Goodbye Summer [Songfic]

goodbye summer

Author            : Kang Hyuna (@nabilahrachmah)

Rating             : T

Genre             : AU, Friendship, Hurt/Comfort

Length            : OneShot

Main Cast      : -Kang Minhyuk (Cnblue)

                        – Jung Soo Jung(Fx)

Disclaimer      : Terinspirasi dari lagu Goodbye Summer – DO feat Fx

Note                :  Annyeong! MinStal Shipper merapaat! Heheh Aku Cuma pinjem nama cast diatas! Mereka milik orang tua dan fans:). Makasih buat eonni yang udah post FFku ini. Jangan sider’s ya:) mian kalo typo bertebaran, ceritanya aneh. Selamat membaca chingudeul!/BOW/

**

Minhyuk side’s

Aku kembali teringat saat kita berbicara
Dengan saling berteriak di lorong sekolah
Aku tidak mengerti, semua terasa begitu menyenangkan
Kita bahkan melupakan bahwa itu merupakan sebuah hukuma
n’


Kamu meletakan pulpenmu kasar diatas meja. Meregangkan otot ototmu yang mulai pegal karna tak berhenti menulis. Kamu termenung, memandang indahnya malam di Kota Seoul yang sepertinya tak mengenal kata lelah. Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 KST , akhirnya tugas-tugas dari dosen yang sangat menyebalkan itu selesai. Kamu berniat naik ke atas kasurnmu, memejamkan mata dan memasuki alam mimpi. Tapi kamu melihat kotak yang sedikit terbuka disamping lemarimu. Penasaran, kamu mengambil kotak itu, menggeledah isinya. Seketika rasa kantuk yang menyerangmu hilang , terganti dengan senyuman yang entah sejak kapan muncul dibibirmu.

“Jung Soo Jung! Sudah berapa kali saya katakan, jangan terlambat!” gadis yang bername tag Jung Soo Jung itupun hanya nyengir kuda.
“Mianhae seongsangnim, tapi kali ini saya janji yang terakhir. Jadi biarkan saya ke kelas ne??” siapapun yang melihat puppy eyesnya sekarang, pasti tidak akan tega jika tidak menuruti kenginannya. Tapi sepertinya tidak hal itu berlaku untuk gurunya yang satu ini.
“Tidak! Sekarang kau berdiri di lorong itu sampai bel istirahat berbunyi! Mengerti?!” nyali Soo Jung menciut, dia mengagguk pasrah. Dengan gontai dia melangkahkan kakinya ke lorong, dan eh ada orang lain yang berdiri disana. ‘Mungkin dia telat sepertiku’ batin Soo Jung dalam hati. Tunggu! Sepertinya Soo Jung mengenal namja itu, bukankah itu…?
“Minhyuk-ie!” Merasa terpanggil kamu yang berdiri dilorong itu menoleh.
“Soo Jung-ie! Kamu terlambat lagi eoh?!” Soo Jung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
“Heheheh.. Kamu tahu sendirilah gimana macetnya jalanan Seoul dipagi hari? Kamu sendiri kenapa berdiri disini? Terlambat juga?”
“Ahh alasan, eitss enak saja dikamusku tidak ada ya yang namanya terlambat”
“Lalu karna apa eoh?” kali ini kamu yang menggaruk tengkukmu yang sebenarnya tidak gatal.
“Eum.. Itu hari ini ada ulangan fisika, syaratnya harus mengupulkan pr yang kemarin diberikan. Sialnya buku prku tertinggal dan parahnya lagi hanya aku sendiri yang tidak membawa buku itu” kamu melihat Soo Jung menutup mulutnya, menahan suaranya agar tidak tertawa.
“Kkkk~Halah, pake muter-muter. Bilang aja intinya kamu ga bawa buku tugas! Eh ke kantin yuk. Aku belum sempat sarapan nih”
“Ya! Soo Jung~ah kita lagi dihukum bisa bisanya kamu memikiran perutmu itu”
“Ya! Dari pada aku pingsan disini? Mau tidak? Kalau tidak yasudah aku sendiri saja” Soo Jung beranjak pergi dari posisinya setelah memastikan tidak ada guru yang mengawasi mereka. Kamu menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah sahabatmu yang satu ini. Tapi kemudian berpikir sejenak.
“Soo Jung-ie! Tunggu aku ikut deh!” Soo Jung menoleh tersenyum ah atau lebih tepatnya tersenyum lebar kepadamu kemudian mengangguk. 

Kamu menangis begitu sedih sehari sebelum kelulusan
layaknya seperi lelaki, kau memegang tanganku kuat
Sama seperti musim panas,
Kita tidak bisa mengatakan apa yg kita inginkan
Hanya, selamat tinggal

Fikiranmu kembali teringat kemasa SMA, kamu masih melihat isi kotak yang ternyata berisi kenanganmu bersama gadis itu ahh, Jung Soo Jung. Kamu terkikik sendiri mengingat hal itu.

