shin Hye yang hitam pekat itu kemudian tersenyum “Nan gwaenchanha uri Shin Hye, wae? Kau merasa kalau aku tidak baik-baik saja? Apa terlalu terlihat kalau aku merindukanmu?”

“Jangan berbohong Yong, bukankah kita pernah berjanji untuk membagi semua suka duka kita? Aku juga ingin mendengar kesahmu, Yong.”

“Kau memang kekasihku yang paling pengertian, aku mencintaimu Shin.”ujar Yong Hwa lalu merengkuh tubuh mungil Shin Hye.

“Jadi, kau mau menceritakan kenapa kau keluar dorm pagi-pagi sekali?”lirik Shin Hye.

“Aku menemui manager CN BLUE.”

“Wae? Apa karena pembatalan peranmu?”tanya Shin Hye membuat Yong Hwa terkejut.

“Mwo? Kau tahu?”

“Kau fikir aku tidak menaruh mata-mata di band mu?”

“Min Hyuk, kau akan mati hari ini.”geram Yong Hwa.

“Yya! Jangan begitu! Walau bagaimanapun, Min Hyuk selalu menjadi penyatu kita.”

“Arraso.”

“Jadi, mau bercerita padaku?”

Yong Hwa mendesah pelan, menghembuskan nafas panjang kemudian memulai ceritanya. Shin Hye dengan seksama memperhatikan setiap cerita Yong Hwa, namja ini bercerita dengan serius, beberapa kali Yong Hwa mengambil nafas panjang untuk meredam emosinya, kemudian mebali bercerita.

“Yong, aku rasa managermu benar. Dia melakukan ini untuk menyelamatkan karirmu.”ujar Shin Hye.

“Aku tidak butuh karir, aku hanya butuh kau.”

“Kau benar-benar tidak memikirkan karir? Dengar Yong, karir yang telah mempertemukan kita, karir yang akhirnya menyatukan kita. Apa kau fikir karirmu itu tidak berguna? Kalau tidak ada karir, kau tidak akan bermain drama denganku. Jadi jangan menyalahkan managermu dan juga mengatakan kalau kau tidak membutuhkan karir, karena tanpa mereka kau tidak bertemu denganku. Jangan selalu memikirkan aku, Yong. Aku tak masalah jika kau harus mundur dari drama ini.”

“Tapi..”

“Sudahlah, aku sangat mengerti kenapa managermu berbuat begitu. Itu semua karena mereka ingin menjagamu, karena itu jangan marah lagi.”

“Mereka ingin menjagaku, tapi aku ingin menjagamu.”

“Aku tahu kau selalu menjagaku, aku tahu itu.”

“Baiklah, aku lakukan ini untukmu. Aku akan mundur dari drama ini sehingga tidak ada lagi Yong Hwa si namja kedua di kehidupan Shin Hye. Aku akan mundur untuk membuatmu nyaman sehingga mereka berhenti menghujatmu, agar mereka tidak lagi mengatakan kalau kau mengikatku. Aku akan lakukan apapun untuk melindungimu, karena aku..”

“Karena aku mencintaimu.”ujar Shin Hye cepat sebelum Yong Hwa mengatakan kata-kata yang selalu didengar Shin Hye.

Yong Hwa terdiam dan mengerucutkan bibirnya ketika kata-katanya diambil oleh Shin Hye. Shin Hye tertawa lalu mencubit pipi Yong Hwa gemas membuat namja itu mau tak mau tertawa melihat ekpresi gemas Shin Hye.

“Saranghanta, Park Shin Hye.”lirih Yong Hwa.

Yong Hwa menatap kedua mata Shin Hye intens, namja ini lalu mendekatkan wajahnya kewajah Shin Hye kemudian mengecup bibir Shin Hye. Menikmati setiap kenyamanan yang ia rasakan setiap kali mengecup bibir manis yeoja ini.

“Aku akan mencari cara agar kau tidak terlihat buruk.”

-oOo-

 

Jung Yong Hwa pov

Hari ini kami akan melakukan konser kami di Beijing. Tidak seperti biasanya, hari ini aku benar-benar gusar. Karena apa? Karena hari ini adalah peringatan dua tahun drama Heartstrings. Sejujurnya kemarin juga peringatan ulang tahun Min Hyuk dan sepertinya hari ini kami akan mengadakan kejutan untuknya, tapi itu tidak penting! Yang paling penting adalah bagaimana aku bisa menunjukkan pada dunia kalau Heartstrings begitu berarti dalam hidupku. Aku terus mengetukkan jemariku diatas meja di hotel kami, mataku terpejam seolah sedang memikirkan sesuatu.

“Yong, kau tidak menghubungi Shin Hye?”tanya Jong Hyun yang aku tahu terus memperhatikan sikapku.

