Kiss or Kill Me?

asd

Author:        @rhaahaseea

Rating:         PG-15

Genre:          Romance, fluff

Length:         Ficlet

Main Cast: 

– Krystal  f(x)

– Kang Minhyuk CNBLUE

Disclaimer:  Hasil khayalan tak jelas disuatu senja.

~happy reading

Seperti sore-sore yang lainnya. Lembayung senja selalu nampak indah dinikmati, terlebih jika lenganmu dipeluk oleh gadis yang kau sukai.

Dan disitu juga, Kang Min Hyuk menghabiskan sisa hari itu dengan gadisnya. Mereka duduk,menekuk dan memeluk lutut diatas rerumputan yang masih menghijau. Tipikal musim semi.

“Krystal.. ” Baru setelah helaan napasnya yang ketiga Min Hyuk berani buka suara.

“Ya?” Yang dipanggil menjawab.

“Aku punya pertanyaan.. oh bukan, tapi permintaan. Ah.. bukan.. pokoknya pertanyaan yang ada hubungannya dengan permintaan.” Lanjutnya yang membuat kekehan geli menyeruak dari bibir mungil Krystal. Gadis itu terbahak melihat tingkahnya. Sial.. umpat Min Hyuk dalam hati. Terlihat linglung didepan kekasihnya bukanlah hal yang baik, dan ia tidak suka.

“Ah.. tidak jadi.” Katanya, menyerah. Ini menjengkelkan.

“Hei, ayolah!” Krystal merengek. Membuka tekukan lututnya lalu beringsut mendekati Min Hyuk. Dari sudut matanya ia bisa menangkap kalau Min Hyuk tengah malu. Entah karena apa. Ia bukan cenayang yang bisa menebak isi hati orang lain.

“Apa itu memalukan?” Tanyanya, tepat sasaran. Lalu detik berikutnya ia melihat Min Hyuk memalingkan muka.

“Kau pasti akan menertawaiku mati-matian.. ” Baru setengah menit kemudian Min Hyuk berani menjawab. Yang membuat secercah suara nyaring seperti akibat geli terdengar dari gadis disampingnya, lagi.

“Tentu saja tidak, chagiya.” Krystal bertindak lebih manja. Ia menyandarkan kepalanya padabahu kekar milik Min Hyuk. Menemukan tempat paling menyenangkan untuk bersandar. Entah senang, entah susah. Entah tertawa, entah menangis.

Min Hyuk mendengus lebih dulu, baru menjawab, “Yakin seratus sepuluh koma lima persen kau pasti melanggar perkataanmu barusan.” Gerutunya.

“Kan aku tidak janji”

.

Sampai detik kedua hingga kesekian Min Hyuk hanya terdiam. Perkataannya selalu bisa berbalik menyerangnya. Krystal sepertinya mahir sekali memainkan boomerang. Dan selalu saja ia kalah.

“Berjanjilah untuk tidak tertawa”

Lalu detik berikutnya, Krystal mengangkat kepalanya dari bahu Min Hyuk. Mendekatkan bibir tipisnya mendekati telinga Min Hyuk, dan mengalirkan impuls suara dari sana. “Katakan saja. Aku janji kalau itu menggelikan aku tidak akan bilang-bilang”

“Tapi itu tidak menjamin kalau kau tidak tertawa.”

Krystal tersenyum lagi. Dalam hati ia merasa penasaran dengan tingkah kekasihnya yang sedikit berbeda hari ini. “Baik, aku berjanji.”

“Janji apa?” Pertanyaan itu lebih kearah tuntutan. Tuntutan untuk mengucapkan janjinya dengan lebih jelas. Krystal jadi lebih penasaran apa yang sebenarnya diminta Min Hyuk. Pasti lebih memalukan dari yang ia kira.

Ah.. kan aku sudah berjanji. Jangan menuntut lebih jauh ah. Masa cuma karena satu pertanyaan yang katamu lebih mirip permintaan aku harus berjanji. Seperti kita mau menikah saja!”

“Nah.. kalau begitu saat kita menikah berarti kau harus berjanji lebih banyak lagi.” Min Hyuk membalas.

“Langsung pada intinya saja!” Krystal tak sabar lagi. Segenap perasaan penasaran terpancar dari setiap suku katanya.

“Eum.. Krystal, ” Kalimatnya putus disitu, lalu disambung tawa. Membuat kerutan muncul didahi lebar Krystal.

“Lanjutkan, ” Bisik Krystal.

