Step (Chapter 2)

Step

 

Title : Step (Chapter 2)

Author : Minhyuk Anae

Length : Chaptered

Genre : Romance

Rating : PG-15

Cast :

–          Kang Minhyuk

–          Jung Krystal

–          Other Cast

Disclaimer : My own imagination. Inspired by Chanyoung-Bona ^^

Note : Annyeong, aku kembali membawa cerita ini. Terima kasih untuk readers yang sudah meninggalkan jejaknya di teaser maupun chapter 1, aku senang dengan respon kalian hihi. Semoga chapter ini dapat memuaskan kalian ^^*~ So, let’s check this out!! And don’t forget to fill the comment, ok?

——————————————————————***———————————————-

Krystal melangkah ceria di dalam dorm dan bersemangat untuk ke luar ketika jam di tangannya menunjukkan pukul 9.

“ Krystal-ssi, kau mau kemana?” Tanya seorang lelaki berpostur tinggi yang terlihat begitu berkharisma. “ Annyeonghaseo, Kim Sajangnim. Aku ada urusan keluar sebentar.” Ucap gadis itu sopan. “ Dengan seorang laki-laki dengan mobil berwarna putih yang itu?” Tanya lelaki itu menunjuk sebuah mobil putih yang bisa terlihat dari jendela. Krystal hanya mengangguk-angguk dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “ Pacarmu?”

“ Bukan, Kim Sajangnim. Dia—”

“ CNBLUE Kang Minhyuk? Lawan mainmu dalam drama terbarumu itu?”

Ah, iya, Kim Sajangnim.” Jawab Krystal canggung. “ Bisa bicara denganku di ruang kerjaku sebentar?” Krystal secara spontan mengangguk dengan sedikit takut lalu mengikuti lelaki itu—salah satu pemegang kekuasaan di SM.

“ Kami berencana untuk pergi sebentar sebelum dia pergi ke Amerika, Sajangnim. Kami tidak punya tujuan lain.” Ucap Krystal takut setelah lelaki itu sempat menggertaknya begitu mereka masuk dalam ruangan lelaki itu. “ Kau gegabah atau apa, ha? Apa kau tidak tahu seberapa banyak media yang berkeliaran di luar sana?” Gertak lelaki itu lagi. Krystal hanya menunduk takut. “ Hubungi lelaki itu dan batalkan rencana pergi kalian.”

Sajangnim, kami akan pergi dengan rencana membangun chemistry kami yang kurang terbentuk selama syuting kemarin. Kalau kami membangunnya dengan baik, itu akan membantu rating drama kami meningkat dan bukankah itu bagus untukku dan perusahaan?” Sela Krystal membuat lelaki itu berbalik dan menatapnya agak kasar.

“ Baik untukmu dan perusahaan? Jika kau terlibat skandal dengannya kau pikir itu baik-baik saja, eoh? Jika kalian terlibat skandal kau tidak berpikir bagaimana f(x) akan semakin terpuruk, eoh? Krystal-ssi, aku mengizinkanmu bermain drama kali ini bukan untuk membuatmu menjadi pembangkang. Apa kau mengerti?!”

Krystal memejamkan matanya karena takut dan mengangguk. “ Hubungi dia sekarang dan batalkan pertemuan kalian!” Bentak lelaki itu dan Krystal menuruti permintaan bos-nya itu.

Minhyuk-ssi, maaf sekali, sepertinya kita tidak bisa pergi bersama hari ini.

Minhyuk menghela nafasnya kesal begitu ia membaca deretan kata yang dikirim oleh Krystal. “ Neon micheosseo?! Aku sudah menunggumu dan kau membatalkan semuanya! Dasar gadis psycho!” Erang Minhyuk kesal lalu mulai melajukan mobilnya dan kembali ke dorm.

“ Kau kembali? Tidak jadi pergi?” Tanya Jungshin begitu Minhyuk memasuki ruang latihan CNBLUE. Lelaki itu menggeleng. “ Wae?”

