Step (Chapter 4)

Step

 

Title : Step [Chapter 4]

Author : Minhyuk Anae

Length : Chaptered

Rating : PG-17

Genre : Romance

Cast :

–          Kang Minhyuk

–          Jung Krystal

–          Other Cast

Disclaimer : My own imagination

Annyeong, Readers! Minhyuk’s Lovely Wifey dateng lagi~~~~ kkkk…

Terima kasih atas komen dan sarannya dari teaser sampai chapter 3 ^^ Aku kembali melanjutkan dan semoga kalian masih suka ceritanya hehehe.

Kalau mau nanya-nanya sama author (kaya ada yang mau nanya aja ya? Kk) bisa hubungin author di twitter @anindityasrp atau @minhyuk_cndr ^^

Sorry for late posting, semoga kalian tidak bosan menunggu ^^

For this story, still leave a comment, ne? Thank You *bow*

——————————————-***———————————————-

“ Tiba-tiba aku merasa peran Yoon Chanyoung dan Lee Bona benar-benar hidup dalam hidupku.” Ucap Krystal di sela kegiatan telpon-menelponnya dengan Minhyuk. Lelaki itu diam saja, butuh waktu cukup lama hingga ia benar-benar mencerna kata-kata barusan yang Krystal ucapkan.

Yeoboseyo? Minhyuk-ah? Kau masih di situ?” Ucap Krystal memanggil Minhyuk setelah lelaki itu benar-benar tak mengeluarkan suaranya. Cukup bodoh, akunya, untuk seorang Jung Krystal mengatakan perasaan terlebih dahulu. Tapi kondisinya sekarang seakan menuntutnya untuk mengatakan bahwa lelaki kelahiran 28 Juni 1991 itu telah mencuri separuh hatinya. “ Ah, ya, Soojung. Aku masih di sini.”

“ Kau baik-baik saja?” Tanya Krystal.

“ Kau sendiri?” Tanya Minhyuk balik sedikit gelagapan. Tentu saja ia salah tingkah dengan kata-kata tadi. Toh, dia juga menyadari bahwa dia mulai menyukai gadis itu, tapi apakah tadi tanda gadis itu mengajaknya berkencan atau hanya mengungkapkan perasaannya?

“ Aku baik-baik saja. Maaf jika kata-kata itu mengganggumu.” Jawab Krystal.

“ Ah, tidak. Itu tidak mengganggu, hanya saja aku cukup kaget.” Ucap Minhyuk.

“ Ngomong-ngomong, aku juga berpikiran seperti itu, Soojungie.” Tambah Minhyuk.

“ Maksudmu?”

“ Mungkin satu setengah bulan mengenalmu cukup membuatku merasakan benar-benar menjadi Yoon Chanyoung. Dan karena aku merasa aku seperti menjadi Yoon Chanyoung, aku juga merasa kau adalah Lee Bona.” Jawab Minhyuk agak bertele dan kesusahan menjawab kata-kata dengan untaian yang indah.

Krystal sedikit terkekeh mendengarnya. Merasakan hatinya berbuncah dan ingin memeluk lelaki itu. Tapi tentu saja tak bisa, lelaki itu tidak berada di sisinya.

“ Soojungie.” Panggil Minhyuk.

“ Hmm?”

“ Apa kau mau menjadi pacarku?”

***

Krystal melangkah dengan hati-hati menuju gerbang depan gedung SM. Berjalan tanpa mengeluarkan suara apapun agar tak ada yang mengetahuinya. Tentu saja, ia mengendap-endap bertemu dengan Kang Minhyuk. Karena kalau saja CEO-nya tahu bahwa ia akan pergi bahkan sudah resmi berkencan dengan Minhyuk, ia pasti kena hukuman.

Krystal bisa bernafas lega ketika menyadari angin malam menyentuh wajahnya. Artinya dia sudah lolos dari gedung. Ia langsung memakai hoodie di kepalanya dan berjalan menuju mobil sedan putih yang terparkir tidak jauh dari gedung SM.

Lelaki bermata sipit itu tersenyum ketika Krystal masuk. Lalu mulai menancap gas menuju tempat yang mereka tuju.

