Wedding Dress [part 5]

wedding dress

Part 1  ,  Part 2  ,  Part 3  ,  Part 4

Author @Eonn1k4D

Rating : PG17

Genre : Romance

Leght : chaptered

Cast :

Kang Min Hyuk

Sarah Hanna Moran

Lee Jung Shin

Lee Jong Hyun

Kwon Min Ah

Jung Yong Hwa

Note : Mian part 5 ini terlalu lama .. ^_*

Sarah menghitung langkahnya perlahan menyusuri trotoar yang ramai oleh pejalan kaki dan sesekali matanya melirik pedagang kaki lima menawarkan barang2 yang tak berarti .

Ahh .. hampir 1,5 tahun sejak pertama kali menginjakkan kaki di kota Seoul ini guman Sarah. Studynya sebentar lagi rampung .. paling lama 5 bulan ijasah sudah ditangan tapi Sarah masih betah tinggal disini apalagi dia sudah cocok dengan ritme kerja di Butik walau hanya sebagai pegawai magang. Namun direktur sudah janji akan menjadikannya pegawai tetap jika studynya rampung dan jika Sarah bisa mendapatkan visa bekerja bukan visa pelajar.

Sejuk udara ac langsung menerpa wajah Sarah  begitu membuka pintu Butik setelah terpapar terik matahari musim panas yang cukup menyengat. Seperti biasa suasana butik di siang hari cukup ramai  dengan kedatangan pelanggan.

“ Anyeong Sarah … lama tidak bertemu , kau masih mengingatkukan ?.“ suara halus menyapa Sarah yang hendak naik kelantai 2 tempatnya bekerja.

“ Ehh .. nona Hyera .. ? .. Apa kabar… ?.” dengan sedikit canggung  Sarah menyambut uluran tangan yeoja cantik itu. Bagaimana mungkin Sarah melupakan pelanggan pertama yang memesan baju kebaya rancangannya itu ,.. apalagi dia istri …. Ahhh ..keluh Sarah dalam hati.

“ Seperti yang kaulihat , aku baik. Bagaimana kabarmu Sarah … “

“ Baik juga nona .. hanya sedikit sibuk disana sini … “ Sarah kebingungan bicara apalagi

“ Oo .. begituya … “

“ Eh ngomong2 , apa kau akhir-akhir ini berjumpa dengan MinHyuk oppa ?.” Deg ..jantung Sarah berdetak dengan cepat mendengar pertanyaan Hyera yang tak diduganya.

“ Tidak .. saya tidak pernah bertemu tuan MinHyuk …. Mungkin terakhir bertemu ya sebelum pernikahan anda nona .“

“ Hmm … aneh , .. Kurasa oppa pernah menyebut bertemu denganmu ..“ guman Hyera menggantung.

“ Mungkin anda salah dengar nona ..  “

“ Hyera .. bisa kau bantu aku memilih .. “ panggil seseorang

“ Aku kesana dulu ya Sarah … kapan-kapan kita minum bersama ya .” Sarah  anggukkan kepala dan berusaha memasang tampang cerah ples senyum manis agar Hyera tidak tahu jika jantungnya nyaris meledak karena kaget mendengar pertanyaan Hyera tadi.

Sarah setengah berlari kelantai dua dan ketika sampai dimejanya dengan gemetar ditekannya dadanya yang terus saja berdebar tak karuan. Apakah nona Hyera sengaja datang kemari hanya untuk bertanya mengenai MinHyuk suaminya … apakah MinHyuk-ssi membicarakan tentang aku pada istrinya .. Oh Tuhan apa yang harus kulakukan …

Ddrrrttt … rrtttttt

Sarah nyaris terlonjak saat ponselnya tiba2 saja berbunyi .. Kang Min Hyuk ?

“ Hallo … MinHyuk-ssi … “ .. “ Ya ..nona Hyera ada di sini … “

“ Baik … nanti akan kusampaikan pada istri anda MinHyuk-ssi … “ Sarah menutup ponselnya dengan jemari masih bergetar karena marah.

