Love Is..

Author   : kang lie

Rating  : PG-16

Genre  : Romance, Friendship.

Length : Chapter

Cast      :

  • All CNblue member
  • Kristal / jung soo jung(f)x
  • Yoona snsd
  • Choi soo young snsd
  • Kim taeyeon snsd
  • Zuzi miss A

Disclaimer:

Terinspirasi dari eratnya kebersamaan para member cnblue, dan beberapa adegan drama korea yang saya tonton. Selebihnya pemikiran saya. Jika ada kesamaan atau sejenisnya, itu hanya kebetulan.

Note :

Ini ff pertama yang saya buat, jika masih banyak kekurangan mian readers.don’t forget to leave your coment, don’t be silent reader.

Cinta adalah…

Pengorbanan, pengertian, dan penantian.

Itulah yang kupahami tentang cinta,

Hingga aku terperangkap dilubang hitam,

Tidak dapat bergerak dan bernafas dengan nyaman

serta tak dapat ku lihat jalan keluarnya,

Sampai ada setitik cahaya putih yang memberiku harapan,

Dan aku berpikir cinta adalah proses…..

Dimana perjuangan, pengertian dan penantian

Adalah sebuah penghias

JongHyun Pov

Seoul National Universiti, pkl 10.33

Hari ini tetap sama aku terlambat lagi datang kekampus, padahal hari ini noona yang masuk kelasku. Aku pasti akan kena omel olehnya jika aku tak masuk kekelasnya. Dasar noona ku itu sangat menyebalkan, tapi aku menyayanginya.

Dengan tergesa-gesa aku berlari melewati setiap orang yang ada koridor dikampus.

Oke jonghyun, tenangkan dirimu sebentar lagi kau akan sampai”Batinku

Lalu…. “BRUUKKKK”

Aku terjatuh bersama seseorang yang baru saja menabrakku.

“APPO”

Suara seorang yang baru saja menambrakku. Ternyatadia adalah seorang yoeja, kulihat wajahnya sedikit familiar, entah dimana aku sudah melihatnya.

“Sorry, sorry ”

Seketika lamunanku terbuyarkan mendengar suara yoeja itu memintah maaf kepadaku.

“Gwenchanaaggasie ?” Tanyaku padanya sembariberdiri dan membantu mengambiltas.

“Terima kasih” Jawabnya singkat seraya meninggalkanku tanpa melihatku sedikitpun.

Aku tercenggang karena hampir semua yoeja di kampus ini mengenaliku dan tergila-gila padaku,mereka dengan bermacam cara mendekatiku karena aku adalah anak pemilik kampus ini, selain memang wajahku yang mendukung. Tapi ada apa dengan wanita itu, apa menurutnya aku tidak semenarik itu.

“Aiissttt” Keluhku sambil mengajak-ngajak rambutku, karena baru ingat bahwa aku terburu-buru. Akupun langsung mempercepat jalanku menuju kelas.

Dikelas fakultas Bisnis, pkl 11.06

Kelas telah berakhir, hanya ada beberapa orang yang masih berada disana, termasuk temanku yang sedari tadi mengirim pesan kepadaku. Dia berada dikursi paling pojok. Dia terlihat asik memainkan ponselnya.

“YAH hyung, mengapakau tak masuk kelas Taeyeon noona?” TanyaJungshin yang melihatku memasuki kelas.

Jungshin adalah sahabatku, dia sangat dekat denganku karena mulai sejak kecil kami selalu bersama. Dia memanglebih muda dariku satu tahun, itulah mengapa dia memanggilku hyung.walaupun kadang kurasa dia jauh lebih dewasa dari pada diriku.

Kamimengambil jurusan yang sama yaitu jurusan bisnis, bedanya dia dengan senang hati menuruti kehendak orang tuanya. Tidak denganku yang melakukannya dengan segala keterpaksaan. Sebenarnya aku sangat tidak menyukai bisnis yang merepotkan itu. karena aku sangat menyukai musik, terutama gitar. Keluarga jungshin juga dari status yang sangat berada, bahkan ayahnya memiliki stasiun TV YBS dimana stasiun TV itu sangat terkenal di Korea, iyulah yang menyebabkan orang tuanya menyarankan dia memasuki dunia bisnis.