“ Kenapa nafasmu terengah begitu?” Tanya Minhyuk masih dalam keadaan serius menyetir. “ Ah, tidak apa-apa.” Jawab Krystal berbohong. Menutupi masalah yang mulai membayangi pikirannya. Masalah tentang bagaimana kalau agensi mereka tahu kalau mereka sekarang berpacaran. Jelas saja, berpacaran dalam kehidupan artis Korea itu tidak mudah. Tapi ia sendiri tidak bisa menolak cintanya.

“ Kau yakin bahwa kau baik-baik saja?” Tanya Minhyuk lagi memandangnya sedikit khawatir. “ Hyukkie, aku takut.” Ucap Krystal.

Ia mulai menceritakan segala keresahannya tentang mereka yang harus berpacaran sembunyi-sembunyi. Menceritakan nasib mereka yang bisa dibilang cukup terancam seandainya kejadian ini merebak. Menceritakan bahwa sebenarnya ia tidak ingin berpacaran diam-diam, tapi melihat kondisi semua ini membuat mereka harus berpacaran diam-diam. Juga bercerita tentang ketakutan berita itu akan terungkap jika mereka berjalan berdua.

Minhyuk memegang tangan Krystal dengan lembut seolah ia juga mengerti perasaan gadis itu, lalu menatapnya teduh, “ Jangan khawatir. Aku akan melindungimu.”

Krystal tersenyum dan menjawab, “ Terima kasih.”

“ Kita bisa pulang saja kalau kau mau.” Ucap Minhyuk.

Krystal menggeleng, “ Aku sudah susah payah keluar dari dorm dan sekarang harus pulang? Tidak, Hyukkie.” Minhyuk mengusap kepala Krystal lembut—seperti kebiasaannya akhir-akhir ini kalau Minhyuk mulai merasa gemas dengan gadis itu.

“ Hyukkie, aku sudah bercerita kepada Jessica tentang hubungan kita.” Ucap Krystal. “ Benarkah? Lalu, apa responnya?”

“ Dia senang dan menyetujui kita. Hanya saja dia menyarankan kita harus berhati-hati.” Jawabnya.

“ Syukurlah.” Ucap Minhyuk. “ Syukur untuk apa?”

“ Syukur kita sudah mendapatkan restu dari Jessica Noona. Sejujurnya aku agak takut melihat wajahnya.” Jawab Minhyuk.

“ Yak! Jessica memang terlihat kaku dan menakutkan, tapi sebenarnya dia baik sekali.” Ucap Krystal.

“ Iya, Jungie, aku tahu.” Jawab Minhyuk terkekeh.

“ Ngomong-ngomong, kita mau kemana, Hyukkie?”

-***-

“ Hyaa, aku kan sudah bilang aku tidak suka menari!” Sergah Minhyuk ketika Krystal menariknya untuk menari dengannya. Krystal terus memaksanya hingga Minhyuk terpaksa menari dengan tubuh kakunya. Sedangkan yang lain hanya tertawa melihat tingkah laku mereka berdua.

Minhyuk yang enggan menari lagi kini memilih duduk. “ Yak, jangan marah.” Ucap Krystal menggoyang-goyangkan pundak Minhyuk. Minhyuk yang pura-pura merajuk mengerucutkan bibirnya agar terlihat marah. “ Yak, kau jelek sekali.” Ucap Krystal yang kini justru lebih memilih bernyanyi dan menari dengan Changmin dan Victoria.

“ Berapa lama lagi syuting kalian selesai, hm?” Tanya Jonghyun setelah mereka lelah bernyanyi di tempat karaoke mereka. “ Entahlah, dua minggu mungkin.” Jawab Minhyuk.

“ Kenapa sedih seperti itu, Minhyuk-ssi? Kau masih ingin dekat dengannya?” Tanya Changmin menatap Minhyuk-Krystal bolak-balik. “ Bukan seperti itu, hyung.”

Krystal menatap Minhyuk dengan tatapan, kumohon jangan bongkar dulu hubungan kita kepada siapapun kecuali keluarga.

Sedang Minhyuk membalasnya dengan tatapan, tenang saja, aku akan melindungimu dari skandal.

“ Kenapa mereka berdua saling tatap-menatap seperti itu, sih?” Tanya Changmin menepuk pundak Jonghyun sedangkan Jonghyun hanya menggeleng-geleng.