“Wae? Kenapa aku harus menelphonenya?”

“Bukankah hari ini peringatan dua tahun ulang tahun Heartstrings?”tanya Jung Shin yang sangat suka drama itu.

“Aku bahkan sudah menghubungi Shin Hye Noona, dan mengucapkan selamat padanya.”ujar Min Hyuk.

“Mwo? Yya Kang Min Hyuk, kenapa kau menduhuluiku?!”ujarku kesal.

“Aku mengucapkan pada semua kru, bukan Shin Hye Noona saja.”jawab Min Hyukkie tanpa rasa bersalah.

Jung Yong Hwa pov end

-oOo-

 

Yong Hwa tidak menjawab perkataan Min Hyuk, namja ini justru sibuk mengirimkan kakaotalk untuk kekasihnya itu.

To: chagiya

Shin, selamat memperingati dua tahun drama Heartstrings. Aku mencintaimu.

Yong Hwa senyum-senyum sendiri, lalu tak lama kemudian ponselnya mendapat balasan dari Shin Hye.

From: chagiya

Selamat juga untukmu, Yong. Kau sedang di Beijing? Semangat untuk konser kalian, kau yang terbaik. Nado saranghae.

Yong Hwa langsung menelphone kekasihnya itu, karena ia sangat merindukannya. Terdengar nada sambung yang membuat jantungnya berdegub kencang, hal yang selalu terjadi setiap kali namja ini bicara dengan Shin Hye.

“Yeoboseyo.”sapa seseorang membuat rona wajah Yong Hwa berubah.

“Yeoboseyo chagi.”

“Wae? Kenapa menelphone?”

“Aku merindukanmu, seharusnya kita bersama-sama untuk merayakan dua tahun drama kita. Tapi aku harus menjalani tour Asia ku. Mianhe Shin.”

“Gwaenchanha Yong, kita bisa merayakannya nanti. Kau tidak perlu memikirkannya, cukup konsentrasi pada tour mu dan buatlah aku bangga.”

“Tentu saja, aku pasti akan membuatmu bangga dan kau akan berkata itu namjaku, yang berdiri dipanggung itu adalah namjaku.”ujar Yong Hwa penuh percaya diri. “Hmm Shin, kau di Thailand? Bagaimana fanmeet Asiamu?”

“Semua berjalan lancar dan aku benar-benar senang. Banyak yang mendukungku, aku jadi terharu.”

“Hmm, begitu juga saat Geun Suk Hyung melamarmu di video messagenya?”sindir Yong Hwa.

“Wae? Cemburu lagi? Yong-ah, bukankah kau tahu kalau aku dan Geun Suk Oppa tidak memiliki perasaan apa-apa? Aku hanya menganggapnya sebagai Oppaku saja.”

“Aku cemburu bukan karena itu, tapi karena Geun Suk Hyung bisa dengan mudah menyampaikan semua yang dikatakannya itu, meski itu hanya gurauan. Sedangkan aku? Aku memakai barang yang sama denganmu saja sudah menjadi gosip besar. Kita bahkan tidak bisa saling memberi dukungan secara terbuka.”lirih Yong Hwa.

“Yong, kau tahu kenapa mereka semua begitu?”

“Anni, memangnya kau tahu?”

“Karena mereka melihat pancaran cinta diantara kita, karena itulah mereka tetap berkeras kalau kita mempunyai hubungan spesial.”

“Hmm, kau benar. Dan aku sangat bersyukur karena mereka tetap percaya. Meskipun kadang kesal pada aksi pada haters YongShin, mereka terlalu keras menghujatmu.”

“Jangan khawatir, aku tidak apa-apa. Aku percaya kau akan melindungiku.”

“Hmm, seperti saat ini. Aku sedang berfikir bagaimana caranya melindungimu dari gossip buruk.”

“Hahaha, tidak ada gossip buruk saat ini, Yong.”

“Baiklah, ah Shin, aku harus bersiap untuk konsernya. Kau semangat ya fanmeetnya, bayangkan aku ada disana dan merayakan dua tahun drama kita.”

“Hmm, kau harus melakukan yang terbaik malam ini. Aku tahu kau yang terbaik.”

“Baiklah, aku mencintaimu Park Shin Hye, selamanya.”ujar Yong Hwa lalu menutup telphonenya.

Yong Hwa terdiam memikirkan sesuatu, ia sangat ingin membuat kejutan untuk Shin Hye dan tiba-tiba saja sebuah ide muncul dikepalanya. “Hmm Jung Shin, hari ini kau tidak boleh ikut bernyanyi YFFM malam ini.”ujar Yong Hwa.

“Wae? Biasanya aku ikut menyanyikan.”