“Aku kesiangan. Sebenarnya aku bisa masuk 5 menit akhir, tapi tadi ada sedikit gangguan” Jawabku.

“Gangguan apa hyung. Dikerumuni oleh para yoeja hantu salon dan ratu sopping yang selalu mengejarmu?”

“Bukan, tadi aku bertabrakan dengan seorang yoeja”

“Itu kan biasa hyung, itu alasan mereka saja untukberkenalan denganmu”

“Tapi dia sedikit aneh, dia bahkan tidak melihat wajahku dan langsung pergi begitu saja”

“Jinjayo?” Jawab Jungsin tidak percaya.

“Iya, mungkin dia anak baru dikampus ini”

“Atau mungkin, kepopuleranmu memang sudah mulai meredup hyung” SambarJungshin dengan nada menggoda.

“Molla, aku tidak mau memikirkannya. Tidak pentingjuga. Aku hanya kawatir hukuman apa yang akan diberikan noona untukku”

“Mungkin hukuman seperti biasa hyung, kau akan babak belur olehnya. Akan sangat menyenangkan membayangkanmu dikejar-kejar noona hyung”Ucapnya sembari tertawa.

“YAH kau, sudahlah kaja kita kekantin saja” Ajakku.

“kaja hyung”

Pov yoona

Toilet kampus Fakultas Bisnis. Pkl 11.05

Aku membersihkan tanganku dan merapikan penampilanku, ini adalah hari pertamaku pindah kekampus ini. Tapi sudah ada kejadian seperti tadi. Awal yang sedikit buruk.

“Yah Yoona, kenapa kau begitu ceroboh?” Omelku sembari melihat kaca.

Baiklah yoonakau sudah rapi, sekarang kau harus menemukan ruangan rektor untuk beberapa data yang harus kuisi sebagai mahasiswa baru.

Lalu setelah semua telah selesai aku akan mencarinya, dasar namja sombong. Aku telah kembali bahkan tak mau mengucapkan selamat datang. Aku merindukannya.

Aku keluar dari toilet dan mencari seseorang yang mungkin dapat membantuku menunjukkan dimana ruangan rektor. Aku melihat tiga yoeja yang berpenampilan sedikit berlebihan dan sedikit norak menurut padanganku. Lalu aku memberanikan diri untuk bertanya dengan mereka.

“Permisi, bolehkah aku bertanya dimana ruang rektor ?” tTanyaku sopan pada mereka.

“Ommo, siapa ini?” Jawabseorang yoeja yang paling cantik.

“Perkenalkan aku Yoona, mahasiswi baru di kampus ini” Jawab ku ramah sembari mengulurkan tanganku kepada mereka.

“Hahhahaha, jadi mahasiswi baru. Pantas kau tak mengenal kami” ucap yoeja lain yang berada disamping kanan wanita tadi.

“Yee. Maksudnya ?” Jawabku kurang mengerti. Lalu aku menurunkan tanganku karena mereka sama sekali tidak menanggapinya.

“Anak baru, kami bukan badan informasi yang bisa membantumu. Jadi sayang sekali” Ucap wanita cantik tadi dengan nada yang sombong dan senyum yang meremehkan.

Lalu mereka pergi melewatiku dan dengan sengaja menabrakkan lengan mereka kelenganku, sampai aku terjatuh kelantai. Mereka tertawa dengan penuh kemenangan memperlakukanku seperti ini.

“Apa-apaan yang dilakukan yoeja itu, apa aku salah jika bertanya kepada mereka” Omelku

“Gwenchana?” Tanya seorang wanita yang mengulurkan tangannya. Lalu aku menggenggam uluran tangannya dan berdiri.

“Gumawo” Ucapku sambil merapikan pakaianku.