“ Mungkin mereka sedang berlatih adegan mereka selanjutnya.” Jawab Jonghyun asal.

“ Ya, ChaBon! Aku sangat suka kalian! Terutama ketika adegan Chanyoung mencium pipi Bona kkkk.” Ucap Victoria menggoda Minhyuk dan Krystal.

“ ChaBon? Kenapa nama pasangan kami jelek sekali, sih? Ish.” Gerutu Krystal.

“ Hahaha, aku harap kalian bisa bersama dalam konteks sebenarnya.” Ucap Victoria.

“ Ya, jangan seperti itu, Noona.” Sela Minhyuk tak menyadari bahwa sedari tadi pipinya memerah. “ Kenapa, Minhyuk-ssi? Kau suka padanya?”

“ Aish, kenapa jadi membahas itu?!” Kini Krystal yang menyela agar memindahkan topik pembicaraan. Jangan sampai keadaan mereka semakin mendesak dan membuat mereka berdua membuka fakta bahwa sesungguhnya mereka sudah berpacaran.

Malam semakin larut dan mereka memutuskan untuk pulang.

“ Krystal, ikut mobil kami saja.” Ajak Changmin dan Victoria. Krystal menatap Minhyuk. Lelaki itu mengangguk dan tersenyum, “ Akan lebih aman kalau kau pulang dengan mereka.”

Krystal mengangguk dan menepuk pundak Minhyuk sebentar lalu pergi mengikuti Changmin dan Victoria. Minhyuk masih melambaikan tangannya hingga mobil itu mulai berjalan.

Jonghyun menepuk pundaknya, “ Ayo, pulang!”

“ Aku ikut mobilmu, ya?” Tanya Jonghyun. Minhyuk mengangguk lalu bertanya, “ Hyung tidak bawa mobil?”

“ Mobilku masih di bengkel, Hyuk.”

“ Kalau kau lelah, aku saja yang menyetir.” Tawar Jonghyun tapi Minhyuk menolak.

“ Minhyuk-ah, sepertinya sebentar lagi kau akan terlibat skandal.” Ucap Jonghyun asal ditengah kantuknya. “ Mworago? Apa yang kau katakan?”

“ Hahaha aku hanya bercanda. Hanya saja Victoria benar, melihat kau dengan Krystal bersama itu lucu. Kau sukses membuatku cemburu.” Jawab Jonghyun asal. “ Cemburu?” Tanya Minhyuk mulai menaikkan nadanya tapi untung saja ia masih bisa mengantisipasi rasa cemburunya.

“ Hei, tenang saja. Aku hanya fans Krystal. Kau terlihat begitu cemburu kkkk.” Jawab Jonghyun dengan nada kekehannya. Minhyuk hanya melengos dan melanjutkan menyetir.

-***-

“ Hyukkie!” Panggil Krystal menarik lengan Minhyuk sedikit memaksa. “ Apa kau sudah mendapat bocoran tentang naskah episode terakhir?”

Minhyuk menggeleng, “ Belum. Ada apa memangnya?”

Krystal semakin menarik Minhyuk dari kerumunan kru di tempat syuting. “ Ku dengar, kita kebagian kissing scene.” Ucap Krystal sedikit berbisik.

“ Kita sudah pernah melakukannya, kan?” Tanya Minhyuk salah pengertian.

“ Aish, beda. It’s real kiss, Hyukkie. Lips to the lips.” Ucap Krystal.

Jinjja?” Tanya Minhyuk dengan raut wajah bahagia, Krystal mendelik, “ Yak, kenapa ekspresimu seperti itu?”

Aniya.” Jawab Minhyuk sembari tertawa. “ Byuntae!” Protes Krystal lalu berbalik pergi meninggalkan Minhyuk yang masih senyum-senyum sendiri.

“ Yak, jangan marah.” Ujar Minhyuk yang berhasil mengejar dan meraih tangan Krystal. “ Nappeun namja!” Pekik Krystal.

“ Jungie, kau kenapa sih? Mau kucium beneran?” Canda Minhyuk dengan mencondongkan wajahnya.

“ Hyaaaa! Neo neun Byuntae!” Jawab Krystal sambil mendorong Minhyuk dan melayangkan cubitannya ke perut Minhyuk membuat lelaki itu meringis minta ampun.

