Love is You : Proposal

proposal-pic

Love is you : Proposal

Written by, uple

Featuring ; Im Yoona, Lee Jonghyun

Romance // Ficlet

Desclaimer : Asli buatan aku kok.

 

Happy reading

Proposal

 

Hari ini tepat tahun ke-lima mereka bersama—Im Yoona dan Lee Jonghyun. Entah bagaimana hubungan ini dimulai, yang jelas hubungan mereka sulit untuk  masuk kategori manapun. Pasalnya, seorang Im Yoona ceroboh. yang ceria, aktif, terkadang juga mellow drama  dengan sejuta aegyonya, bisa bersatu dan bertahan selama lima tahun terakhir dengan Lee Jonghyun yang notabenenya adalah seorang yang workaholich, pendiam, dan menurutnya tidak romantis sama sekali. Jonghyun bukan tipikal yang menyukai sesuatu yang berbau “perayaan” seperti hari ke 22 jadian, hari ke 200 jadian, Valentine day, Whiteday, dan bahkan ulang tahun jadian. Ini membuat Yoona harus menelan pil pahit selama beberapa tahun terakhir. Paling tinggi Jonghyun hanya mengajaknya nonton film atau sekedar makan malam di atap apartemen, dan pastinya tanpa ada embel-embel perayaan. Dan menurut Yoona semua itu standar, Ia bahkan bisa melakukannya dengan siapapun. Hal yang unik adalah, gadis itu hanya bisa meruntuki Jonghyun di dalam hati. Ada hal yang Yoona sukai dari Jonghyun, yang bisa membuatnya berhenti mengomel kesal—menurutnya, Jonghyun punya sesuatu yang pria lain tak punya.

Tapi khusus untuk hari ini, Jonghyun berbeda. Harus Yoona akui, ia bahkan bisa saja dibawa ke UGD karena serangan jantung—kalau-kalau tidak mengontrol dirinya saat membaca pesan Jonghyun :

Ayo rayakan tahun ke-lima kita—kujemput sore ini jam 5

Sambil cekikikan Yoona membaca pesan Jonghyun di ponsel dengan tangan bertopang di mejanya. Gadis itu mengulum senyum senang sembari menekan touch screen dengan cepat—membalas pesan Jonghyun.

Jeongmal? Uwaaaaa… saranghae chagi!

*

 

Yoona berdiri di depan lobby sekolah dengan senyum yang tak berhenti mengembang. Hari ini Ia akan kencan dengan Lee Jonghyun. Koreksi, mereka akan merayakan tahun kelima mereka jadian dan hal yang membahagiakan adalah Jonghyun pertama kali mengajaknya. Banyak siswa yang lewat dan menyapanya. Dengan senyum yang sederhana Im Yoona sudah cukup cantik dan bisa menjadi guru favorit seluruh siswa sekolah tak terkecuali ketiga siswa usil ini—Lee Jungshin, Kang Minhyuk dan Saudara perempuan mereka Jung Soojung alias Krystal.

Sem…. Annyeong!” Sapa Jungshin, sembari menepuk bahu Yoona.

Ya! Kalian berhenti menggangguku… moodku sedang bagus sekarang” Yoona balas menatap ketiganya.

“Baiklah… ya, ayo pulang! Hari ini Onnie mau kencan!” Krystal dengan berani mendekati Yoona dan merapikan kerutan kemeja yang Ia kenakan. Yoona balas memelototinya dengan tatapan aneh.

“Kau pikir aku Onniemu? Ishhh” Yoona menyentil kepalanya.

Onnie!” Seru Krystal kesal. Kepalanya sakit.

“Ya! Kkaja!”

“Selamat kencan Nuna!” Minhyuk dan Jungshin membopong Krystal menjauhi Yoona.

“Siapa yang kalian panggil Nuna? Ya! Anak-anak kurang ajar!”

“Aku yakin, Lee Jonghyun akan melamarmu hari ini Nuna!” Kata Jungshin lagi saat ketiganya kembali menoleh. Yoona malah tersenyum senang, berharap hal yang sama bisa terjadi. Sudah cukup lama Ia berhubungan dengan Jonghyun. Walau tak ada yang terjadi, untuk usianya yang sekarang sepertinya sudah cukup untuk menjadi isteri.

