[FF Competition] love story

Title : love story

Genre : romance – happy ending

Piano lesons

Sena pov

Aku terus melihat pria yang sedang bermain sepak bola di lapangan,menurutku dia tampan dan tinggi sungguh sempurna bagi ku.

Sedang asiknya melihat pria itu tiba tiba

“hey” ucap seseorang aku melihat siapa dan ternyata itu hyorin

“apa maumu”ucapku santai

“kenapa kau menjadi garang sekali hari ini”

“benarkah”

Hyorin mengganguk

“apa karna aku mengganggu acaramu”

“tidak ,kau tidak mengganggu”ucapku cepat.

“terus kenapa kau seperti orang marah”

“aku juga tidak tau”

“dasar sena jelek”sambil memukul kepala ku.

“HENTIKAN CUMI”

Hyorin langsung lari sambil menangis ,melihat itu aku langsung mengejarnya.

“hyorin maafkan aku ,aku hanya emosi”ucapku sambil terus mengejarnya

Tapi dia tidak juga berhenti malah makin berlari dengan kencang.

Saat mengejarnya aku tersandung batu dan akan terjatuh ,saat akan terjatuh tiba- tiba ada yang menangkap tubuh ku .aku yang masih menutup mataku langsung membuka mataku secara cepat dan saat melihat siapa yang menangkapku aku terkejut sangat terkejut  ternyata yang menangkapku adalah tukang sapu sekolah , aku sungguh berharap yang menangkapku adalah sunbae ganteng itu .

****

Hari ini adalah hari pertamaku mengikuti les piano sebenarnya aku ingin les gitar tapi malah piano tak apalah yang penting aku bisa bermain alat music.

saat masuk aku langsung disambut oleh ahjumma – ahjumma .

“kau senakan”

Aku menggangguk

“masuklah kau sudah ditunggu oleh minhyuk”

Setelah bertemu dengan ahjumma tadi, aku langsung masuk saja . saat masuk aku melihat ada pria yang membelakanggiku .

“permisi apakah kau minhyuk”ucap ku pelan – pelan

“ye ,aku minhyuk kau sena kan yang mau belajar main piano”

Aku begitu terkejut hingga tidak bisa menjawabnya ,” diakan sunbae ganteng itu, jadi namanya minhyuk”ucapku dalam hati.

“kau mendengarku”

“ah ye , aku sena”

“ayo kita mulai belajarnya”

–skip—

Aku sudah pulang dari les piano , saat disana aku begitu kaku , jantungku tidak berhenti bedegup dengan kencang , aku sunguh malu disana sekaligus senang .

“INI ADALAH HARI TERINDAH”aku berteriak dengan kencang , untung saja jalan ini sepi jadi aku bisa berteriak dengan keras .

****

Aku dan minhyuk sunbae menjadi sangat dekat di rumahnya maupun di sekolah , perasaan canggung sudah tidak ada namun jantung ku masih saja berdegup dengan cepat apalagi saat dia tersenyum .

Aku sedang duduk di bangku taman sekolah sambil membaca novel kesukaan ku .

“sena”

“oh minhyuk sunbae”

“jangan pangil aku sunbae terus”

“terus aku harus mangil apa”

“oppa”ucapnya sambil tersenyum.

“oppa , boleh juga ,minhyuk oppa”ucapku sambil tertawa.

“begitu dong”sambil mengelus rambutku .

saat dia mengelus rambutku itu membuat aku malu , dan aku yakin wajahku sudah merah

Kami terus berbicara sambil bercanda bahkan kami berlari – lari .

“sena”

“hem”

“beberapa hari lagikan oppa mau lulus kau harus datangya ke acara perpisahaan”

“tentu saja aku akan datang”

****

Hari ini adalah hari perpisahaan bagi anak kelas 3 sma , aku duduk di pertengahan ,saat ini yang tampil adalah minhyuk oppa .