“ Hei, Kang Minhyuk, Krystal Jung, sedang apa kalian? Ayo, bersiap!” Ujar salah satu kru memanggil mereka dan menghentikan pertengkaran konyol mereka. Krystal masih melirik kesal ke arah Minhyuk sedangkan Minhyuk hanya membalasnya dengan smirk-nya.

Kissing scene?” Tanya keduanya dengan kaget, merasa seolah mereka belum pernah mendengar berita itu sebelumnya. Minhyuk menunduk dan merasa bersalah, ia kira kata-kata Krystal semalam bohong.

“ Yak, kenapa reaksi kalian berlebihan sekali? Lagipula itu bukan kissing yang seperti kalian bayangkan. Tidak seperti apa yang Minhyuk lakukan dengan Oh Yeon Seo.” Ujar PD-nim. Krystal melirik ke arah Minhyuk tajam, cemburu, mungkin.

“ Sejujurnya, kami ingin membuat adegan yang lebih dari ‘peeking’ untuk kalian berdua, hanya saja ada sedikit konflik dengan SM sehingga kami mengubah skenarionya.” Tambah PD-nim.

“ SM?” Ulang Krystal.

“ Astaga, harusnya aku tidak mengatakan itu kepada kalian.” Ujar PD-nim membuat suasana menjadi sedikit tidak enak.

Minhyuk menarik tangan Krystal ketika gadis itu baru saja ingin membuka mulutnya. Mencegah gadis itu untuk turut campur masalah agensi dan tim The Heirs—setidaknya itu bukan urusan mereka. Krystal yang seolah menurut akhirnya mengubah posisi duduknya menjadi lebih santai lagi dan membiarkan PD-nim keluar dari ruang tersebut.

Krystal menggenggam tangan Minhyuk, menyalurkan bahwa sesungguhnya ia tak mau agensinya terus-terusan  menjadi seperti itu. Ia ingin angkat bicara, bahwa percintaan adalah hak seseorang dan tak ada satu orangpun yang berhak mencampurinya.

“ Aku kesal!” Sergah Krystal disela obrolannya yang cukup menegangkan dengan Minhyuk.

“ Aku tahu, Soojung. Aku juga bisa merasakannya. Hanya saja, itu di luar kewenangan kita untuk mencampuri permasalahan diantara agensi dan tim.” Ucap Minhyuk mengulang kata-katanya.

Krystal diam dan melenguh, merasa kesal. Tiba-tiba ia merasa mood-nya semakin memburuk dan akhirnya ia mencubit pinggang Minhyuk dengan cukup keras.

“ Yak! Apa salahku?” Tanya Minhyuk sambil meringis kesakitan.

“ Seberapa hot-nya sih kissing antara kau dengan Eonni itu?” Tanya Krystal meluapkan perasaan yang mengganjal di hatinya dari beberapa menit yang lalu. Minhyuk justru tertawa mendengarnya, “ Kau cemburu? Hahaha.”

“ Tidak!” Sergah Krystal.

Entah apa yang membuat Minhyuk berpikiran untuk melakukannya, entah setan apa atau bagaimana, yang pasti sekarang Minhyuk menarik gadis yang ada di hadapannya itu dan menciumnya tepat di bibir, tanpa berpikir panjang bahwa bisa saja beberapa kru masuk ke ruangan itu dan melihat apa yang terjadi di antara mereka berdua. Krystal kini melebarkan matanya karena kaget dan hanya bisa mengurusi jantungnya yang berdetak begitu kencang yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Minhyuk melepas ciumannya dan memandang gadis itu, menyadari wajah keduanya sama merahnya dan mereka terdiam cukup lama untuk menstabilkan nafas serta detak jantung mereka.

“ Jangan cemburu, aku merasa tidak ada apa-apanya jika kau cemburu padaku.” Ucap Minhyuk mengusap kepala Krystal lalu meninggalkan Krystal, meninggalkannya yang sampai sekarang hanya diam terpaku dan belum bisa menstabilkan pikirannya karena terlalu kaget.

Jangan cemburu, aku merasa tidak ada apa-apanya jika kau cemburu padaku.