Sebuah mobil sport berwarna putih memasuki area pelataran halaman sekolah. Dan berhenti di depan teras lobby sekolah—tepat di depan Yoona. seseorang turun dari mobil itu dan berjalan mendekati mereka. Pria itu Lee Jonghyun berkacamata hitam.

“Oh! Wasso?” Yoona sempat melirik jam tangannya. Jonghyun seperti biasa selalu tepat waktu.

Mian… kau menunggu lama?” Tanggap Jonghyun sembari naik beberapa anak tangga untuk mencapai Yoona.

Ani. Kita berangkat?”

“Hm” Jonghyun menarik lembut tangan Yoona.

*

            “Habiskan makananmu, kita pergi ke suatu tempat” Kata Jonghyun. Yoona sudah mulai hidup di kepalanya sendiri, berfantasi—menghayal wajah Jonghyun yang mantap melamarnya seperti prediksi Jungshin tadi.

“Baiklah”

Baik! Hari ini Lee Jonghyun berbeda. Gaya bicaranya lebih lembut, lebih cerewet, lebih banyak tersenyum, dan…. Mungkin…. Lebih wangi dan tampan? Hahahaha.

Yoona tak berhenti mencuri pandang pada pria yang sedang mengemudi di sebelahnya itu, sesekali tanpa sengaja pandangan mereka bertemu dan Yoona sepakat bahwa hari ini Jonghyun bukan lagi tersenyum dengan bibirnya tapi mata dan seluruh wajahnya ikut tersenyum.

“Apa aku tampan?” Katanya membuka topik. Ia membuat huruf V dengan ibu jari dan telunjuknya.

“Kau? Sakit?” Yoona buru-buru meraba jidat Jonghyun. Ingin tahu apa pria ini sedang demam atau mungkin salah minum obat? Kenapa tiba-tiba jadi narsis begini.

“Apa yang kau lakukan? Aku tidak sakit kok!” Jonghyun dengan pelan menyingkirkan tangan Yoona—meletakkannya di atas tangannya sendiri. Yoona masih penasaran ada apa dengan Jonghyun hari ini. sungguh terlihat aneh jika Ia tidak bersikap seperti biasanya.

“Sudahlah, jangan dipaksakan. Kau terdengar aneh kalau narsis begitu” Yoona mendorong pelan bahu kekasihnya sembari tertawa.

“Ya!” Hardik Jonghyun.

“Waeeeee? Ck!” Gadis itu melingkarkan seluruh tangan dan lengannya di lengan Jonghyun. Baru kemudian bersandar manja di bahunya.

Gumawo” Ia benar-benar bahagia hari ini. Spesial untuk hari ini, Jonghyun mengajaknya keluar. Ia sendiri belum sadar, betapa jauhnya mereka sudah berkendara. Mungkin gadis itu terlalu sibuk mengurus kehidupannya dalam kepalanya sendiri. Ia hanya ingin tahu alasan Jonghyun hari ini tapi apa pentingnya semua itu jika pria yang dimaksud sudah disampingnya? Menjadi bantal bersandarnya.

Jonghyun tidak menjawab Yoona dan membiarkan gadis itu tetap bersandar di bahunya. Sudah beberapa bulan terakhir gadis ini tidak bermanja-manja ria dengannya. Untuk ukuran CEO entertainment, Laki-laki ini terbilang sibuk, maka Ia jarang sekali bertemu dengannya.

Bogoshippo Im Yoona…

 

*

            Yoona tertidur pulas saat bersandar begitu lama di bahu Jonghyun. Walau sangat kelelahan, Jonghyun sebetulnya senang. Ia terlalu senang dengan hal ini—Ada hal yang lebih besar yang disiapkannya hari ini.

“Ya… Ireona

“Kita sudah sampai…”

“Dimana ini?” Gadis itu memandang sekeliling. Langit sudah sangat gelap. Mereka menghabiskan separuh malam untuk perjalanan ini. Entah apa yang dipikirkannya, Yoona rasa Ia akan segera meledak saat itu juga—saat Jonghyun melilitkan syal miliknya ke leher Yoona.