“Pokoknya tidak boleh! Aku ingin memberi kejutan untuk kekasihku.”

“Arraso, lakukan apapun yang kau inginkan Hyung.”jawab Jung Shin lemah.

-oOo-

 

Park Shin Hye pov

Aku terkejut saat melihat semua yang datang di acara fanmeetku ini membawa tulisan yang mengucapkan selamat memperingati dua tahun dramaku dengan Yong Hwa. Rasanya benar-benar terharu saat melihat banyak yang peduli dan ingat tentang hari ini. Aku bisa mendengar mereka meneriaki judul drama itu, dan itu membuatku ingin menangis. Musik bermain, lantunan musik the day we fall in love mulai terdengar dan itu membuatku semakin terharu. Aku menyanyikan lagu itu dengan air mata yang terus mengalir di pipiku. Samar-samar aku mendengar mereka juga ikut menyanyikan lagu itu, membantuku yang tak bisa mengeluarkan suara karena tangisku yang tertahan.

Aku tidak tahu banyak yang peduli dengan drama itu, karena ku fikir mereka membenci drama itu mengingat banyak sekali hujatan yang aku terima karena peranku. Aku tak bisa mengentikan air mata ini, air mata haru yang terus saja mengalir. Berkali-kali aku mengatakan terima kasih pada mereka disela tangis dan juga nyanyianku. Aku melihat beberapa dari mereka juga menangis, mungkin mereka merindukan drama itu.

“Ah mwoya.”ujarku di sela tangisan ini.

Aah aku lupa beberapa lirik lagunya, karena terharu dan terkejut. “Gomawo-yo, jeongmal gomawo, thank you.”ujarku lagi disela tangisku.

Aku berbalik dan menatap layar lebar di belakangku untuk menghapus air mata ini, ah Yong aku benar-benar merindukanmu. Seandainya kau disini dan melihat bagaimana mereka mencintai kita, kau pasti juga akan bahagia.

Geudaen aranayo
Uri ireohge saranghage doeneun nal
Geudaen mideonnayo
Haneureseo bonaen kyupiteu hwasareul
Geureohge dagaon gijeokeui seonmul gateun geudael saranghae
Yeongwonhi hamkkehaejwo Everyday loving me
Saranghae Just Be My Love

“Kamsahabnida, neomu kamtungeyo, gomawoyo.”ujarku setelah menyelesaikan lagu ini, kemudian aku berjalan turun dari panggung dan menangis sejadi-jadinya disana.

Park Shin Hye pov end

-oOo-

 

Yong Hwa mendengar kabar kalau Shin Hye menangis saat fanmeet, namja tampan ini benar-benar khawatir dengan keadaan kekasihnya itu. Setelah menyelesaikan penampilannya, namja ini langsung menghubungi Shin Hye, ingin tahu kenapa gadisnya itu menangis.

“Yeoboseyo Shin, kau tidak apa-apa? Apa kau sakit?”tanya Yong Hwa yang benar-benar khawatir.

“Gwaenchanha, Yong. Kenapa kau panik sekali.”

“Yya, bagaimana kau tidak panik? Media mengatakan kalau kau menagis tadi. Apa terjadi sesuatu? Apa mereka menyakitimu?”

“Hmm, terjadi sesuatu.”

“Apa? Apa yang mereka lakukan?”

“Mereka tidak melakukan apapun yang menyakitiku, Yong. Justru mereka membuatku terharu.”

“Hmm?”

“Mereka menyiapkan kejutan untuk peringatan dua tahun drama kita, Yong. Mereka semua membawa banner bertuliskan selamat dua tahun Heartstrings, mereka juga memutarkan lagu the day we fall in love dan itu sangat membuatku senang. Aku benar-benar tidak tahu kalau banyak yang mendukung drama itu.”jelas Shin Hye dengan suara terisak. “Dan aku membayangkan kehadiranmu tadi.”lanjutnya dengan suara pelan, namun tetap bisa didengar Yong Hwa.

“Bukankah sudah ku katakan kalau banyak yang mendukung hubungan kita? Kau lihat sendiri, kan bagaimana mereka membuatmu terharu? Itu tandanya mereka benar-benar ingin kita mempunyai hubungan. Apa menurutmu ini sudah saatnya kita menyatakan pada media kalau kita memang berpacaran?”tanya Yong Hwa membuat Shin Hye terkejut.

“Mwo? Yong, jangan main-main.”

