Fallin’ (Part 2)

seojunghyun

 

FALLIN’ [ PART 2]

By

RunieRuN

Cast : [CNBLUE] Lee Jonghyun & [OCs] Kim Seo Jung || Sub-cast : [CNBLUE] Kang Minhyuk , [OCs] Na Hyo Ram, [OCs] Lee Min Ah, [OCs] Jang Han Ok || Genre : Romance, Dark|| Length : Chaptered || Rating : PG-13|| Disclaimer :  CNBLUE hyungnim milik kita semua, dan beberapa Castnya aku bikin sendiri biar ga pada ribut. Hihihihi

note :

FF ini akan aku posting juga di  Blogku, ngebluewidmystory.wordpress.com. Maaf kalo ada kesamaan ide. Tapi ini sesungguhnya adalah ide author sendiri. Haha.. Selamat membaca!!!!!

 

“ Kita sepikiran Oppa. Aku juga dari awal berpikir begitu, maka dari itu aku berani membawanya padamu. Ia bisa jadi bintang besar suatu hari nanti. Dengan wajah dan potensi yang Ia miliki sekarang, Ia pasti bisa sukses “ Sahut Seo Jung seraya menatap jauh ke arah jendela yang berhadapan langsung dengan langit biru yang membentang luas di atas Seoul sore itu.

****************

Seoul, 10 Januari 2012

Salju. Seorang wanita muda merapatkan Hoodie miliknya lalu berlari kecil ke arah sebuah Supermarket. Ia mengambil beberapa botol Soju, membayarnya lalu sengaja duduk di kursi yang memang dipersiapkan untuk para tamu yang sekedar datang untuk minum atau makan ramyun instan di Supermarket itu. Wanita muda itu mulai meneguk salah satu botol soju miliknya. Malam mulai dingin, dan entah hari ini akan dimana lagi Ia berteduh. Di Cafe lagi? Bosnya akan marah bila Ia terus-terusan menumpang tidur di Cafe itu.

“ Tring Tring “ Phone selular miliknya berbunyi.

From :Kang Min Hyuk

“ Yaaah.. Kim Seo Jung, Sudah makan? Hari ini aku tak melihatmu di Cafe, kau dimana?“

Wanita muda itu. Kim Seo Jung menarik nafas panjang lalu meneguk kembali sojunya.

“ Aku tak bisa menyusahkanmu terus Kang Minhyuk “ Gumamnya sudah setengah mabuk.

Seo Jung meneguk kembali sojunya. Dan sudah hampir 2 jam berlalu wanita itu sudah menghabiskan 6 botol soju, dan Ia sudah benar-benar mabuk sekarang.

**********

“ Yaaaahhh Jang Han Ok kau brengsek, bedebah dan kau akan manduuulll!!!! “ Seo Jung menyumpah serapah dalam mabuknya yang berat. Ia berada di punggung Pria yang tampak sedikit kewalahan menggendongnya.

“ Yaaah.. Seo Jung-ah sampai kapan kau akan seperti ini? “ sahut pria itu kesal.

“ Minhyukieeeee mianhaeeeee..eee., hahaha “ Seo Jung tertawa tanpa sadar, wanita itu sudah dipengaruhi oleh alkohol. Jadi apapun yang dikatakannya tak akan ada yang masuk akal. Sekalipun Ia meminta maaf pada Minhyuk, kebiasaan mabuknya itu tak akan pernah berubah.

Minhyuk memperbaiki letak wanita itu di punggungnya agar terasa nyaman sampai apartemennya.

***********

Sinar matahari masuk ke dalam rongga jendela Apartemen pagi itu. Seo Jung sedikit terganggu dan mulai membuka matanya sedikit sedikit. Perlu 10 menit untuk mengembalikan nyawanya, dan 5 menit untuk menyadari bahwa Ia berada di sebuah ruangan yang tampak asing baginya tapi ruangan itu besar dan interiornya tampak mewah. Ia dimana?. Seo Jung melangkah bangun dari tempat tidur yang nyaman itu, Ia memandangi pakaiannya. Ini bukan juga pakaiannya, pakaian tidur yang tampaknya milik seorang Pria karena sedikit kebesaran untuk ukuran tubuhnya.

