[FF Competition] Mianhae

 [FF Competition]

Judul                         :  Mianhae
Genre            :  Romance – Family – Sad Ending

 

Apakah malam satu kategori dengan musim dingin ? Dimana keduanya diartikan sama yaitu terasa gelap,dingin, menegangkan dan ruang gerak seakan menjadi terbatas.

 

*

 

Pria itu terdiam cukup lama, seakan tak pernah menyesali jika waktu berharganya akan terbuang dengan percuma. Ia menatap lurus kedepan dengan pandangan yang kosong, raganya memang terihat berada di tempat itu namun tidak serta merta dengan fikirannya yang kini tampak tengah melambung jauh kesana-kemari dengan bebasnya.

Wajah datarnya sungguh tidak bisa terbaca, pria ini entah merasa marah atau sedih, atau mungkinkah keduanya yang tengah ia rasakannya secara bersamaan. Ia ingin menangis namun setetes kristal bening itu pun tak kunjung keluar. Ia ingin marah dan berteriak sekencang-kencangnya namun rasanya sangat sulit dilakukannya tenggorokkannya terasa tercekat. Dan yang terjadi akhirnya ia merasakan rasa sesak yang luar biasa didalam hatinya.

 

“Maaf, aku terlalu angkuh & telat menyadarinya. Kau memberikan permata padaku,tapi sungguh bukan itu yang aku inginkan. Setelah kau pergi aku merasa bukan permata yang pantas untukku melainkan air,air yang senantiasa aku butuhkan setiap hari & akan tetap terus bersama ku hingga tetes terakhirnya. Maaf”lirihnya seraya menyentuh nisan itu dengan penuh rasa penyesalan.

 

***FLASHBACK***

 

Sendiri,merasa tidak berguna & kesepian itulah kiranya yang dapat disimpulkan tatkala melihat wajah datar milik sang namja. Wajahnya yang manis nan rupawan tiga tahun yang lalu kini seolah telah terkena mantra jahat sehingga yang terlihat disana hanyalah wajah tanpa ekspresi dan terkadang ia membubuhi raut angkuh disana.

 

Han Na Ra, perempuan itu kembali merasakan kepahitan tatkala manik matanya menangkap sosok prianya yang terlihat sangat tersiksa dalam kesunyiannya. Na Ra lantas bergegas menuju tempat sang pria dengan membawa mahluk kecil yang menggemaskan yang sekiranya dapat mengobati atau dapat menciptakan sedikit senyum di wajah tampannya & dapat menjadi teman bermainnya pula dikala ia merasa bosan.

“Minhyuk-ah apa yang sedang kau lakukan ?”pertanyaan bodoh rupanya, basa-basi klasik dan lihatlah bahkan pria itu tidak meresponnya sama sekali. Namun Na Ra tak gentar diabaikan seperti itu,alih-alih merasa kehilangan nyali karena hal yang demikian itu ia malah semakin merasa tertantang.

 

“Kemari, ulurkan tangan mu. Aku mempunyai hadiah kecil untukmu” tambah perempuan itu seraya menyambar tangan sang pria dan diletakkannya diatas bulu-bulu halus hewan menggemaskan itu.

 

Pria itu tidak melakukan perlawanan,nyaris pasrah & mulai menggerakkan jemarinya, dan perlahan tangannya mulai terbiasa & bergerak teratur mengelus-ngelus bulu hewan itu.

“Namanya ketty, kucing yang manis bukan ?”

“Ketty, Ketty…”panggil Na Ra sehingga membuat kucing itu mengeong gemas.

“Aigo, Minhyuk-ah lihatlah dia sangat menggemaskan, lucu sekali.”

Minhyuk yang sadar akan ucap Na Ra dengan spontan menarik tangannya menjauh, darahnya mendidih sampai keubun-ubun sehingga wajah putihnya memerah menahan gejolak amarah.

“Kau-kau menghadirkan dia untuk menghinaku Han Na Ra” marah Minhyuk dengan nada tinggi dan penuh penekanan, menbuat Na Ra takut dan merasa bersalah tentunya.

“Maksudku tidak seperti itu sungguh”parau Na Ra dengan nada bergetar ingin menangis dan juga menahan rasa takut yang luar biasa.

“Persetan dengan alasanmu, kau bahkan dengan terang-terangan sudah menghinaku. Kenapa tidak kau katakan saja Minhyuk yang buta dan malang yang hanya menyusahkan hidupmu,hah” tambah Minhyuk seraya mencari-cari sosok Na Ra dan setelahnya ia mencengkram rahang wanita itu dengan kuat.

“Tidak,….”

“Aku bahkan tidak menyusuhmu untuk berada disisiku,bahkan kau tampak seperti wanita murahan yang menawarkan diri dengan sukarela untuk aku nikahi. Apa sebenarnya motivasimu bersedia menikah dengan orang yang cacat karena persoalan finansial hah ? Cih wanita licik,aku bahkan dapat memberikannya secara cuma-cuma padamu, katakan berapa yang kau butuhkan & sebagai timbal baliknya aku pinta kau segera angkat kaki dari tempat ini”kata-kata terpanjang yang pernah Na Ra dengar setelah sekian lama dan kini telah terucap dari bibir Minhyuk. Namun sayangnya tak pernah keluar kata-kata yang mendamaikan hati melainkan teriakan dan penolakan pria itu padanya.

 

Na Ra sampai hati mendengar penuturan pria itu,jadi selama ini ia menyalahartikan pengabdiannya selama itu. Na Ra mulai membatin dan semakin deras pula deraian air mata yang keluar tanpa bisa dicegahnya itu.

“Tidak, tidak seperti itu sungguh”parau Na Ra, tubuhnya mendadak lemas sehingga ia merosot dan berpegang pada kaki Minhyuk.

“Tidakkah kau berfikir nona Han, kau akan menghabiskan sisa hidupmu dalam kesengsaraan. Pergilah..”putus Minhyuk seraya menghentakkan kakinya kuat sehingga membuat Na Ra terpental beberapa centi kebelakang.

Wanita itu sedikit meringis merasakan sakit pada tubuh bagian belakangnya yang menderat tidak sempurna tadi.

“Aku sudah bersumpah untuk tidak meninggalkan tempat ini,apalagi sampai meninggalkan mu sendiri aku tidak bisa. Ku mohon maafkan aku Minhyuk-ah”pinta Na Ra memohon-mohon pada Minhyuk namun percuma saja karena ia seperti batu yang sukar melunak bahkan mustahil untuk lunak.

 

Minyuk menghentikan langkahnya yang di bantu tongkat. Diam sejenak untuk kemudian menuntaskan apa yang kini menjadi benalu dalam hatinya. Ada sesuatu yang ingin meledak disana.

“Jika seperti itu biarkan aku yang pergi”Pungkas namja ituseraya menyeret langkahnya dengan tergesa bahkan ia berulangkali menabrak sesuatu yang menghalangi langkahnya.

Dengan banyak perjuangan pria bernama Minhyuk itu akhirnya berhasil keluar dari rumah dan kini ia sampai di jalan raya. Dan sialnya pada saat itu keadaan jalan tampak sangat padat padat.

 

Dan entahlah setelah itu Minhyuk merasa ada yang mendorongnya dengan kuat dan terdengar bunyi keras dan suara mobil yang mengrem secara mendadak hingga beberapa detik berikutnya Minhyuk tak sadarkan diri.

 

 

-FIN-

 

One thought on “[FF Competition] Mianhae

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s