“Baiklah kau harus hati-hati lain kali, terutama terhadap mereka. Karena mereka bukanlah orang yang bisa di ajak berteman” Ucapnya dengan ramah sembari tersenyum kepadaku, dia terlihat baik dan jauh berbeda dengan para yoeja tadi.

“Pantas saja mereka terlihat menyeramkan” Ucapku jujur, lalu ternyemu kepadanya.

“Mereka dari fakultas seni,wanita yang cantik itu bernama Suzi dia sangat terkenal dikampus ini karena keluarganya yang kaya dan dia juga seorang model. Itulah sebabnya dia merasa bisa melakukaan semuanya” Jelasnya kepadaku

“Oh begitu” Jawabku sambil mengangggukan kepala.

“Yuri” Ucapnya sembari menguluran tangannya.

“Yonna immida” Jawabku sambil mengenggam uluran tangannya.

“Siswa baru disini?”

“Iya saya siswa baru, saya sedang mencari ruangan rektor”

“Ruangan rektor bukan disini Yoona-ssi. Ini adalah gedung fakultas bisnis, dan gedung rektor ada di gedung disebelah kanan setelah gedung fakultas teknologi dan seni”

“Ohh, Terima kasih yuri-ssi”

“Gwenchana, aku akan mengantarmu” Jawabnya ramah

Lalu aku mengikuti langkahnya. Mungkin dia bisa dijadikan seorang teman baik.

Pov jonghyun

Kantin kampus. Pkl 11.20

“Hyung lihat Romeo dan Juliet disana, apamereka merasa kampus ini milik mereka? Melakukan suap-suapan seperti itu, terlihat sangat menjijikan”

Omel Jungshin sambil menunjuk ke arah pojok kantin dimana ada sepasang kekasih yang sedang asik menikmati makan siangnya. Mereka juga sahabatku si pintar Minhyuk dan si cerewet Soojung.

Kamipun menghampirimereka.

“Wahhh, kalian terlihat seperti Romeo dan Juliet” Ucap Jungshin

“Jinjayo ????”

“Jinja Soojung-ah, kalian sangat serasi” Ucap jungsin dengan wajah yang sok meyakinkan, lalu mengedipkan mata kearahku.

“Gumawo Jungshin-ah, kami memang terlihat seperti itu. Makanlah apapun yang kau inginkan, aku yang akan bayar” Ucap Soojung girang

“Minhyuk-ah, yoejachinggu mu itu tidak pernah berubah, selalu saja mudah tertipu oleh Junghsin” Bisikkuyang duduk di depannya.

“Yah begitulah hyung, dia tidak pernah berubah dari dulu. Mungkin itulah yang membuatku menyukainya” Jawab Minhyuk dengan berbisik pula.

“YAH kalian, aku mendengarkan bisikan itu. Oppa selalu saja mengejekku, tapi jagi gumawo tetap menyukaiku” Omel soojung sambil memeluk lengan minhyuk dengan manja.

“Ye ye.. Terserah kalian saja ayokita makan, ini makananku dan Jungshin sudah ada, aku tidak mau kelaparan melihat romantic drama yang tak berujung ini”

“Jamkkamanyo, Yonghwa hyung mana ? Kenapa belum kelihatan. Apa tidak apa-apa makan tanpa dia” Tanya Jungshin.

“sudahlah jungshin-ah, paling-paling dia sudah kenyang dengan music-music yang dia buat” Jawab Soojung

“biar nanti aku yang cari, sekarang makanlah” Jawabku.

Mereka semua mengangguk mendengar jawabku.

Benar sekali, yonghwa hyung beberapa hari ini memang jarang bergabung. Apakah dia ada masalah lagi dengan ayahnya. Entahlah, nanti setelah makan aku akan ke studio musikkampus mencarinya, dan membawakan beberapa makanan untuknya. Dia pasti disana.

Studio music kampus, pkl 13.05

Ini adalah ruangan tempat kami sering kumpul selain apartemen jungshin. Disini kami bisa memainkan musik sesuka hati, karena kebetulan kami semua menyukai musik.