Aku terus melihat dia bermain piano di atas sana dia begitu tampan hari ini, minhyuk oppa sudah selesai dengan permainannya , kebetulan minhyuk oppa yang terakhir tampil , jadi setelah ini aku bisa langsung bertemu dengannya.

“minhyuk oppa” ucapku , aku melihat dia bersama teman – temannya sedang berbicang bincang .

“minhyuk oppa”ucap ku yang kedua kali .dan akhirnya dia melihatku .

“sena kau datang”sambil memelukku.

“tentu saja , aku kan sudah janji”

“oh ya aku mau memperkenalkanmu kepada seseorang”

“siapa”

“ikut saja denganku”

Aku terus saja mengikuti minhyuk oppa hingga berhenti di depan seorang wanita yang sedang menelfon .

“daera” ucap minhyuk oppa

“oh oppa”ucap wanita itu dan langsung memeluk minhyuk oppa.

“sena ,kenalkan ini daera, daera ini sena” ucap minhyuk oppa santai.

“oh ternyata kau sena ,aku daera”sambil menggajak bersalaman

Aku menjabat tangannya “aku sena”

“oppa apa kau dan daera, ini teman baik sampai memperkenalkan daera kepada ku”ucapku takut – takut

“bukan hanya teman , tapi daera adalah pacarku”

Aku yang mendengarnya syok ,ternyata minhyuk oppa sudah punya pacar.

“benarkah kenapa tidak memberitahu aku sejak lama”ucap ku kaku

“daera selama ini berada di amerika dan dia baru pulang kemarin”

“oh, begitu”

Tiba – tiba telfonku berdering tanda ada yang menelfon .

“hello”

“sena bisakah kau pulang sekarang , ayahmu tidak ada dirumah , ibu sendirian di rumah”

“aku bisa tunggu sebentarya aku akan pulang” ucapku dan langsung mematikan telfone

“sena siapa yang menelfon” ucap minhyuk oppa

“ibu , oppa sepertinya aku harus pulang ibu sendirian di rumah”

“benarkah , pulanglah ibumu menunggu di rumah”

“baiklah aku pulang dulu oppa,daera sampai jumpa kembali”

Untung saja ibuku menelfon , kalau tidak mungkin aku akan menjadi obat nyamuk disana karna minhyuk oppa bersama daera.

****

Aku sedang latihan bermain piano dengan minhyuk oppa sambil berbicang – bincang

“minhyuk oppa”

“hemm”langsung menoleh kepadaku

“aku ingin berhenti les”

“mengapa”dengan ekspresi wajah terkejut

“aku ingin focus belajar dulu” ucap ku berbohong

“benarkah, berarti ini pertemuan terakhir kita”

“begitulah, aku pulang dulu oppa” beranjak mau pergi

“tunggu” memberiku sebuah boneka kecil “ini sebagai kenangan kita”ucapnya

“terima kasih oppa, saranghae” langsung lari keluar rumah

Aku langsung keluar dari rumah minhyuk oppa , aku tidak sadar telah mengucapkan kata yang paling terlaknat itu,aku benar – benar bodoh.

 

 

Minhyuk pov

Aku mendengar kata sena sebelum pergi tadi ,dia mengatakan saranghae berarti selama ini sena menyukaiku ,  tapi aku masih bingung apakah aku menyukai sena atau daera yang selama ini pergi ke amerika untuk belajar , aku juga mendapat kabar bahwa daera punya pacar di amerika , kalau itu benar apakah aku harus belajar menyukai sena yang jelas menyukaiku .

****

1 tahun kemudian

Minhyuk pov

Setelah sena tidak ada aku merasa sangat sepi , aku sungguh tidak suka keadaan seperti ini , kabar tentang daera ternyata memang benar , daera sudah punya pacar di sana , hatiku terasa hampa , aku dan daera telah putus dan sekarang aku merindukan sena , aku merindukan nyayian sena , tawanya semua yang ada pada sena ,sungguh aku sangat merindukan sena , maafkan aku yang tidak menyadarinya , setelah sena pergi baru aku menyadarinya .