Minhyuk menyetir mobilnya sendiri sepulang syuting. Ia masih tidak habis pikir apa yang membuatnya melakukan itu, untung saja tadi tak ada yang memergokinya. Setidaknya, kalau saja ada yang melihat maka mereka akan hancur. Ah, tidak, jika ia sendiri tidak terlalu memberatkan, hanya saja Krystal. Semenjak kata-kata Krystal malam itu, tentang bagaimana SM bersikukuh untuk tidak menyetujui hubungannya dengan Krystal, ia merasa begitu bersalah setiap melihat gadis itu. Dan jika ada yang memergoki mereka tadi, maka ia tahu bahwa Krystal akan lebih hancur darinya dan itu sama saja menghancurkan perasaannya.

Minhyuk merasa ia bukan apa-apa. Tidak sebanding dengan banyak pria lain yang mendekati gadis itu. Mereka jauh lebih tampan dan mapan darinya, bahkan tidak banyak yang sudah ia ketahui berasal dari agensi yang sama dengan Krystal. Seandainya Krystal memilih untuk mengencani pria lain dibanding dia, mungkin Krystal tidak akan setakut itu. Pikiran-pikiran itu berkecamuk di pikirannya, membuatnya ingin melepas Krystal hanya karena takut Krystal akan kenapa-kenapa.

Minhyuk juga merasa hatinya sakit ketika melihat Krystal cemburu dengannya. Ia merasa, apa yang patut dicemburui? Krystal harusnya tahu bahwa seorang Kang Minhyuk itu jauh berbeda dari seorang Jung Krystal—yang populer, cantik, supel, banyak yang naksir. Seharusnya Krystal tidak cemburu padanya, pikirnya. Karena tidak ada yang bisa dicemburui dari seorang Kang Minhyuk, pikirnya.

Minhyuk duduk di depan drumnya. Merasa cukup rindu dengan kekasih lamanya itu. Ponselnya sedari tadi berdering hanya saja tiba-tiba hatinya semakin hancur jadi ia biarkan. Tapi menyadari bahwa panggilan itu dari Krystal, ia memilih mengangkatnya.

Yeoboseyo.” Ucap Minhyuk.

“ Yak! Kenapa tidak kau angkat dari tadi?”

“ Maaf.” Jawab Minhyuk.

“ Apa kau baik-baik saja?” Tanya Krystal menyadari ada yang berbeda dari suara Minhyuk.

“ Aku baik-baik saja. Apa yang sedang kau lakukan?”

“ Sungguh? Kau benar baik-baik saja, kan?” Tanya Krystal lagi.

“ Iya, Jungie. Aku baik-baik saja.” Jawab Minhyuk mengubah nada suaranya.

“ Apa yang sedang kau lakukan?” Tanya Minhyuk mengulang pertanyaannya.

“ Entahlah, aku sedang bosan.” Jawab Krystal dengan suaranya yang manja. Minhyuk terkekeh mendengar suara gadis itu yang manis, setidaknya suara itu agak memperbaiki suasana hatinya.

“ Yak, jangan terkekeh seperti itu. Kau seharusnya meminta maaf padaku.” Ujar Krystal.

“ Maaf? Untuk apa?”

For stealing my first kiss.” Jawab Krystal dengan nada suaranya yang ia rendahkan.

Minhyuk diam sejenak, merasa berada diantara rasa senang dan bersalah. Senang karena ia menjadi yang pertama dan bersalah karena takut bahwa Krystal membencinya setelah itu.

Sorry.” Ucap Minhyuk dengan nada merasa bersalah.

“ Yak! Jangan seperti itu! Aku baik-baik saja.” Protes Krystal.

Geunyang, gomawo.” Tambah Krystal.

Gomawo?”

For being the first.” Lanjut Krystal.

Membuat keduanya terdiam, tersenyum di dalam hatinya sendiri. Belum menyadari bahwa mereka masih memiliki jalan yang cukup panjang di depannya.

-***-

Cuup

Minhyuk dan Krystal menyelesaikan adegan mereka. Setelah beberapa kali take akhirnya adegan itu bisa terselesaikan juga. Sebenarnya mereka cukup sedih karena adegan mereka dalam drama ini akan selesai. Hanya satu kali adegan lagi dan syuting akan berakhir. Artinya, kesempatan mereka bertemu akan lebih sulit lagi.