“Aku tidak main-main Shin, aku benar-benar ingin memperkenalkanmu sebagai kekasihku di media, aku ingin mereka semua tahu kalau kau adalah calon istri dan calon pendamping hidupku juga calon ibu dan jagoan-jagoanku nanti. Aku ingin mereka semua menyadari bagaimana aku mencintaimu, Shin. Tidakkah kau ingin menjalin hubungan seperti orang normal lain? Hmm? Berkencan tanpa sembunyi-sembunyi, bebas menunjukkan rasa sayang dan dukung satu sama lain. Tidakkah kau ingin melakukan itu?”tanya Yong Hwa pelan.

“Tentu aku ingin, Yong. Tapi bagaimana karirmu?”

“Jangan terus memikirkan bagaimana karirku dan bagaimana perasaanku. Coba sekali-sekali fikirkan bagaimana keadaanmu, fikirkan sampai kapan kau akan bertahan dalam keadaan ini, keadaan yang terus memojokkanmu. Fikirkan sampai kapan kau akan tahan menjadi orang yang disalahkan tiap kali ada rumor tentang kita, fikirkan sampai kapan kau akan tahan setiap kali mendengar berita aku dengan yeoja-yeoja lain. Aku sungguh tidak ingin membuatmu lebih terluka, Shin.”bujuk Yong Hwa membuat Shin Hye semakin menangis haru.

“Yong, tidak peduli berapa lama aku harus merasakan semua ini, tapi yang jelas aku akan bertahan selama kau masih menggenggam tanganku. Aku mencintaimu, karena itulah aku akan bertahan.”jawab Shin Hye singkat namun bisa menyentuh perasaan siapa saja yang mendengarnya, tak terkecuali Yong Hwa.

“Shin, aku mencintaimu. Aku benar-benar mencintaimu. Mianhe sudah membuatmu berada dalam posisi ini, mianhe karena aku selalu membuatmu terluka, mianhe Shin.”Yong Hwa tak mampu lagi menahan tangisnya, air mata kini sudah benar-benar mengalir deras dipipinya. “Berjanjilah kau tidak akan meninggalkanku.”lirih Yong Hwa lagi disela isak tangisnya.

“Ne, aku berjanji. Kau juga harus berjanji tidak akan melepaskan genggamanmu.”ujar Shin Hye membuat Yong Hwa mengangguk cepat.

“Aku berjanji karena aku mencintaimu, aku berjanji. Emm Shin, kau tahu kalau tadi aku tidak membiarkan Jung Shin ikut menyanyikan lagu You’ve Fallen for me.”cerita Yong Hwa berusaha membuat Shin Hye nyaman dan melupakan pembicaraan mereka tadi.

“Wae? Biasanya Jung Shin selalu ikut benyanyi.”

“Karena aku ingin menjadikan malam ini spesial, hari ini adalah peringatan dua tahun drama kita dan aku ingin menyanyikan sendiri lagu yang akhirnya menyatukan kita itu. Aku ingin menunjukkan pada dunia kalau hari ini adalah hari istimewa. Aku ingin dunia tahu kalau hari ini, lagu itu dan dirimu adalah hal paling khusus di hidupku.”jelas Yong Hwa.

“Omo, kenapa kau begitu keren malam ini? Kau terus membuatku terharu, aah Jung Yong Hwa sepertinya aku benar-benar jatuh hati padamu.”

“Mwo? Jadi selama ini kau hanya berpura-pura jatuh hati padaku? Iss napeun yeoja.”gerutu Yong Hwa membuat Shin Hye tertawa.

“Ah, kau baru tahu kalau aku napeun? Aku adalah napeun yang bisa membuat namja dingin sepertimu jatuh hati.”

“Aigoo, Lee Kyu Won. Kau benar-benar sudah membuat pangeran Lee Shin jatuh hati.”ujar Yong Hwa membuat keduanya tertawa.

“Chankaman Yong, sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku tanyakan.”

“Wae? Tanyakanlah chagiya.”

“Kenapa kau selalu berkata Do You Know Heartstrings setiap kali kau akan menyanyikan lagu You’ve Fallen For Me?”

“Haha, kau memikirkannya? Kau memang uri Shin Hye si gadis pemikir.”gemas Yong Hwa.

“Yya, jawab saja pertanyaanku.”

“Hmm itu karena aku ingin tahu apa mereka tahu drama yang menyatukan kita dan jika mereka tidak tahu, itu akhirnya membuat mereka menjadi tahu. Mereka akan penasaran dan akhirnya menonton drama itu, setelahnya mereka akan sadar betapa aku mencintaimu karena drama itu adalah drama yang menyatukan kita. Aku ingin membuat mereka semua tahu dan tidak melupakan drama itu.”jelas Yong Hwa membuat Shin Hye tersenyum senang.

“Kau benar-benar namjaku, Yong. Aku sangat beruntung memilikimu.”