****

Sena pov

Aku sudah lama tidak melihat minhyuk oppa jujur aku merindukannya , aku ingin sekali melupakannya tapi entah mengapa aku tidak bisa aku merindukanmu oppa, saranghae.

Pesta perpisahanku terasa sepi , aku selalu berharap bahwa minhyuk oppa datang ke sana dan bilang aku mencintaimu sena tapi itu hanya sebuah khayalan .

****

Jam menunjukkan jam 7 malam tapi aku masih taman ini , aku bosan di rumah , orang tua ku sekarang berada di luar kota jadi keadaan rumah sungguh sepi sangat sepi .

Aku sedang bermain ayunan sekarang sambil bernyanyi lagu kesukaanku dan juga minhyuk oppa . saat sedang bernyayi aku merasa ada yang memelukku sontak aku langsung berteriak dan berdiri dan melihat siapa yang memelukku dia memakai topi jadi aku harus membuka topinya dulu , betapa terkejutnya aku yang memelukku ternyata adalah minhyuk oppa dan dia mabuk .

“ minhyuk oppa” ucapku sambil menguncang tubuh nya

“ aku merindukanmu kembalilah kepadaku , aku mohon” ucapnya dengan gaya orang mabuk

Aku terdiam dan melihat dia , dia juga melihat ku , tiba – tiba dia berdiri dan langsung menarik tangan ku .

“ oppa kita mau kemana” sambil berlari mengikuti oppa

Dia tidak menjawab hanya diam

Aku masuk sebuah halaman rumah dan minhyuk oppa langsung menekan password rumah itu dan membawa  ku kedalam kamar .

–skip—

Aku terbangun dari tidurku dan melihat tubuh, aku terkejut bukan main karna tubuhku tidak tertutup sehelai benang hanya selimut yang menutup tubuhku  aku melihat ke sebelah minhyuk oppa tertidur sambil memelukku .

Minhyuk oppa sudah bagun dan terlihat rapi aku pun begitu

“minhyuk oppa kenapa kau lakukan ini kepadaku”

Dia hanya diam , tidak menjawab pertanyaanku

“wae oppa, wae oppa WAE OPPA”ucapku membentaknya

Dia tetap diam , dan langsung pergi

Setelah dia pergi aku langsung menanggis menaggis sejadi – jadinya

“kenapa kau tega melakukan ini oppa , kenapa , apa salah ku”

****

3 bulan kemudian

Aku duduk di bangku ini ketakutan ku akhirnya terwujud aku hamil satu bulan anak minhyuk oppa , aku bingung harus bilang apa kepada orang ku , apakah aku harus menggugurkan nya aku tidak tega dia tidak bersalah kenapa aku harus membunuhnya .

7 hari kemudian

Aku duduk dibangku yang sama seperti seminggu yang lalu , aku sudah memberitahu minhyuk oppa bahwa aku hamil tadi dia tidak menjawab , aku menyuruh dia datang tapi aku sudah menunggunya seharian dia juga tak kunjung datang .

7 hari kemudian

Aku tetap menunggu minhyuk oppa di taman ini tapi dia tidak  juga datang , aku sudah memutuskan untuk menjelaskan ini kepada orang tua ku dan akan meninggalkan Negara ini jika dia tidak kunjung datang .

“oppa jangan pernah berharap kau bisa bertemu dengan anak mu”

“maafkan ibu ya ibu egois tapi ayahmu juga tidak mengiginkanmu , jadi ibu harap kau jangan menanyakan dia berada di mana” ucapku berbicara dengan perutku

Minhyuk oppa saranghae

****

 

 

— 5 tahun kemudian —

Sudah lima tahun aku meninggalkan Negara kelahiranku , selama ini aku dan anakku berada di jepang , aku bekerja sebagai desainer , sekarang anak ku berumur 4 tahun , aku berencana akan menyekolahkan dia di Negara kelahiranku .