“ Chanyoung-Bona, kalian benar-benar tidak berpikir untuk benar-benar berkencan? Astaga, istriku benar-benar mengidolakan kalian. Dan dia bilang agar kalian benar-benar berkencan.” Ucap Tuan Song, salah satu kru.

“ Hahaha, terima kasih Tuan Song.” Jawab Minhyuk malu-malu. Krystal hanya membalasnya dengan senyumannya.

“ Mau pulang bersamaku?” Tanya Minhyuk. Krystal menatap sekeliling, mencari apakah managernya sudah pulang atau belum. Setelah merasa cukup aman, ia menyetujui ajakan Minhyuk.

Keduanya berjalan menuju tempat parkir dengan penuh canda dan berjanji untuk tidak membahas adegan yang baru saja mereka lakukan, tentu saja karena keduanya malu.

Sebuah dering ponsel menginterupsi canda mereka, panggilan dari Victoria.

“ Krystal, kau sedang dimana?” Tanya Victoria dengan nada serius.

“ Kenapa, Vic?” Tanya Krystal balik.

“ Sepertinya kau harus pulang sekarang, dan kumohon jangan pulang bersama Minhyuk. CEO baru saja memanggilmu.” Jawab Victoria.

Dengan segera Minhyuk membantu Krystal untuk menghentikan taksi dan untuk beberapa detik, gadis itu menggenggam tangan Minhyuk dan mengucapkan kalimat yang terlihat berbeda dari sebelumnya, “ Aku akan baik-baik saja. Kita akan baik-baik saja, Hyukkie.”

-***-

Krystal memalingkan mukanya kesal. Rasa kesalnya memuncak dan tidak sedikitpun ia merasa takut dengan Kim Sajangnim, yang biasanya membawa rasa takut ke dalam dirinya. Lagipula Kim Sajangnim mengeluarkan alasan-alasan yang tidak logis, pikirnya.

“ Kenapa kau bisa sembarangan seperti itu, Krystal? Kau tahu, kau adalah aset besar dari SM Entertaiment tapi kau justru berhubungan dengan seorang Kang Minhyuk?”

“ Kau harusnya tahu, reputasi f(x) akan semakin hancur sekarang, apalagi jika foto-foto kalian berjalan berdua itu tersebar. Ketika rumor tersebar maka kalian akan hancur!”

Tiba-tiba Krystal mulai angkat bicara, seluruh nasehat Minhyuk tentang jangan-pernah-melawan-Kim Sajangnim sudah tidak ia indahkan lagi dalam pikirannya. Ia terlalu kesal dan marah.

“ Kenapa hanya aku yang disalahkan, Sajangnim? Kenapa? Apa salahnya dengan Minhyuk? Dia baik, reputasinya baik, agensinya bahkan sekarang sudah cukup melejit, grupnya bahkan terkenal, apa salah dia? Kenapa kau berkata kau akan menyetujuiku berkencan dengan siapa saja asalkan tidak dengan Kang Minhyuk? Memangnya dia punya salah apa, Sajangnim?” Tanya Krystal bertubi, air matanya tumpah, ia sudah tak peduli jika CEO akan menghukumnya karena ucapannya yang kurang ajar. Yang paling penting adalah ia bisa meluapkan unek-uneknya.

“ Kenapa harus Kang Minhyuk? Karena dia berasal dari FNC Entertaiment! Agensinya cukup melejit, katamu? Apa jadinya kalau kalian ketahuan berkencan? Itu hanya akan menguntungkan agensinya, dan SM? SM tidak akan berdampak apa-apa. Kau tidak berpikir sampai situ? Apakah otakmu terlalu dangkal, Krystal Jung? Kau sudah kami didik cukup lama, dan sekarang kau justru menjadi seorang pembangkang? Memilih Kang Minhyuk yang hanya menjadi cinta yang bodoh untukmu? Apa yang sudah dia lakukan untukmu, ha?”

“ Seandainya kau berkencan dengan sesama artis SM, itu akan menguntungkan kami lebih banyak. Apa kau tidak tahu kalau FNC Entertaiment sedang mengambil alih beberapa saham milik SM? Kau mau agensimu terpuruk?”