Tidak masuk akal dia menelponku karena ponsel istrinya tak bias dihubungi  , kenapa dia tak menelpon Butik saja. Tapi kenapa juga aku harus marah … ataukah hanya karena beberapa kali ehh tepatnya baru dua kali MinHyuk mencium bibirku dan lalu aku cemburu … CEMBURU ?Andwee ..andwee.. budaya disini mencium adalah hal biasa .. guman Sarah

MinHyuk lelaki yang sudah beristri , .. dan dia hanya mempermainkanmu saja . Aku harus tenang ..Harus tenang … kalimat ini berulang kali terucap dalam hati Sarah kala yeoja itu turun kebawah untuk menyampaikan pesan MinHyuk. Sementara di tempat lain

“ Istriku …. ? … istri yang mana  … ?.” MinHyuk membeo bingung menirukan kalimat terakhir Sarah  sebelum sambungan ponsel terputus tadi.

“ Ada apa hyung .. ?.”

“ Emm…pegawai butik yang kumintai tolong menyampaikan pesanku pada Hyera .. .. “

“ Memang kenapa dia …?.”

“ Sepertinya dia salah mengira aku adalah suami Hyera … “ kata MinHyu ragu-ragu.

“ Hahaha … baguslah kalau begitu. Aku jadi bisa mencari yeoja lain menggantikan Hyera … Aku agak menyesal hyung menikah dengannya. Ya ampuunnn cerewetnya …..“

“ Awas kau berani macam2 pada sepupuku. Minta mati ya … “ ancam MinHyuk pada namja tampan yang duduk didepannya.

“ Bercandaaaa hyuuunnggg ….” Tawa keduanyapun meledak,

“ Tapi ngomong2 .. kok kau bisa punya nomer posel pegawai butik itu Hyung ? .. Nggak biasanya kau ‘ akrab dengan seseorang … cantikkah dia hyung .. “ goda  namja itu lagi.

“ Hmm ya begitu dech .. “ Minhyuk tidak menjawab jelas pertanyaan iparnya yang ingin tahu itu.

“ Ah kau hyung .. pasti cantik nih diaaa … “  Minhyuk hanya tersenyum seraya meraih tumpukan berkas dimejanya sementara sang iparpun berlalu dari ruang kantor Minhyuk sambil bersiul2 entah lagu apa yang dinyanyikannya. Toh begitu MinHyuk kini disibukkan dengan pikirannya sendiri, dan otaknya terus terngiang2 ucapan Sarah tadi  …Istri anda MinHyuk-ssi .. ISTRI … ?

***

Sarah duduk di ujung sofa seraya menatap sekeliling apartemen Mina yang menurutnya sangat artistik. Dibilang barang2 yang ada disitu mewah ya tidak juga .. karena malah ada beberapa barang kelas kaki lima. Namun penempatannya membuat suasana didalam apartemen itu menjadi hangat .. jadi … ah .. entahlah.

“ Jadi … seluruh desain dalam apartemenmu ini yang mengerjakan JungShin oppa ?.” tanya Sarah kagum.

“ Yup .. bagus kan Sarah .” kata Mina seraya menyodorkan botol air dengan tangan kirinya sementara lengan kanannya masih terbebat spaleg akibat kecelakaan kecil saat pesawat yang membawanya dari Jeju tempo hari mengalami pecah roda saat landing. ( baca : Appa .. Oppa I Love You part 9). Dan hari ini JungShin meminta Sarah untuk menemani yeoja itu sementara JungShin menggantikan posisi basist yang ditinggalkan Mina.

“ Bagus sekali … ingin juga aku tinggal ditempat seperti ini .. “ kata Sarah sambil tertawa tak menyembunyikan kekagumannya.

“  Setuju … kau boleh menempati kamar di lantai 2 yang kosong itu. Hallo Sarah …“ terdengar suara berat dan sessat kemudian muncul sosok tampan memasuki ruang tamu .