“Oke.. ” Ia menarik nafasnya dengan panjang, lalu melanjutkan kalimat yang berhasil membuat Krystal melongo ditempat; “Apa aku boleh menciummu?”

Serta-merta Krystal berdiri, lalu berkata dengan tak percaya, “Kau mau mati ya?” Baru kemudian ia bisa mencerna kalimat Min Hyuk, dengan dahi berkerut. Tak butuh waktu lama bagi Krystal untuk mengerti maksud janji yang ia buat pada Min Hyuk. Detik selanjutnya ia isi dengan tawa.

Min Hyuk pun cuma bisa melongo. Kaget dengan perubahan sikap Krystal. Ia kira Krystal bakal mencincangnya waktu mendengar kalimat pertama gadis itu. Tapi yang ia dapati malah tawa. Entah ia harus senang atau bagaimana, ia tak menyangka bisa menebak apa yang bakal Krystal lakukan setelah ia menanyakan hal itu. Dan itu berarti ia lebih mengerti Krystal dibandingkan sebelumnya.

Namun kemudian Min Hyuk menemukan sesuatu yang lebih menarik lagi. Ia mengangkat seluruh tubuhnya, bangkit berdiri seperti yang dilakukan Krystal.

“Jadi kau mau aku mati ya?”

Sontak saja Krystal menggeleng, “Aku belum kepingin mati. Kalau kau mati, aku pasti mati”

“Kalau begitu kau lebih memilih menciumku bukan?” Min Hyuk mengangkat sebelah alisnya, menyeringai nakal.

“Uh.. byuntae.” Krystal berteriak lebih keras dari sebelumnya.

“Jadi sayang, choose either of this ; kiss or kill me?” Seringaiannya semakin terasa. Membuat Krystal jadi memutar otak untuk menjawab. “Jadi apa pilihanmu?”

Butuh semenit bagi Krystal untuk berpikir. Sebetulnya tentu dengan senang hati Krystal memilih kiss, tapi Krystal tak mau menyerah begitu saja saat permainan baru saja dimulai. Ia tahu Kang Min Hyuk pasti tengah mengerjainya.

“Aku akan menjawabnya setelah kau menutup mata.” Kata Krystal, setelah menemukan ide yang ia rasa pas. Min Hyuk dengan tenang menuruti kehendak kekasihnya itu. Krystal mendekatkan wajahnya pada Min hyuk, menyisakan jarak 4 cm antara hidung mereka. Sengaja memberi harapan pada Min Hyuk.

“Aku sangat mencintaimu, tentu saja pilihanku adalah.. ”

Kiss, ya kan?” Min Hyuk memotong perkataannya. Menganggap diri sebagai cenayang. Krystal pun semakin tersenyum dengan idenya.

I’ll Kiiii…. ” Sengaja Krystal memperpanjang suku kata terakhir, seolah membiarkan Min Hyuk merasakan rasa penasaran luar biasa. Apakah itu berakhir dengan ‘l’ atau ‘s’.

I’ll kick you, Kang Min Hyuk, damn!” Katanya, bersamaan dengan gerakan kaki menuju tumit Min Hyuk.

Bersama dengan aduhan dari mulut Min Hyuk, Krystal berjengit. Berlari menghindar dari Kang Min Hyuk. “Sialan kau, Krys!”

Krystal terus berlari, menghindari amukan dari kekasihnya itu. Mereka berkejaran seperti anak kecil yang tengah berebut mainan. Sayup-sayup Krystal mendengar kalimat Min Hyuk,

“Kalau kau tertangkap kupastikan kau langsung kucium, lalu ketika bangun pagi hari, pakaianmu akan tanggal semuanya!” Krystal menggelengkan kepala karena ucapan tolol Kang Min Hyuk. Berani sekali mengucapkan kalimat itu didepan orang banyak yang kini terpingkal-pingkal melihat pasangan kekasih sekonyol itu. Mirip masokis!

Dasar tak tahu malu!Kata Krystal dalam hati, tapi senyuman menghiasi wajahnya.

Fin.

Hahaha.. ini apa ya? Entahlah. Idenya muncul begitu saja saat aku tengah meringkuk diatas kasur nggak tahu harus ngapain. Awalnya aku mau bikin drable, tapi entah mengapa jadi ficlet.

Nah, yang terpenting sekarang tekan tombol like, dan tulis unek-unek kalian tentang ff ini dikolom komentar. Terimakasih sudah membaca!

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s