“Pakailah ini, di luar sangat dingin” Katanya hangat. Yoona  menatap Jonghyun dengan tatapan diam. Airmata gadis itu ingin sekali terperas dan segera keluar. Ini pertama kali pria itu melakukan hal ini.

“Kau kenapa?” Jonghyun mengibaskan tangannya di depan wajah Yoona kebingungan.

Anio..” Yoona menggeleng cepat memalingkan wajahnya.

“Sudah kubilang jangan kebanyakan nonton drama!” Sentilan itu mendarat begitu saja. Memecahkan suasana romantis yang seindah drama itu.

Appooo

“Hahahah… Im Yoona Gyoowoo” Jonghyun mengacak-acak rambutnya sembari pamer gigi.

“Ayo turun”

Keduanya turun dari mobil. Udara sangat dingin—Yoona tidak lagi ingin bertanya dimana mereka saat ini. yang jelas, Ia dan Jonghyun sedang menghadap ke laut dengan tangan saling bertautan dan sedang terjebak di saku jaket pria itu. Suara yang terdengar hanya deburan ombak saja. Yoona sendiri memilih menikmati hal ini—semacam lollipop moment yang Ia impikan selama ini bersama Jonghyun. Dan Jonghyun jadi lebih gugup sekarang. sepertinya ada yang ingin Ia sampaikan pada gadis itu.

“Yoona?” Pria itu menoleh pada gadis di sampingnya. Ia bisa mengakses secara penuh wajah cantik Yoona dari samping. Rambutnya yang tertiup angin membuatnya semakin menggemaskan. Jonghyun harus tersenyum untuk itu.

“Hm?” Gadis itu menoleh juga. Mata mereka bertemu dan kemudian terkunci. Jonghyun membuat bibirnya normal kembali—tidak tersenyum. Hati kecilnya menggeliat ingin mengecup bibir merah mungil di hadapannya ini.

“Bolehkah aku…. Menciummu?” Tanya Jonghyun polos tanpa melepas pandangannya.

“Ya! Ishhhh…” Yoona memukul lengan Jonghyun keras. Membuat pria itu tersentak.

“Kau kenapa?”

“Apa maksudmu? Harusnya kau langsung menciumku. Tak perlu minta ijin, apa kau benar-benar tidak tahu cara romantis? Apa kau tidak pernah nonton drama atau film romantis? Atau kau baca dulu novel roman, punyaku banyak di rumah!” Yoona mengatainya secara blak-blakan. Jonghyun tak kuasa menahan tawanya. Semua ini duluar dugaannya sama sekali.

“Hahahahahaha…”

“Padahal aku memimpikan moment seperti itu… kau malah merusaknya” Umpat Yoona kesal. Ia berjalan meninggalkan Jonghyun yang masih cekikikan geli meratapi kebodohannya. Sejak hari itu mungkin Jonghyun harus sadar, kalau Ia memang tidak romantis.

“Hei… mau kemana? Tunggu aku!” Yoona semakin menjauh. Jonghyun berlari ke arahnya.

“Ya! Tunggu aku!” Gadis itu memilih berlari menjauh. Jonghyun mungkin tidak sadar, jika ini skenario yang gadis itu lakukan supaya mereka juga bisa saling kejar-kejaran di pantai seperti film mellow romance atau di drama-drama. Dasar Im Yoona, gadis alay. Dan sukses! Jonghyun ikut berlari menyusul Yoona berniat menangkap gadis itu.

Tenaga pria selalu lebih besar dari wanita, tak terkecuali Jonghyun yang berhasil menyusul kekasihnya yang semakin menjauh. Dengan mantap Jonghyun meraih punggung Yoona dan memutarnya. Gadis itu kaget dan langsung berbalik. Ia dan Jonghyun akhirnya terjatuh di pasir dengan posisi Ia memindih Jonghyun. Tanpa ragu Jonghyun langsung memeluk erat gadis yang menindihnya itu.

“Apa begini sudah cukup?” Katanya.