Seo Jung melanjutkan langkahnya masih goyang, beberapa kali Ia menabrak dinding dan meja, sepertinya efek soju tadi malam masih ada, dan rambutnya berantakan sekali. Seo Jung menemukan Pria yang Ia kenal sedang berdiri di depan anglo sejenis kompor untuk memasak. Pria bercelemek biru itu sedang mencicipi masakannya.

“ Orrgh.. Minhyukiie? Ini apartemenmu ? “ Seo Jung masih setengah mengantuk.

“ Ahh Seo Jung-ah, sudah bangun? Kau tampak kusut sekali.. haahah “ tawa kecil Minhyuk seraya menuangkan Sup yang Ia masak ke dalam sebuah mangkuk.

“ Yaaa.. bagaimana ceritanya aku bisa sampai di sini? Kau sudah melihatku? “ Seo Jung tiba-tiba sadar dan menunjuk pakaian yang yang pakai dengan tatapan kesal.

“ Yaaaahhh.. Pikiranmu.. salah sendiri kau mabuk. Aku minta tolong Ahjumma yang biasa membersihkan apartemen ini untuk menggantikan bajumu.. kau penuh muntahan tadi malam” Minhyuk tak ingin wanita itu salah paham akan dirinya.

“ Ahh.. Cheongmal? “ Seo Jung malu dan sedikit menjulurkan lidahnya. “ Mian “ lanjutnya lagi dengan tatapan tidak enak pada minhyuk.

**********

“ Waahh.. aku tak tahu kalau masakanmu seenak ini minhyukiie, Waahh Jinjaa… siapapun yang akan menjadi istrimu nanti pasti akan bahagia.. jinja jinjaa sup pasta kedelai ini enak sekali “ Seo Jung menyeruput Doenjang jjigae dari sendoknya.

“ Cheongmal? Hehe.. jika kau mau tinggal di sini aku akan masakkan sup itu setiap hari untukmu, Ottokhae? “ Minhyuk menatap Seo Jung penuh harap dan itu imut sekali, Minhyuk mengambil bulgogi lalu meletakkan di atas nasi milik Seo Jung.

Seo Jung berhenti menyeruput supnya, lalu meletakkan sendoknya di atas meja.

“ Aku tak mau menyusahkanmu terus-terusan “ sahut Seo Jung serius.

“ Yaaah.. aku tidak tega kalau setiap hari melihatmu harus tidur di Cafe, itu kenapa aku selalu marah “

“ Lalu aku harus tinggal di Apartemenmu? Andwae, kau sudah terlalu banyak membantuku.. membiarkanku untuk menjadi penyanyi di Cafemu saja aku sudah sangat berterima kasih “

Minhyuk menarik nafas panjang, lalu mengambil sendok Seo Jung dan memaksa Seo Jung memegangnya.

“ Kau makan saja sana. Aku tahu kau akan keras kepala seperti ini “ Minhyuk menunjuk makanan di hadapannya.

“ Yahh.. kau marah? Aku sedang memikirkan cara mengembalikan semua hutangku padamu Minhyukiie.. kalau dendamku sudah terbalaskan.. “

“ Kau ini dendam saja yang kau pikirkan .. Seo Jung-ah, rambutmu saja masih sangat berantakan, sama berantakannya seperti hidupmu sekarang. Sudah hampir 3 tahun  dan kau begini terus.. Ahh perbaiki dulu pola pikir, dan jalan hidupmu sekarang baru kau pikirkan bagaimana cara membalas dendam “ Minhyuk beranjak dari tempat duduknya lalu dengan hati-hati membantu Seo Jung merapikan rambutnya, lalu mengelusnya lembut.

Seo Jung menatap balik Minhyuk. Kali ini mungkin Minhyuk benar. Memperbaiki hidup.

***********

 

 

Seoul, 17 April 2012

Hujan makin deras. Seo Jung menatap langit-langit atap di balik jendela kamarnya. Hujan selalu membuatnya mengingat masa itu. Masa dimana Ia menemukan passion dalam hidupnya yaitu cinta pertamanya.

 “ Pakai jaketku saja. Kau akan kedinginan. Hujan masih akan lama “ Seseorang dengan sepasang mata dingin itu  melepas jaket miliknya lalu memasangkan pada tubuh Seo Jung.

“ Ahhh Andwaaaeeee “ Seo Jung menggeleng lalu menenggelamkan diri di balik selimut hello kitty miliknya. Ia menatap kosong, lalu mencoba memejamkan matanya.