“ Eh .. JongHyun-ssi .. “ Sarah kaget melihat keberadaan JongHyun walaupun tahu JongHyun adalah ayah angkat Mina. Hanya tidak menyangka saja namja itu ada disini sekarang.

“ Eehh .. cuman bercanda kok JongHyun-ssi … “ Sarah tersenyum lebar

“ Aku serius kok … dan ingat panggil aku oppa .. arachi .” Sarah kembali tersenyum lebar. Dengan JungShin panggilan oppa terasa nyaman saja untuk diucapkan. Tapi terhadap JongHyun yang baru dua  kali bertemu rasanya memang agak aneh.

“ Dan ngomong2 … aku serius lho Sarah agar kau mau tinggal disini sementara Mina tinggal bersamaku daripada apartemen ini kosong .”

“ Appa … aku kan belum setuju untuk kembali ke rumahmu .” tukas Mina .

“ Kau harus mau … mana bisa kau mengurus dirimu sendiri sementara kaki dan lenganmu dibebat gitu .”

“ Aku nanti bisa sewa  perawat .. dan lagi kalaupun ada apa2 nanti kau kutelpon , begitu juga dengan para oppa yang lain .” Sarah hanya tersenyum mendengar perdebatan antara Mina dan JongHyun ,.. dari JungShin dia telah mendengar cerita tentang hubungan mereka berdua. Termasuk tentang batalnya pernikahan JongHyun dan nona Krystal baru2 ini.

“ Pokoknya aku tidak mau pulang kerumah … titik .”

“ Terserah … yang jelas kopermu akan kubawa berserta kau sekalian .” ujar JongHyun sementara jemarinya menunjuk pada 2 koper milik Mina.

“ Appa … kau mengobrak abrik kamarku yaa …. “ desis Mina kesal setengah mati. Sekiranya tadi JongHyun hanya mengantarkan dirinya pulang setelah 2 hari tidur di rumah lama , rumah JongHyun maksudnya … dan kebetulan Sarah berkunjung, sementara mereka berdua ngobrol ternyata JongHyun mengepak baju2 Mina.

“ Aku hanya membantumu beres2 saja  kok .” ,“ Jangan kau hiraukan dia Sarah … anak itu memang susah dinasehati. Bukakah lebih baik dia tinggal bersamaku dan halmeoninya daripada tinggal sendiri di sini bersama perawat. Iya kan Sarah ?.” kata JongHyun lagi.

“ Iya .. eh Tidak .. ehh “ Sarah melirik Mina yang melotot kearahnya kesal karena mengiyakan ucapan JongHyun sementara disisi lain ucapan JongHyun-ssi ada benarnya juga. JongHyun nyengir penuh kemenangan

“ Tapi siapa nanti yang akan membersihkan dan mengurus apartemen ini …. “ elak Mina lagi masih dengan raut wajah bersungut2.

“ Kau mau tinggal disini Sarah ? .. kudengar dari JungShin sewa apartemenmu bulan ini sudah habis dan kau sedang mencari apartemen yang bisa kau sewa bulanan … “ tawar JongHyun seolaha apartemen ini miliknya sendiri.

“ Sewa bulanan ? … apa kau sedang kesulitan keuangan Sarah ?.” tanya Mina prihatin. Biasanya orang2 yang sedang kesulitan keuangan menyewa kamar2 apartemen secara bulanan tidak bayar setahun di muka.

“ Bukan ko .. kuliahku hanya tinggal yaachh paling cepat 4 sampai 6 bulan lagi dan aku belum mempertimbangkan untuk terus bekerja di negara ini. Apalagi eonniku sudah teriak2 menyuruhku pulang Indonesia , jadi sayang duitnya aja sih kalau aku sewa tahunan seperti saat ini. He he he .” dasar JungShin oppa … hal remeh temeh gini aja diceritain ke JongHyun oppa gerutu Sarah dalam hati.