“ ibu”

“hem”

“kapan kita kerumah nenek”

“lusa”

“lusa , yey asik , nanti disana kita ke kebun binatang ya” ucapnya sambil memelukku

“ memangnya disini tidak ada kebun binatang” ucapku bertanya

“ada , chan hanya ingin pergi kesana”

“benarkah , baiklah” sambil mencium wajah lucunya

Anakku bernama seung chan dia tinggi dan wajahnya begitu mirip dengan ayahnya sungguh sangat tampan .

****

 

Aku dan seung chan sudah sampai di korea , aku melihat orang tuaku melambai kan tangannya

“sena”ucap ibuku sambil memelukku

“seung chan” ucap ayahku

“kakek chan merindukan kakek”ucap seung chan manja

“ayo pulang ibu sudah masak banyak hari ini” ucap ibuku

“ chan nenek sudah masak untuk kita , jadi kau harus makan banyak”ucapku kepada seung chan

“ pasti dong chankan makannya banyak” ucapnya ala anak kecil

Chan berbicara seperti itu membuatku ingin menciumnya

****

Aku dan seung chan sudah seminggu disini , aku dan seung chan sedang berjalan – jalan sore sungguh sangat menyennangkan

“ ibu disana ada taman ayo kita duduk disana”ucapnya

“ayo”ucapku

“ chan duduk disini duluya , ibu mau beli es krim dulu, dan ingat jangan kemana – kemana”

Skip

Aku sudah membawa dua buah eskrim saat mau mendekat aku melihat sepertinya seung chan sedang berbicara dengan seseoran , aku berhenti dekat pohon dan megintip siapa yang berbicara dengan chan ku , saat melihatnya betapa terkejutnya aku karena melihat siapa yang sedang berbicar dengan chan , chan saat ini sedang berbicara dengan minhyuk oppa , aku mencoba mendengarkan apa yang mereka bicarakan dan aku berhasil

“berapa umurmu adik kecil”

“umurku 4 tahun”

“kenapa kau sendirian disini” ucapnya

“aku menunggu ibu, aku bingung kenapa ibu lama sekali biasanya ibu cepat tapi kenapa kali ini ibu lama sekali”

“oh kau menunggu ibu mu”ucap minhyuk oppa

Aku harus mengambil anakku sekarang setelah melihat sekelilingku aku melihat ada toko topi dekat sini dan aku langsung berlari ke toko topi itu .

Aku sudah memakai topi dan tinggal mengambil seung chan dari minhyuk oppa , aku lihat seung chan sudah bosan di sana , aku menghampiri seungchan dan memenggilnya.

“chan ayo kita pulang”

“kenapa kita pulang , oh ya kenapa ibu begitu lama” ucap seung chan panjang lebar

“ ibu ada urusan mendadak , ayo pulang”ucapku sambil menarik seung chan

“ aku tidak mau pulang , aku mau bersama paman ini” ucap chan sambil memeluk oppa

“ibu ada urusan mendadak ayo kita pulang”

“ aku tidak mau “ ucapnya sambil melipat tangan di dada

“ chan ayo pulang kau ingin ibu marah” ucapku dengan nada rendah tapi aku yakin dia pasti takut

“ baiklah” ucapnya lesu

“ paman aku pulang dulu” ucapnya berpamitan dengan minhyuk oppa

“ kami pulang dulu” ucapku berpamitan

 

Minhyuk pov

Anak kecil tadi sangat lucu dan sopan , anak kecil tadi mengigatkan aku dengan sena , sena pernah mengirimkanku pesan bahwa dia hamil tapi tidak kubalas karna aku belum siap jadi ayah maafkan aku sena

Sena pov

Aku dan seung chan sudah sampai dirumah seung chan Nampak murung dan langsung masuk kekamar dan menguncinya .

