[FF Competition] Oyasumii~

Judul                : Oyasumii~

Genre              : Romance – sad ending

 

 

===Oyasumii===

melihatmu adalah kebahagian tak tergambar menurutku, jadi mengertilah menunggumu bukan hal yang salah atas alasan apapun

 

Kang Min Hyuk Pov

“Tadaima, kau belum tidur yurrae-ah??” tanyaku cemas sekaligus merasa bersalah karena selalu pulang terlambat malam ini.

“mm, aku ingin melihatmu sebelum tidur dan mendengarmu mengucapkan ‘tadaima’ setiap kau pulang, seharusnya kau tak punya kunci cadangan agar aku bisa membukakan pintu untukmu” dengan nada lucu dia menjawabku, aku tak bisa mencegahnya karena jika aku membantah keinginannya bisa saja dia akan puasa berbicara denganku, walaupun begitu dia selalu bisa membuatku gemas karena tingkahnya.

“kya, aku tak ingin kau sakit, karena selalu terjaga hingga larut begini ‘menungguku’ pulang, apa aku harus mencari pekerjaan baru yang tak membuatku harus pulang malam??” bagaimana pun aku mengkhawatirkan kesehatannya.

“kya menurutmu mencari pekerjaan sekarang mudah eoh?, lagi pula aku kan bisa mengerjakan pekerjaanku untuk mengedit cerita-cerita baru yang akan terbit aku tidak sepenuhnya menunggumu, bisakah kau mengurangi kadar kege’eran akutmu itu??” aku tau itu ‘alasan’

“baiklah, sekarang aku minta kau untuk berhenti bekerja agar kau tak tidur larut terus, bagaimana?” aku tau dia pasti menolaknya, karena baginya mengadit cerita bukan pekerjaan melainkan hobby penghilang jenuh saat aku tak ada dirumah menemaninya.

“baiklah jika itu maumu, jangan harap kau bisa tidur dikamar, arraseo?” kata-kata ancaman yang sering terlontar untukku jika aku meminta hal itu.

“ahaha, benarkah kau bisa tidur tanpa aku, eoh?” tanyaku mengodanya

“ahaha, menurutmu?” setelah tertawa dia menunjukan senyum sinisnya yang berhasil membuatku tertawa membalasnya

“baiklah aku memang bukan tandinganmu, ayo tidur jangan sia-siakan waktu saat aku ada dirumah, karena sulit kau tau, melihat namja setampan aku, yang hanya ada satu didunia ini hahaha”

“haha baiklah, aku memang tak pernah bisa menyembuhkan penyakit ge’er sekaligus pe’de akutmu itu” jawabnya dengan tawa terpaksa, tapi aku suka.

===Oyasumii===

Kang kyurrae Pov

Sinar yang menerobos dari gordeng jaring berwarna putih itu membuatku semakin tak ingin melapaskan tatapanku dari wajahnya, bagiku dia adalah makhluk tanpa kekurangan. Setiap pagi aku selalu bangun lebih awal dari suamiku, tapi bukan untuk menyiapkan makanan untuknya melainkan untuk menatapnya. Kau tau? memang benar adanya, tak ada namja yang setampan dia didunia ini. Melihat wajahnya kipikir bukan waktu yang tepat untuk mengatakan tentang penyakitku padanya.

“chagi ohayou” kataku saat suamiku nan tampan ini menggeliat karena tidurnya terusik oleh matahari.

“ohayou” jawabnya dengan keadaan setengah sadar. Aku menutup kedua mataku, memintanya mencuim kedua mataku sebelum dia yang memintanya. Aku tau, Itu yang dia mau, katanya dia suka melihatku menutup mata.

“kajja, kau mandi dan aku masak, palli” perintahku sembari bangkit dari tempat tidur, tapi dia malah menarik tanganku dan membuatku kembali bertidur dikasur dia mendekapku dari belakang. Erat.