“Soo Jung~ah!” kamu berlari menghampiri Soo Jung yang sedang duduk dibawah pohon. Matanya terlihat sembab, seperti habis.. Menangis?
“Oh, kenapa Hyuk-ie?” bingo, suaranya juga serak.
“Jangan menangis kumohon”
“Siapa yang menangis? Aku tidak…”
“Kamu tidak pandai berbohong nona Jung” Soo Jung terdiam ketika kamu memeluknya. Sedetik kemudian terdengar isakan kecil dari bibir Soo Jung. Kamu mengusap punggung Soo Jung lembut. Sejujurnya kamu juga ingin menangis, mengingat besok adalah hari kelulusan, dan mengingat kamu tidak bisa mengukapkan sesuatu kepadanya.
“Hiks.. Hyukie, besok hari kelulusan kita”
“Hmm.. Aku tahu, jangan menangis Soo Jung-ie”
“Bagaimana aku tidak sedih?! Besok hari terakhir kita bertemu hyuk! Sebelum festival musim panas diadakan”
“Kamu kira aku tak sedih eoh? Aku juga sedih Soo Jung-ie! Aku janji kancing bajuku yang paling atas untukmu!”
“Jinjja?? Bukankah kacing tearatas itu untuk
seseorang yang spesial yah?” Tanya Soo Jung polos. Kamu terkekeh pelan,
“Tentu saja kamu gadis spesial untukku! Kamu kan sahabatku” Jawabmu. ‘Dan gadis yang aku cintai’ lanjutmu dalam hati.
“Benarkah?? Huwa kau juga namja yang spesial untukku Hyuk-ie!” Deg! Tiba-tiba saja jantungmu berdegup dua kali lebih cepat.
“Sahabat spesial tentunya, heheh” Lanjut Soo Jung. Entah kenapa, kamu merasa sesak didadamu. Hey! Adakah yang salah dari ucapan Soo Jung? Kalian hanya sahabat bukan?

Atas nama teman, aku sungguh benci situasi itu
Perasaan yang aku sembunyikan masih selalu teringat

Sebagai kenangan menyakitkan
Foto – foto yang tidak bisa menjelaskan status kita
Hanya berupa tumpukan cerita memilukan

Kamu beralih pada kumpulan foto yang tersusun rapih disebuah album. Kamu memandang foto-foto yang berisi kenanganmu bersama Soo Jung. Ada yang sedang memelukmu saat ulang tahunmu yang ke-17, ada pula saat Soo Jung yang tidak sengaja mengecup pipimu dan mampu membuat pipimu bersemu merah. Kamu terseyum pahit mengingat semua hubungan kamu dengan Soo Jung hanya sebatas sahabat. Bagi Soo Jung kamu sahabatnya, tapi bagimu Soo Jung bukan hanya sahabat. Rasanya kamu ingin mengulang kembali waktu, mengungkapkan semua yang menyesakan perasaanmu. Kamu terlalu pengecut mengungkapkan perasaanmu yang sesungguhnya. Terlalu takut untuk ditolak, ahh lebih tepatnya kamu takut Soo Jung membencimu. Tiba-tiba kamu melihat sebuah FlashDisk, penasaran kamu menyalakan laptopmu menyambungkan FlashDisk yang kamu temukan tadi. Kamu tersenyum pahit melihat isi file itu.

Chingu raneun ireum eoneusae
miwojin ireum gamchu deon gamjeongeun
jigeumdo apeun bimirui gieogil ppun
uri sain jeongrihal su eobtneun sajin
bomyeon gaseum arin Story, I’m sorry
yeoreuma ijen Goodbye Yay-Yeah

Baby Oh No Oh Oh honjat mariraseo
mianhae Oh sashireun neol saranghae Yeah
sumgigo itdeon oraen bimildeul charari
deulkyeot damyeon neoreul pume anajul tende

chingu raneun ireum eoneusae
miwojin ireum gamchu deon gamjeongeun
jigeumdo apeun bimirui gieogil ppun
uri sain jeongrihal su eobtneun sajin
bomyeon gaseum arin Story, I’m sorry
yeoreuma ijen Goodbye Yay-Yeah

chingu raneun ireum eoneusae miwojin
ireum bomyeon gaseum arin Story, I’m
sorry yeoreuma ijen Goodbye Yay-Yeah

Prokk.. Prookk.. Prokk… Tepuk tangan riuh mengakhiri permainan solomu. Memainkan gitar akustik, sambil menyanyikan sebuah lagu.
“Minhyuk-iee!!”Suara yang sangat familiar menyapa indra pendengaranmu. Kamu menoleh, mendapati Soo Jung tengah berlari ke arahmu.
“Hyuk kamu keren banget! Ohya sepertinya kamu menghayati banget lagu yang kamu
nyanyikan tadi, ada sesuatunyaa? Itu lagu ciptaanmu?”
“Ahh, gomawo. Kan seorang
musisi harus menyanyi dengan penuh penghayatan Soo Jung-ie heheh, Sesuatu apa eoh? Bukan, itu ciptaan Hyungku ” kamu tertawa. ‘lagu menggambarkan hubungan kita Jung‘ batinmu dalam hati. Kemudian saling mengucapkan selamat atas kelulusan, selamat tinggal musim panas.

Kamu tersenyum kecut, mengingat festival akhir musim panas. Kamu masih tidak bisa jujur tentang perasaanmu. Bahkan saat itu, Hyungmu juga kesal kepadamu. Kamu berbohong tentang lagu itu. Kamu tersenyum, tapi tak bisa kamu pungkiri kalau hatimu menangis, menyesali kebodohanmu. Fakta sampai sekarang kamu tidak bisa melupakan Soo Jung. Goodbye Summer.

Good Bye Jung Soo Jung.

Fin~

P.s : Tulisan bercetak tebal dan miring ingatan Minhyuk saat SMA🙂

2 thoughts on “Goodbye Summer [Songfic]

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s