“ Bisakah kau diam sebentar saja, Jungshin-ah? Aku sedang dalam kondisi yang buruk sekarang.” Ucap Minhyuk sembari memegang stik drumnya. Jungshin hanya mengangguk-angguk lalu mulai memainkan bass-nya lagi.

Dengan kesal, Minhyuk memukul drumnya asal. Gadis itu memang mencuri pikirannya belakangan ini hanya saja gadis itu selalu membuatnya emosi. Rasanya terlalu sulit untuk benar-benar membangun perasaan pada gadis itu untuk bisa-terlihat-seperti-kekasih-sungguhan.

Ponselnya berdering,

Jung Soo Jung

Minhyuk memandang telepon itu malas dan membiarkannya di meja. Jungshin meliriknya sebentar untuk menyuruh lelaki itu mengangkatnya tapi Minhyuk menatapnya galak. Sesungguhnya Jungshin juga heran dengan tingkah laku sahabatnya itu akhir-akhir ini. Selama ini lelaki itu dikenal dengan seorang yang ramah, tidak mudah marah, dan baik hati. Tapi semenjak insiden penyebutan-lelaki-cuek itu Minhyuk mudah sekali marah.

Untuk kesekian kalinya ponsel itu berdering. Mungkin lelah, Minhyuk akhirnya mengangkatnya. “ Ada apa?”

Mianhaeyo. Mianhaeyo, Minhyuk-ssi. Aku tahu kau marah padaku.” Ujar Krystal dari ujung telepon. “ Eum, gwaenchanha.” Balasnya malas.

“ Kau benar, aku pshyco. Aku melakukan hal dengan sembrono tanpa memikirkan reputasi kita berdua.” Ucap Krystal sembari terisak.

Dari mana gadis itu tahu aku menyebutnya pshyco?

“ Ya! Kenapa kau menangis? Aku baik-baik saja, hei! Berhenti menangis, Soo Jung-ah.” Ucap Minhyuk tak tahan tanpa menyadari ia mulai memanggil gadis itu dengan sebutan informal. “ Kau hati-hati besok, ne? Sampai jumpa di lokasi syuting saat kau pulang, eoh?”

Ne, arasseo. Uljima, Krystal-ssi. Wae geurae? Kau membuatku cemas.” Ucap Minhyuk mulai uring-uringan sendiri—karena ia tak pernah tahan melihat wanita menangis.

Gwaenchanha, Minhyuk-ssi. Hanya saja, maaf sudah membatalkan secara mendadak apa yang telah aku janjikan padamu.”

“ Iya, aku sudah memaafkanmu. Jangan menangis, Ok? Atau—” Minhyuk menatap ponselnya. Krystal baru saja memutuskan teleponnya. Apa yang terjadi pada gadis itu? Tentu saja bukan hanya karena ia merasa bersalah telah membuat Minhyuk kesal, ia tahu itu. Apa gadis itu baik-baik saja? Aish, kenapa ia menjadi sangat cemas begini?

-***-

“ Kau berangkat jam berapa, eoh?” Tanya Yonghwa yang dengan asal membuka kamar Minhyuk dan melihat Minhyuk sedang menyusun pakaiannya ke dalam koper. “ Sekitar pukul 9.” Jawabnya. “ Shinhye sudah berangkat duluan?”

Wae? Bogoshipeosseo?” Tanya Minhyuk sembari mengerjapkan matanya dengan manis. “ Aish, nappeun, aku hanya bertanya.” Jawab Yonghwa berkilah lalu memilih pergi ke luar. “ Aku juga hanya bertanya, hyung!” Seru Minhyuk sambil terkekeh.

Ding

Minhyuk melirik ponselnya yang berbunyi.

Jung Soo Jung

Hati-hati besok, ne?

“ Krystal, kau sungguhan? Mengajak Minhyuk pergi berdua bersamamu?” Tanya Jessica begitu Krystal menceritakan apa yang telah terjadi padanya hari ini. “ Pergi berdua yang kau maksud itu berbeda dengan pemikiranku, Sica.”

“ Astaga, kau benar-benar—”

“ Sudahlah, kalau kau memanggilku ke sini hanya untuk mengatakan kau tidak pernah berpikir resiko apa yang akan kau terima saat media menguntitmu, aku lebih baik pergi!” Sergah Krystal kesal lalu keluar ruangan dengan sedikit membanting pintu.