“sebentar saja, aku ingin seperti ini” katanya, dia masih belum membuka matanya. Tak biasanya dia memintaku seperti ini. Ya benar ini memang bukan waktu yang tepat.

Aku menyelesaikan pagi ini dengan luar biasa, pagi ini dia menemaniku masak, tumben, bagiku setiap waktuku bersamanyalah yang membuat hidupku lebih dari biasa. Tuhan bisakah kau memberiku waktu lebih? Aku masih ingin melihat wajah, dan senyumnya, aku masih ingin menyentuh rambutnya, dan mendengar suaranya.

Kang Min Hyuk Pov

Setelah Aku melambaikan tangan pada istriku aku langsung menancap gas menuju kantor. ya berangkat bekeja, tentu saja. Tapi ntah apa yang terjadi padaku aku malah mengarahkan mobilku pada sebuah rumah sakit di seoul.

Aku menggerakan kakiku menuju ruangan dokter, Dokter yang menangani istriku dari pertama ia divonis tumor otak yang sudah berevolusi menjadi kanker ganas, istriku memang belum cerita padaku tentang semakin parahnya dia sekarang. Tapi aku selalu datang memeriksa perkembangannya, karena aku yakin dia pasti menunda-nunda untuk memberitahuku.

Kata dokter tak ada lagi jalan lain selain keajaiban, aku tau itu dan itu yang selalu aku dan yuerra bicarakan, dia selalu ingin aku tidak khawatir padanya. Tapi bagaimana bisa aku tak khawatir padanya, sudah pasti aku khawatir, makanya aku selalu datang pada dokter Jung. Aku takut kehilangan dia. Aku selalu meminta disetiap do’aku ‘‘Tuhan, aku tau dengan tanganmu kau bisa memindahkan penyakit istri hamba pada-ku, aku rela. ‘Jangan biarkan aku melihat dia lemah tak berdaya didepan mataku.’ Berikan selalu dia kekuatan untuk mendengarku, melihatku, dan menyentuhku.’’

***^Oyasumii^***

“kapan pun aku berpisah denganmu rasa sakit itu pasti sama terrasa

Tapi

Bisakah kita menunda rasa sakit itu, selama aku masih bisa mendapatkan kebahagiaan sebelum rasa sakit itu datang”

Kang Kyurrae Pov

Aku heran semakin hari dia seperti tak ingin melepaskanku. Bagaimana bisa aku mengeluhkan perubahannya, justru perubahannya membuatku semakin bahagia. Dia tak memanjakanku seperti orang sakit. Aku tau, dia sudah tau tentang segala perkembangan penyakitku. Tapi sekarang aku jadi benar-banar takut tak bisa melihatnya lagi.

Pernah sekali aku memintanya untuk meninggalkanku karena aku tak mau dia melihat aku ketika lemah tak bisa melihatnya, menyentuhnya, bahkan untuk sekedar mendengarnya. Namun dia selalu menolak dengan kata-katanya sama “Tuhan yang menentukan umur kita, kenapa kita harus berpisah sekarang, kita masih mampu untuk bersama, kita masih mampu untuk mengatur rencana, kenapa harus sekarang? Jika aku masih bisa lebih lama bersama-mu!” dengan kata-kanya itu, dia membuatku diam tak menjawab, itu pertama kalinya dia membuatku diam.

Tapi sekarang dia benar-benar membutku kesal, dia memintaku untuk terbang ke Amerika untuk pengobatan. Please baby, aku tak apa! dimanapun aku dirawat tetap saja tak memperpanjang umurku. Walaupun aku tak suka tapi dia menjanjikan kehidupan di Amerika nanti. Hhuuuuuhhh yaa, mungkin ini saatnya aku menghabiskan sisa hidupku berdua bersama namja yang sangat aku cintai ini.