-oOo-

 

Pagi ini lagi-lagi kegemparan terjadi di hidup Yong Hwa, karena Jong Hyun dikabarkan ditawari untuk bergabung dalam drama Heirs. Yong Hwa berjalan mundar-mandir sambil memikirkan bagaimana jadinya jika Jong Hyun benar-benar mendapatkan tawaran itu.

“Bagaimana ini, aku tidak ingin melihat Shin Hye beradu akting dengan Jong Hyun. Aku.. aku pasti akan cemburu. Tahu saja kalau Jong Hyun adalah namja paling tampan di  CN BLUE, dan dia bisa saja memikat hati Shin Hye. Aish, aku akan benar-benar kacau kalau sampai mendengar gosip tentang mereka.”gumam Yong Hwa.

“Hyung, wae? Kenapa kau berjalan mundar-mandir begitu?”tanya Jung Shin.

“Karena berita aku ditawari bergabung di drama Heirs.”jawab Jong Hyun yang sudah duduk di antara mereka.

“Mwo? Bagaimana kau bisa tahu apa yang aku fikirkan?”

“Aigoo Yong, kita sudah bersama lama sekali dan aku sudah tahu bagaimana kalian.”

“Bagaimana ini Hyun, apa benar kau ditawari bermain di drama itu?”

“Anni, pihak produser atau sutradara tidak menghubungiku.”

“Baiklah, aku harus menemui manager dan memintanya untuk memberikan informasi resmi kalau kau tidak dihubungi oleh PH Heirs.” Ujar Yong Hwa lalu pergi meninggalkan keempat member bandnya.

“Sebenarnya akulah yang ditawari untuk bergabung.”lirih seseorang.

-oOo-

 

“Mwo? Jadi Min Hyuk yang ditawari bermain di Heirs?”tanya Yong Hwa terkejut.

“Hmm, apa kau tidak tahu? Min Hyuk tidak menceritakannya?”tanya namja di depan Yong Hwa.

“Anni, Min Hyuk tidak mengatakan apa-apa. Aku harus bertanya padanya.”Yong Hwa lalu keluar dari ruangan managernya dan berjalan menuju tempatnya dan para member CN BLUE tadi.

“Hyung, kau kembali?”tanya Min Hyuk dengan wajah terkejut.

“Apa kau ditawari bergabung dengan Heirs?”

“Eoh? Bagaimana kau tahu?”

“Yya kenapa tidak bilang?!”amuk Yong Hwa.

“Omo! Aku.. aku hanya tidak ingin mengatakannya. Lagipula aku ingin menolak peran itu.”

“Wae? Kenapa kau menolaknya?”

“Kemarin aku menghubungi Shin Hye Noona untuk menanyakan peran apa yang akan aku mainkan, dan Shin Hye Noona tidak memberitahuku. Yang aku dengan dari beberapa media, peran yang akan aku mainkan adalah peran menggantikanmu dan aku tidak ingin menjadi namja kedua bagi Shin Hye Noona.”

“Kau ingin jadi yang pertama untuknya?”sindir Yong Hwa kesal.

“Yya babo namja. Bagaimana bisa kau berfikir begitu, eoh? Aku tidak ingin menjadi seseorang yang terlibat dengan cinta segitiga bersama Shin Hye Noona, kau tahukan bagaimana efek pemberitaan? Aku hanya tidak enak denganmu, Hyung.”jelas Min Hyuk.

“Yya, kau mengataiku babo?! Hyukkie, aku lebih senang kalau kau lah yang mengambil peran itu dari pada aktor lain yang tak ku kenal. Jadi aku bisa mengawasi Shin Hye dengan adanya dirimu.”

“Tapi Hyung..”

“Ambilah peran itu, kalaupun kau tidak menjadi namja kedua di drama itu kau harus tetap mengambil peran. Sehingga aku ada alasan untuk datang ke lokasi syutingmu, hehe.”

“Kau bahkan sudah memikirkannya sampai sejauh itu.”bisik Min Hyuk.

-oOo-

 

“Yong, kau akan mengambil peran di drama Future Choise.”ujar namja itu dengan lantang, membuat keempat member CN BLUE terkejut.

“Mwo? Kenapa aku harus mengambil peran itu? Bukankah kau mengatakan kalau aku sedang fokus dengan musik dan tour Asia CN BLUE?”tanya Yong Hwa tidak mengerti.

“Banyak fansmu yang ingin kembali melihat kau berakting, karena itu kau harus menerima peran ini.”

Michyeosseoyo? Kenapa aku tidak mengambil peran di Heirs jika mereka memang ingin melihat aktingku, eoh?!”teriak Yong Hwa geram.

“Karena kau bermain dengan Shin Hye, aku tidak ingin mereka semua jadi salah paham dan kembali mengira kau menjalun hubungan dengan yeoja itu.”