“ Ohh begitu yaa … kirain .. he he he.“ kata Mina sambil mesem kecil telah salah sangka.

“ Berarti sudah deal … Kau pulang kerumah dan Sarah akan tinggal disini,.. Gratis nggak perlu sewa sebagai gantinya nggak keberatan kan Sarah kalau kau membersihkan sedikit disana sini .” putus JongHyun.

“ Appaaa …. aku nggak mau pulang. Aku akan di temani Sarah saja kalau begitu … ya Sarah … “

“ Andwee … kau pulang .”

“ Appaa … “ Mina sambil terpincang2 mengikuti JongHyun yang berjalan ke arah dapur meninggalkan Sarah sendirian yang kini senyam senyum geli mendengar percakapan mereka berdua. Sarah tahu sebenarnya Mina ingin kembali kerumah JongHyun tapi jelas masih terlihat gengsi di matanya.

Dan hari ini disinilah Sarah sekarang … 1 minggu sejak kunjungan terakhirnya di apartemen Mina.

“ Jadi barang2mu hanya segini ini Sarah ?.” tanya JungShin meletakkan kardus terakhir di lantai.

“ Barangku memang tidak banyak ko oppa … .” Sarah hanya punya barang2 seperlunya saja, toh tinggal di negara ini hanya sementara jadi untuk apa beli2 banyak barang yang nantinya tak akan terbawa jika pulang Indonesia. Mberat2tin bagasi … hehehe

“ Ini … rancanganmu semua ya ?.” JungShin membolak balik buku desain besar milik Sarah

“ Nee .. beberapa ada yang sudah dipesan lho oppa … , kau mau kubuatkan kopi oppa .” tawar Sarah dari dapur.

“ Boleh … “

“ Kurasa aku pernah melihat desain baju ini … seperti milik Hyera … “ guman JungShin sambil terus membolak balik lembaran buku dan duduk di meja makan sementara Sarah meletakkan cangkir kopi instan di depannya.

“ Ahhh … itu desain wedding dress pertamaku. Kebaya namanya .” kata Sarah melirik sekilas desain mana yang sedang di lihat JungShin.

“ Aku tahu namanya kebaya ,.. eonnimu dulu waktu menikah memakai baju mirip seperti ini juga . Hanya ada entah apa dikepalanya bermacam bunga dan crown emas … “

“ Memangnya oppa datang saat eonniku menikah ? ,.. kok aku nggak tahu ya .”

“ Aku tidak datang ,.. eonnimu mengirimiku foto weddingnya. Nih lihatlah … “ JungShin menyodorkan ponselnya setelah beberapa saat mencari …

“ Bhua ha ha ha … foto kayak gini kau bilang eonniku cantik .. Dasar kau oppa …” Sarah menatap foto selfi eonninya yang memang memakai kebaya tapi matanya juling dan bibirnya monyong. JungShin tersenyum kecut mendengar komentar Sarah …

“ Yang lain masih ada kok … kau tahu sendiri lah kalau nonna memang begitu .”

“  Ahh .. aku baru sadar … “ JungShin meraih ponselnya dan menyodorkan lagi pada Sarah.

“ Bukankah ini kau Sarah … “

“ Waahhh iyaaa … dasar eonniku payah. Masa aku sedang tidur begini di foto , nggak ada cantik2nya sama sekali.” Sarah ingat saat itu karena kelelahan dia sempat tertidur di kursi saat pesta pernikahan masih berlangsung.

“ Kau tetap cantik kok Sarah .. baik dulu ataupun sekarang .” kata JungShin mengerdipkan mata jahil. Sarah manyun mendengarnya .. dan mendadak matanya terbelalak saat ponsel JungShin yang masih berada di tangannya bergetar … Kang Min Hyuk hyung … terbaca jelas di layar siapa penelponnya. Kang Min Hyuk orang yang dikenalnya juga kah ?