___–Oyasumii–___

Hari ini kami berangkat ke Amerika. Setelah berpamitan dengan teman dan keluarga, kami masuk ketempat pemeriksaan barang. Setelah menunggu beberapa lama aku sekarang sudah duduk dipesawat. Minhyuk merapatkan tangan kirinya dengan tangan kananku.

Sekarang kami terbang, menuju Amerika.

Saat lepas landas guncangannya sedikit membuat kepalaku tak karuan, tapi bukannya hilang guncangan itu malah semakin keras, aku tak mengerti karena ini pengalaman pertamaku naik pesawat, belum lama setelah itu penumpang lain histeris, dan pada pramugari menyuruh semua untuk memakai perlengkapan keamanan tambahan. Maksudnya apa? Pesawat ini akan jatuh? Penerbangan gagalkah?

Minhyuk memelukku, firasatku buruk kali ini. Dan…

DDAAAAARRRR…..

.

.

.

Aku terbuka mata beratku ini dihutan tepatnya dipuncak gunung. Dan ini masih disekitar Korea. Minhyuk??

“Hyukkie?? Kya, Irona!! Kya Kang Min Hyuk!! Irona!! Palli Irona” aku kaget melihat tubuh minhyuk dibawah tubuhku dengan tangan kami yang masih menyatu dan aku melihat banyak darahnya dimana-mana mungkin sudah bercampur juga dengan darahku.

Yuerra,” sebuah suara lemah, aku bisa mendengarnya. Kang Min Hyuk.

“Syukurlah, aku tak harus melihatmu lemah. Aku istirahat duluan ya, jaga dirimu baik-baik, kau boleh berpaling, tapi ingat kau mungkin tak akan mendapatkan yang lebih tampan dariku, sharanghae Cho Kyurrae” tambahnya panjang lebar dengan senyum khasnya.

“KYA! APA MAKSUDMU? KANG MIN HYUK!!!!”

“aku ngantuk, aku istirahat duluan yah, jangan berfikir kau akan menyusulku dengan cepat, jaga anakku dengan baik yah”

Dia menutup mata, aku menangis tak tertahan, bagaimana bisa aku tak menangis, dia bahkan pergi duluan sebelum aku, dan.. dan anak kita katanya? dari mana dia tahu aku sedang mengandung? Oh ya bayiku? Aku memang tak merasakan sakit diperutku dan juga tak ada tanda kalau aku harus kehilanan dia. Semoga Tuhan. Kang Min Hyuk, aku mohon jangan tinggalkan aku sekarang. Saat itu juga bayangan-bayangan masa lalu-ku muncul, aku selalu ingat kata-katanya yang selalu menguatkanku.

Baiklah mungkin ini yang katanya telah ‘Tuhan atur’, aku berjanji akan menjaga segala peninggalanmu dan pesanmu, anak kita, ya aku akan merawatnya, janji.

“ne.. ne.. Kang Min Hyuk, aku akan menjaganya, jangan khawatir, tidurlah yang nyenyak, maaf telah banyak merepotkanmu dan membuatmu selalu khawatir. Naddo.. naddo sharanghae Kang Min Hyuk. Oyasumii~” berusaha keras aku mengatakan itu, sungguh sesak rasanya sekedar untuk bicara.

Aku mencium kedua matanya yang tertutup. Setelah itu tangannya baru melepaskanku.

*END*

11 thoughts on “[FF Competition] Oyasumii~

    • Sebenernya gak niat bikin off ending twist, cuma tiba-tiba oataknya pindah haluan,, (?) Hahaha

    • Kang kyurrae kan nama setelah nikah, nama aslinya cho kyurrae, kan nama depan setelah menikah ngikutin nama suami :):) bikin bingung yaah,, maap…

  1. Sampe sediih aku bacanya Bintang kecil:)=)
    tapi menurut aku, latar sama tokohnya dibanyakin. Terus entar-entar mah bikin ceritanya yg horor, biar bacanya menantang;)

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s