“Berapa kali harus ku bilang kalau aku memang kekasih Shin Hye? Aku memang mengencaninya! Park Shin Hye memang kekasihku, Hyung!”bentak Yong Hwa kesal, namja ini benar-benar hilang sabar menghadapi managernya ini.

“Aku tahu dan aku mengerti, tapi apa kau fikir fansmu bisa mengerti?”

“Aku tidak peduli dengan mereka! Bahkan aku ingin sekali meninggalkan karirku jika akhirnya aku hanya bisa menyakiti yeoja yang aku cintai!”

“Coba fikirkan Shin Hye kalau kau memang mengambil peran itu, coba kau fikirkan bagaimana pendapat masyarakat. Shin Hye bahkan sudah mendapat hujatan, yeojamu itu dituduh tidak membiarkanmu bermain drama kalau tidak bersamanya. Aku melakukan ini karena peduli dengan dirimu dan juga Shin Hye, Yong.”jelas manager CN BLUE pelan.

Yongwa terdiam, namja ini benar-benar sedang memikirkan apa yang dikatakan oleh managernya. Air mata kembali tumpah, Yong Hwa menangis. “Tapi berita ini bisa menyakiti Shin Hye, Hyung. Akan banyak berita yang mengatakan kalau aku membuangnya dan aku tidak ingin yeojaku itu terluka, aku sudah cukup membuatnya tersiksa selama ini.”lirih Yong Hwa pelan.

“Aku tahu itu, tapi mau bagaimana lagi. Jika kau tidak menerima peran ini maka rumor yang beredar akan semakin banyak. Semua akan berfikir kau hanya ingin bermain drama bersama Shin Hye dan hanya ingin menjadi pemeran utama bersama kekasihmu itu. Dan jika bertita itu beredar lagi, kau tahu sendiri apa yang dilakukan oleh haters ini.”

“Hyung bagaimana? Aku harus bagaimana Hyung.”tangis Yong Hwa pecah, namja ini tidak tahu harus berbuat apa.

-oOo-

 

Jung Yong Hwa pov

Aku terdiam, duduk termenung sendiri sambil menatap matahari senja yang kini perlahan menghilang. Air mataku kembali mengucur, membuat sungai kecil di wajahku. Aku tahu kalian pasti akan mengira kalau aku namja cengeng, kalian pasti menuduhku sebagai namja lemah yang hanya bisa menangis. Tapi terserah jika itu memang yang kalian fikirkan, aku benar-benar tidak peduli. Yang kini menguras fikiranku hanya bagaimana keadaan shinhyeku, bagaimana dirinya saat ini setelah mendengar berita aku akan menerima peran dengan yeoja lain yang menjadi lawan mainku. Apa yang ada dalam hatinya saat ini, aku tahu Shin Hyeku pasti menangis.

Mataku lagi-lagi terpejam, merasakan pusing dan sakit di ulu hatiku. Jantungku rasanya terremas-remas hebat, seolah sedang dikeringkan. Aku ingin menjaga Shin Hye tapi aku juga ingin bermain drama dengannya. Jika aku menolak tawaran drama ini, maka semua orang akan menghujat Shin Hye lagi dan itu akan membuat yeojaku itu semakin terluka. Namun jika aku menerimanya, itu juga akan menjadikan luka dihatinya semakin besar. Aku akan membuat Shin Hye menangis. Aku tahu Shin Hye tidak akan berfikir kalau aku membuangnya, justru Shin Hye akan mendukungku agar aku ikut berperan di drama ini, tapi apa yang akan dikatakan masyarakat? Masyarakat pasti akan mengatakan kalau aku menolak Shin Hye, masyarakan akan membuat rumor bahwa aku menolak peran di heirs karena Shin Hye bermain disana dan aku ingin menghindarinya. Bukankah alasanku menolak peran di drama Heirs karena aku ingin fokus bermusik? Tapi kenapa aku justru menerima peran di drama lain. Ya Tuhan, aku harus bagaimana? Apa yang harus aku lakukan?

Jung Yong Hwa pov end

-oOo-

 

Yong Hwa merogoh saku celananya, mengambil benda yang selalu menghubungkan dirinya dengan yeoja yang ia cintai. Namja ini menekan layar ponselnya itu lama, sehingga ponsel canggihnya itu menghubungi seseorang.

“Yeoboseyo Yong, wae?”tanya seseorang disebrang yang membuat Yong Hwa memejamkan matanya.

“Shin, aku ingin bertemu.”

“Baiklah, aku akan ke dorm mu.”

“Tidak usah, aku yang akan ke rumahmu.”ujar Yong Hwa lalu menutup ponselnya.