“ seung chan buka pintunya ibu mau masuk”

Dia tidak menjawab

****

5 hari kemudian

Seung chan pov

Ibu menyuruh chan untuk mengambil lirik lagu , saat sudah mendapatkan lirik lagu seung chan melihat ada sebuah album foto , seung chan melihat foto itu bukankah ini paman yang ditaman.

“ chan” ucap ibu menggagetkan seung chan

“apa yang chan lakukan” ucap ibu langsung mengambil album foto itu

“ chan hanya melihat foto – foto itu”

“apakah pria yang didalam foto ini ayah chan”

Ibu hanya diam dan langsung lari

“ibu beritahu chan siapa ayah chan , chan mohon , selama ini chan sangat ingin punya ayah , ibu chan mohon”ucapku sambil menanggis

“ tapi kau harus janji tidak akan meningalkan ibu , chan janji”

chan menggangguk

“ iya dia ayahmu, ayah yang selama ini chan cari , chan iginkan ,igatlah chan dia tidak menginginkanmu chan igat itu”

“mengapa ayah tidak menginginkanku ibu yang aku tahu seorang ayah pasti menginginkan seorang anak”

Ibu tak menjawab dan malah bermain piano sambil menanggis , menanggis tersedu – sedu

“ ibu jangan menanggis chan minta maaf” sambil menghapus air mata ibu .

****

Hari ini chan pergi bersama kakek dan nenek , chan pergi ke kebun binatang , chan senang sekali ,ibu tidak bisa ikut karna dia sedang ada murit yang belajar main piano

Saat jalan – jalan chan melihat ayah sedang makan es krim melihat itu chan langsung memeluknya .

“ayah”

Ayah terkejut karna chan memanggilnya ayah

“kenapa kau memanggilku ayah” ucapnya

“ karna kau memang ayahku”

“apa madsudmu” ucapnya bingung

“ibuku yang bilang”

“chan”ucap ibu dan langsung menarikku dari ayah

“sena”ucap ayah

Ibu hanya diam dan berjalan menjauh dari sana

Minhyuk pov

Anak kecil tadi mengatkan aku ayahnya berarti dia anak sena

Aku melihat sena menjauh dariku mengambil anak itu aku mengejarnya hingga aku mendapat tangannya

“tunggu”ucapku dingin

“apa yang kau mau”ucap sena tak kalah dingin

“apakah benar dia anak ku”

“bukan dia bukan anakmu”

“ibu bohong , aku anak ayah”ucap anak itu mengelak

“hey diam kau anak kecil” ucap sena kepada anak itu dan anak itu langsung diam

“anakmu saja sudah bilang bahwa aku ayahnya jawab aku sena”

Sena hanya diam tidak menjawab

“maafkan aku atas kesalahanku yang dulu , aku mohon sena, aku mencintaimu sena lebih dari pada aku mencintai diriku sendiri”

“baiklah , kau kumaafkan tapi aku ada satu syarat ”

“apa itu”

Sena menurunkan anak itu kebawah dan mendekat keararahku untuk membisikan sesuatu,aku mendengar apa yang dikatakannya dan langsung menggangguk tanda menyutujui persyaratannya.

****

Hari ini hari yang paling indah menurutku karna apa , syarat sena adalah aku harus menikahinya .

Aku dan sena sedang bermain piano bersama sedangkan chan yang bernyanyi ,ini sunguh momen terindah bagi ku

Saat ini kami bertiga sedang berfoto bersama , chan sungguh lucu di foto , wajah chan begitu mirip denganku tapi sifatnya sama seperti ibunya .

“ayah , ibu aku ada permintaan” ucap chan ala anak kecil

“apa itu” ucapku dan sena serempak

“aku ingin adik” ucapnya sambil tersenyum

“MWO”ucapku dan sena serempak

The and

 

One thought on “[FF Competition] love story

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s