Yonghwa hyung yang sedang duduk dengan jari-jari tangannya mengetuk-mengetuk meja, terlihat begitu menikmati alunan musik yang diputarnya sejak tadi. Akupun masih berdiri di depan pintu dan menunggunya sampai selesai mendengarkan musik.

‘Hyung” Sapaku saat dia mulai menyadari kehadiranku

“Oh, yee jonghyun ? Sudah lama kau disini.?”

“Yee hyung. Dari tadi aku didepan pintu, tetapi kau begitu menikmati musiknya. Jadi aku tidakberani mengganggumu”

“mian, masuklah. Coba dengarkan lagu baruku ini, aku butuh saranmu” Jawabnya

“Tadi aku sudah mendengarnya, lagunya sangat keren hyung. Aku selalu iri padamu” Ucapku sambil duduk di sampingnya.

“Yah begitulah, resiko lelaki tampan dan pintar serta bekarisma. Akan selalu membuat para namja iri” jawabnya denga percaya diri.

“Aiiistt.. Aku sangat menyesal telah memujimu tadi hyung”

Lalu hyung tertawa mendengar ucapaku.

“Oh iya, ini aku bawakan beberapa makanan. Kau pasti belum makan, karena aku tidak melihatmu dikantin” Lanjutku.

“Aku sangat terharu, kau sangat perhatian dengaku yoebo” Ucap hyung dengan memakai wajah aegyonya dan memainkan mata kepadaku.

“YAH hyung, hentikan. Akan sangat tidak lucu jika seseorang melihatmu begitu. Predikatmu sebagai lelaki berhati dingin akan luntur seketika” Omelku

Begitulah Yonghwa hyungdia adalah seorang hyung yang sangat menyenangkan dan sangat meyukai lelucon. Walaupun mungkin orang lain tidak akan percaya dengan itu, karena hyung berperilaku sangat berbeda dengan orang lain dia akan bersikap cuek dan dingin. Tapi karena sifatnya yang seperti itulah banyak para yoeja yang menyukainya, menurut mereka itu terlihat keren.

***********

Yonghwa pov

Perumahan Daerah Gangnam. Pkl 15.20

Seperti biasa rumah terasa sepi, hanya ada para penjaga dan beberapa pembantu dirumah ini. Aku langsung berjalan ke kamarku. Aku merebahkan tubuh kekasurku yang besar. Lalu beberapa saat ada terdengar ketukan dari pintu.

“Tuan muda” Sapa lelaki tua di depan pintu.

“Wae ?” Jawabku tanpa melihatnya, karena aku sudah sangat tau suara siapa itu.

“Siapkan dirimu tuan muda. Ada acara malam ini, tuan besar menyuruh tuan muda untuk siap-siap malam nanti ada makan malam keluarga”Jawabnya.

“Baiklah, katakan padanya aku akan datang dengan pakaian terbaik” Jawabku dengan suara mengejek

“Baiklah tuan muda, kalau begitu saya permisi”

Ketua pembantu Kim menundukan kepalanya, lalu meninggalkanku dan menutup pintu kamar.

Kepala Kim adalah ketua pembantu dirumah ini, dia adalah orang yang selalu memenuhi segala kebutuhanku. Dia seperti sosok ayah bagiku karena aku hidup bersamanya dari kecil sedangkan ayahku tinggal di London bersama istri mudanya karena alasan bisnis. Dan sekarang dia kembali ke Korea dan ingin mengajakku makan malam keluarga, sangat menggelikan. Setelah sekian lama melupakanku sekarang dia menyiapkan makan malam keluarga bersamaku.

Pov Jungshin

Apartemen Jungshin daerah MyeongDong

Pukul 16.45

Aku melihat Soojung yang sedang duduk di sofa, sambil menikmati acara tv yang ia tonton. Aku tak habis pikir, kenapa dia selalu saja menguntit minhyuk kemana-mana. Apa dia tidak memiliki pekerjaan lain.

“Soojung–ahapa kau tidak lelah selalu menguntit Minhyuk kemana-mana?”

“Tentu saja tidak, aku tidak bisa membiarkannya bersamamu”Jawabnya

“Waeyo ?”