Namja tampan ini mengendari mobil merahnya dengan kecepatan sedang. Matanya fokus pada jalanan di depan, sedangkan fikirannya memilih kata-kata yang pas yang akan ia katakan pada Shin Hye, sehingga gadisnya ini tak lagi terluka. Yong Hwa memarkirkan mobilnya sembarang. Setelah memakai penyamaran, namja ini segera masuk ke dalam rumah Shin Hye.

“Aku merindukanmu, chagi.”ujar Yong Hwa pelan ketika ia bertemu dengan Shin Hye, namja tampan ini merengkuh tubuh mungil kekasihnya erat.

“Hmm, aku juga merindukanmu. Masuklah.”ajak Shin Hye dengan senyum.

Shin Hye berjalan ke arah dapur untuk mengambilkan minum untuk kekasihnya ini. Shin Hye tahu ada hal yang ingin dibicarakan Yong Hwa, karena itu dia menyiapkan makanan ringan untuk kekasihnya itu.

“Jadi, apa yang ingin kau katakan?”tanya Shin Hye ketika ia kembali ke ruang tamu.

“Shin, aku mencintaimu.”

“Hmm, lalu?”

“Kau tahu, berita kalau aku sedang memikirkan untuk mengambil peran di drama Future Choise?”

“Ne aku tahu, lalu?”

“Bagaimana kalau aku menolak peran itu?”

“Yong, kau tidak perlu melakukan itu. Kau harus mengambil peran itu, ini kesempatan besar untukmu. Kau akan beradu akting dengan Eun Hye Eonnie, kau tahukan kalau dia aktris besar.”

“Aku tahu, tapi bagaimana dengan dirimu?”

“Wae? Memangnya ada apa dengan diriku? Aku mendukung kalau kau menerima peran itu.”ujar Shin Hye pelan sambil tersenyum senang.

“Tapi Shin, kalau aku mengambil peran itu maka haters akan mengatakan kalau aku menolak main di Heirs karena ada dirimu.”lirih Yong Hwa.

“Jadi itu yang mengganjal fikiranmu? Aigoo uri Yong Hwa, kau tidak perlu memikirkanku. Biarkan saja mereka berkata seperti itu, yang penting kenyataannya tidak begitu, kan?”

“Tapi kau bisa terluka jika aku mengambil peran itu. Akan banyak hujatan yang menghampirimu.”

“Yong, justru kalau kau mengambil peran itu, mereka semua tidak akan lagi berfikir kalau kau hanya ingin main drama bersamaku atau aku melarangmu bermain drama kalau tidak bersamaku. Rumor kalau kau hanya ingin bermain drama jika menjadi pemeran utama bersamaku juga akan hilang, sehingga haters tak lagi menyangka kau aktor sombong yang tak ingin berperan sebagai second aktor. Itu bisa mengembalikan nama baikmu.”Shin Hye meraih tangan Yong Hwa dan tersenyum lembut.

“Kau selalu memikirkan aku, Shin. Kau bahkan sudah sangat terluka.”

“Bukankah sudah aku katakan kalau aku tidak peduli dengan mereka asal kau tetap menggenggam tanganku? Sampai saat ini aku masih memegang semua kata-kataku, Yong.”

“Hmm, arraso. Aku akan mengambil peran itu. Gomawo chagi, kau memang yang terbaik dalam hidupku.”

-oOo-

 

“AKU BENCI SEMUA INI! AKU BENCI! AKU INGIN MENGAKHIRI SEMUANYA!!”teriak Yong Hwa kesal.

Yong Hwa masih tak habis fikir kenapa dirinya harus menerima tawaran bermain drama bersama wanita lain, bukan Shin Hye. Ia masih tidak terima kalau managernya menerima tawaran itu.

“Hyung sabarlah, kami akan membantumu.”ujar Min Hyuk.

“Kau tenang saja, kami akan mencarikan jalan keluarnya.”Jong Hyun ikut memberikan pendapat.

“Ne hyung, kami akan selalu berada di sampingmu dan mendukungmu.”Jung Shin menepuk bahu Yong Hwa.

“Gomawo.”

“Bukankah yeoja yang menjadi lawan mainmu itu Eun Hye Noona? Yeoja yang sangat mirip dengan Shin Hye?”tanya Jong Hyun.

“Hmm, lalu?”

“Kalau kau menerima peran itu, maka netizen akan berfikir kau ikut bergabung karena peran utama wanita mirip dengan Shin Hye.”ujar Jong Hyun lagi.

“Ah benar juga, lagi pula bukankah kau akan menjadi second lead aktor? Itu juga bisa dijadikan bantahan kalau kau hanya ingin bermain bersama Shin Hye dengan menjadi lead aktornya.”Min Hyuk memberikan suara.