“ Oppa … “ Sarah menyodorkan ponsel

“ Ya hyung … Aku ada di tempat Mina membantu dongsaeng Kanti nonna. … Ne dia yang sementara akan tinggal disini ….”

“ Kau akan turun … okey .. kutunggu .” JungShin mengakhiri percakapan dan bergegas meraih kunci mobilnya.

“ Kau mau kemana oppa ?.” tanya Sarah ingin tahu, sekilas tadi dia juga mneguping pembicaraan JungShin.

“ Cari bir … hyungku yang tinggal di atas akan turun kesini .”

“ Hyung .. ? .. Hyung yang mana ? Bukankah kau hanya punya kakak perempuan .. “

“ Orang yang kuanggap sebagai Hyung seperti halnya JongHyun hyung,… dia tinggal 5 lantai di atas dan akan kemari. Kulihat tadi kulkas kosong nggak ada isinya sekalian belanja .. bentar ya Sarah … “

“ Okey oppa .. .. “

Kang Min Hyuk .. kenapa nama itu mucul lagi sekarang… “ Aahh paling itu nama yang sama … disini nama seperti itu kan banyak. ” guman Sarah sambil mengangkat koper dan kardus ke kamarnya dilantai 2.

Tenggelam di kesibukan menata kamar dan isi kardus yang mulai bertebaran membuat Sarah tidak mendengar jika pintu depan ada yang membuka.

“ Jung Shin-ah … “ hening tak ada jawaban

“ Sedang di atas kah mereka ?.” guman namja yang barusan masuk itu mendengar suara bersenandung dilantai atas. MinHyuk menaiki tangga perlahan dan menghampiri kamar paling kanan dekat tangga yang pintunya setengah terbuka. Minhyuk menatap sesosok yeoja dengan rambut diikat asal2an yang sedang berdiri membelakanginya.

Beberapa menit yang lalu saat menelpon JungShin jantungnya terasa hampir copot mendengar dongsaeng Kanti nonna yang akan menempati apartemen Mina sementara anak itu tinggal di rumah JongHyun. MinHyuk memang sengaja tidak memberitahu yang lain jika dia juga mengenal Sarah. Berarti mereka berdua hanya terpisah 5 lantai. Ah …Sarah .. yeoja yang sangat dirindukannya dan kini tepat berdiri didepannya.

Sarah mencium aroma maskulin menguar dalam kamar dan menyadari saat ini ada seseorang yang berdiri dibelakangnya .. bukan parfum JungShin oppa. Hyung yang tinggal di lantai atas kah ? … Deg .. deg jantung Sarah berdebar makin cepat menyadari aroma musk yang yang sulit dilupakan itu. Perlahan Sarah berbalik dan nafasnya tercekat melihat sosok tubuh yang bersandar santai di pintu sambil bersedekap sementara bibir  namja itu tersenyum ..

“ Anyeong Sarah …. “

“ Kang Min Hyuk – ssi …. “  ucap Sarah terbata menyembunyikan kekagetannya. Hening … Tak ada lagi suara di kamar itu, hanya terdengar helaan nafas dan tatapan mata penuh sejuta makna diantara mereka.

“ Jadi kalian sudah saling kenal ?.” tanya JungShin menatap MinHyuk dan Sarah bergantian penuh selidik.

“ Hmm … “ jawab MinHyuk sementara Sarah hanya diam sibuk mengaduk aduk jangjamyun yang barusan dibeli JungShin.

“ SShhhh…. hheeemmm tapi kok kalian berdua seperti sedang musuhan ?.” usik JungShin lagi.

Aura di ruang makan ini memang aneh gumannya, dua orang yang sedang duduk di kanan dan di depannya tidak saling bercakap2 ataupun saling memandang . Eh ralat … hanya Sarah yang tidak eh jarang menatap kearah MinHyuk walau hyungnya itu mengajak ngobrol.