“Kau akan mengajaknya menemui para model-model itu, aku tidak mau Minhyuk dekat-dekat dengan mereka” Omelnya

“Aku tidak akan melakukannya lagi. Sekarang pulanglah. Tidak baik seorang wanita pulang malam”

“shiroo, aku tidak bisa mempercayaimu lagi. Aku sudah sering tertipu olehmu”

“Aiishh, kau sangat menyeramkan Soojung-ah”

“Terserah saja, aku tetap tidak akan pergi. sebaiknya cepat-cepat kau urus pakaian kotormu yang ada dimana-mana”

“Nanti saja, akan ada yang mengambilnya”

“Tapi baunya sangat menggangu.Kau benar-benar lelaki yang jorok, pantas saja sampai sekarang kau tak memiliki pacar”

“Kau cerewet sekali, kenapa tidak kau saja yang membereskannya” jawabku kesal

“Shiroo, kau kira aku pembantumu. Enak saja”

“Gwure, kenapa kau tidak pulang saja jika baunya menggangu” jawabku kesal

“Jagi-ya, kau kembali. Lihatlah Jungshin ingin mengusirku” Teriak Soojung kepada Minhyuk yang baru saja masuk membawa beberapa kantong makanan.

“Sudah-sudah, ayo kita makan. Sampai kapan kalian akan terus seperti anjing dan kucing” Ucap minhyuk sembari meletakkan makanan kemeja.

“Ide bagus Minhyuk-ah, sebelum aku memakan yoejachinggumu yang menyebalkan ini” Jawabku.

Apartemenku ini memang tempat teman-temanku untuk kumpul atau mereka yang malas pulang kerumah seperti Jonghyun hyung dan Yonghwa hyung. Sudah 2 tahun terakhir ini aku tinggal di apartemen. Semenjak adik perempaunku satu-satunya sekolah keluar negeri di London. Semenjak dia pergi aku sangat malas tinggal dirumah, karena akan sangat menyebalkan tinggal dirumah sebesar itu sendirian. Kedua orang tuaku sibuk dengan kerjaannya masing-masing.

Pov Minhyuk

Trotoar jalanMyeongDong, pkl 23.05

Setelah pulang dari apartemen jungshin, kami menyusuri sepanjang jalan, serta ditemani angin musim gugur yang sudah terasa semakin dingin. Dimana ada banyak daun-daun yang berjatuhan dari pohon-pohan yang telah berjajar rapi disepanjang jalan yang terlihat sangat indah, ditambah sinar bulan dan bintang yang sangat bersahabat malam ini. Lalu aku memperhatikan wanita yang sedang berjalan disebelahku.Aku sangat bahagia memiliki pacar sepertinya, dia begitu manis, lucu, dan menggemaskan. Walaupun cerewet dan begitu manja, tapi itu tidak membuatku melarikan diri darinya. Sambil berjalan aku terus memandanginya dan tersenyum kepadanya.

“YAH jagi, kenapa kau senyum-senyum tidak karuanan begitu ????” Tanya Soojung sambil mengerutkan keningnya.

“Aniyo, aku hanya terpesona dengan kecantikan pacarku satu ini, yang kecantikannya tidak kalah dengan para personil girls band korea” Jawabku sambil mengacak rambutnya.

“Pacarku yang satu ini ??apa maksudmu? Dan ternyata kau sering memperhatikan para personil girls band itu?” Dia melepaskan rangkulanku dan mempercepat jalannya.

“Yah Soojung-ah, berhentilah merajuk dan marah, nanti kecantikanmu itu akan hilang. Aku hanya memperhatikan mereka sekali-sekali” Ucapku sembari mengikuti jalannya yang semakin dipercepat.

“Molla” Ucapnya singkat.

“Miane jagi, kau hanya salah paham. Baiklah aku traktir kau es cream rasa vanilla yang biasa kau suka bagaimana ?” Tawarku.

Aku yakin ini adalah jurus yang jitu untuk meluluhkan hatinya.

Lalu dia berhenti dan melihat kearahku

“Tapi jelaskan dulu apa maksudmu pacarku yang satu ini ?”