“ Kau mau mengikuti jejak Seohyun? Kau kira SM tidak lelah mengatasi rumor antara Seohyun dan Yonghwa beberapa tahun yang lalu? Dan kenapa sekarang kau justru berhubungan dengan Kang Minhyuk, ha? Astaga, kenapa CNBLUE sungguh kurang ajar. Han Seung Ho, kau benar-benar.” Ucap Kim Sajangnim panjang lebar lalu memijat keningnya melampiaskan rasa penatnya.

“ Kenapa tidak berkata-kata lagi, Nona Jung? Kukira kau sudah cukup berani sekarang.” Tambah Kim Sajangnim.

Krystal hanya diam saja. Ia sungguh tak tahu harus bagaimana. Memangnya apa salahnya dengan cinta? Kenapa hanya karena saham-saham persetan ia dilarang jatuh cinta dengan seseorang yang ia mau? Kenapa SM dan FNC tidak berteman saja atau bergabung atau bagaimana agar ia dan Minhyuk baik-baik saja?

“ Krystal-ssi, kau harus memilih salah satu diantara mereka. Mana yang akan kau pilih jika pilihan itu Kang Minhyuk dan f(x)?” Tanya Kim Sajangnim mendadak, membuat Krystal bingung.

“ Kalau kau memilih melanjutkan hubungan itu, aku akan menahan comeback f(x) hingga tahun depan. Sedangkan jika kau memilih f(x), maka selesaikan hubunganmu sekarang juga, di hadapanku.” Ujar Kim Sajangnim.

-To Be Continued-

Don’t forget to leave comment, readers ^^

Thanks for read.

32 thoughts on “Step (Chapter 4)

  1. akhirnya di upload juga hehe
    sebel sama kim sajangnimnyaaaaaaaa~!!!!!!!!!!!!!!!!!!!-_-
    yaudah itu aja hehehe next thor
    jangan lama lama uploadnya:'(

  2. Krystal jwab”aku memilih sajangmin saja.memilih untuk ku bunuh”.wkkwkwkwk
    Aigoo suka x pas adgan mreka ciuman.uwouwo. .
    Go hyukstal

  3. emosiiiiiiiiii bangettttt gw sama kim sajangnim -_- kira2 soojung pilih siapa yh?? bingung nih pasti nya😥 mnding milih f(x) dulu deh,, biar cepet comeback kkkkkk :v :v truss nanti CLBK lg deh sm minhyuk😀
    klo bisa tuh kim sajangnim mutilasi aja *lol

  4. Jahat bgt t ceo. Emosi tingkat dewa ni.
    Knapa t ceo smpe tau mereka pcran. Matanya bnyak kali ya.😀

    Pokoknya hyukstal harus bersatu.titik! Hahaha maksa bnget gue.

    Btw ff author selalu keren dan bkin nagih….

  5. Ya tuhan kak, aku kira aku uda baca part 4 eh ternyata belom :v *plaakk
    diatas uda so sweet so sweet itu minhyuk ama krystal nya, eh semakin ke bawah semakin ngenes nasib mereka berdua😀
    kak jangan pisahin mereka ya *maksa
    siapa tau dari ff naik ke dunia nyata,
    hahaha
    oke lah jiwa shipper kumat😀
    maaf aku banyak bacot ya kak, aku suka bangt ama ini ff serasa nyata sih ceritanya😀
    next chapternya jgn lama2 ya kak ^^
    keep writing ^^

  6. ih….emosi beneran ama si KIM-NIM itu
    sebel akuttt….pengen dicabik” deh dia org…sebel *ok maaf thor kalo ala” lebs…tp nyebelin banget dia org*
    ditunggu lanjutannya yah…daebak

  7. Annyeong.. Aku pernah baca ff yg pairing-nya hyukstal, dan aku mulai suka, tp jarang bgt update, jd dah lmaa bgt aku ga buka2 lgi, pas coba2 buka, nemu ini, n i love it, keep writing ya thor, gomawo

  8. bzz itu sajangnim mulutnya kl ngmng pedes amat yaa wkkk
    siapa yg krystal pilih? kkk penasaran nih.. next sangat di tunggu thor ^^

  9. Daebakkkkkkkk xD
    Suka bgt ih sama mereka.. Ah ya thor, adegan kiss minhyuk sama sama yeoja lain, bukan krystal/? Itu film apaan? Heartstring bukan thor?

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s