“ Seo Jung-ah hari ini kau ada latihan? “ Minhyuk menggedor kamar Seo Jung tiba-tiba.

“ Oebsseoo…. Waeyeeeooo ? “ Sahut Seo Jung dari balik selimutnya.

“ Hari ini kita makan malam di luar.. Orrrgghhh? “

“ Makan malam di luar? “ Seo Jung berlari, membuka pintu dan hanya mengeluarkan kepalanya.

“ Iya.. dandan yang cantik, kita akan menemui seseorang hari ini “

“ Seseorang? Nugu? “

“ Kau akan lihat nanti, dandan yang cantik.. Arrasseoo? “ Minhyuk mencubit manja hidung Seo Jung. Pria itu memang tidak bisa bohong, Ia menyukai Seo Jung dan Seo Jung tahu itu.

“ Arrasseoo.. “

***********

“ Waaahh… Yaeppoodda.. “Minhyuk terpesona malam itu setelah melihat penampakan Seo Jung dengan gaun hitam panjang tanpa lengan tampak cantik sekali.

“ Gumawoo.. hahhaha “

“ Sudah siap? Ayoooooo “ Minhyuk memberi isyarat pada Seo Jung untuk menggandeng tangannya. Dan Seo Jung menanggapinya dengan senyum lalu menggandeng tangan Minhyuk.

“ Yaah,, sebenarnya siapa yang harus kita temui hari ini? “

“ Kau akan melihatnya nanti.. “

Seo Jung penasaran sekali, siapa sebenarnya yang akan ditemui hari ini mengingat pertemuan mereka berada di kawasan Cheongdamdong. Kawasan elite di daerah Gangnam.

Seo Jung sedikit gugup dengan siapa yang akan mereka temui hari ini.

“ Minhyukiie, aku ke kamar mandi dulu “

“ Kau sangat gugup tampaknya.. Arrasseo, cepat kembali!!! “

Seo Jung memberikan Ibu jari tangan kanannya menandakan “OK” lalu buru-buru ke kamar mandi.  Gaun panjangnya itu sebenarnya tidak membuatnya nyaman, begitu juga dengan Platform heelsnya. Ia tidak bisa berjalan dengan baik seperti biasanya. Rasanya ingin melepas semuanya lalu berjalan dengan leluasa.

Tiba-tiba…

^Guk Guk Guk^ Suara anjing darimana itu?. Seo Jung yang memang sangat takut pada anjing sudah siap-siap memasang kuda-kuda untuk lari. Ia mencari sumber suara kalau-kalau Ia salah mengambil arah untuk lari. Tapi Ia salah, Anjing sejenis Pom itu sudah ada di hadapannya dengan mengibas-ngibaskan ekornya dan ujung gaunnya sudah ada didalam mulut anjing itu.

“ Yaaaahhhhh…. “ Terlambat Anjing Pom putih itu sudah mengigit gaun ‘Donatella Versace’ hadiah dari Ibunya. Seo Jung menariknya beberapa kali. Tapi Anjing kecil itu tampaknya kuat sekali menggigitnya.

“ Yaaahh.. gaun ini mahal “ Tak sedikit akal, Seo Jung melepas salah satu Platform Heelsnya lalu ujung nya dipakai untuk memukul kepala Anjing Pom itu. Anjing Pom itu rupanya terkejut lalu melepaskan gigitannya, gaun itu robek bagian ujungnya. Seo Jung segera bangun dan berlari menjauh dari Anjing tersebut. Tapi siapa yang menyangka Anjing Pom itu bukannya berhenti tapi malah mengejar Seo Jung.

“ Baek seol-ah… kau mau kemana? “ Si pemilik menemukannya dan mengikuti kemana arah Anjing Pom itu berlari.

************

Seo Jung bersembunyi di sebuah meja di balik Pilar Restaurant itu. Anjing Pom yang bernama Baek seol itu berhenti dan tampaknya kehilangan jejaknya. Seo Jung mengintip dari balik meja, seorang Pria tampan mencoba menggendong Anjing Pom itu.

“ Yahh.. Baek seol-ah.. kau tertarik sekali tampaknya pada wanita itu.. sayangnya Ia sudah pergi, dan kau tak menemukannya” Pria itu tersenyum lalu mengelus Anjing itu berbalik dan pergi.

Seo Jung melebarkan matanya, tertegun memandang si Pemilik Anjing Pom itu.

Lee Jonghyun?…

 

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s