“Lee Jonghyun? Kau gila ya? Lepaskan… Jangan bikin aku mati kesal ya!”

“Hahahahah”

Jonghyun melepaskan Yoona dan gadis itu berdiri meninggalkannya terlentang di pasir.

“Bangunlah, pakaianmu bisa basah” Katanya lagi. Dengan patuh Jonghyun berdiri dan lagi-lagi menghadapnya—pandangan keduanya terkunci. Yoona pikir, Jonghyun akan menciumnya. Ia juga mengadakan persiapan dengan sedikit membasahi bibirnya. Jonghyun ingin sekali tertawa saat menyadari hal ini. Ia hanya tersenyum tipis.

“Im Yoona? Ada yang ingin aku sampaikan padamu” Kata Jonghyun dengan nada serius.

“Apa? Kalau kau minta ijin lagi untuk menciumku, tidak kuijinkan!” Jonghyun tersenyum hingga giginya keluar. Hanya Tuhan yang tahu Ia sangat bahagia hari ini.

“Tentu saja, mulai sekarang aku akan menciummu tanpa minta ijin ya” Balasnya.

“Ya! Mana bisa begi—“ Jari telunjuk Jonghyun bagai gembok yang menempel di bibir Yoona. Mulutnya otomatis tertutup sempurna.

“Kau harus menikah denganku, agar aku bisa menciummu kapanpun aku mau” Jonghyun mengeluarkan sebuah kotak biru tua beludru  kecil yang sudah terbuka. Disana ada kilauan mutiara yang menjadi mata cincinnya. Yoona bisa melihatnya. Dan dia…. Entahlah apa yang Ia rasakan sekarang. prediksi Jungshin benar, semua khayalannya sejak tadi terjadi. Dan tak ada yang lebih romantis dari ini. Apa? Bukan meminta kesediaan, Jonghyun malah terkesan memaksanya untuk menikah dengannya.

Tanpa menunggu jawaban, pria itu langsung memasukkan cincin di jemari Yoona yang sedang mematung. Dan tidak tahu bagaimana cara berekspresi saat ini. Jonghyun ingin sekali tertawa menatap Yoona yang hanya bisa diam saja—shock!

“Bersiaplah…” Seperti aba-aba, Jonghyun mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona. Mereka sangat dekat sekarang. Yoona bisa mencium wangi nafas Jonghyun baru kemudian matanya terpejam menikmati bibir Jonghyun yang sudah menempel lembut di bibirnya.

Jonghyun tentu saja sudah pernah mencium Yoona, tapi semua sebatas pipi dan kening. Pria itu hanya punya manner yang baik. Ia mencintai Yoona apa adanya—spesial untuk gadis itu, Jonghyun bersikap romantis sebisanya, hingga secara diam-diam Ia harus hafal setiap drama atau film yang gadis itu tonton. Tetap saja, Ia belum romantis di mata Yoona. Jujur, ini pertama kali Ia menyentuh bibir gadis itu setelah lima tahun—tapi tenang, mereka akan segera menikah dan ini mungkin jadi ciuman pertama sebagai awal kehidupan baru yang akan mereka jalani bersama.

End.

 

Jderrrrrr…

Aneh ya? Ato terlalu common? Yaudeeehh.. hhaha.

Pengen bikin series, tapi liat entar yak ^^

Thanks for read and leave comment…

 

 

16 thoughts on “Love is You : Proposal

  1. ga romantis gapapa yg penting telat sasarannya.
    hahaha sukaaaaaa
    ini berasa liat jonghyun ma yoona brneran dwh hihi

  2. deerburniiinggg!!! aaaa romantis sekali ff nya thor, aku sukaaa banget🙂 ditunggu ff deerburning selanjutnya ya thor😉

  3. apa2an ini..kenapa bisa aku baru nemu,baca ff ini sekarang….duh maaf uple..
    Oh,selalu cerita ny unyu…ga romantis emang,tapi manis2 gimana gtuh mereka kekeke..
    Duh cocok bnget lah mereka karakter ny disini,jadi bayangin ini real..Yoona yg alay,dan Jonghyun yg cool…aaaah..aku meleleh..

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s