Mengapa semua orang tidak mengerti perasaanku? Toh, kalau aku sukses dari drama ini, siapa yang akan mendapatkan keuntungan? Semuanya bukan?

Krystal masuk ke kamar dan menemukan Amber yang sedang tiduran dengan memegang sebuah buku. Gadis tomboy itu melirik ke arah Krystal dan mengikuti pergerakannya. “ Aku tahu kau kesal karena semua orang tidak bisa mengerti posisimu.” Ucap Amber. Krystal meliriknya, “ Kau sendiri tak bisa mengerti posisiku, kan?”

“ Ah, bukan seperti itu, Soo Jung. Hanya saja..entahlah, aku juga bingung.” Ujar Amber ragu dan memutuskan untuk kembali ke buku bacaannya sedang Krystal kembali terisak.

Krystal tidak mengerti mengapa perasaannya sesesak ini, semenyakitkan ini. Kalau ia tidak boleh dekat dengan lelaki manapun dari luar agensi mengapa agensinya memberi izin saat ia ditawarkan drama?

“ Soo Jung-ah, kau hanya perlu memikirkan segala resiko—baik dan buruk—dari setiap keputusan yang kau ambil. Kau tahu, akhir-akhir ini media sedikit ganas pada agensi kita. Mungkin Kim Sajangnim hanya tidak mau kau terlibat skandal yang—” Ucapan Amber terputus saat gadis berperawakan kurus itu berbalik dan memeluknya. “ Aku tahu aku salah.” Ucap Krystal.

Don’t cry, Princess. Aku tahu Kang Minhyuk itu lelaki yang baik dan pemaaf. Jadi tidak usah khawatir, kalian akan menjadi pasangan yang hebat, kok.”

***

“ Minhyuk-ah, kau sudah datang?” Ucap Krystal berbinar begitu ia menyadari Minhyuk baru saja masuk ke arena syuting mereka. Lelaki itu mengangguk dan duduk di sebelah Krystal. “ Waktu itu mengapa kau menangis, eoh?”

Ah, aniyo. Hanya saja ada suatu masalah yang membuatku membatalkan perjanjian kita.” Jawab Krystal dan lelaki itu hanya membalasnya dengan anggukan. “ Kau tidak penasaran ataupun ingin mengetahui masalah apa itu?” Tanya Krystal yang disambut kekehan Minhyuk, “ Tidak. Aku tidak mau dibilang sok perhatian lagi.” Jawab lelaki itu sambil tertawa dan Krystal membalasnya dengan mengerucutkan bibirnya. Minhyuk yang merasa gemas akhirnya mengacak-acak rambut Krystal. “ Ya! Rambutku jadi berantakan!” Protes Krystal tapi Minhyuk tak peduli.

“ Apa syuting di sana lebih melelahkan?” Tanya Krystal. “ Tidak juga. Justru aku sempat berjalan-jalan dan menonton pertandingan Dodgers.” Jawab Minhyuk sambil membolak-balik kertas naskahnya.

“ Ya! Kau di sana kan untuk syuting bukan untuk jalan-jalan!” Protes Krystal tapi tak dihiraukan oleh Minhyuk yang sedang fokus membaca naskahnya. Kemudian lelaki itu menghela nafasnya, “ Kau sudah membacanya?” Tanya Minhyuk menunjuk kertas berwarna merah muda itu. Krystal menggeleng dan mendekat ke arah Minhyuk dan ikut membacanya. Kemudian keduanya saling tatap.

“ Aku sangat merindukanmu.”

“ Aku juga.”

“ Aku lebih merindukanmu!”

“ Aku tidak bisa kehilangan yang satu ini. Aku merindukanmu.” Ucap Minhyuk menirukan perannya sebagai Chanyoung dan menarik tangan Krystal lalu memeluknya. “ Mulai sekarang, jangan pergi ke tempat lain.” Balas Krystal sebagai Lee Bona dan ia membalas pelukan Minhyuk. “ Mulai sekarang, kita pergi bersama-sama.” Tambah Chanyoung.