“ Kapan kalian berkenalan ?.” tanya JungShin lagi

“ Waktu aku mengantar Hyera ke butiknya tempo hari …. “

“ Ahhh … wedding dress yang ada di bukumu tadi ya Sarah. Pantas aku pernah melihat rancangan itu dimana. Jadi kau yang merancang kebaya untuk pernikahan Hyera … dan saat pernikahan itu kau pertama kali juga bertemu denganku kan Sarah … Ahaaa aku ingat saat itu wajahmu pucat sekali, pasti kau saat itu kelelahan meladeni nenek bawel satu itu …. “ Sarah kaget mendengar JungShin menyebut istri hyungnya nenek bawel, diliriknya MinHyuk yang ternyata masih menatapnya sambil tersenyum.

“ Kok aku tidak melihatmu saat itu ya Sarah … ?.” tanya MinHyuk.

“ Ehh … aku langsung kembali ke butik setelah memperbaiki kebaya nona Hyera yang koyak sedikit.” gugup Sarah menjawab.

“ Ahhh pantas saja waktu itu kau tidak melihat kemana arah langkah kakimu hingga kau menabrakku. Tapi baguslah … kalau nggak gitu kita nggak akan bertemu. Benar kan Hyung … “ timpal JungShin cerah.

“ He em … “

“ Pernikahan yang indah … walau kudengar ada keributan sedikit di ruang ganti, ternyata saat itu bajunya koyak ya. He he he …,” “ Ngomong2 Hyera sudah hamil berapa bulan ya Hyung … “ JungShin menghitung jemarinya.

“ Tujuh … delapan … “

“ Kau ini … baru 4 bulan .” potong MinHyuk yang tatapan matanya tak lepas memperhatikan paras Sarah yang sebentar memucat dan sebentar lagi kemerahan seperti ada sesuatu yang menganggu pikirannya.

“ Ah iya .. pernikahan itu juga baru 7 bulan yang lalu, yachh siapa tau sudah nyicil duluan hyung .. “

“ Adaw .. sakitt hyung.. “ teriak JungShin sambil mengelus kepalanya kena keplak MinHyuk.

“ Astaga … aku lupa malam ini latihan band. Oppa pulang dulu ya Sarah … kalau ada apa2 telpon saja, ah .. kau bisa minta tolong MinHyuk hyung membantumu membereskan barang2mu. Okey … “ JungShin tiba2 berdiri, mengacak rambut Sarah dan bergegas keluar sementara dua orang yang ditinggalkannya kini makin canggung dalam keheningan dapur.

“ Huuhhh …  kalian kira aku tidak tahu jika ada sesuatu yang aneh ….. ke ke ke ke “ JungShin terkekeh sambil bersiul2 dan memencet tombol lift menuju basement.

“ Ehh .. aku tidak tahu jika anda Hyung JungShin oppa … “ Sarah membuka suara setelah lama keduanya hanya diam.

“ Hmm kalau aku sudah lama tahu kau dongsaeng Kanti nonna yang sering dibicarakan oleh JungShin .. Aku juga tahu kau termasuk sahabat Mina dan kaupun juga mengenal JongHyun Hyung. Bagaimana dengan YongHwa hyung , apakah kau juga kenal dia ?.”

“ Ehh .. sering mendengar namanya tapi belum pernah bertemu .”

“ Namja paling tampan diantara kami berempat … “ lanjut MinHyuk.

“ Ehh kudengar juga begitu …..” suasana menjadi hening lagi. Sarahpun berdiri dan membereskan piringnya serta piring yang ditinggalkan JungShin kemudian menyibukkan diri mencuci gelas dan piring kotor itu.