“Dan yang paling penting, karaktermu di sini hampir sama dengan karakter di Heirs, kan?”Jung Shin juga ikut mengiyakan.

Ah matta, kau benar. Aku bisa mengatur beberapa hal selama syuting.”ujar Yong Hwa senang. “Hyukkie, kau harus ambil peran bersama Shin Hye, kau harus menjaga kekasihku. Jangan sampai ia berfikir aneh-aneh karena aku mengambil peran ini.”

“Siap Hyung, aku akan menjaga Shin Hye Noona untukmu.”

“Gomawo, kalian memang yang terbaik.”ujar Yong Hwa penuh haru.

-oOo-

 

Yong Hwa dan Shin Hye memulai syuting drama mereka masing-masing. Keduanya sama-sama terlihat fokus dengan peran yang mereka. Min Hyuk yang bertugas memberikan informasi apa saja pada Yong Hwa menjalankan perannya dengan baik, seperti hari ini, namja tampan ini terlihat tengah menghubungi seseorang.

“Iya Hyung, jadi Woo Bin Hyung akan beradegan memperhatikan Shin Hye Noona di sebuah tempat makan outdoor.”

“Jadi begitu? Kebetulan aku juga akan beradegan seperti itu. Baiklah, aku akan meminta produser untuk mengubah setting tempatnya. Aku akan mengaturnya menjadi sama seperti yang ada di Heirs, sehingga aku seperti berperan di drama itu.”

“Ckckck, kau benar-benar.”

“Baiklah kalau begitu, terima kasih Min Hyuk ku tersayang. Tetap jaga Shin Hye, ne?”

“Hmm, kalau begitu aku kembali syuting ne? bye Hyung.”

-oOo-

 

Jung Yong Hwa pov

Aku tersenyum  setelah mendengar apa yang Min Hyuk katakan. Namja sipit itu benar-benar menjalankan perannya dengan baik. Dan aku cukup senang bisa mengetahui apa yang diperankan oleh Shin Hye meskipun aku tidak ada disana. Aku merindukan Shin Hye, namun karena ada Min Hyuk disana aku jadi sedikit berlega hati, setidaknya ada satu orang yang menjaga gadisku itu. Aku tahu mungkin terdengar aneh, namun aku tetap akan melakukannya.

Aku sebisa mungkin berperan seperti yang Woo Bin Hyung perankan di Heirs, seolah aku sedang bermain bersama kekasihku. Dan setiap kali aku beradu akting dengan yeoja lain, maka aku akan memanggil bayangan Shin Hye untuk menggantikan wajah yeoja yang sedang berdiri di hadapanku. Aku mungkin sudah gila, namun inilah yang bisa aku lakukan untuk kekasihku itu. Aku berharap, suatu saat nanti aku bisa menggenggam tangan Shin Hye tanpa takut orang-orang mengerubungi kami, aku bisa mengajaknya berpergian tanpa merasa waswas akan ada wartawan yang memergoki kami, aku ingin memberikan dukungan penuh tanpa takut haters menyakiti kekasihku ini.

Aku akan terus menggenggam tangan Shin Hye sampai akhirnya ia yang meminta genggaman itu di lepas. Aku akan terus menjaganya sebisa mungkin. Dan aku juga berharap agar semua kepalsuan ini cepat berakhir, hingga aku bisa mengikat janji di depan Tuhan secepat mungkin dan juga bisa mengucapkan AKU MENCINTAIMU dengan lantang di depan seluruh penjuru negeri. Aku mencintaimu, Park Shin Hye.

END

Annyeong readers, salam kenal. Aku nyimas atau Kim Momo. Ini FF pertamaku yang di publish di sini. FF ini pernah aku publish di WP pribadiku dan di dooliersindonesia.wordpress.com. terima kasih untuk yang sudah baca, harap komentarnya. Terima kasih.

10 thoughts on “Fake Life

  1. Wooaahhh daebak thor .. hampir semua isi disini aku pernah bayangin .. hahahah pemikiran kita sama yahh … mungkin hampir seluruh shipper mereka berdua membayangkan kejadian real seperti ini … ㅋㅋㅋㅋㅋ semoga mereka cepet2 confirm dehh yahhh 💏💑 jadinya YongShin happy ending dehhh 👍👍👍👍👍👍👍👍

  2. Nyata banget ceritanya. Aoalagi ada pov yong hwa dan pov shin hye. Andai aja beneran. Jd pgn nntn heartstring lg. Gak pernah bosan nntn itu. Mreka sprt sepasang kekasih disna. Bagus thor

  3. Bagus banget cerita nya bener”. Kaya asli loh!!!aku sampe kerasa dan kebawa alur,apalagi pas adegan nangis”annya sampe dada juga nyesek

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s