Semua kru The Heirs memberikan applause terhadap akting Minhyuk dan Krystal yang untuk kali ini hanya dilakukan dalam satu kali take. “ Kalian hebat, Minhyuk-ssi, Krystal-ssi.” Sahut para kru dan mereka tersenyum sambil mengucapkan terima kasih.

“ Aku tidak tahu kenapa tiba-tiba kita bisa melakukan itu dengan baik.” Ucap Krystal sambil membereskan barang-barangnya. Minhyuk meliriknya kemudian mengangguk sambil tersenyum, “ Aku juga tidak tahu. Mungkinkah kau benar-benar merindukanku? Jadi kau terlalu mendalami peran kali ini.”

Krystal memutar kepalanya dan mencubit dengan keras perut Minhyuk. “ Yak! Appo! Tidak sopan!” Teriak Minhyuk lalu pergi.

“ Ya, mau kemana kau?!” Tanya Krystal. “ Pergi!”

Krystal menatap barang-barangnya lagi. Entah kenapa hari ini dia begitu senang syutingnya berjalan dengan baik. Juga ia mulai menyadari satu hal, Minhyuk sudah mulai memaafkannya dan chemistry mereka mulai terbentuk dengan baik.

Minhyuk meraba-raba perutnya yang masih perih akibat cubitan Krystal. Namun di sisi lain, ia menyunggingkan senyumnya sepanjang perjalanan menuju lokasi syuting untuk scene selanjutnya. Entahlah, yang pasti ia senang bisa bertemu gadis itu lagi. Kini ia sadar bahwa Krystal tidak selamanya dingin, dia juga punya sifat yang baik yaitu membuat orang-orang di sekitarnya menjadi bahagia. Termasuk dirinya.

Minhyuk terdiam sejenak dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Mengapa rasa kesal yang selalu tumbuh pada sikap gadis itu tiba-tiba menghilang? Mengapa justru ia terlihat begitu manis ketika berbicara dengan Krystal? Tiba-tiba selintas pikiran menghampirinya—yang buru-buru ditepisnya—setelah adegan peluk antara ia dan Krystal yang entah kenapa justru berjalan baik—padahal mereka belum berbaikan secara formal. Ia berpikiran bahwa, “ Apakah kami terlihat cocok bersama?”

***

“ Krystal-ssi, apakah ini drama pertamamu?” Tanya Choi Won Young—aktor yang memerankan Sekretaris Yoon atau ayah Yoon Chanyoung;ayah Minhyuk. “ Iya, Sunbaenim.”

“ Ah, benarkah? Tapi aktingmu sudah kelihatan bagus. Benarkan, Minhyuk-ah?” Tanya Choi Won Young pada Minhyuk. Minhyuk yang tiba-tiba terlihat kelimpungan hanya menjawabnya dengan senyuman. “ Dorm kalian sama-sama di Cheongdamdong, kan?” Tanya lelaki bertubuh tegap itu lagi. Minhyuk mengangguk. “ Lalu apakah kalian selalu pulang bersama?”

“ Tidak, Sunbaenim. Minhyuk itu pelit dan galak sehingga aku jadi malas pulang bersamanya.” Jawab Krystal yang dibalas tatapan sinis dari Minhyuk. “ Benarkah? Memangnya Minhyuk bisa marah?” Minhyuk melotot ke arah Krystal dan melarangnya untuk menjawab pertanyaan itu. “ Lihatlah, Sunbaenim. Dia mengancamku.” Tunjuk Krystal.

“ Bahkan matanya terlalu kecil untuk melotot.” Ejek Krystal. “ Gadis ini benar-benar…” Bisik Minhyuk. “ Ya! Kalian ini seperti pasangan sungguhan saja hahaha.”

Never, Sunbaenim!” Teriak mereka berdua secara bersamaan. Choi Won Young tertawa, “ Kalian sungguh terlihat manis bersama.”

Minhyuk terhenyak, benarkah?

Lalu ia menepis lagi pikirannya itu.