“ Emm saya naik dulu MinHyuk-ssi, banyak barang yang harus dibereskan ..” MinHyuk anggukkan kepala seraya memutar2 cangkir kopinya. Bergegas Sarah naik ke kamarnya.., tak perlu repot2 menunggu MinHyuk selesai minum toh dia bisa keluar sendiri dari apartemen ini seperti saat masuk tadi. Heran juga Mina memberitahukan passwordnya pada semua orang ,.. eh ralat pada ke4 oppanya. Besok aaku akan m

…. dasar bodoh kau Sarah , istrinya saat ini sudah hamil dan kau masih saja merindukan namja itu. Arrghh menyetujui usul JongHyun oppa agar pindah di tempat ini adalah suatu kesalahan gerutu Sarah kesal. Setelah hampir berbulan2 menghindari MinHyuk dan akhirnya berhasil , kini tiba2 namja itu berdiri tepat didepannya. Tak dipungkiri melihat sosok MinHyuk dan bahkan mengobrol walau hanya sebentar  membuat kerinduan yang terpendam seakan ingin meluap keluar.

Sarah menyibak tirai jendela dan memandang kerlip lampu di kejauhan ingin rasanya berteriak agar sesak yang menggumpal di dada bisa terhapuskan. Ditengah lamunan, Sarah merasakan tengkuknya meremang kala sepasang lengan melingkari tubuhnya dari belakang dan kehangatan tubuh menyatu seriring detak jantungnya yang bertambah cepat

“ Aku merindukanmu Sarah … “ bisik MinHyuk pelan dan sejurus kemudian bibirnya yang hangat mengecup leher dibawah telinga kanan Sarah membuat nadi dibawahnya berdetak makin cepat. Tubuh Sarah langsung kaku dan tarikan nafasnya tertahan  ..

“ MinHyuk – ssi … jangan … “ Sarah beringsut namun pelukan MinHyuk malah makin erat.

“ Waeyo … ? .. Kau tidak merindukanku Sarah ?.”

“ Akuu .. aku .. aahh … “ terbata Sarah menjawab karena bibir MinHyuk kini menyusuri sepanjang pipi dan rahangnya membuat yeoja itu kehilangan kata2. Perlahan Minyuk memutar tubuh Sarah hingga mereka berhadapan …

“ Katakan padaku kau juga merindukanku Sarah … ?.” Sarah memundukan kepala menghindari tatapan MinHyuk.

“ Kau tidak menjawabnya Sarah … ?.” tuntut MinHyuk yang jemarinya kini menyentuh pipi Sarah dengan penuh kelembutan. Kehangatan menyebar lewat jemari menghangatkan hati Sarah

“ MinHyuk-ssi … “ kecupan sekilas MinHyuk menghentikan ucapan Sarah,..

“ Aku sangat merindukanmu Sarah … “ MinHyuk memeluk tubuh yeoja itu erat dan sesaat kemudian lengan Sarahpun akhirnya terangkat balas memeluk. Rasanya nyaman seperti pulang kerumah guman Sarah dalam hati meresap kehangatan tubuh MinHyuk. Pulang kerumah … ? tapi dia bukan rumah milikku. Perlahan kesadaran menyusup di otak membuat tubuh Sarah tegang dan itu dirasakan juga oleh MinHyuk.

“ Ada apa Sarah ? ….” MinHyuk melonggarkan pelukan dan Sarahpun beringsut mundur tapi tidak bisa menjauh karena cengkraman MinHyuk dilengan masih menahannya. Ah seperti ini lagi guman MinHyuk kesal namun ditahannya.

“ Tidak ada apa2 … pulanglah MinHyuk-ssi sudah malam .” Sarah mencari alasan yang sebenarnya tidak logis karena saat melirik jam di dinding baru pukul 19 lewat sedikit.

“ Pasti ada apa2 … kau selalu seperti ini. Sesaat kau terasa hangat menyambutku namun sedetik kemudian kau menjauh seperti saat ini. “ MinHyuk kesal melihat tingkah Ssarah yang membingungkan.

“Aku tidak pernah merasa menyambutmu… anda saja yang salah mengerti .” elak Sarah ketus terbawa ucapan MinHyuk.