“Kau hanya salah saja mengerti jagiya. Kau lau satu-satunya. Jebal percaya padaku” Ucapku dengan melihatkan ageyoku.

“Oke tuan kang dengan berat hati aku mau, tapi ingat jangan kau ulangi lagi kesalanmu itu” Ancamnya.

“Iya, aku tidak akan mengulanginya lagi. Tapi kan sudah malam. Kita pulang saja. Ice creamnya besok aku belikan untukmu”

“Baiklah, untuk sekali ini saja aku akan berbaik hati padamu. Tapi tidak lain kali” Ucapnya seraya berjalan meninggalkanku.

“Yah soojung-ah, tunggu aku. Aku tau pasti sudah tidak marah lagi” Ucapku sembari mengejarnya.

“Sudah minhyuk jangan melihatku, aku tidak mau. Setelah menerima tawaranmu bukan berarti aku tidak marah lagi” Ucapnya sambil menutupi kedua pipinya yang memerah.

“Yoepoda soojung, begitu kan enak” Godaku melihatnya yang malu dan salah tingkah mengindari tatapanku kepadanya. Aku tertawa geli melihatnya.

“YAH tuan kang, berentilah tertawa, lihat matamu itu hilang setiap kali kau tertawa sepeti itu” Ejeknya sambil mengulurkan lidah kepadaku, karena mata sipitku ini.

“YAH soojung-ah, awas kau jika tertangkap tak akan aku lepaskan”

Lalu dia berlari dengan cepat menghinariku yang kesal oleh perkataannya tadi, diiringi dengan tawanya yang begitu terdengar indah di telingaku. Dan aku terus mengejarnya hingga aku meraih mantel berbuluhnya yang berwarna biru gelap yang senada dengan langit malamini, lalu aku langsung menariknya kedalam dekapanku.

Pov JongHyun

Perumahan mewah daerah MyeongDong. Pkl 01.25

Rumah yang besar dengan interior mewah, yang bergaya klasik dan beberapa penjaga disekeliling rumah, serta para pembantu yang mulai beristirahat dari kegiatannya hari ini. Inilah suasana rumahku yang sudah hening, karena memang sudah larut dan waktunya untuk beristirahat.Aku baru saja ingin menaiki tangga menuju kekamarku yang ada dilantai dua,kupercepat langkahku, karena tubuhku sudah sangat lelah dan aku ingin langsung mandi lalu merebahkan tubuhku kekasur empukku. Tapi semua bayangan itu tiba-tiba lenyap, karena ada rubah betina telah menungguku diatas sana dengan memakai piama berwarna ungu motif bunga-bunga, yah dialah noonaku dan sekarang dia terlihat sangat menyeramkan.

“YAH anak nakal, kemana saja kau seharian ini ?”Omelnya dengan kedua tangan yang berada di kedua pinggangnya. Terlihat seperti preman pasar yang meminta-minta uang, sangat tidak cocok dengan wajahnya yang lucu.

“Hay noona, kau begitu cantik malam ini” Rayuku sedikit ragu.

“Aku tidak akan termakan oleh rayuanmu” Jawabnya ketus sembari menjewer telingaku.

“Yah noona aku sudah dewasa, mengapa kau memperlakukanku seperti ini.Ini sangat memalukan jika dilihat oleh orang lain” Protesku.

“Diam kau pabo, atau aku akan memperlakukanmu lebih dari ini” Ucapnya sembari menyeretku kekamar.

Lalu dia melemparkanku ke kasur.

“Jangan coba-coba untuk tidak masuk kekelasku lagi. Sekarang mandilah karena bau mu itu sudah sangat tidak sedap. Malam ini aku tidak terlalu berminat menghukummu”

“Yee yee noona, gumawo. Cepat pergi sana,. Aku sudah begitu lelah” Usirku

“Baiklah, tapi berentilah dan memulai hal yang baru” Ucapnya ragu sambil memandangku dengan raut wajah simpati.