“ Hujan?” Krystal menengadah butiran-butiran air yang turun di lokasi syuting. Ia menghentakkan kakinya kesal begitu tahu manager-nya pergi meninggalkannya duluan waktu ia sedang mengobrol dengan Minhyuk dan Wonyoung Sunbaenim. Dengan berani ia menerobos hujan dan menunggu untuk menghentikan sebuah taksi untuk pulang di depan gerbang lokasi syuting. Namun sebuah tangan menariknya dan membawanya ke tempat beratap lagi.

“ Kau bodoh atau apa?” Ucap Minhyuk sedikit terengah. Krystal hanya menatapnya diam dan mulai merasakan rasa gugup menyelimuti tubuhnya. Tubuhnya setengah basah akibat menerobos hujan tadi. Matanya masih menatap lelaki yang keadaannya tidak jauh berbeda dengannya. “ Maaf, aku hanya ingin pulang.”

“ Kau bisa sakit, bodoh.” Ucap Minhyuk. “ Aku tahu.”

“ Ayo pulang bersamaku saja!” Ajak Minhyuk dan menarik tangan gadis itu paksa menuju mobil putihnya.

Untuk kesekian kalinya gadis itu menggosok-gosokkan tangannya yang kedinginan. Padahal Minhyuk sudah mengatur ulang penghangat udara di mobilnya. Sembari menyetir, lelaki itu melirik Krystal. “ Kau kedinginan?” Krystal yang sudah tidak tahan mengangguk jujur. Minhyuk menepikan mobilnya ke kanan dan mengambil jaketnya lalu menyerahkannya kepada Krystal. “ Terima kasih.”

“ Eum, sama-sama.” Jawab lelaki itu kemudian kembali menyetir. “ Kau baik-baik saja?” Tanya Krystal menatap Minhyuk. Minhyuk mengerutkan keningnya, “ Tentu saja aku baik-baik saja.”

“ Hanya saja aneh rasanya melihatmu bersikap cukup manis padaku. Setidaknya semenjak kita kenal kau selalu dingin padaku.”

Minhyuk terdiam sebentar lalu tersenyum, “ Waktu itu aku cukup kesal padamu karena sudah menyebutku lelaki cuek. Padahal malam itu aku benar-benar mengantuk dan kita juga baru pertama kenal sehingga aku bingung harus memulai percakapan dari mana. Tapi aku sadar bahwa aku terlalu kekanak-kanakan sehingga sudah kuputuskan untuk memaafkanmu.” Ujar Minhyuk tenang. Tapi tak ada sahutan dari gadis itu. Minhyuk melirik Krystal lalu mendapati gadis itu sudah tertidur pulas. “ Gadis ini…”

Krystal, maaf sudah pernah membencimu.

“ Krystal-ssi, bangun. Kita sudah sampai.” Ucap Minhyuk menggoyang-goyangkan tubuh Krystal pelan. Gadis itu mengerjap pelan, “ Apakah aku tertidur?” Minhyuk mengangguk. “ Ah, terima kasih Minhyuk-ah.” Ucap Krystal membuka pintu mobil. Lelaki manis itu menjawab ucapan terima kasihnya.

Namun tiba-tiba gadis itu berbalik, “ Jaketmu.” Ucapnya dan melepas jaket cokelat milik Minhyuk. “ Aku hampir saja lupa.” Tambah Krystal. “ Terima kasih sekali lagi, eoh?”

“ Iya, Krystal. Sama-sama.” Jawab Minhyuk sambil tersenyum.

“ Eum, by the way, aku lebih suka dipanggil Soo Jung.” Ujar Krystal lalu dengan segera ia menutup pintu mobil dan terus melambaikan tangannya hingga mobil putih itu sudah melesat lebih jauh.

***

Seorang lelaki berpakaian hitam yang tampak seperti bodyguard berdiri di depan ruangan Kim Sajangnim. Ia mengetuk pintu kayu jati itu beberapa kali lalu Kim Sajangnim mempersilahkannya masuk dan duduk di kursi ruang kerjanya. Tanpa berkata apa-apa, lelaki itu mengambil tasnya dan mengambil amplop cokelat lalu menyerahkannya kepada Kim Sajangnim.