“ Benarkah …. ? “ tatapan MinHyuk berubah tajam dan sedetik kemudian tubuh Sarah terhuyung kedepan. Bibir MinHyuk membungkam teriakan kaget Sarah ,.. ciuman MinHyuk kasar penuh kemarahan dan jemarinya makin erat mencengkeram lengan Sarah yang kini berada di dada namja itu berusaha mendorong agar menjauh.

“ MinHyuk-ssi … ummm ..uughh “ ucapan Sarah kembali tertelan karena bibirnya kembali dilumat MinHyuk …. namun sesaat kemudian MinHyuk tersadar tubuh Sarah tidak lagi memberontak , jemarinya memang masih berada di dadanya tapi hanya diam tidak mendorong seperti tadi.

MinHyuk mengangkat wajahnya dan mendapati kedua mata Sarah yang tak berkedip kosong sedangkan bibir yeoja itu kini bengkak dan ada sedikit noda darah di sudutnya. Akukah yang melakukan ini keluh MinHyuk .

“ Sarah … mianhe .” jemari MinHyuk menyeka bibir Sarah yang bergetar.

“ Pulanglah … aku ingin sendiri .”

“ Sarah …. “ MinHyuk hanya mendapati tatapan Sarah tetap kosong.

“ Baiklah …. besok kita bicara lagi Sarah .” Sarah tidak menjawab dan bahkan saat MinHyuk mencium keningnya dia tak bereaksi apa2.

Sesaat setelah pintu kamar ditutup oleh MinHyuk , Sarah menghembuskan nafas panjang yang tadi sangat menyesakkan dadanya. Tubuhnya merosot kelantai dan isaknyapun mulai pecah. MinHyuk menggenggam erat panel pintu dan hendak kembali masuk, namun tangisan Sarah terdengar pilu membuat kakinya tak mampu melangkah.

Apa yang terjadi diantara kita Sarah ?… kenapa jadi begini guman MinHyuk pasrah.

tbc

15 thoughts on “Wedding Dress [part 5]

  1. ak sllu ngikutin ff Чğ ceritanya saling berkaitan gini, ak suka bgt. †άþï ĴªŇбåñ lama2 ya thor next part nya.. ga sabar nunggunya. (╥_╥)

  2. THOR!!! JANGAN KELAMAAN SAMA JANGAN KEPENDEKAN!!! *lha sapa authornya -_-
    INI FF PALING DITUNGGU!!A C’MON THOR!!!

  3. yah… udah lama banget sampai lupa sampai mana terahir kali baca.
    seru seru engga sabar baca kelanjutannya. masih aja nih si sarah salah paham.

  4. Eonniiiiiiiiiii~ wah aku kangen banget sama cerita eonni. Lama banget publishnya 😢
    Btw lucu loooh. Aku suka pas jungshin bilang nenek bawel. Eh jangan jangan jungshin yang nikah sama hyera? Apa yong?
    Ada kalimat yang gak terselesaikan deh. Typo apa bwgimana itu eon? Hehe.
    Updatenya cepetan eonniiiiiiiii 😉

  5. bikin deg-degan… bikin senyum-senyum sendiri… trus pengen baca lanjutannya secepatnyaaaaaaa….. Onni tuh ya kalo bikin cerita yang romantis menjurus-menjurus tuh selalu dapeeet bgt, diperbanyak ya🙂 it’s cool!!!

  6. aku baru baca ff ini.. hehehe.. wah keren thor ceritanya.. jadi si sarah salah paham gitu ya? yah.. kasian minhyuk..😦 thor chapter 6nya belum ada ya? soalnya aku ga nemu..😦

  7. Baru baca wedding dress ngebut dari part 1 sampai 5, kapan dilanjutkan thor…sepertinya udh setahun lebih nih delaynya hehe…
    Lanjutkan ya thor…ditunggu..gomawo..

  8. author… ini udh ada lanjutannya apa blom ya? aku telat ngikutin banget nih…. padahal dulu udh baca yg Appa i love you

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s