“YAH noona, ada apa degan wajahmu itu ? Gwenchana” Ucapku sembari memperlihatkan senyuman yang lebar kepadanya.

“baiklah” Jawabnya singkat lalu pergi.

Kuraih telpon yang ada di samping kasurku.

“Siapkan air hangat ke kamarku, aku ingin mandi”

“Iya tuan” Suara seorang wanita dari ujung telpon.

“Ppali” Jawabku, lalu menutup gagang telpon itu.

“Uuuuhhhh,, Sampai kapan jonghyun kau akan melalukan ini dan mulai berhenti” Keluhku sembari merebahkan tubuhku kekasur dan memandangi langit-langit serta menerawang jauh.

**********

Pov Jonghyun

Seoul National Universiti

Studio Music Kampus, fakultas seni. Pkl 09.15

“Pagi-pagi begini apa yang telah kau lakukan disini?” Tanyaku pada Jungshin yang telah ada didalam studio.

“Hanya ingin saja hyung” Jawabnya dengan malas-malasan sambil memutar-mutar kursi yang didudukinya dari tadi.

“Kau ini kenapa hah? Tumben sekali kau mellow seperti ini”

“Molla hyung, aku hanya sedang memikirkannya saja” Jawabnya sambil menaruh kedua tangan kepipinya dan memasang wajah sok sedih.

“Ahhh kau ini tidak pernah berubah, kenapa kau tidak langsung terus terang saja dengannya, lagian kau kan sering ketemu dengannya di YBS. Payah sekali kau ini.”

“Iiisshh iiissshh, pintar sekali hyung kau menasihatiku, lihat dirimu sendiri kenapa sampai sekarang kau tidak memilih salah satu dari para yoeja hantu salon itu. Kalau tidak ketua gang mereka saja Suzi, diakan popular dan cantik serta cukup agresif, haahahaha” Ucap Jungshin dengan tertawa.

“Apa jangan-jangan kau menyukaiku hyung” Lanjutnya dengan wajah menggoda dan memainkan mata ke arahku yang sudah duduk di pojok studio dan mencoba gitar yang ku pegang.

“Sudah hentikan, itu sangat menjijikan. Kau tidak usah repot-repot mengurusiku. Coba kau pikirkan bagaimana mendapatkan hati modelmu d YBS yang bernama Sooyoung itu, yang sudah kau kagumi dari awal kau melihatnya” Ucapku.

“Ahh hyung, aku tidak akan sanggup melakukannya. Aku tak tau apa yang harus aku katakan. Itu begitu sulit. Bagaimana jika dia tidak menyukaiku?”

“Bunuh diri saja ke sungai han” Jawabku enteng.

“YAH hyung, kau sangat tidak bersimpati” Jawabnya kesal dan mengerucutkan bibirnya.

Aku tidak menanggapi ucapannya, aku hanya tersenyum saja dan memainkan gitar yang ku pegang dari tadi.

Lalu ada seseorng yang mengetuk pintu studio.

“Annyeonghaseo” Terdengar suara wanita dari arah pintu.

“Annyeonghaseo aggsih, ada perlu apa ?” Tanya Jungshin ramah.

“Aku mencari seseorang, tapi sepertinya dia tidak ada disini” Jawabnya sambil melihat sekeliling studio.

Itu adalah wanita yang bertabrakan denganku kemarin, mencari siapa dia d studio ini. Lalu lamunanku terbuyarkan ketika ada yonghwa hyung datang.

“Hyung” Sapa jungshin, yang muncul di belakang wanita itu

“Oppa” Ucap wanita itu dan langsung memeluk yonghwa hyung dengan sangat erat. Dan hyung tersenyum dan mengelus rambutnya dengan sangat mesra.

Lalu aku dan jungsinpun saling berpandangan menyaksikan kejadian yang cukup mengejutkan, karena kami tau betul yonghwa hyung tidak punya teman dekat selain kami. Dan tidak akan mudah tersenyum ramah, apa lagi sampai memeluknya. Siapa yoeja itu sebenarnya ??.

_TBC_

9 thoughts on “Love Is..

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s