Wakil CEO SM Entertaiment itu melempar lembaran foto yang diserahkan oleh mata-matanya itu. Dengan segera ia menyambar teleponnya dan menghubungi bagian penting dari SBS TV. Lelaki itu melirik lagi ke foto-foto behind the scene Minhyuk dan Krystal yang akan dirilis oleh SBS.

““ Tidak ada yang boleh mengunggah seluruh kegiatan yang dilakukan Kang Minhyuk dan Jung Krystal di belakang layar! Aku tidak mau agensi kami terlibat skandal dengan FNC Entertaiment!”

-To Be Continued-

38 thoughts on “Step (Chapter 2)

  1. bru sadar kalo part 1 n 2 nya udah lahiran… selamat y thor lanjutin lahiran yg k 3…
    ahhhh dri dulu sebel klo lihat SM, artisnya susah amat kalo pacaran sama artis lain,,,
    padahal FNC oke2 aja asal g ganggu jadwal…
    itu menurut q sh tpi g tw jga…
    yg penting doa q semoga minhyuk krystal bisa beneran pacaran ntah gmn caranya…
    lanjutin y thor… buat romantic scene yg lebih banyak buat minhyuk krystalnya…🙂

  2. kim sajang aduh bikin tembok baru aja deh antara soojung-minhyuk. baru jg adem. anyway great chapter author-nim. ditunggu lanjutannya!=]

  3. kenapa kim sajangnim gituuuT__T aku kirq chap2 nya bakalan lama ternyata engga.disini udh mulai deket ya soojung sm minhyuk x) ga sabar nunggu chap3 thorr

    • thanks for read and comment ya chingu ^^ chingudeul jangan berpikiran kalo ini kisah nyata minhyuk-krystal yang (emang) dikit bts-nya yaa, soalnya ini real imagination aku dan aku gak tau realnya gimana hehehe

  4. aduh aduhhh..,
    rumit amat ya agenci’ny,
    ckck,
    Minhyuk-Krystal, hwaiting…

    akhirnya dipost jga nh part 2,
    hee

    aku tunggu part selanjutnya ya…

  5. Cepet bgt thor ngepost chapter 3 nya,Jadi seneng deech…
    Pokoknya minhyuk krystal harus pacaran di kehidupan nyata *maksa sambil guling2 Gaje*
    Banyakin adegan romantisnya ya thor..aku tunggu chapter selanjutnya!

  6. daebakkk nih fanfictx..
    aq kangen hyukstal, sulit banget nyari fanfictx,
    aq suka fanfict yg ini, cz hampir mirip sm kextaanx,.
    good, next thor ..

  7. keren thor, kim sajangnim ngselin yah -,-
    ahhhh minhyuk krystall udah mulai deket :3 jadi gemes sendiri ngebayanginya😀
    cieee yonghwa nanya nanya shinye, lucu thor😀
    ayo thor lanjut chapter3, semngat ‘-‘)9

  8. huaaaaa…….. kim sajangnim nyebeliiiin ,, pntas aja bts minhyuk-krystal dikit, ini penyebabnya hahaha😀
    hyukstal bikin gemesss deh ^^ maaf yh thor bru comment di part ini, wktu di part awal comment nya susah😦 next part nya ditunggu slalu

  9. awalnya aku baca treaser sama chapt 1 aku ga tertarik tp begitu baca chapt 2 jd seneng dan bikin senyum2 sendiri baca. Daebaakk!!

  10. Penghalangnya hyukstal banyak banget nih. Yoona seunggi aja direstui,masa minhyuk krystal engga? *apa sih*
    Ceritanya bagus thorr,konfliknya mulai ‘berat’. Ngga sabar nunggu kelanjutannya thor

  11. Aku kesel nih lama lama sama Kim sajang!! Euughh minta di tampol (?)

    Aduh serius ngakak banget yg bagian Minhyuk ngancem Krystal😄 matanya terlalu kecil buat melotot.. Buaauamakakak!!😄 bener banget..

    Pokokny udh gk sabar, lanjut ya thor ^^

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s